Selasa, 11 Oktober 2016

Puasa 'Asyura

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Sahabat sholehku, kembali besok selasa kita digembirakan Allah dan RasulNya dengan puasa 'Asyuro, puasa 10 Muharram. Dari Ibnu Abbas berkata, "Nabi shallallalhu 'alaihi wa salam tiba di Madinah, maka beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa hari 'Asyura. Beliau bertanya kepada mereka, "Ada apa ini?" Mereka menjawab, "Ini adalah hari yang baik. Pada hari ini Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuh mereka. Maka Nabi Musa berpuasa pada hari ini. "Nabi shallallalhu 'alaihi wa salam bersabda, "Saya lebih layak dengan nabi Musa dibandingkan kalian. Maka beliau berpuasa 'Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa 'Asyura" (HR Bukhari & Muslim).

Puasa ini sebagai tanda syukur atas selamatnya nabi Musa, nabi Harun dan kaumnya yang selamat dari kezholiman Fir'aun dan pengikutnya, bangga bahagia sebagai umat nabi Muhammad, dan tentu sangat bersyukur kepada Allah yang memberi hadiah ampunan dosa setahun yang lalu, "Rasulullah ditanya tentang puasa hari 'Asyura, maka beliau bersabda, "Ia dapat menghapuskan dosa-dosa kecil setahun yang lalu" (HR Muslim).

Selamat untuk sahabat sholehku yang berpuasa mulai senin ini berpuasa Tasu'a 9 Muharram, dan juga sahabat sholehku yang berpuasa besok selasa, puasa 'Asyuro 10 Muharram.

"Allahumma ya Allah terimalah amal ibadah kami, maafkan dan kesalahan kami dalam melaksanakannya, aamiin".

K. H. Muhammad Arifin Ilham
10 Oktober 2016

Minggu, 09 Oktober 2016

Bapak Ahok

Bapak Ahok terhormat

Kami sudah menyaksikan dan mendengar sikap dan perkataan bapak sebagai gubernur yang tidak lama akan bapak tinggalkan selamanya insyaAllah. Dan itu bukan karena hanya banyak rakyat tidak memilih bapak, tetapi karena sikap bapak yang memang belum pantas menjadi gubernur, bahkan RT pun belum pantas pada negeri yang beradab penuh tata kerama ini.

Bahasa bapak sangat kasar, dan itu bahasa orang-orang yang tidak cerdas dan terdidik. Menjadi contoh buruk bagi generasi bangsa mulia ini. Sungguh seorang yang gampang marah menunjukkan "dhoful aqli wa quwwatul hawa" lemahnya akal dan kuatnya nafsu.
Sungguh sikap bapak sangat membahayakan persatuan dan kedamaian bangsa damai beradab ini, bapak sudah menjadi provokator kerusuhan, membuat preseden sangat buruk bagi generasi bangsa ini. Semua sudut dan media mulai semakin menyadari alangkah bahaya sikap arogansi bapak yang intolerensi ini.

Tidak ada belas kasihan pada rakyat jelata yang mestinya menjadi karakter utama pemimpin yang mulia. Pernahkah bapak bayangkan kalau yang digusur itu rumah bapak, orang tua bapak, anak-anak bapak...? Lantas dimana hati nurani bapak?

Bapak hanya berpihak kepada para kelompok pemodal, dan demi mereka dan nafsu bapak, bapak menggadaikan kehormatan dan merendahkan diri bapak sendiri.

Sikap arogan bapak membuat umat seagama dengan bapak pun tidak menyukai bapak. Teman-teman Kristiani saya bilang, "Bukan penganut yang baik".

Kini bapak sudah menghinakan keyaqinan kami. Semakin jelas kebencian bapak pada kami umat Islam. Bahkan bapak juga pernah mencibir keyaqinan bapak sendiri. Bapak sudah melanggar KUHP pasal 156a tentang PENISTAAN AGAMA.

Pilihan kami berdasarkan keyaqinan iman kami adalah haq kami yang dilindungi undang-undang negeri kami. Haram bagi kami memilih pemimpin kafir dalam Surah Al Maidah ayat 51 adalah haq kami, keyaqinan kami dan pilihan kami.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpinmu sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim" (QS Al Maidah 51).


