Selasa, 11 Agustus 2015

Da'wah Itu "Mua'syarah"

Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

SubhaanAllah walhamdulillah sahabatku, da'wah itu "mua'syarah".
Bersahabat, berteman, bergaul, tanpa merasa diri paling suci.
"Jangan kalian merasa paling suci karena Allah mengetahui siapa yang paling bertaqwa" (QS An Najm 32).
"Yahtalithun walaakin tamayyajuun" bergabung, bergaul tetapi tetap terjaga izzah Islamnya.

Karena itu jangan pernah mencaci maki orang yang berbuat dosa, boleh jadi kemudian ia meraih rahmat hidayah Allah, sehingga dicintai Allah karena taubatNya.

Sungguh kegelapan tidak akan pernah terang dengan caci maki.

Bawakanlah lentera cahaya da'wah dengan kasih sayang dan kesabaran.

Doakan dan teruslah berda'wah dengan santun.

Sungguh sahabatku, kasih sayang, rendah hati, perhatian yang tulus itu terbaca dalam bahasa tubuh.

Demikian pula sombong terbaca dalam sorot mata.

"Ad Diinu an nashiihah" agama itu nasehat, demikian wasiat Rasulullah.

Itulah membuat kita senang dengan saling menasehati, baik menerima maupun menyampaikan dalam kebenaran, dan penuh kesabaran.

Dan tentu akan lebih mengesankan bila disampaikan dari hati yang tulus penuh cinta karena Allah dan istiqomah.

Sehingga sepulangnya dari da'wah, semua ingin mengamalkannya, kangen, rindu, ingin kembali berjumpa dengannya.

Da'wah dengan akhlak lebih menyentuh daripada dengan lisan.

Apalagi da'wah lisannya disertai kemuliaan akhlaknya lebih menyentuh lagi.

Dan di penghujung malamnya, selalu ia sertakan sahabatnya dalam munajatnya.
Itulah fiqh da'wah, ketika berda'wah.

Dan menjadi power of da'wah yang akan membawa perubahan, hijrah menuju Cahaya Allah, insyaa_Allah.

Semoga Allah selalu berkahi persahabatan dan harakah da'wah kita... AAMIIN.

I love you all karena Allah duhai sahabat FBku.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
10 Agustus 2015

Minggu, 09 Agustus 2015

Rahasia Hikmah Taubat


SubhaanAllah walhamdulillah, rahasia hikmah taubat untuk diri abang yang banyak dosa ini, dan kalian sahabatku yang kucintai karena Allah :


Taubat itu rahmat Allah kepada hambaNya setelah bergelimang dosa
Taubat itu membuat Allah jatuh cinta kepada hambaNya
Taubat itu karunia Allah yang lebih mahal dan indah dari dunia dengan segala isinya
Taubat membuat seluruh dosa menjadi bersih
Taubat dari kotor dan hina menjadi bersih dan mulia
Taubat pintu awal perubahan
Taubat harapan bagi para perindu ampunan Allah
Taubat itu membuat kita mudah menangis karena Allah
Taubat kesempatan paling bersejarah dalam perjalanan hidup
Taubat itu sangat membahagiakan 
Taubat mengundang rizki penuh berkah
Taubat menyambung shilaturrahm
Taubat kiat meninggal husnul khotimah
Taubat itu kunci sukses dunia akhirat
Taubat jalan menuju SyurgaNya
Taubat merendam murkaNya
Taubat meraih doa para Malaikat
Taubat menghinakan para syetan
Taubat mendapat syafaat Rasulullah 
Taubat itu da'wah menyenangkan

Foto sore ini bersama Geng motor BRIGEZ Bandung di Mesjid Agung Bandung.
Dihadiri pula Kanda Ridwan Kamil.

Jama'ahnya istimewa, banyak yang bertato, beranting, dan rambut metal.
Semua menyenangkan, berdoa, khusyu', dan menangis.

ayoooo sahabatku jangan tunda lagi mumpung jantung masih berdenyut, ayooo sahabatku tercinta, mari kita bertaubat.

