Tampilkan postingan dengan label amalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label amalan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Juni 2019

Amalan Terhebat

Tangan kanan memberi, tangan kiri tidak tahu itu lebih baik. Bisa jadi amalan ini kecil dalam pandangan kita, namun pahala di sisi Alloh sangatlah besar.

Adakah yang lebih kuat dari gunung, besi, api, air, angin?

Dialah orang yang memberi dengan tangan kanan dan tangan kirinya tidak tahu

Dan inilah amalan terhebat di mana kita akan mendapatkan naungan di hari akhir.

Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, ia menyembunyikan amalnya itu sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.” (HR. Bukhari no. 1421)

KH. Abdullah Gymnastiar 
17 Juni 2019

Rabu, 06 Maret 2019

Akhirnya Istiqomah

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu

SubhanAllah mulailah sahaabtku dari sunnah yang mudah ringan lalu azamkan diri untuk istiqomah, insyaAllah Allah kan bimbing kita dengan HADIAH HIDAYAHNYA....
‎اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
“Tunjukilah kami jalan yang lurus”.
(QS Al-Fatihah 6)
‎وَإِنَّكَ لَتَهْدِي إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
“…Dan sungguh, engkau benar-benar membimbing manusia kepada jalan yang lurus”.
(QS Asy-Syûra 52)
‎{إِنِّي ذَاهِبٌ إِلَى رَبِّي سَيَهْدِينِ رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ}
"Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Tuhanku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku”.
(QS Ash-Shaffat: 99)
‎جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ 
Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.
‎وَالَّذِينَ اهْتَدَوْا زَادَهُمْ هُدًى وَآتَاهُمْ تَقْوَاهُمْ
Dan orang-orang yang mendapat petunjuk, Allâh akan menambah petunjuk kepada mereka dan menganugerahi ketakwaan mereka.”
(QS Muhammad 17)
" Amalan yang paling disukai Rasulullah adalah amalan yang dilakukan terus menerus"
(HR Ahmad)

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu , ia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam sering mengucapkan :

‎يَـا مُـقَـلِـّبَ الْـقُـلُـوْبِ ، ثَـبّـِتْ قَـلْبِـيْ عَلَـىٰ دِيْـنِـكَ

“Ya Allâh, Yang membolak-balikkan hati, tetapkan hatiku di atas agama-Mu, aamiin, aamiin, aamiin”.

Muhammad Arifin llham 
5 Maret 2019

Kamis, 12 April 2018

Amalan Ringan Saat Terbangun di Malam Hari

Dari ‘Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

مَن تَعارَّ من الليل فقال: لا إله إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ ولهُ الْحَمْدُ وهُوَ على كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، الحمدُ للهِ، وسبحانَ اللهِ، ولا إله إلا اللهُ، واللهُ أَكْبَرُ، ولا حَوْلَ ولا قُوَّةَ إلا بِاللهِ، ثم قال: اَللّهُمَّ اغْفِرْ لي – أو دعا – استُجِيبَ له، فإنْ توضأ وصلى قُبِلتْ صلاتُه

“Barangsiapa yang terjaga di malam hari, kemudian dia membaca (zikir tersebut di atas):

لا إله إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ ولهُ الْحَمْدُ وهُوَ على كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، الحمدُ للهِ، وسبحانَ اللهِ، ولا إله إلا اللهُ، واللهُ أَكْبَرُ، ولا حَوْلَ ولا قُوَّةَ إلا بِاللهِ

[Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syain qodiir. Alhamdulillah wa subhanallah, wa laa ilaha illallah, wallahu akbar, wa laa hawla wa laa quwwata illa billah] 

Segala puji bagi Allah Tiada sembahan yang benar kecuali Allah semata dan tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nyalah segala kerajaan/kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia maha mampu atas segala sesuatu, segala puji bagi Allah, maha suci Allah, tiada sembahan yang benar kecuali Allah, Allah maha besar, serta tiada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah, kemudian dia mengucapkan:

اَللّهُمَّ اغْفِرْ لي

“Ya Allah, ampunilah (dosa-dosa)ku“, atau dia berdoa (dengan doa yang lain), maka akan dikabulkan doanya, jika dia berwudhu dan melaksanakan shalat maka akan diterima shalatnya”[1].

Hadits yang mulia ini menunjukkan besarnya keutamaan orang yang berzikir ketika terjaga di malam hari, kemudian dia berdoa kepada Allah atau melakukan shalat[2].
_______

[1] HR Al-Bukhari (no. 1103), Abu Dawud (no. 5060), at-Tirmidzi (no. 3414) & Ibnu Majah (no. 3878).