Sikap dan perkataan bapak menunjuk siapa bapak sebenarnya. Kalau sekarang rating elektabilitas bapak turun drastis juga karena sikap bapak yang arogan dan intoleren. Dan sungguh sejuta hikmah Allah berikan pada kami, kini umat jadi faham sekarang surah Al Maidah ayat 51, dan semakin mengenal siapa bapak sebenarnya.

Dan kini karena sikap kelakuan bapak sendiri, bapak menjadi musuh semua umat beragama, semua etnis, semua suku di negeri yang aman dan damai ini.

Dan sungguh hamba yang beriman yang mencintai Allah dan RasulNya, yang menjadikan Alqur'an dan Sunnah nabiNya sebagai pedoman hidup sangat marah sekali dengan hinaan bapak, sekali lagi sangat marah, tetapi kami tetap bersabar sampai batas takdirNya.

Kami tetap menghormati keyaqinan bapak, alangkah tolerennya umat Islam yang mayoritas masih sabar menyaksikan sikap sifat bapak seperti ini, dan haram bagi kami menghina keyaqinan bapak, dan kami diajarkan untuk menghormati perbedaan keyaqinan, bersikap jujur, amanah, berkata santun, penyayang belas kasih terutama pada rakyat jelata, bahkan kami diajarkan untuk mendoakan agar hiadayah Allah berikan untuk bapak.

Allahumma ya Allah kuatkan iman kami, tetapkan kami dalam kesabaran dalam da'wah ini, dan satukan, rapatkan barisan kami, jadikanlah kami umat teladan di negeri yang kami cintai Indonesia ini.

Dari anak bangsa yang merindukan pemimpin yang bertaqwa, berakhlak mulia, amanah, rendah hati, penyayang, teladan dan sangat mencintai rakyat negeri tercinta ini.
Muhammad arifin ilham.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
6 Oktober 2016

Sabtu, 08 Oktober 2016

Isi Hati Hamba Allah Yang Beriman

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

SubhanAllah walhamdulillah sahabatku keluargaku mari kita renungi betapa indahnya, mulianya hati seorang mu'min.

Inilah diantara isi hati hamba Allah yang beriman :

* Sangat mencintai Allah dan RasulNya.
* Rindunya pada ridho dan SyurgaNya.
 *Khouf, penuh rasa takut, dan rojaa, penuh rasa harap kepada RobbNya.
* Khusyu', bahagia sekali dalam sholatnya.
* Istigroq, tenggelam hatinya dalam indahnya zikir dan sholawat.
* Takutnya kalau hatinya lepas dari zikrullah.
* Halus, lembut peka, dan mudah menangis karena Allah.
* Menyayangi keluarga dan sahabat sahabatnya.
* Merasakan dan memikirkan keadaan kaum mu'miniin bahkan umat manusia karena sayang dan da'wahnya.
* Asyik selalu memperbaiki dirinya.
* Maunya hanya minta maaf, dan memaafkan.
* Inginnya selalu berbuat baik dan berbuat baik.
* Diam diam mendoakan para sahabat, umat dan terutama para mujahidin dan kaum yang dizholimi.
* cintanya pada negerinya.
* Mudah menangis ingat masa lalunya saat saat ia melakukan dosa.
* Bergetar hatinya, bertambah kagum cintanya jika diperdengarkan Kalam Allah, atau hadist hadist RasulNya.
* Cita citanya tegak Syariat Allah dan Sunnah RasulNya.
* Harapan besarnya wafat sebagai syuhada, husnul khotimah.
* Belas kasihnya pada dhuafa, yatim piatu dan faqir miskin.
* Selalu baik sangka atas semua takdirNya.
* Qonaah, syukur selalu atas semua keadaan, ni'mat or musibah.
* Waro', sangat berhati hati karena kuat rasa takutnya pada RobbNya.
* zuhud, oreintasinya akhirat.
* Sabar karena memahami hidup ini ujian dan setiap kejadian sejuta hikmah.
* Tawakkal, berserah dalam semua urusan.
* hayaa, sifat malunya yang kuat.
* Hatinya dominan cinta, sayang dan kasihan dari pada benci dan marahnya kepada oarng orang ma'shiyat bahkan menzholiminya sekalipun.
* hilmun, hatinya kaya air yg mudah cair, senang shilaturrahm, rendah hati, dermawan dan menyenangkan. Kalau dia pergi, keluarga dan para sahabat kangen ingin kembali berkumpul dengannya.

