Tampilkan postingan dengan label suami sholeh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label suami sholeh. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Januari 2018

Suami Sholeh

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.

Suami sholeh adalah suami yang menjadi TELADAN dalam ketaqwaan kepada ALLAH, DICINTAI dan DIKAGUMI istri dan anak-anaknya, kadang ia menjadi :

IMAM dengan kemuliaan akhlak,

GURU Yang dihormati,

ORANG TUA pelindung yang bijak,

PANGERAN yang gagah,

TEMAN akrab yang bisa untuk diskusi,

PACAR yang genit,

HARTAWAN dermawan yang senang membagi hadiah,

PANGLIMA kebanggaan,

eh kadang-kadang kekanak-kanakan juga lho, suka bercanda dan MANJA sekali pada istrinya.

SubhanAllah dia pun memaksimalkan IKHTIAR pada yang halal dan DOA di penghujung malamnya, untuk KESELAMATAN keluarganya dari fitnah dunia dan akhirat.

Sungguh keluarga baginya adalah perhatian PERTAMANYA tetapi umat baginya adalah perhatian UTAMANYA, menyayangi keluarganya berarti pula dia menyayangi umatnya, SUBHANALLAH.

Allahumma ya Allah berkahi keluarga kami hidup bahagia dalam SYARIATMU dan SUNNAH NABIMU...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
18 Januari 2018

Kamis, 27 April 2017

Doa Memohon Pasangan dan Keturunan yang Saleh


Ya Tuhan, anugerahkan kepada kami pasangan dan keturunan yang menjadi penyejuk hati kami dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang bertakwa. (Q.S. Al-Furqān [25]: 74)

Hidup berumah tangga merupakan sunnatullah atau ketetapan Allah. Dengan adanya ketetapan ini, manusia dapat melanjutkan proses regenerasi yang baik. Rumah tangga yang baik akan dapat terbangun bila pelakunya berakhlak dan berperilaku baik sesuai dengan aturan syariat yang telah ditetapkan Allah Swt.

Sebagai kepala keluarga, seorang laki-laki sangat menyadari pentingnya peranan istri yang berakhlak baik dan mulia, baik kepada suami maupun kepada Allah Swt. Seorang istri yang berakhlak baik tidak akan memberatkan suami dalam hal apa pun. Sebaliknya, suami pun akan ikhlas memercayakan segala urusan rumah tangga kepadanya. Begitu pun kelak jika mereka dikarunia anak, maka diharapkan anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik dan patuh kepada orangtua dan agamanya.

Doa tersebut memberikan pelajaran bahwa daerah atau medan tanggung jawab antara suami dan istri sangatlah berbeda. Suami lebih fokus berada di luar rumah demi mengusahakan segala kebutuhan rumah tangganya, sedangkan istri lebih fokus di rumah untuk mengurus rumah, termasuk merawat anak-anak. Doa ini juga secara implisit menjelaskan bahwa peranan penting dalam pembinaan akhlak anak-anak ada pada seorang istri. Oleh karena itu, Allah menekankan kepada laki-laki agar memilih calon istri yang baik akhlaknya.

Doa ini dapat kita baca kapan saja dan di mana saja untuk memohon kepada Allah agar dikaruniai pasangan dan keturunan yang dapat menyenangkan hati serta mampu menjadi pemimpin rumah tangga yang baik dan bertanggung jawab.

Aam Amiruddin
26 April 2017

Rabu, 21 September 2016

Jodoh Yang Shaleh

Sungguh bahagia kalau kita punya jodoh saleh, yang bisa menjadi penyejuk saat kita lelah menghadapi tantangan-tantangan hidup, menjadi penggembira saat kita sedih, dan menjadi pelindung saat kita menghadapi kesulitan. Jadi, mempunyai jodoh yang saleh bisa dipastikan menjadi dambaan setiap orang. 

Rasulullah saw. bersabda, “Hendaklah kalian berusaha agar memiliki hati yang selalu bersyukur, mempunyai lisan yang selalu berzikir, dan memiliki jodoh saleh yang bisa saling membantu untuk urusan akhirat.” (H.R. Ahmad dan Ibnu Majah). 