[2] Lihat kitab “Shahih Ibni Hibban” (6/330) dan “al-Washiyyatu biba’dhis sunani syibhil mansiyyah” (hal. 185).

Sabtu, 25 Maret 2017

Cintailah Para Auliya Atau Ulama

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

SubhanAllah sayyidina Abubakar RadhiAllahu anhu selalu mengiringi Rasulullah Shallallahu alaihi wa alaa aalihi wasallam berjalan pulang bersama setelah menunaikan sholat isya berjamaah. Dan mereka berpisah ketika nabi masuk rumahnya. Dan terkadang berpisah sejenak sangatlah terasa berat bagi Abubakar, beliau duduk di depan pintu rumah nabi hingga fajar tiba !!! Rasulullah keluar dari rumah untuk sholat subuh dan Abubakar berangkat bersama orang terkasihnya lagi, nabi bertanya, "kenapa sampai demikian duhai Abubakar?". Dan Abubakar menjawab ,
‎قرة عينى بك يا رسول الله "qurratu 'ayni bika ya Rasulullah" (engkau adalah segala penghias dan pengobat rindu bagi mataku, wahai Rasulullah).

Bagi kita yang tak pernah tahu bagaimana rupa Rasulullah Shallallahu alaihi wa alaa aalihi wasallam cukuplah berkumpul dan menatap para auliya atau ulama, Imam Hasan Al Basri berkata:

‎سأل رجل الحسن البصري فقال يا إمام دلني على عمل يقربني الى الله ويدخلني الجنه . قال احب احد أولياءه عسى الله ان يتطلع إلى قلبه فيجد اسمك مكتوب فيه فيدخلك معه الجنه

Seseorang bertanya kepada Imam Hasan Al Basri "wahai Imam hasan katakan amalan apa yang bisa membuat aku dekat dengan Allah dan menyelamatkan diriku di tempat terbaik di yaumil akhir (jannah) dan imam Hasan menjawab "cintailah para auliya atau ulama (orang yang dekat dengan Allah) dan berharap ketika Allah menatap hati para kekasihnya itu dan disana tertulis namamu, dan itu akan membuat Allah membiarkan engkau bersama mereka di tempat terbaik Nya" Insyaa Allah, Aamiin .

Foto bersama guru tercinta, pimpinan PonPes Darul Hasan, ayahanda KH Tajuddin Hasan rohimahullah. Diusia 72 tahun, beliau tetap energik mengajar, Alhamdulillah.


K. H. Muhammad Arifin Ilham
24 Maret 2017

Senin, 23 Mei 2016

Teman Sejati Di Alam Kubur

Assalaamu alaikum wa rahmatullah wa barkaatuhu.


Simaklah Kalam Allah ini dengan iman, 
"...Di hari di mana harta dan anak-anak tidak berguna. kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih”. (QS Al-Asyu’ara 88-89).

Rasulullah bersabda, "Mayit itu diikuti oleh tiga golongan. Akan kembali dua golongan dan satu golongan akan tetap menemaninya. Dia akan diikuti oleh keluarganya, hartanya dan amalnya. Maka keluarga dan hartanya akan kembali pulang sementara amalnya akan tetap menemaninya ” (HR Bukhori Muslim)


Imam Syafi’i ~ rahimahullah menyampaikan,
“Sesungguhnya saya memperhatikan anak Adam, setiap mereka itu dicintai, mereka terikat oleh cinta orang yang mencintainya, dan sebagian orang yang dicintainya itu ditemani oleh kekasihnya sampai kepada masa sakit diambang kematiannya. Sebagian lagi ditemani oleh sang kekasih sampai ke pintu kubur, kemudian semuanya kembali dan meninggalkannya sendirian.
Tidak seorang pun yang mendampinginya di alam kubur. Maka aku pun berfikir dan berkata “sebaik-baik orang yang dicintai seseorang adalah yang ikut menemaninya ke dalam kubur, mendampingi serta memberi manfaat kepadanya di alam kubur.
Maka tidak satupun yang bisa melakukan itu selain amal sholeh, maka akhirnya aku menjadikan amal Sholeh sebagai kekasih sejatiku, supaya nanti dia menjadi penerang di kubur saya kelak, mendampingi serta tidak meninggalkan saya sendirian”.