Allahumma, Ya ALLAH berilah kepada kami KESEMPATAN BERTAUBAT dan AMPUNILAH SELURUH DOSA-DOSA KAMI... Aamiin.


K. H. Muhammad Arifin Ilham
8 Agustus 2015

Selasa, 04 Agustus 2015

Nasehat Kiai Ahmad Daerobi

SubhanAllah walhamdulillah, duhai sahabat sholehku.

Abang mengajak kalian semua untuk merenungi nasehat yang sangat dalam menyentuh.
Menyadarkan betapa utamanya ukhuwah imaaniyah itu.

Saling menghormati, saling memahami, saling mendukung, saling membela karena semua dalam barisan perjuangan yang sama membawa bendera Laa ilaaha illaah Muhammadurrosuulullah.

Simaklah nasehat Kiai Ahmad Daerobi, guru pondok pesantren Sidogiri Pasuruan Jawa Timur :
“Diam-diam ternyata saya menyukai semangat FPI dalam memberantas kemunkaran.
Saya tahu, kadangkala ada yang salah dalam aksi mereka.
Namun, kesalahan mereka tidaklah seberapa dibanding kesalahanku yang takut dan tak peduli dengan kemunkaran yang merajalela.

Diam-diam ternyata saya menyukai semangat dan ketulusan Jamaah Tabligh dalam meramaikan sholat berjemaah di masjid.
Saya tahu, kadangkala ada yang salah dalam tindakan sebagian mereka.
Namun, kesalahan mereka tidaklah seberapa dibanding kesalahanku yang tidak melakukan apa-apa saat tetanggaku banyak yang tidak sholat.

Diam-diam ternyata saya menyukai semangat Hizbut Tahrir dalam membangun khilafah.
Saya tahu, ada yang salah dalam sebagian konsep khilafah mereka.
Namun, kesalahakanku yang tak mau berbuat apa-apa untuk penegakan syariat Islam, jauh lebih besar daripada kesalahan mereka.

Diam-diam ternyata saya menyukai cara berpolitik orang-orang PKS.
Saya tahu, mereka banyak dihuni oleh tokoh-tokoh di luar Nahdlatul Ulama.
Dan yang namanya partai politik pasti cukup banyak kesalahan oknum mereka.
Namun, kesalahan mereka tidaklah seberapa dibanding kesalahanku memilih partai yang cenderung sekuler dan anti penerapan syariat Islam.

Bahkan, diam-diam ternyata saya juga suka dengan keberanian Al-Qaidah dalam melawan kezaliman politik Amerika dan Israel.
Aku tahu, mereka melakukan beberapa kesalahan, tapi kesalahanku yang tidak peduli dengan nasib umat Islam jauh lebih besar daripada kesalahan mereka.

Dan, dengan terang-terangan saya menyatakan sangat mengagumi Nahdlatul Ulama.
Yakni, NU yang sesuai dengan pandangan Hadratussyekh Kiai Hasyim Asy’ari.
Bukan NU yang menjadi kendaraan politik.
Bukan NU yang dipenuhi kepentingan pragmatis.
Bukan NU yang menjadi pembela Syiah dan Ahmadiyah.
Bukan NU yang melindungi liberalisme.
Dan, bukan NU yang menjadikan Rahmatan Lil Alamin sebagai justifikasi untuk ketidakpeduliannya terhadap perjuangan penegakan syariat”.

Sungguh nasehat ini tidak akan keluar kecuali dari seorang yang sangat kuat imannya, alim, waro', zuhud yang tujuannya hanya Allah, RasulNya, oerintasinya akhirat dan demi keberkahan kemaslahatan umat.

Jazaakumullah kiai Ahmad Daerobi yang mulia, semoga Allah memberkahi pak Kiai.
Dan nasehat ini menyadarkan dan menyatukan kami semua dalam barisan perjuangan yang sama... Aaamiin.

Abang sayang kalian duhai para sahabat FBku seiman karena Allah.

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
3 Agustus 2015

Minggu, 02 Agustus 2015

Ukasyah r.a.