Oleh sebab itu, jodoh yang saleh merupakan indikator kebahagiaan dunia.

Aam Amiruddin
19 September 2016

Sabtu, 20 Februari 2016

Kriteria Suami Sholeh

Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarkaatuhu.


Sahabat sholehku inilah diantara kriteria suami yang sholeh :
  1. Imam teladan dalam ketaqwaan bagi keluarganya.
  2. Hobbynya ibadah, selalu membangunkan istri dan anak-anaknya untuk menikmati indahnya sholat malam. Rasulullah berdoa, “Semoga Allah merahmati seorang lelaki yang bangun mengerjakan solat dan membangunkan isterinya..." (HR Abu Daud)
  3. Selalu berjamaah di mesjid bersama anak-anak laki lakinya.
  4. Semangatnya dalam ikhtiar rizki yang halal.
  5. Ia jadikan rumah sebagai "Markaz Aqur'an dan Assunnah".
  6. Secara serius menyiapkan diri dan waktu untuk mengajar keluarganya agar selamat dari murka Allah, "Jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka..." (QS AtTahrim 6).
  7. Sadar kalau istri anak-anaknya adalah AMANAH ALLAH yang harus dijaga, dilindungi, disayangi, dilayani dan dibimbing.
  8. Justru melihat kekurangan istrinya adalah keistimewaannya.
  9. Menyayangi dan menghormati keluarga istrinya.
  10. Penyayang, lembut, bicaranya benar, sikapnya jujur, tidak gampang marah, pemaaf, cepat minta maaf kalau salah, mesra, humoris, saat-saat tegas. “Sesungguhnya Rasulullah biasa mencium istrinya sekalipun sedang puasa” (HR. Ahmad).
  11. Senang memuji istrinya dan sangat dermawan dengan hadiah-hadiah kejutan untuk istrinya.
  12. Pandai menempatkan dirinya untuk membahagiakan istrinya, kapan menjadi imam, ayah, guru, panglima, pangeran yang gagah, teman tukar pikiran, pacar yang genit dan kadang-kadang bermanja kekanak-kanakan dalam pelukan istrinya...hem indahnya. Rasulullah juga menunjukkan perhatian dan kemesraan kepada Aisyah ketika meminum dari gelas yang sama dengan Aisyah dan meminum di bekas tempat Aisyah meminum (HR Muslim).


MasyaAllah inilah kriteria suami kerinduan istri dan keluarga yang semakin lama perjalanan pernikahannya semakin mesra dan bahagia dalam berkah Allah, alhamdulillah...aamiin.


K. H. Muhammad Arifin Ilham 
18 Februari 2016

Rabu, 22 Juli 2015

Harta Istri

Pertanyaan;
Ustadz, Jika istri bekerja, apakah suami berhak menikmati penghasilan istri? 
Misal, istri baru mendapat gajian kemudian suami minta untuk beli hp.

Jawaban;
Tanggungjawab terbesar seorang suami yang menjadi hak istri adalah Memberi Nafkah. QS An Nisa:34, Al Baqarah:233.

Muawiyah bin Haidah ra, bertanya, "Ya Rasulullah, apa hak istri yang menjadi tanggung jawab kami (suami)?" 
Rasul menjawab, "Engkau memberinya makan apabila engkau makan, memberinya pakaian apabila engkau berpakaian, & janganlah engkau memukul wajah, jangan engkau menjelek-jelekkannya (dengan perkataan/cacian) & jangan engkau tinggalkan kecuali di dalam rumah" (HR Ahmad 20013, Abu Daud 2142, Ibnu Majah 1850)

Cakupan nafkah antara lain: makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, dan segala macam yang menjadi kebutuhan istri untuk hidup layak. (Fatwa Islam 3054)

Ini berbeda dengan harta istri. Allah menegaskan bahwa harta istri itu murni menjadi miliknya, dan tidak ada seorangpun yang boleh mengambilnya kecuali dengan kerelaan istri.
"Berikanlah mas kawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari mas kawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya." (QS An Nisa:4)
Ayat di atas menjelaskan bahwa suami boleh mengambil harta istri jika disertai kerelaan hati. Dan kerelaan hati itu dari sebatas izin.