SubhanAllah karena itu jadilah :
sholat malam kita, 
istigfar sholawat kita, 
tadabburul Qur'an kita, 
berjamaah di mesjid kita, 
sholat dhuha kita, 
jaga wudhu kita, 
sedekah kita, 
sahabat sholeh kita, 
ulama kita, 
Majlis zikir kita,
cinta kasih sayang keluarga kita, 
bhakti orang tua kita, 
muhasabah diri kita dan 
semangat menghidupkan sunnah nabi kita 
menjadi TEMAN SEJATI KITA DI DUNIA, insyaAllah semua amal ibadah itu akan menjadi teman setia kita di Alam Kubur sampai Hari Akhirat...aamiin.


Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu lebih dahulu, berdoa, berzikir dan berazam sholat malam.


K. H. Muhammad Arifin Ilham 
22 Mei 2016

Jumat, 11 September 2015

Semangat Ibadah

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu.


Sahabatku abang mengajak kalian untuk merenungi tentang semangat kita dalam ibadah kepada Allah. Semoga dengan mengetahui keadaan kita menjadi hijrah, menjadi semangat ibadah...aamiin:
1. "Al iraadah" semangatnya hanya sampai di niat saja. Misalnya, seseorang ingin sholat tahajjud, tetapi saat malam tiba tidak tahajjud walau bangun lalu tidur lagi. Mau bertaubat tetapi ma'siyat terus.

2. "Al himmah" semangatnya ada waktunya, musiman, berubah karena godaan, ujian musibah dsb. Misalnya, semangat tahajjud saat susah, tetapi saat berlimpah rizki tidak tahajjud lagi. Tadinya rajin dhuha, tadinya berjilbab, tadinya rajin baca Alqur'an, tetapi kemudian tidak lagi. Janji taubat tetapi sebulan kemudian ma'siyat lagi.

3. "Al aziimah" atau "azam" semangatnya luar biasa karena dorongan iman dan ilmunya. Berazam, bertekad taat hingga akhir hayatnya apapun yang terjadi. Senang susah, sehat sakit, dipuji dihina, sedih gembira, ia tetap konsisten istiqomah hingga Allah mewafatkannya. Inilah hamba yang sangat dicintai Allah, RasulNya dan dikagumi para Malaikat, hamba Allah yang dibahagiakan Allah dunia akhirat. 
”Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan Tuhan kami adalah Allah kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka (istiqomah) maka malaikat akan turun kepada mereka (untuk mengatakan), "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih dan bergembiralah kamu dengan memperoleh surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu“. Kami (Allah) adalah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia maupun akhirat, di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh pula apa yang kamu minta. Sebagai hidangan bagimu dan Tuhan yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS Fushilat 30-32).
Rasulullah bersabda, ”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinyu terus menerus walaupun itu sedikit" (HR Muslim).

Allahumma ya Allah fahamkanlah kami dengan agamaMu, ajarkanlah kami hikmah Alqu'an dan sunnah NabiMu, dan tetapkanlah hidup kami dalam ketaqwaan dan istiqomah di JalanMu...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
9 September 2015

Selasa, 01 September 2015

Kekasih

Setiap manusia ingin memiliki kekasih. Kekasih yang terus bersama, sehidup semati dalam suka duka takkan terpisah. Sekarang, aku memilih amal sholeh sebagai kekasihku. Karena ternyata hanya amal sholeh yang akan menemaniku bahkan dalam kuburku dan menemaniku menghadap Allah.

Aku pernah slalu kagum pada manusia yang cerdas dan berhasil dalam karir, atau kehidupan duniawinya.

Sekarang aku mengganti kriteria kekagumanku ketika aku menyadari bahwa manusia hebat di mata Allah, adalah hanya manusia bertaqwa. Manusia yang sanggup taat kepada aturan main Allah dalam menjalankan hidup dan kehidupannya.


Salam,

Ustadz Fauzi Ichsan

Senin, 31 Agustus 2015

Kenikmatan Ibadah vs Kenikmatan Maksiyat

SubhanAllah walhamdulillah dua keni'matan yang tidak bisa bertemu adalah keni'matan ibadah dengan keni'matan ma'siyat.

Hamba ALLAH yang "fil istigroq" tenggelam dalam ni'matnya sholat akan tidak berfikir untuk ma'siyat kecuali semangat muhasabah diri dan semangat amal sholeh. Sebaliknya kalau asyik ma'siyat, sulit berat untuk ibadah kecuali terpaksa, rasa malas, ingin cepat selesai, suka sekali mengulur waktu sholat dan mengerjakan hanya sekedar-sekedar saja.