🌴 Kisah ini terjadi pada diri Rasulullah shollallohu ‘alayhi wasallam sebelum meninggal.

Rasulullah telah jatuh sakit agak lama, sehingga kondisi beliau sangat lemah.



🌿 Pada suatu hari Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam meminta Bilal memanggil semua sahabat datang ke Masjid. Tidak lama kemudian, penuhlah Masjid dengan para sahabat. Semuanya merasa rindu setelah agak lama tidak mendapat taushiyah dari Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam.
Beliau duduk dengan lemah di atas mimbar. Wajahnya terlihat pucat, menahan sakit yang tengah dideritanya.


🌴 Kemudian Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Wahai sahabat-sahabatku semua. Aku ingin bertanya, apakah telah aku sampaikan semua kepadamu, bahwa sesungguhnya Allah subhanaahu wa ta ala itu adalah satu-satunya Rabb yang layak di sembah?”


🌿 Semua sahabat menjawab dengan suara bersemangat, ” Benar wahai Rasulullah, Engkau telah sampaikan kepada kami bahwa sesungguhnya Allah subhaanahu wa ta ‘ala adalah satu-satunya Rabb yang layak disembah.”

Kemudian Rasulullah bersabda, “Persaksikanlah ya Allah. Sesungguhnya aku telah menyampaikan amanah ini kepada mereka.”

Kemudian Rasulullah bersabda lagi, dan setiap apa yang Rasulullah sabdakan selalu dibenarkan oleh para sahabat.


🌴 Akhirnya sampailah kepada satu pertanyaan yang menjadikan para sahabat sedih dan terharu. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya, aku akan pergi menemui Allah. Dan sebelum aku pergi, aku ingin menyelesaikan segala urusan dengan manusia. Maka aku ingin bertanya kepada kalian semua. Adakah aku berhutang kepada kalian? Aku ingin menyelesaikan hutang tersebut. Karena aku tidak mau bertemu dengan Allah dalam keadaan berhutang dengan manusia.”


🌿Ketika itu semua sahabat diam, dan dalam hati masing-masing berkata, “Mana ada Rasullullah berhutang dengan kita? Kamilah yang banyak berhutang kepada Rasulullah”.
Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam mengulangi pertanyaan itu sebanyak 3 kali.


🌴 Tiba-tiba bangun seorang lelaki yang bernama UKASYAH, seorang sahabat mantan preman sebelum masuk Islam, dia berkata, “Ya Rasulullah! Aku ingin sampaikan masalah ini. Seandainya ini dianggap hutang, maka aku minta engkau selesaikan. Seandainya bukan hutang, maka tidak perlulah engkau berbuat apa-apa”.

Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam berkata, “Sampaikanlah wahai Ukasyah”.


🌿 Maka Ukasyah pun mulai bercerita, “Aku masih ingat ketika perang Uhud dulu, satu ketika engkau menunggang kuda, lalu engkau pukulkan cambuk ke belakang kuda. Tetapi cambuk tersebut tidak kena pada belakang kuda, tapi justru terkena pada dadaku, karena ketika itu aku berdiri di belakang kuda yang engkau tunggangi wahai Rasulullah”.



🌴 Mendengar itu, Rasulullah berkata, “Sesungguhnya itu adalah hutang wahai Ukasyah. Kalau dulu aku pukul engkau, maka hari ini aku akan terima hal yang sama.”

Dengan suara yang agak tinggi, Ukasyah berkata, “Kalau begitu aku ingin segera melakukannya wahai Rasulullah.”


🌿 Ukasyah seakan-akan tidak merasa bersalah mengatakan demikian. Sedangkan ketika itu sebagian sahabat berteriak marah pada Ukasyah, “Sungguh engkau tidak berperasaan Ukasyah. bukankah Baginda sedang sakit..!?!”

Ukasyah tidak menghiraukan semua itu. Rasulullah meminta Bilal mengambil cambuk di rumah anaknya Fatimah.

