Tampilkan postingan dengan label halal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label halal. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Januari 2018

Salaman Bukan dengan Mahramnya


Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu.

Simaklah Kalam Allah ini duhai hamba-hamba Allah yang ingin selamat dunia akhirat,
”Katakanlah (wahai Muhammad) kepada lelaki yang beriman supaya mereka menundukkan pandangan mereka (dari memandang wanita yang bukan mahram), dan menjaga kehormatan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya ALLAH amat mengetahui tentang apa yang mereka kerjakan. Dan katakanlah kepada wanita yang beriman supaya menundukkan pandangan mereka, dan menjaga kehormatan mereka."(QS An Nur 30-31).
'Aisyah radhiyallahu 'anha, berkata, "DEMI ALLAH, tiadalah pernah tangan Rasululloh Shollallahu ‘alaihi wa Sallam menyentuh tangan wanita walau sekali. Dan tiadalah beliau memba'iat kaum wanita, kecuali hanya dengan ucapan" (HR Muslim).

Rasulullah bersabda, "Andaikan ditusukkan ke kepala salah seorang diantara kalian dengan jarum besi, yang demikian itu lebih baik daripada dia harus menyentuh wanita yang tidak dibolehkan baginya" (HR Imam Thabrani).

DEMIKIANLAH AJARAN ISLAM MEMULIAKAN KEDUDUKAN WANITA dengan TIDAK MENYENTUH MEREKA KECUALI yang TELAH DIHALALKAN ALLAH, SUBHANALLAH.

Jihad kita adalah meninggalkan apa yang menjadi kebiasaan kita untuk hidup dalam KEMULIAAN ISLAM.

Allahumma ya Allah tetapkan hidup kami dalam ketaqwaan kepada-Mu dan keni'matan istiqomah, aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
13 Januari 2018

Rabu, 09 Desember 2015

Memperhatikan Sumber Rizki

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu. 

Sungguh hamba yang beriman itu sangat memperhatikan sumber rizkinya, zat makanannya dan hak ALLAH (zakat).

Sungguh hamba yang beriman itu sangat memperhatikan sumber rizkinya, zat makanannya dan hak ALLAH (zakat). 
“Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya” (QS ‘Abasa (80): 24)
Mengapa? 

Karena kalau haram maka;

Gelisah,
Ibadah tidak diterima, 
Doa ditolak, 
Malas ibadah,
Sulit khusyu', 
Dicabut berkah, 
Kalaupun kaya istidraz namanya, azab tertunda 
Magnet syetan untuk masuk ke tubuhnya, 
Menagih ma'siyat, 
Gampang marah, 
Menjadi enteng berbuat dosa 
Suul khootimah, 
Harta haramnya jadi ular dan kalajengking saat di kuburan 
Menjadi setrikaan di akhirat kelak 
“…DAN mereka yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahannam, lalu disetrika (dibakar) dengannya dahi, lambung, dan punggung mereka. (Lalu dikatakan) kepada mereka, “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu” (QS at-Taubah: 34-35). 
Dari Tsauban radhiyallahu anhu, ia berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melaknat pemberi suap, penerima suap, dan perantaranya” (HR Ahmad).

ALLAHUMMA ya Allah selamatkan kami dari rizki haram, berkahilah kami dengan rizki yang halal penuh berkah...aamiin...

Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir sampai tertidur dan berazam untuk sholat malam sahabatku.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
7 Desember 2015
 
Diperbarui 11 Maret 2016

Jumat, 31 Juli 2015

Halal

SubhaanAllah duhai sahabatku,
Halal itu jalan menuju ridho Allah
Halal itu Syariat Islam
Halal itu derazat kemuliaan
Halal itu meraih syafaat Rasulullah
Halal itu semangatnya hamba beriman
Halal itu berbuah barakah
Halal itu membuka Ilmu dan hikmah
Halal itu menarik rizki berikutnya
Halal itu energi amal sholeh
Halal itu maunya berteman dengan hal halal lagi
Halal itu mengundang rahmat, kasih sayang Allah
Halal itu menutup masuk syetan
Halal itu membuat doa mustajab
Halal itu sholat pun menyenangkan ni'mat khusyu'
Halal itu kagumnya para Malaikat
Halal itu jihadnya hamba yang takut kepada Allah
Halal itu hati jadi tenang damai bahagia
Halal itu pikiran jadi jernih terang
Halal itu wajah jadi bercahaya
Halal itu menyuburkan akhlak mulia
Halal itu kerinduan bagi yg ingin husnul khotimah
Halal itu menjauhkan syetan
Halal itu kunci keluarga sakinah

Semoga Allah selalu berkahi aktivitas hidup kita dengan yang HALAL... Aaamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
29 Juli 2015

Kamis, 01 Agustus 2013

Mengapa Saat Puasa Yang Dikendalikan Yang Halal?

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Mengapa yang dikendalikan yang halal?
Seperti makan, minum dan sex saat berpuasa, 

1. SubhanaAllah ternyata Halal itu nikmat justru setelah dikendalikan, terbukti saat berbuka puncaknya lapar haus malah berbahagia (QS al Maidah 88), 

2. Halal saja bisa dikendalikan apalagi yang haram, pakem bangat rem hamba yang beriman itu,


3. Halalpun kalau tidak terkendali jadi haram alias mubazir (QS al Isra 27),

4. Islam dengan puasa mengajarkan "muqtashid" (QS al Fatir 32) pengendalian diri, keprihatinan, kesederhanaan, belas kasih dan kerendahan hati,

5. Melahirkan sifat zuhud bahwa makan, minum dan sex itu keperluan hidup bukan tujuan
hidup, hidup bukan untuk hidup tetapi hidup untuk Maha Hidup (QS al Qoshosh 77).(QS al Qoshosh 77).