Allahumma ya ...Allah tancapkan di hati kami kekuatan dan kelezatan iman, ya Allah hiasilah hidup kami dengan kesenangan ibadah, semangat amal sholeh dan muhasabah diri, ya Allah selamatkanlah diri kami dari kemusyrikan, kekufuran, kefasiqan, kemunafikan dan keinginan ma'siyat, ya Allah terus dan teruslah bimbing kami dengan hidayah, taufiq dan irsyadMu...AAMIIN.


Jazaakumullah ya akhi Salim Fillah atas nasehat antum untuk abang dan kami semua.

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
30 Agustus 2015


Jumat, 23 Januari 2015

Berbuat Baik

Kalau mau berbuat baik, lakukan saja tanpa memikirkan balasan sekecil apapun dari orang, yang penting Alloh menerima amal kita.

Kita berbuat baik bukan untuk dianggap sebagai orang baik, bukan pula untuk dibalas oleh orang lain, cukup bagi kita Alloh Ridho.

Tak penting sebutan sebagai orang baik, yang penting kita benar-benar jadi orang baik yang baiknya sampai ke lubuk hati terdalam.

Bila kita berbuat baik lalu tak dihargai bahkan dibalas dengan yang tak baik, tenang saja Alloh tetap membalas kebaikan dengan kebaikan.

KH. Abdullah Gymnastiar
21 Januari 2015

Selasa, 10 Juni 2014

Amalan Paten Punya

Ini amalan paten punya . Top habis. Silahkan ke TKP... 2 ayat terakhir Qs. at Taubah. Dibaca 7x pagi sore. Sekalian diresapin maknanya.

Sering-sering juga baca al Faatihah + terjemahnya. Sebab kenapa juga ia kudu dibaca dalam shalat?
5x sehari loh. Setiap rakaatnya. Berarti penting banget.
Belum lagi al Faatihah juga kudu dibaca di tiap-tiap rakaat shalat sunnah. So?
Curahkan perhatian untuk baca, pelajari dan dalami Qs. al Faatihah.

Ustadz Yusuf Mansur
9 Juni 2014

Sabtu, 07 Juni 2014

Tanda-Tanda Seseorang Diberkahi Allah SWT

Ustadz apa tanda seseorang itu diberkahi Allah?

Subhanallah yang mengetahuinya hanya Allah, tetapi tanda-tanda bisa diketahui,
1. Taubatnya sungguh-sungguh dan tidak pernah ma'siyat lagi padahal sebelumnya hidupnya dalam kumbangan lumpur ma'siyat,
2. Senangnya dengan ibadah dan amal sholeh, seperti, tahajjud, dhuha, berjamaah di mesjid dsb,
3. Takut sekali ma'siyat,
4. Senangnya shilaturrahim dan dengar nasehat Ulama dan orang sholeh.,
5. Akhlaknya pun menjadi mulia terutama sifat dermawan dan rendah hati,
6. Setiap kesulitan dan masalahnya pasti menjadi hikmah karena sifat baik sangka,
7. Allah wafatkan sementara lisan menyebut Asma Allah...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
5 Juni 2014

Kamis, 29 Mei 2014

Sudah Baca?

Sudah baca 100 shalawat?
Yang ringan & sederhana aja. Ga apa-apa. صل الله علی محمد. Shallallaahu 'alaa Muhammad.

100 tasbih? Udah?
Biar dosa kehapus, rizki juga banyak & kebuka. سبحان الله وبحمده. Subhaanallaahi wabihamdih. Maha Suci Allah & segala puji bagi-Nya.

100 istighfar?
استغفرالله العظيم. Dibaca juga nih istighfar. Dan sebarin amalan-amalan yang gini. Siapa yang tergerak baca, jadi pahala & kebaikan kawan-kawan juga.

2 ayat terakhir surah at taubat baca juga 7x. Buat yang ada kesusahan dan hajat, maasyaaAllah mustajab banget.

Baca pula لا حول ولا قوة الا بالله العلي العظيم.
100 s/d 300x dah / hari. Buat ngehalau kesulitan, datengin pertolongan dan Kemudahan-Nya.

Semua bacaan / amalan, boleh banget dibaca 2x, pagi sore. Tambah cakep.