🌴 Bilal meminta cambuk itu dari Fatimah, kemudian Fatimah bertanya, “Untuk apa Rasulullah meminta cambuk ini wahai Bilal?”


Bilal menjawab dengan nada sedih, “Cambuk ini akan digunakan Ukasyah untuk memukul Rasulullah”

Terperanjat dan menangis Fatimah seraya berkata, “Kenapa Ukasyah hendak pukul ayahku Rasulullah? Ayahku sedang sakit, kalau mau mukul, pukullah aku anaknya”.


Bilal menjawab, “Sesungguhnya ini adalah urusan antara mereka berdua”.

Bilal membawa cambuk tersebut ke Masjid lalu diberikan kepada Ukasyah.

🌿 Setelah mengambil cambuk, Ukasyah menuju ke hadapan Rasulullah. Tiba-tiba Abu bakar berdiri menghalangi Ukasyah sambil berkata, “Ukasyah..! kalau kamu hendak memukul, pukullah aku. Aku orang yang pertama beriman dengan apa yang Rasulullah sampaikan. Akulah sahabatnya di kala suka dan duka. Kalau engkau hendak memukul, maka pukullah aku”.

Rasulullah, “Duduklah wahai Abu Bakar. Ini urusan antara aku dengan Ukasyah”.


🌴 Ukasyah menuju kehadapan Rasulullah. Kemudian Umar berdiri menghalangi Ukasyah sambil berkata, “Ukasyah..! Kalau engkau mau mukul, pukullah aku. Dulu memang aku tidak suka mendengar nama Muhammad, bahkan aku pernah berniat untuk menyakitinya, itu dulu. Sekarang tidak boleh ada seorangpun yang boleh menyakiti Rasulullah Muhammad. Kalau engkau berani menyakiti Rasulullah, maka langkahi dulu mayatku..!.”



Lalu dijawab oleh Rasulullah, “Duduklah wahai Umar. Ini urusan antara aku dengan Ukasyah”.


Ukasyah menuju ke hadapan Rasulullah, tiba-tiba berdiri Ali bin Abu Talib sepupu sekaligus menantu Rasulullah .

🌿Dia menghalangi Ukasyah sambil berkata, “Ukasyah, pukullah aku saja. Darah yang sama mengalir pada tubuhku ini wahai Ukasyah”.


Lalu dijawab oleh Rasulullah, “Duduklah wahai Ali, ini urusan antara aku dengan Ukasyah”.


🌴 Ukasyah semakin dekat dengan Rasulullah. Tiba-tiba tanpa disangka, bangkitlah kedua cucu kesayangan Rasulullah yaitu Hasan dan Husen. Mereka berdua memegangi tangan Ukasyah sambil memohon, “Wahai Paman, pukullah kami Paman. Kakek kami sedang sakit, pukullah kami saja wahai Paman. Sesungguhnya kami ini cucu kesayangan Rasulullah, dengan memukul kami sesungguhnya itu sama dengan menyakIiti kakek kami, wahai Paman.”

Lalu Rasulullah berkata, “Wahai cucu-cucu kesayanganku duduklah kalian. Ini urusan Kakek dengan Paman Ukasyah”.


🌿 Begitu sampai di tangga mimbar, dengan lantang Ukasyah berkata, “Bagaimana aku mau memukul engkau ya Rasulullah. Engkau duduk di atas dan aku di bawah. Kalau engkau mau aku pukul, maka turunlah ke bawah sini.”



Rasulullah memang manusia terbaik. Kekasih Allah itu meminta beberapa sahabat memapahnya ke bawah. Rasulullah didudukkan pada sebuah kursi, lalu dengan suara tegas Ukasyah berkata lagi, “Dulu waktu engkau memukul aku, aku tidak memakai baju, Ya Rasulullah”


Para sahabat sangat geram mendengar perkataan Ukasyah.

🌴 Tanpa berlama-lama dalam keadaan lemah, Rasulullah membuka bajunya. Kemudian terlihatlah tubuh Rasulullah yang sangat indah, sedang beberapa batu terikat di perut Rasulullah pertanda Rasulullah sedang menahan lapar.