Allahumma ya Allah lembutkanlah hati kami dengan keindahan iman kepadaMu, isilah hati kami dengan betapa bahagianya mencintaiMu, hiasilah hati kami dengan kelezatan istiqomah di JalanMu...aamiin.

K.H. Muhammad Arifin Ilham
6 Oktober 2016


Jumat, 07 Oktober 2016

8 Strategi Setan Untuk Menjerumuskan Manusia

Washwash adalah salah satu strategi setan untuk menjerumuskan manusia. Waswasah, artinya membisikkan keraguan ketika melakukan kebaikan atau amal saleh. Saat terdengar kumandang azan subuh, dan tubuh kita masih dililit selimut, terbersit dalam pikiran, “nanti, lima menit lagi”. Nah, ini washwash. Kenyataannya bukan lima menit tapi satu jam, sehingga akhirnya shalat Subuh terlambat. Silakan cermati dalam kehidupan sehari-hari, sering terbersit pikiran-pikiran yang membuat kita tidak jadi melakukan suatu kebajikan. Ini namanya strategi washwash.

Tazyin adalah salah satu strategi setan untuk menjerumuskan manusia. Tazyin, artinya membungkus kemaksiatan dengan kenikmatan. Mengapa orang pacaran suka lebih mesra daripada suami-istri? Jalan-jalan saat pacaran lebih mengesankan ketimbang setelah menikah. Ini karena ada unsur tazyin. Pacaran itu kan maksiat, sementara nikah itu ibadah. Nah, yang maksiat disulap oleh setan sehingga terasa lebih indah, nikmat, dan mengesankan. Inilah yang disebut tazyin.
“Iblis berkata, ‘Tuhanku, karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, aku pasti akan menjadikan kejahatan itu terlihat indah pada mata manusia di bumi. Aku pun akan menyesatkan mereka semua, kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih.’” (Q.S. Al-Ḥijr [15]: 39-40)
Tamanni adalah salah satu strategi setan untuk menjerumuskan manusia. Tamanni, artinya memperdayakan manusia dengan khayalan dan angan-angan. Pernahkan terbersit niat akan shalat tahajud saat merebahkan badan di tempat tidur, namun pada jam tiga pagi, saat beker berbunyi, cepat-cepat kita matikan dan kita meneruskan tidur? Ironisnya, ini berlangsung berkali-kali. Inilah contoh tamanni, tahajud hanya sampai angan-angan, tidak menjadi kenyataan.
“Dan pasti kusesatkan mereka. Akan kubangkitkan angan-angan kosong kepada mereka...” (Q.S. An-Nisā’ [4]: 119)
“Setan itu memberikan janji-janji dan membangkitkan angan-angan kosong kepada mereka, padahal setan itu hanya menjanjikan tipuan belaka kepada mereka.” (Q.S. An-Nisā’ [4]: 120)
A’dawah adalah salah satu strategi setan untuk menjerumuskan manusia. A’dawah, artinya permusuhan. Setan berusaha menumbuhkan permusuhan di antara manusia. Biasanya permusuhan berawal dari prasangka buruk. Supaya manusia bermusuhan, setan menumbuhkan prasangka buruk di antara mereka yang bertikai. Apabila yang dominan dalam diri kita itu prasangka buruk, perselisihan tidak akan bisa didamaikan.

Takhwif adalah salah satu strategi setan untuk menjerumuskan manusia. Takhwif, artinya menakut-nakuti. Pernahkah merasa takut miskin karena menginfakkan sebagian harta, takut tidak dapat jodoh atau pekerjaan karena pakai jilbab, takut disebut so alim karena datang ke majelis ta’lim? Kalau kita pernah merasakannya, inilah strategi setan yang disebut takhwif. Perasaan takut ini membuat kita tidak mengamalkan ajaran-ajaran-Nya.Takut yang dimaksud di sini bukanlah takut yang tabi’i (alami) seperti takutnya seorang diterkam binatang buas di tengah-tengah hutan belantara, dan bukan pula takut yang syar’i (sesuai dengan syariat Islam) seperti takut melakukan kemaksiatan. Tetapi takut yang dijadikan senjata setan ini adalah takut menyatakan kebenaran, takut menegakkan hukum Allah, takut melakukan ‘amar ma’ruf nahyi munkar karena khawatir dengan segala risiko dan konsekuensinya. Misalnya, risiko jatuh miskin, kehilangan jabatan, atau masuk penjara.