Amalan-amalan yang saya tulis, bener-bener dilaksanain deh coba 7, 14, 21, 40, 100 hari berturut-turut. Jangan berhenti. Tar terusin terus jangan berenti sampe wafat.
Tunjukin kesungguhan pengen berubah. Tunjukan kesungguhan butuh Pertolongan-Nya. Dengan jalanin bener ibadah sekenceng-kencengnya dan seistiqomah-istiqomahnya.

Biasanya sih, hajat sama masalah, bakal ditolong Allah banget. Asal dosa-dosa besar ga kelewat banyak. Kalo ada, arahin doa-doa ke ampunan dulu aja.

Ampunan Allah jadi lebih penting daripada masalah selesai, atau daripada hajat kecapai. Asli. Ampunan lebih harus dikejar daripada dunia. Buat yang dosa-dosanya biasa aja, ngejalanin sunnah-sunnah yang saya tulis ini, 7 s/d 40 hari aja, udah bakal keliatan perubahannya. Apalagi bila diterusin.

Selamat menjalankan ya. Jangan lupa share dan ajak yang lain. Supaya pada terang dan tenang hidupnya. Semoga bisa juga memperbaiki shalat-shalat fardhu dan ngebanyakin sedekah.

Khusus soal sedekah, keluarin aja sedekah terbaik. Supaya dapat juga Keistimewaan Terbaik dari Allah. Salam, dari Banjar Baru, Kalsel.

If there is doa, there is a way...
If there is yusuf...? There is who...? He he he...
If there is a will, there is a way. InsyaaAllah.

Yusuf Mansur
28 Mei 2014

Rabu, 30 April 2014

Bulan Rajab

1. insyaAllah, berdasar info islamicfinder.org/Hcal/index.php | 1 Rajab 1435 H bertepatan 1 Mei 2014 | alhamdulillah makin dekat Ramadhan

2. di bulan Rajab ini juga tidak ada amalan khusus yang diperintahkan Nabi saw | baik puasa, shalat, zakat atau apapun

3. "tidak ada riwayat sahih tentang keutamaan Rajab, baik puasa sebulan penuh atau puasa tanggal tertentu di bulan Rajab" (Ibnu Hajar)

4. “tidak ada satu pun hadis sahih dari Nabi saw tentang keutamaan puasa bulan Rajab secara khusus" (Ibnu Rajab)

5. bolehkah puasa sunnah di bulan Rajab? | BOLEH dan BAGUS sekali | namun dalilnya dalil umum puasa saja, bukan dalil khusus Rajab

6. maksud dalil umum untuk berpuasa adalah | bahwa bulan Rajab itu termasuk salah satu bulan diantara bulan haram (sakral)

7. sebagai info, Nabi saw bersabda bahwa bulan haram (bulan yang sakral) ada 4 bulan | yaitu Dzulhijjah, Dzulqa'dah, Muharram dan Rajab

8. di bulan-bulan haram ini, disunnahkan puasa | dalilnya "berpuasalah di bulan haram dan berbukalah (bila selesai bulan haram)" (HR Ahmad)

9. di bulan-bulan haram (sakral) ini juga disunnahkan semua amal-amal kebaikan | dan perbuatan-perbuatan maksiat juga sangat dihindari

10. "berbuat dosa di dalamnya (di bulan haram) lebih besar di hadapan Allah | amal salih juga lebih besar ganjarannya" (Abdullah bin Abbas)

11. beberapa ulama salaf pun biasa puasa di semua bulan haram | misalnya Ibnu Umar, Hasan Al-Bashri, dan Abu Ishaq As-Suba’i

12. jadi berpuasa sunnah di bulan Rajab boleh berdasar dalil-dalil umum di atas | bukan karena dalil-dalil dhaif yang meragukan

13. hadits-hadits dhaif (lemah) seputar Rajab ini banyak beredar | misalnya bisa dibaca disini >> http://www.konsultasisyariah.com/hadis-dhaif-lemah-seputar-rajab/

14. hati-hati pula dalam mem-broadcast amalan-amalan Rajab | tanpa riwayat yang shahih, khawatir malah jadi dusta atas nama Nabi Muhammad

15. intinya, beribadahlah yang banyak di bulan Rajab karena ia adalah bagian dari bulan haram (sakral) | dan jauhi penuh maksiat-maksiat

16. nggak perlu menghitung-hitung amal, insyaAllah setiap amal baik pasti Allah terima | fokus kita di niat ikhlas dan cara sesuai sunnah

17. yang masih punya hutang puasa, disegerakan menyelesaikan hutang puasanya | jangan sampai masuk Ramadhan masih ada tanggungan

18. selamat memperbayak amal salih di bulan haram | semoga dengan memperbanyak amal di bulan Rajab | kita siap menyambut Ramadhan

Ustadz Felix Siauw
30 April 2014

Kamis, 24 Oktober 2013

Lebih Nyaman Dan Berkah

Sebesar apapun kebaikan yang kita lakukan segera lupakan, tak usah mengharapkan ucapan terimakasih sekecil apapun.