Kemudian Rasulullah berkata, “Wahai Ukasyah, segeralah dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Nanti Allah akan murka padamu.”



🌿 Ukasyah langsung menghambur menuju Rasulullah, cambuk di tangannya ia buang jauh-jauh, kemudian ia peluk tubuh Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam seerat-eratnya. Sambil menangis sejadi-sejadinya, Ukasyah berkata, “Ya Rasulullah, ampuni aku, maafkan aku, mana ada manusia yang sanggup menyakiti engkau ya Rasulullah. Sengaja aku melakukannya agar aku dapat merapatkan tubuhku dengan tubuhmu. Seumur hidupku aku bercita-bercita dapat memelukmu. Karena sesungguhnya aku tahu bahwa tubuhmu tidak akan dimakan oleh api neraka. Dan sungguh aku takut dengan api neraka. Maafkan aku ya Rasulullah…”



🌴 Rasulullah dengan senyum berkat, “Wahai sahabat-sahabatku semua, kalau kalian ingin melihat ahli Surga, maka lihatlah Ukasyah..!”



Semua sahabat meneteskan air mata. Kemudian para sahabat
bergantian memeluk Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam .


*****
Semoga tetesan air mata ini salah satu bukti kecintaan kita kepada kekasih Allah Ta’ala….

Allahumma sholli ‘alaa Muhammad.
Allahumma sholli ‘alayhi wassalam.

Sabtu, 01 Agustus 2015

Sholat Istisqo Di Sentul Dan Babakan Madang Bogor

SubhaanAllah walhamdulillah, setelah banyak sumur kering di sekitar Sentul dan Babakan Madang Bogor.

Abang ajak jamaah setelah sholat subuh istigfar minimal 100 kali setiap jamaah.
Karena Allah janji dengan banyak istigfar maka Allah akan turunkan hujan yang lebat,
"Minta ampunlah kalian kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Pengampun, niscaya Allah turunkan hujan yang lebat..." (QS Nuh 10 -12),
"Minta ampunlah kepada Robb kalian, lalu bertaubatlah sungguh-sungguh kepadaNya, niscaya Allah turunkan hujan yang lebat..." (QS Hud 52).
Sayyidina Umar bin Khottob ketika menjumpai wilayah yang kering tandus, beliau berkata pada penduduknya,
“Wahai kaumku, mintalah ampunan daripada Rabb kalian.
Kemudian bertaubatlah kepadaNya, niscaya Dia akan menurunkan pada kalian hujan lebat dari langit” (Riwayat Al Baihaqi 3/352).

Kalau sudah terlalu lama dan merata kekeringan maka setelah taubat, istigfar adalah sholat istisqo.

Alhamdulillah Maha Benar janji Allah, setelah ashar hingga isya diguyur hujan yang lebat.
Terimakasih ya Allah, hujanilah kami dengan rahmatMu, hujan rahmat yang penuh manfaat... Aaamiin.

Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berzikir, berdoa dan berazam untuk sholat malam duhai sahabat sholehku.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
31 Juli 2015

Amal Dakwah

Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.


SubhaanAllah walhamdulillah, sungguh sahabatku tiada aktivitas terbaik, termulia, dan terindah dalam hidup ini selain AMAL DAKWAH.
"Siapakah perkataannya terbaik selain perkataan yang menyeru ke Jalan Allah disertai amal sholeh, sehingga ia pantas mengakui bahwa dirinya seorang muslim" (QS Fusilat 33).

Inilah di antara keistimewaan dakwah :
1. Allah pun berdakwah mengajak kita untuk masuk dan menikmati SyurgaNya.
“Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam).”
(QS Yunus 25).
2. "Ilhaamul muqorrobiin" para Malaikat yang mulia selalu membisikkan kebaikan.