Shaddun adalah salah satu strategi setan untuk menjerumuskan manusia. Shaddun, artinya menghalang-halangi manusia menjalankan perintah Allah dengan menggunakan berbagai hambatan. Misalnya malas shalat sunah, padahal biasanya rajin atau mengantuk ketika membaca Al Quran meskipun sudah cukup tidur. Ini adalah gejala shaddun dari setan.

Wa’dun adalah salah satu strategi setan untuk menjerumuskan manusia. Wa’dun artinya janji palsu. Setan berusaha membujuk manusia agar mau mengikutinya dengan memberikan janji-janji yang menggiurkan. Di akhirat, setan mengakui bahwa janji-janji yang diberikannya kepada manusia di dunia adalah palsu.
“Ketika proses hisab telah selesai, setan berkata, ‘Sesungguhnya, Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar. Aku pun telah menjanjikan kepadamu, tetapi aku menyalahinya. Aku tidak mempunyai kekuasaan apa pun terhadapmu, melainkan hanya menyerumu lalu kamu mematuhi seruanku. Oleh sebab itu, janganlah kamu mencercaku, tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku tidak dapat menolongmu dan kamu pun tidak dapat menolongku. Sesungguhnya, aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukanku dengan Allah sejak dahulu.’ Sungguh, orang zalim akan mendapat siksaan yang pedih.” (Q.S. Ibrāhīm [14]: 22)
Ayat ini menjelaskan bahwa di akhirat setan buka kartu. Mereka mengatakan kepada ahli neraka bahwa janjinya itu palsu, sementara janji Allah benar. Karena itu mereka berkata, Janganlah kamu mencerca aku, akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu, dan kamu pun sekali-kali tidak dapat menolongku.

Kaidun adalah salah satu strategi setan untuk menjerumuskan manusia. Kaidun artinya tipu daya. Setan berusaha dengan segala macam tipu daya untuk menyesatkan manusia. Sebenarnya tipu daya setan itu tidak akan ada pengaruhnya bagi orang-orang yang benar-benar beriman kepada Allah swt. dalam firman-Nya, Allah menegaskan bahwa tipu daya setan itu lemah.
“Orang-orang beriman berperang di jalan Allah, sedangkan orang-orang kafir berperang di jalan Tagut. Maka, perangilah kawan-kawan setan itu karena sesungguhnya tipu daya setan itu lemah.” (Q.S. An-Nisā’ [4]: 76)
Aam Amiruddin
5 Oktober 2016

Rabu, 05 Oktober 2016

Harta

Orang yang diperbudak harta sebaiknya merenungi sabda Rasulullah saw. berikut, “Manusia berkata, ‘Mana hartaku, hartaku! Padahal apakah gunanya harta itu untukmu selain yang kamu pakai kemudian rusak, yang kamu makan kemudian habis, dan yang kamu sedekahkan kemudian menjadi kekal.’” (H.R. Muslim).
 
Hadis ini menegaskan, idealnya harta itu menjadi sarana untuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah, sebab harta yang abadi adalah yang dishadaqahkan (dibelanjakan) pada jalan yang diridoi Allah swt. Sikap ini akan kita miliki apabila kita memahami hakikat harta. Pada hakikatnya, semua yang ada di langit dan di bumi hanyalah milik Allah swt., baik harta benda maupun diri manusia itu sendiri. Seseorang yang telah mengikrarkan syahadat Laa ilaaha illallah sangat yakin bahwa Allah Maha Pemilik yang ada di langit dan di bumi.
 
Aam Amiruddin
3 September 2016

Selasa, 04 Oktober 2016

Bahaya Bangga Diri

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. 

SubhanAllah sahabatku, sehebat apapun maksiat seseorang selama hidupnya, masih ada peluang hidayah (petunjuk) Allah. Sebaliknya, sealim apapun seseorang selama hidupnya, masih ada peluang kufur nikmat. 


Karena itulah Allah melarang kita untuk tidak sekali kali merasa PALING SUCI.

Simaklah Kalam Allah ini dengan iman,
"Janganlah kalian sekali-kali merasa diri kalian paling suci, sungguh hanya Allah yang paling mengetahui siapa yang paling bertaqwa..." (QS An Najm 32).
Dan Rasulullah pun mengingatkan akan bahaya bangga diri dengan mengulangi tiga kali, yang paling kutakuti pada kalian "al ujba, al ujba, al ujba", dan nasehat Rasulullah ini justru ditujukan pada para sahabat yang sholeh-sholeh.