Dan sekecil apapun kebaikan orang lain, kita harus benar-benar berterimakasih, sebagai syukur kita kepada Alloh.

Sebesar apapun kesalahan orang kepada kita sebaiknya kita maafkan, dan lupakan jangan pernah diungkit, balas dengan mendoakan kebaikan.

Sekecil apapun kesalahan kita kepada orang lain segera memohon maaf dengan tulus dan mohon ampunan Alloh.

Insyaalloh hati akan jauh lebih nyaman, berkah amalan yang disukai Alloh.

KH. Abdullah Gymnastiar
17 Oktober 2013

Jumat, 26 Juli 2013

Amalan Yang Pahalanya Terus Mengalir

AMAL JARIYAH adalah sebutan bagi amalan yang terus mengalir pahalanya, walaupun orang yang melakukan amalan tersebut sudah wafat.
Amalan tersebut terus memproduksi pahala yang terus mengalir kepadanya.

"Apabila anak Adam (manusia) wafat, maka terputuslah semua (pahala) amal perbuatannya, kecuali tiga macam perbuatan, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang mendoakannya." (HR. Muslim)

Selain dari ketiga jenis perbuatan di atas, ada lagi beberapa macam perbuatan yang tergolong dalam amal jariyah.

"Sesungguhnya di antara amal kebaikan yang mendatangkan pahala setelah orang yang melakukannya wafat ialah ilmu yang disebarluaskannya, anak saleh yang ditinggalkannya, mushaf (kitab-kitab keagamaan) yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah yang dibangunnya untuk penginapan orang yang sedang dalam perjalanan, sungai yang dialirkannya untuk kepentingan orang banyak, dan harta yang disedekahkannya." (HR. Ibnu Majah)

Marhaban yaa Ramadhan...

Ary Ginanjar Agustian
9 Juli 2013

Selasa, 04 Juni 2013

Amalan Tambahan

Baca QS at Taubah ayat 129, 7x saban hari. Mulai dari Hasbiyallaah nya aja gpp.

Hasbiyallaahu laa-ilaa-ha illaa Huwa 'alaihi tawakkaltu wahuwa Robbul 'Arsyil 'Adzhiim. Dibaca 7x saban hari. Bebas jamnya.

Biar tambah wawasan, coba liat Qur'an. Baca ayat aslinya. Beda ntar interaksinya. Beda juga rasanya. + terjemahannya. Dan coba googling tentang keutamaan Hasbiyallaah ini. Sambil cari-cari artikel yang berhubungan dengan Hasbiyallah. Trus share dah. Selamat mencoba ya. + jangan ditinggal amalan harian yang lain: 100 shalawat, 100 istighfar, 100 subhaanallaahi wabihamdih. Lebihin gpp.

Supaya ga berat, amalan harian baca sekaligus. Sempetin. Jangan dicicil. Tapi EnjoyReading. Jangan pake SpeedReading. Bacanya dinikmati. Jangan kayak orang kejar setoran. Setiap tarikan nafas nikmati itu bacaan. Nikmati itu wirid/zikir. Misal kayak istighfar. Jangan baca ngebut but buuuuuttt. Jangan. Sambil diresapin. Tapi ya jangan terlalu slow juga. Atur nafas dah.

Seperti juga baca tasbih, sambil memahami betapa Allah Maha Kuasa, Maha Besar, Maha Suci, Maha Baik, Maha Segala-Gala. Ketika baca shalawat pun, dienjoyin bacanya. Sambil ngebayangin Rasul depan mata, sambil kayak ngungkapin rindu sama beliau.

ah, bacaan tambahan yang hari ini, dinikmati juga. Toh "hanya" 7x juga. Pelajari dulu tuh ya, sesuai petunjuk. Supaya meresap.
Prof. Amin Syukur, sembuh dari Kanker Stadium 4, dan panjang umur, sehat, sebab zikirnya dinikmati. Respon badan dan pikiran jadi beda.