3. Amal Utama hingga diutusnya para Rasul (QS Al Jumuah 2).

4. Ulama istiqomah meraih kemuliaan karena "waratsatul Anbiya" melanjutkan dakwah para Rasul.
“Para ulama adalah pewaris para nabi. Para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham (harta).
Mereka hanyalah mewariskan ilmu.
Barang siapa yang mengambilnya, sungguh dia telah mengambil bagian yang banyak (menguntungkan)” (HR Ahmad, At-Tirmidzi dan Abu Dawud).

5. "Khidmatul ulama" melayani ulama adalah juga berdakwah, sebab di situlah hidayah Allah dan tidak berpisah kelak di Syurga dengan ulama yang ia cintai.

6. "Wasiilatud da'wah" menjadi perantara atau pembuka jalan dakwah tak ubahnya seperti juru dakwah.
Rumahnya digunakan untuk majelis Ilmu.
Facebooknya menjadi media dakwah, ngeshare hikmah juga dakwah, dan sebagainya.

7. Sungguh semua kita adalah juru da'wah dengan segala potensi apapun yang Allah amanah untuk kita.
Bisa dengan tulisan, kedermawanan, kedudukan, dan apapun bisa menjadi alat dakwah bagi hamba yang beriman (QS An Nahl 125).

So, dakwah bukanlah profesi, atau tarifan yang akan menghilangkan nilai, cinta, keteladanan, dan ruh dakwah mulia itu.
Dakwah bukanlah hanya hak ustadz, sungguh semua kita juru dakwah dengan semua amanah Allah tanpa merasa diri paling suci.
Dan dakwah tidak mesti di mimbar atau di mesjid. Tetapi dimana, kapan dan bagaimanapun.
Berdakwah juga tidak perlu menunggu diundang.
Dunia ini adalah majlis dakwah, sahabatku.

Allahumma, Ya Allah tetapkan hidup kami dalam kenikmatan istiqomah dan kemuliaan dakwah... Aaamiin.

Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berdzikir dan berazam untuk sholat malam.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
30 Juli 2015

Diperbarui 30 Januari 2019

Jumat, 31 Juli 2015

Halal

SubhaanAllah duhai sahabatku,
Halal itu jalan menuju ridho Allah
Halal itu Syariat Islam
Halal itu derazat kemuliaan
Halal itu meraih syafaat Rasulullah
Halal itu semangatnya hamba beriman
Halal itu berbuah barakah
Halal itu membuka Ilmu dan hikmah
Halal itu menarik rizki berikutnya
Halal itu energi amal sholeh
Halal itu maunya berteman dengan hal halal lagi
Halal itu mengundang rahmat, kasih sayang Allah
Halal itu menutup masuk syetan
Halal itu membuat doa mustajab
Halal itu sholat pun menyenangkan ni'mat khusyu'
Halal itu kagumnya para Malaikat
Halal itu jihadnya hamba yang takut kepada Allah
Halal itu hati jadi tenang damai bahagia
Halal itu pikiran jadi jernih terang
Halal itu wajah jadi bercahaya
Halal itu menyuburkan akhlak mulia
Halal itu kerinduan bagi yg ingin husnul khotimah
Halal itu menjauhkan syetan
Halal itu kunci keluarga sakinah

Semoga Allah selalu berkahi aktivitas hidup kita dengan yang HALAL... Aaamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
29 Juli 2015

Rabu, 22 Juli 2015

Harta Istri

Pertanyaan;
Ustadz, Jika istri bekerja, apakah suami berhak menikmati penghasilan istri? 
Misal, istri baru mendapat gajian kemudian suami minta untuk beli hp.

Jawaban;
Tanggungjawab terbesar seorang suami yang menjadi hak istri adalah Memberi Nafkah. QS An Nisa:34, Al Baqarah:233.