Tentu larangan Allah ini kepada hamba yang bertaqwa karena sayangnya Allah kepada mereka, agar tidak "ge er" sombong karena ketaqwaannya, agar tetap ISTIQOMAH TAAT, dan agar tetap TAWADHU, rendah hati pada makhlukNya, SubhanAllah.

Rasulullah melarang seorang Muslim mencaci maki mereka yang berbuat maksiat. Mengapa? “Siapa tahu kemudian mereka malah meraih hidayah Allah, lalu bertaubat sungguh-sungguh. Dan juga tidak sedikit yang tadi alim kemudian tergoda malah akhirnya paling rajin bermaksiat, naudzubillah min dzaalika".

Sungguh sahabat sholehku, seorang mu'min yang mengenal Allah itu sangat mencintai Allah dan mahklukNya. Ia pun sangat senang menghinakan dirinya di hadapan Robb nya dengan LAMA SUJUD dalam munajat di penghujung malamnya. Buahnya pun ia belas kasih, sayang, cinta, dermawan dan rendah hati pada makhlukNya.

“Sungguh kegelapan tidak akan terang dengan caci maki. Bawakan lentera dakwah dengan kasih sayang, kesabaran, kalimat hikmah dan keteladanan".

"Dan ketahuilah bahwa tidak pernah ada gelap mengalahkan yang terang. Hanya soal waktu. Karena itulah "tawashaw bilhaqqi" (terus-menerus berpesan tentang kebenaran) diikuti dengan "tawashaw bishshabri" (terus-menerus berpesan tentang kesabaran).


INGAT! BATU PECAH BUKAN KARENA PUKULAN KESERIBU KALINYA, TETAPI KARENA TERUS MENERUS DIPUKUL, MAKA SETIAP PUKULAN ANDIL MEMECAHKAN KERAS BATU ITU. Begitulah da'wah sahabatku.

Karena itulah teruslah istiqomah taat kepada Allah dengan menghidup sunnah-sunnah nabiNya, rendahkanlah hati ini, jangan pesimis, jangan sinis, dan jangan sekali-kali memvonis siapapun. KEWAJIBAN KITA BERIBADAH DAN BERDA'WAH, tetapi tidak wajib hasil, hidayah adalah haq Allah, sahabatku. 
 
Allhuuma ya Allah tancapkan di hati kami keindahan iman,
fahamkan kami kebenaran dan kemuliaan agamaMu,
berilah hikmah Alqur'an dan As Sunnah nabiMu,
Hiasilah hidup kami dengan kesenangan ibadah dan ketawdhuan, aamiin, aamiin, aamiin.
 
Foto abang bersama sahabat kita mountainer dengan tato dan antingnya. Abang ajak mereka sholat berjamaah, dan tawshiyah singkat di shop mereka. Abang sayang mereka karena Allah.

Sahabat da'wahmu Muhammad arifin ilham.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
3 Oktober 2016

Diperbarui 16 Januari 2016

Rabu, 28 September 2016

Islam

Di kalangan masyarakat Barat, Islam sering diidentikkan dengan istilah Muhammadanism dan Muhammedan. Peristilahan ini timbul karena pada umumnya agama di luar Islam namanya disandarkan pada nama pendirinya. Di Persia misalnya, ada agama Zoroaster yang disandarkan pada nama pendirinya, Zarathustra (W.583 SM). Agama Budha dinisbahkan kepada tokoh pendirinya, Sidharta Budha Gautama (lahir 560 SM). Demikian pula agama Yahudi yang disandarkan pada orang-orang Yahudi (Jews) yang berasal dari negara Juda (Judea) atau Yahuda.

Penyebutan istilah Muhammadanism dan Muhammedan untuk Islam, bukan saja tidak tepat, akan tetapi secara prinsip hal itu merupakan kesalahan besar. Istilah tersebut bisa mengandung arti bahwa Islam adalah paham Muhammad atau pemujaan terhadap Muhammad, sebagaimana perkataan agama Budha yang mengandung arti agama yang dibangun oleh Sidharta Budha Gautama atau paham yang berasal dari Sidharta Gautama.