Nonton bisa khusyu' kan? Matiin hp, ga berisik, konsen, fokus.
Juga buang air besar. Begitu qt nikmati. Masa zikir engga?

Oh ya, saya liat, masih banyak yang nanya seperti amalan ini. Kan saya dah bilang, cari tau... Cari tau... Cari tau...
Segala pertanyaan, harus mendorong aksi cari tau dengan cara orang dewasa, cara orang pinter. Buka Qur'annya, terus cari referensinya.

Kalo ngaji, baiknya dari banyak sumber. Supaya ga marah-marah kalo ada yang berpendapat beda dan ga merasa bener sendiri + ngehargain orang lain. Istinbath hukum orang, suka beda-beda. Dalam penetapan satu amalan juga beda-beda. Ada yang pure dari 1 hadits yang direct. Yang jika tidak ada, maka batal.

Tapi ada juga yang komprehensif, dari berbagai sumber, yang bahkan juga dari berbagai hadits. Sehingga tidak membatalkan satu amal, dengan mengatakan bid'ah. Pengetahuan atas sesuatu, lagian jangan bikin qt berantem 1 sama lain. Barangkali sebab emang qt belum tau dasar yang dipake sama yang lain.

Dengan ummat lain, kadang qt bisa duduk 1 meja, 1 kursi, dan bisa senyum. Tapi kadang sesama ummat, malah ribut ga keruan, sebab beda pendapat aja. Saya, klo ketemu yang beda pendapat, saya menghargai. Gpp. Barangkali saya yang ga ngerti. Klo di kemudian hari, saya salah, ya saya ubah pendapat saya. Ga masalah. Perbedaan pendapat itu udah kesejatian hidup. Wong pendapatan juga beda, he he he. *kalem.

Yang pinter, banyak. Yang lebih pinter, lebih banyak lagi. Tapi yang menghargai yang lain, itu kadang-kadang ga dimiliki sama beberapa orang pinter. Bila berbeda pendapat, sampaikan dengan bahasa sekalem-kalemnya, sesantun-santunnya, tanpa ngejek bahwa yang lain ga tau, belum nyampe, dan tidak usah memaksakan kehendak.

Semakin pinter seseorang, harusnya makin lembut, makin ngehargain orang lain, semakin mau mendengar, semakin tawadhu'. Kadang yang pas-pasan itu yang suka keluar urat leher dan kengototannya. Cari persamaannya, jangan perbedaannya. Itu lebih menentramkan. Tapi kalo berbeda soal pendapat yang prinsip, ya harus ambil ketegasan. Misal ada yang nambahin rukun Islam rukun Iman, ya kudu tegas.
Soal-soal yang wajib, juga ga boleh beda. Kudu sama. Soal syahadat, kudu sama. Soal Islam adalah agama yang diridhai Allah, ya kudu sama.

Islam agama satu-satunya yang diridhai Allah... Ini mah kudu 1 suara. Ga boleh beda. Ini soal akidah yang asas. Prinsip. Semua agama ga sama. Tapi Islam tetap diperintahkan menjaga hubungan baik dengan sesama, menghormati, menjaga... Gitu. Toleransi ga perlu harus mengakui semua sama.

Beda agama, beda keyakinan, apalagi beda pendapat, harusnya membuat qt ga kehilangan kasih sayang, cinta, perhatian, saling menghormati. Kecuali yang ditabrak adalah hal yang asas, dan yang asas itu yang diserang. Ya kalo begini, ga bisa tinggal diam. Dan saya nih, dari dulu... Kalo ada kawan yang berantem, saya ga tinggal diam. Melainkan saya tinggal kabur, he he he.

Ustadz Yusuf Mansur
22 Mei 2013

Minggu, 24 Februari 2013

Amalan Harian

100 shalawat, 100 subhaanallaahi wabihamdih, 100 istighfar?
Sudah hari ini?

Yang ini baca 3x sehari: subhaanallaahi wabihamdih, 'adada kholqih, wa ridho nafsih, wa zinata 'arsyihi, wa midaada kalimaatih.

Buat amalan harian: laa hawla walaa quwwata illaa billaah, 100x, cakep banget. Buat galauers tingkat propinsi juga cakep banget-banget.

Amalan baru terasa, kalo jalaninnya bukan itungan hari, minggu, bulan. Tapi taonan. Baru deh tuh, berasa fadhilahnya.