Muawiyah bin Haidah ra, bertanya, "Ya Rasulullah, apa hak istri yang menjadi tanggung jawab kami (suami)?" 
Rasul menjawab, "Engkau memberinya makan apabila engkau makan, memberinya pakaian apabila engkau berpakaian, & janganlah engkau memukul wajah, jangan engkau menjelek-jelekkannya (dengan perkataan/cacian) & jangan engkau tinggalkan kecuali di dalam rumah" (HR Ahmad 20013, Abu Daud 2142, Ibnu Majah 1850)

Cakupan nafkah antara lain: makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, dan segala macam yang menjadi kebutuhan istri untuk hidup layak. (Fatwa Islam 3054)

Ini berbeda dengan harta istri. Allah menegaskan bahwa harta istri itu murni menjadi miliknya, dan tidak ada seorangpun yang boleh mengambilnya kecuali dengan kerelaan istri.
"Berikanlah mas kawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari mas kawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya." (QS An Nisa:4)
Ayat di atas menjelaskan bahwa suami boleh mengambil harta istri jika disertai kerelaan hati. Dan kerelaan hati itu dari sebatas izin.

Disimpulkan bahwa yang menjadi acuan tentang halalnya harta istri adalah adanya kerelaan hati. (Fatwa Islam 32280)

Dalam fatwa islam ditegaskan "Khusus masalah gaji istri yang bekerja, semuanya menjadi hak istri. Suami tidak boleh mengambil harta itu sedikitpun, kecuali dengan kerelaan hati istrinya." (Fatwa Islam 126316)

Semoga Bermanfaat!

Ustadz Fauzi Ichsan

Mohon keikhlasan doanya untuk kesembuhan ayah saya yang sedang dirawat. Al Fatihah...

Tolikara Papua

SubhaanAllah walhamdulillah.

Dengan dibentuknya Komite Umat Untuk Tolikara Papua, gabungan ulama dan ORMAS Islam,
insyaa_Allah lebih fokus penyelesaian kasus pembakaran Mesjid Baitul Muttaqqin,
dan pembangunan kembali mesjid di Tolikara Papua yang telah dibakar oleh kelompok anti-toleransi, radikal teroris GIDI (Gereja Injil di Indonesia).

Terlalu banyak opini liar yang diputarbalikkan oleh media sekuler dan kelompok anti Islam.

Ulama dan umat semakin kompak, bersatu, waspada dan siap siaga jihad menghadapi segala makar muslihat kelompok anti Islam dan anti NKRI.

Jangan selalu diarahkan teroris itu untuk umat Islam!

Ini jelas gerakan teroris, anti toleransi, anarkis, radikal, tidak beradab di saat umat Islam merayakan Idul Fitri.

Segera aparat bertindak menangkap biang teror ini untuk kedamaian umat dan negeri ini.
Ikhwah tetap tenang, waspada, dan tidak terprovokasi makar teror ini, kecuali aparat tidak sanggup menyelesaikan, maka hanya satu jalan menyelamatkan umat dan negeri ini yaitu JIHAD.

Tunjukkan kemuliaan akhlak sebagai muslim, tolong dan doakan saudara saudara mu'min kita di Papua, hatta doakan juga yang membakar diberi hidayah Allah.

InsyaAllah sejuta hikmah, da'wah semakin terbuka, mesjidnya semakin besar dan indah, umat semakin kompak, muallaf semakin banyak, Papua pun semakin berkah.

"Allahumma, ya Allah, satukan hati kami dalam barisanMu, jayakan Islam dan kaum muslimiin, hinakan hancurkan mereka yang memerangi kami... Aaamiin".

Insyaa_Allah info menyusul hasil Komite Umat untuk Tolikara Papua

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
21 Juli 2015

Selasa, 21 Juli 2015

Hikmah Sujud

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu.

SubhaanAllah simaklah Kalam Allah, 
“Dan bersujudlah, dan dekatkanlah pada Allah” (QS. Al-Alaq:19)
Rasulullah bersabda, “Posisi seorang hamba yang paling dekat dengan Tuhannya adalah ketika ia dalam posisi sujud.” (HR Muslim).

"Sungguh sahabatku, semakin cinta kepada Allah maka semakin senang sholat, semakin senang sholat semakin ni'mat sujud, semakin ni'mat sujud maka buahnya RENDAH HATI".