Islam adalah agama yang bersumber pada wahyu yang datang dari Allah swt., bukan berasal dari Nabi Muhammad saw. Posisi Nabi dalam Islam diakui sebagai orang yang ditugasi Allah untuk menyebarkan ajaran Islam kepada umat manusia. Dalam proses penyebaran agama Islam, nabi terlibat dalam memberi keterangan, penjelasan, uraian, dan tata cara ibadahnya. Keterlibatan nabi ini pun berada dalam bimbingan wahyu Allah swt.

Aam Amiruddin
26 September 2016

Selasa, 27 September 2016

Ajalku Semakin Dekat


Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

SubhanAllah sahabat sholehku mari kita muhasabah tentang al maut, mati atau wafat yang semakin hari jadwalnya semakin dekat dengan kita :

Mati adalah kepastian.

Simaklah Kalam Allah ini dengan iman,


قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan” (QS. Jumu’ah: 8).
Harus diyakini …
Kematian tak bisa dihindari …


أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكُكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ

“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh” (QS. An Nisa’: 78).
Mati itu pintu qiyamat "syugro" kecil, walau bukan besar tetapi sudah qiyamat bagi yang mengalami.
Mati nasehat yang bisu tetapi lebih tajam daripada nasehat lisan.
Mati pintu keadilan, mendatangi siapapun.
Mati pasti semua mahlukNya merasakan hatta Malaikat maut.
Mati semakin hari, jam, menit, detik semakin mendekat.
Mati penghancur kelezatan dunia.
Mati membuat banyak insaf, sadar dan taubat.
Mati "roohatun" istirahatnya orang beriman dari lelahnya taat.
Mati siksaan awal bagi kafir, musrik, fasiq, munafik, zholim dan penggemar ma'siyat.
Mati bukan akhir kisah hidup ini, tetapi justru mati membuka tabir rahasia hidup sebenarnya.
Mati menentukan perjalanan berikutnya, bila wafat husnul khotimah maka ia sangat bahagia di alam kubur menjadi taman diantara taman SyurgaNya. Kalau tidak ia akan menjadi awal penderitaan, karena alam kuburnya menjadi lubang diantara lubang neraka.
Mati pembangkit semangat ibadah dan amal sholeh.
Mati membuat kita takut sekali ma'siyat.
Mati kok masih nekat ma'siyat, itulah yang disebut manusia zholuman jahuulan, sangat zholim dan sangat bodoh.
Mati membuat kita menyegerakan taubat, sedekah dan semua kebaikan.
Mati pintu kebahagiaan bagi para mujahidNya di jalanNya.
Mati awal kebahagia bagi hamba Allah yang hobby beramal sholeh karena akan mengetam tanamannya selama di dunia.


SubhanAllah karena itulah hamba yang beriman tidak takut mati, tidak cari mati, tidak lupakan mati, tetapi istimewanya merindukan mati, karena mati bukanlah wafat, mati hanya jasmani, tetapi ruhani wafat, ruhani menghadap Allah untuk mempertanggungjawabkan apa yang ia berbuat selama di dunia, mati satu satu pintu berjumpa Allah, berjumpa dengan kekasihNya, mengapa harus takut, justru menyenangkan bagi hamba yang beriman, karena kita pindah ke tempat yang lebih baik, lebih indah, lebih membahagiakan.

"La arol mauta illas saadah" tidaklah ku lihat kematian kecuali kebahagiaan, demikian sambutan gembira sayyidina Al bin Tholib.

Allahumma ya Allah kami mohon kepadaMu untuk mewafatkan kami dalam keadaan HUSNUL KHOTIMAH...aamiin.



K. H. Muhammad Arifin Ilham
26 September 2016

Minggu, 25 September 2016

Persahabatan Hakiki

Sahabat Sholehku
Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

"Hubban Iimaanan”, adalah sebuah ikatan persahabatan yang lahir batin, tulus saling cinta dan sayang karena ALLAH, saling menolong, menasehati, menutupi aib sahabatnya, memberi hadiah, bahkan diam-diam di penghujung malam, ia doakan sahabatnya.
Boleh jadi ia tidak bertemu tetapi ia cinta sahabatnya karena Allah Ta’ala. InsyaAllah seperti persahabatan kita via FB, kita jarang bahkan tidak pernah bertemu, saling berjauhan, tetapi hati kita saling cinta dan rindu karenaNya, dan kita ingin sekali bertemu. Inilah persahabatan yang indah.

SubhanAllah, Islam agama yang tidak terikat oleh teritorial geografis, rasis nasionalisme, partai materialistis, kepentingan apapun harta darah keturunan, yang mengikat kita adalah keimanan kita, saling cinta kita karena Allah.