Ustadz Yusuf Mansur
12 Februari 2013

Rabu, 25 Januari 2012

Mimsakhohthul Dzunuubi

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu,

Sahabatku tercinta ada hal sederhana yang mudah kita lakukan setiap selesai sholat, hanya butuh waktu 5 menit kurang lebih tetapi menjadi "mimsakhohthul dzunuubi" pembersih dosa-dosa kita, kecuali dosa besar wajib disertai TAUBAT, dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah bersabda, "Siapa yang membaca SUBHANALLAH tiap selesai sholat 33 kali, membaca ALHAMDULILLAH 33 kali, dan membaca ALLAHU AKBAR 33 kali sehingga jumlah 99 Kali, kemudian ia menggenapkannya 100 kali dengan membaca LA ILAAHA ILLALAAH WAHDAHU LA SYARIIKA LAHU LAHUL MULKU WA LAHULHAMDU YUHYI WA YUMIITU WA HUWA ALAA KULLI SYAIN QODIIR, maka segala kesalahannya akan diampuni ALLAH meskipun "mitsla jabadil bahri" seperti buih di lautan banyaknya" (HR Muslim).

 SubhanAllah betapa besar RAHMAT CINTA KASIH SAYANG dan MAGFIROH AMPUNAN ALLAH untuk kita semua, padahal baru sekali baca saat selesai sholat, bayangkan kalau dibaca setiap selesai sholat, sebelum tidur, saat di jalan dan setiap kesempatan ALANGKAH BERSIH TERANGNYA CAHAYA HATI-HATI MU'MIN ITU, karena itu sahabatku berjanjilah setiap selesai sholat tidak beranjak sebelum membacanya...INSYA ALLAH...aamiin.

Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir dan berazam untuk sholat malam, duhai sahabat sholehku.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
9 Januari 2012

Diperbarui 17 September 2014

Selasa, 17 Januari 2012

Mastuurun

Assalaamu alaikum warahmatullahi wabarkaatuhu, 


Sahabatku semua kita sudah DIVONIS MATI oleh ALLAH,
" Kullu nafsin dzaaiqotul maut ",
"Setiap yang berjiwa pasti merasakan kematian" (QS 3:185)
dan setiap kita pun sudah punya " kitab ajal " jadwal kematiaan masing-masing (QS 3:145), hanya saja dirahasiakan ALLAH, hingga tidak satu pun makhlukNYA mengetahui jadwal kematiaannya, itulah yang disebut " mastuurun ", agar kita bersiap-siap menghadapinya. 

Dimana mati?
Kapan mati?
Dan bagaimana matinya? 
Yang pasti, pasti mati, umur memang bertambah tetapi usia berkurang,
" KU panjangkan umur mahklukKU, KU lemahkan daya kemampuannya, apakah mereka tidak mengambil pelajaran? " (QS 36:68). 

Karena itu orang beriman tidak peduli dimana dan kapan mati, tetapi orang beriman sangat peduli " kaifa namuutu " BAGAIMANA CARA MATI?

Inllah yang membuat orang beriman itu " Adzdzihnu " cerdas spritualnya, sebagaimana sabda Rasulullah," Umatku yang paling cerdas, paling sukses, paling mulia adalah mereka yang PALING BANYAK INGAT MATI lalu MEMPERSIAPKAN HIDUP SETELAH MATI "

Karena itulah hari-harinya selalu disibukkan dengan DOA, ZIKIR, IBADAH, AMAL SHOLEH, KEMULIAAN AKHLAK dan ingin amat sangat berjumpa denganNYA dalam KERIDHOANNYA, HUSNUL KHOTIMAH, INSYA ALLAH...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
2 Januari 2012

Selasa, 10 Januari 2012

Faedah Dari 3 Buah Surah

Rasulullah bersabda,"Barang siapa membaca Qul Huwalloohu Ahad dan Al Mu'awwidzatain (surah Al Falaq dan An Naas) di waktu pagi dan di waktu sore sebanyak tiga kali, maka ALLAH akan melindunginya dari berbagai marabahaya" (HR Ahmad & Tirmidzi). 

Jadi kalau kita baca 3 surah tersebut berulang sampai 3 kali, sebelum atau selesai sholat subuh, maka ALLAH lindungi kita dari marabahaya, kejahatan manusia dan musibah sampai sore, dan kalau kita baca sebelum atau sesudah sholat magrib, maka ALLAh melindungi kita dari marabahaya sampai subuh.

SubhanAllah...sangat mudah dan besar manfaatnya, selamat mengamalkannya sahabatku fillah.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
22 Desember 2011

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...