Hikmah sujud antara lain ialah :

1. Melegakan sistem pernafasan (rilieved congestion for breathing).

2. Mengembalikan kedudukan organ ke tempat asalnya. Bernafas ketika sujud akan :
a. Membetulkan buah pinggang yang terkeluar sedikit dari tempat asalnya.
b. Membetulkan pundi peranakan yang jatuh (prolapsed uterus/ fallen band womb)

3. Melegakan sakit hernia.

4. Mengurangkan sakit senggugut ketika haid.

5. Bagian paru-paru yang tegang menjadi rileks (high parts of the lungs)

6. Mengurangkan rasa sakit pada penderita APPENDIKS @ SPLEEN (limpa)

7. Kedudukkan sujud paling baik untuk mengistirahatkan dan menyeimbangkan area bagian belakang tubuh.

8. Meringankan bagian PELVIS.

9. Memberi dorongan agar mudah tidur.

10. Menggerakkan otot bahu, dada, leher, perut, punggung ketika akan sujud dan bangun darinya.

11. Gerakan ini menjadikan otot lebih kuat dan elastis, secara otomatis memastikan kelancaran perjalanan darah yang baik (smooth blood circulation).

12. Bagi wanita, gerakan otot itu menjadikan payudaranya lebih sehat, sehingga memaksimalkan fungsi menyusui bayi dan terhindar dari penyakit di payudara.

13. Mencegah kegemukkan (obesitas).

14. Menggerakkan otot yang memudahkan wanita melahirkan, sehingga organ peranakan mudah kembali ke tempat asal, serta terhindar dari penyakit convulsio ns, yaitu rasa sakit pada perut.

15. Otak manusia menerima banyak asupan darah dan oksigen.

16. Menghindari pendarahan otak, jika aliran darah ke otak kita mendadak terlalu kuat, sehingga terhindarlah penyakit seperti APOPLEXIA RUPTURE OF BLOOD VESSELS DAN ARTE IOSECLEROSIS OF CEREBRUM.

17. Efek psikologi adalah merasa rendah diri di hadapan Pencipta. Selain itu, sifat sombong, riya, dan takabur dapat dikikis... insyaa_Allah...
"Ya Rabb kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan setelah engkau beri petunjuk kepada kami." ( Q. S. Ali Imran : 250)

Allahumma ya Allah terimalah sujud kami, aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
18 Juli 2015 

Diperbarui 11 Februari 2018

Sabtu, 18 Juli 2015

Zakat Fitrah

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.
 
Ibnu Umar meriwayatkan: “Rasulullah mewajibkan zakat fitrah di bulan Ramadan kepada setiap muslim (fardhu ain) sama ada dia merdeka atau hamba, lelaki atau perempuan (aqil baligh atau belum). Jumlahnya segantang kurma atau gandum (2,7 kg beras)" (HR Muslim).
 
Ibnu Abbas meriwayatkan “Rasulullah telah mewajibkan zakat fitrah untuk membersihkan mereka yang berpuasa daripada ucapan yang tidak ada manfaatnya dan ucapan yang kotor, serta untuk memberikan makanan kepada orang-orang miskin" (HR Abu Daud).
 
SubhaanAllah dengan demikian semua wajib dan semua bisa makan, senang berlebaran, dan lebih menggembirakan lagi kekurangan dan kesalahan kita saat berpuasa diampuni Allah.
 
Mari sahabatku kita tunaikan segera, dan paling lambat sebelum sholat Idul Fitri.
Sungguh beruntung hamba Allah yang menyucikan dirinya (QS Al A'la : 14).
Semoga Allah menerima shoum kita, zakat fitroh kita dan semua amal ibadah kita dan memaafkan kekurangan kesalahan kita dalam melaksanakan... Aaamiin.
 
K. H. Muhammad Arifin Ilham
15 Juli 2015

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Ψ£َΩƒْΩ…َΩ„ُ Ψ§Ω„Ω…ُΨ€ْΩ…ِΩ†ِΩŠΩ†َ Ψ₯ِΩŠΩ…َΨ§Ω†ًΨ§ Ψ£َΨ­ْΨ³َΩ†ُΩ‡ُΩ…ْ ...