Sungguh hanya ikatan persahabatan yang dilakukan karena Allah itulah persahabatan hakiki, 
"Sesungguhnya hanya hamba-hamba beriman bersaudara" (QS Al Hujarat 10),
"Teman-teman akrab pada hari itu (Qiyamat) menjadi musuh bagi yang lain, kecuali persahabatan karena Ketaqwaan” (QS Az Zukhruf 67)
Di riwayatkan, bahwa: 
Apabila penghuni Syurga telah masuk ke dalam Syurga, lalu mereka tidak menemukan sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu di dunia, mereka bertanya tentang sahabat mereka itu kepada Allah Subhaanahu wa ta'ala ...
"Yaa Rabb...Kami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di Dunia, Shalat bersama kami, Puasa bersama kami dan berjuang bersama kami",
Maka Allah SubhanAllah wa Ta'ala berfirman: "Pergilah ke neraka, lalu keluarkan sahabatmu yang di hatinya ada Iman walaupun hanya sebesar dzarrah" (HR Ibnul Mubarak dalam kitab "Az-Zuhd).


Al-Hasan Al-Bashri berkata:
"Perbanyaklah Sahabat-sahabat Mu'min-mu, karena Mereka memiliki Syafa'at pada hari kiamat."


"Karuniakanlah kepadak kami sahabat-sahabat yang selalu mengajakku untuk tunduk, patuh dan taat kepada Syariat-Mu...Kekalkanlah persahabatan kami hingga kami bertemu di akhirat nanti dengan-Mu... Jangan tumbuhkan di hati kami untuk mencintai musuh-musuh-Mu dan musuh-musuh Rasul-Mu. Dan semoga Allah mengumpulkan kita di akhirat kelak dalam rahmat dan Jannah Firdaus-Nya...aamiin Allahumma Aamiin".

Jazaakumullah duhai sahabat sholehku, sahabat da'wahku yang kucintai karena Allah.

Sahabatmu Muhammad arifin ilham

K. H. Muhammad Arifin Ilham
24 September 2016

Jumat, 23 September 2016

Dua Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan di Dalam Masjid

Menurut hadis, ada dua hal yang tidak boleh dilakukan di dalam masjid. 

Pertama, mengumumkan kehilangan. Misalnya, seorang pengurus masjid mengumumkan di depan jamaah, “Siapa yang menemukan sebuah jam tangan merek X, maka dst…” Ini adalah perbuatan terlarang. Namun kalau mengumumkan penemuan, hal tersebut diperbolehkan, misalnya “Telah ditemukan sebuah kaca mata merek Y, maka dst…” 

Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa mendengar di masjid orang mengumumkan barangnya yang hilang, maka doakanlah, ‘Mudah-mudahan Allah tidak mengembalikan barangmu, karena masjid tidak didirikan untuk itu.’” (H.R. Muslim)

Kedua, melakukan transaksi jual-beli. Rasulullah saw. melarang melaksanakan transaksi jual-beli di dalam masjid, sedangkan kalau transaksi itu dilakukan di luar masjid (di teras atau halaman masjid, misalnya), hal ini tidaklah terlarang. 

Rasulullah saw bersabda, “Apabila kamu melihat orang melakukan transaksi jual-beli di dalam masjid, maka doakanlah, ‘Mudah-mudahan Allah tidak menguntungkan perdaganganmu!’” (H.R. Nasa’i dan Tirmidzi)

Aam Amiruddin
22 September 2016

Rabu, 21 September 2016

Jodoh Yang Shaleh

Sungguh bahagia kalau kita punya jodoh saleh, yang bisa menjadi penyejuk saat kita lelah menghadapi tantangan-tantangan hidup, menjadi penggembira saat kita sedih, dan menjadi pelindung saat kita menghadapi kesulitan. Jadi, mempunyai jodoh yang saleh bisa dipastikan menjadi dambaan setiap orang. 

Rasulullah saw. bersabda, “Hendaklah kalian berusaha agar memiliki hati yang selalu bersyukur, mempunyai lisan yang selalu berzikir, dan memiliki jodoh saleh yang bisa saling membantu untuk urusan akhirat.” (H.R. Ahmad dan Ibnu Majah). 

Oleh sebab itu, jodoh yang saleh merupakan indikator kebahagiaan dunia.

Aam Amiruddin
19 September 2016

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...