Disimpulkan bahwa yang menjadi acuan tentang halalnya harta istri adalah adanya kerelaan hati. (Fatwa Islam 32280)

Dalam fatwa islam ditegaskan "Khusus masalah gaji istri yang bekerja, semuanya menjadi hak istri. Suami tidak boleh mengambil harta itu sedikitpun, kecuali dengan kerelaan hati istrinya." (Fatwa Islam 126316)

Semoga Bermanfaat!

Ustadz Fauzi Ichsan

Mohon keikhlasan doanya untuk kesembuhan ayah saya yang sedang dirawat. Al Fatihah...

Sabtu, 29 Oktober 2011

Kiat-Kiat Mencari Jodoh Yang Baik

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. 

Duhai sahabat sholehku, inilah diantara KIAT-KIAT mencari jodoh yang baik,
  1. Sungguh-sungguh TAAT, "Siapa yang sungguh-sungguh bertaqwa maka ALLAH tunjukkan jalan keluar dari kesulitannya dan ALLAH beri rizki dari jalan yang tidak pernah terduga" (QS Ath Tholaq 2-3),
  2. Ikhtiar maksimal dengan banyak bergabung dalam majlis atau persahabatan dengan hamba-hamba ALLAH yang sholeh.
  3. Doa di penghujung malam, "Robby la tadzarny fardan", Ya ALLAH, jangan biarkan hamba membujang, (QS Al Anbiya 89).
  4. Perhebat istigfar, boleh jadi dosa kita menjadi hijab jalan jodoh kita (QS Nuh 10-12).
  5. Sholat dhuha, sungguh diantara rizki terindah adalah meraih jodoh sholeh.
  6. Optimis, semangat pantang putus asa, "insyaALLAH, ALLAH tunjukkan jodohku".
  7. Sedekah sebagai pendokrak agar doa mustajab,
  8. Mohon doa pada orang tua, keluarga, guru yang istiqomah,
  9. Menolong, meringankan beban saudara kita, "Allah senantiasa menolong hamba Nya selama hamba Nya itu suka menolong saudaranya” (HR. Muslim).
  10. Tidak salah minta bantuan guru atau sahabat,
  11. "Husnuzhzhonni" baik sangka atas semua takdir, semua peristiwa yang terjadi pasti SEJUTA HIKMAHNYA
  12. Aktifkan diri pada group kajian,
  13. Tawakkal sepenuh hati. "Semoga ALLAH mudahkan kalian sahabat mudaku untuk meraih pasangan yang membahagiakan dunia akhirat...AAMIIN". 
Semoga Allah menunjukkan jodoh tersholeh untuk kita...aamiin...

Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir dan berazam untuk sholat malam.

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
15 Oktober 2011

    Diperbarui 22 Oktober 2014
    Diperbarui 15 September 2015

    Kamis, 20 Oktober 2011

    Kiat-Kiat Memilih Suami Sholeh

    1. Faham dan mengamalkan ALQUR'AN & ASSUNNAH, minimal sholat 5 wajib dan puasanya,
    2. Akhlaknya santun dan rendah hati,
    3. Tidak mau berduaan dan tidak mau menyentuhmu sampai ALLAH halalkan,
    4. Pekerja aktif pada rizki yang halal,
    5. Figur penyayang pada orang tua, kakak adik dan sanak familynya,
    6. Pribadi yang menyenangkan dan disenangi para sahabatnya,
    7. Sangat hormat pendapat dan keluargamu.
    Kalau bertemu cowok sholeh ini, terimalah lamarannya!
    K. H. Muhammad Arifin Ilham
    10 Oktober 2011
     

    Jaga Iman dan Akhlak

     Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...