6. Melatih sifat sabar, karena kemenangan dunia sebentar ini hanya dengan sabar (QS ar Ro'du 24),

7. Sungguh memang hobbynya orang beriman itu taat karena hanya taat sebagai kunci utama bahagia dunia akhirat (QS Yunus 62 - 64).
 
"Allahumma ya Allah berilah kepada kami hidayah keni'matan TAAT DI JALANMU hingga akhir hayat kami...aamiin". 

Jangan lupa sebelum rehat malam mulia ini berwudhu lebih dahulu, berdoa, berzikir sampai tertidur dan berazam untuk sholat malam, duhai sahabat sholehku.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
15 Juli 2013



Diperbarui 7 Juli 2014

Kamis, 13 Juni 2013

Rasul Kaya

Tidak benar ungkapan yang menyatakan Rasul itu pebisnis namun tidak berharta dan MISKIN. Asumsi Rasul miskin hanya timbul karena beberapa hal:
  1. Pembacaan atas sirah nabawiyah yang tidak lengkap.
  2. Mengambil beberapa hadist saja tanpa mengaitkannya dengan hadist hadist atau ayat quran lain
  3. Sedikit dari kita mendalami sumber sumber pendapatan rasul. Sebelum dan setelah kenabian.

Sebelum kenabian Rasul berbisnis. Bisnis Rasul LAMA, JAUH dan BESAR. Bisnis rasul LAMA tidak kurang dari 25 tahun dari remaja magang di usia 12 tahun s/d usia 37 jelang kenabian.

Bisnis Rasul JAUH untuk ukuran masa itu dari Makkah ke Bahrain ke Gaza ke Dubai ke Jerash di Jordan ke Yaman.

Bisnis Rasul BESAR karena jika dari Makkah ke Bahrain ke Yaman hanya bawa 20 lusin garmen pasti rugi diongkos.

Dalam usia 37 dan diawal 40 an Rasul sudah melewati apa yang kita sebut dengan FINANCIAL FREEDOM.

COINVESTOR artinya bisnis Rasul dan bisnis Khadijah terjadi penggabungan atau MERGER keduanya jadi INVESTOR. Kitab-kitab sirah menegaskan bahwa setelah menikah dengan Khadijah, Rasul menjadi COINVESTOR & BUSINESS SUPERVISOR.

Jika dulu Rasul jadi AGENT sekarang pindah qudrant jadi BUSINESS SUPERVISOR mengawasi para trading agent. Jika dulu Rasul menjadi TRADING AGENT untuk Khadijah setelah nikah jadi CO BISINESS OWNER.

Setelah Rasul diangkat jadi Nabi fungsi BUSINESS SUPERVISOR hilang namun fungsi BUSINESS OWNER tetap. Nah fungsi Rasul sebagai BUSINESS OWNER dan INVESTOR inilah yang sering dilupakan setelah masa kenabian.

Setelah kenabian Rasul, Khadijah yang memegang kembali kendali bisnis. Khadijah meminta Rasul untuk fokus dengan tugas mengemban risalah melayani ummat dan dakwah.

Itulah keadaan ekonomi Rasul selama periode Makkah sebagai BUSINESS OWNER & CO INVESTOR bukan pengangguran. Ya Rasul bukan pengangguran apalagi peminta-minta menanti belas kasihan orang terkadang dapat terkadang tidak.

Di periode Madinah sumber income Rasul bertambah seiring adanya jatah dari Allah dan Baitul Maal. Rasul mendapat jatah 20% dari ghanimah dan pampasan perang. Rasul mendapatkan jatah Al Shafi yaitu harta pilihan dari Al Fai (pampasan perang secara damai).

Harus kita simpulkan Rasul itu KAYA dan SANGAT KAYA tetapi memilih gaya hidup sederhana. Ia ingat ummatnya. Rasul tidak tahan melihat banyaknya janda-janda miskin ditinggal suami yang gugur di medan Jihad. Rasul tidak tahan melihat ummatnya yang yatim, ummatnya yang piatu, ummatnya yang dhuafa dan melarat. Jadilah Rasul itu orang yang SANGAT KAYA dan SANGAT DERMAWAN. Rasul adalah orang yang paling dermawan di muka bumi. Ia memberi setiap orang yang meminta kepadanya.

Agar mudah memahaminya orang kaya tapi super dermawan ambilan contoh Bill Gates dan Warren Buffet. Infaq nya Bill Gates dan Warren Buffet unfortunetely lebih besar dari infaq nya para amir negeri teluk. Asumsikan kekayaan Bill Gates 60 milyar dollar atau sekitar 600 trilyun rupiah. Asumsikan pula Bill Gates infaq 1 trilyun rupiah setiap hari. Ia bantu penyakit folio di dunia. Maka dalam 600 hari semua harta Bill Gates akan HABIS di INFAQKAN. YA HABIS SEMUANYA.

Pertanyaan saya apakah tidak keliru kita mengatakan bahwa Bill Gates itu miskin dan kere alias faqir?

Setiap orang yang bilang Bill Gates itu miskin dan faqir PASTI KELIRU. TIDAK MEMAHAMI ALUR CERITA.

Yang benar adalah Bill Gates SUPER KAYA DAN SUPER DERMAWAN.
Yang benar adalah Bill Gates SUPER KAYA NAMUN SUPER DERMAWAN. Siapa yang berkata lain pasti keliru.

Tanpa bermaksud membandingkan Nabi dan Rasul kita dengan siapapun. Tapi itulah gambaran yang mudah difahami.
Inti pesannya kita HARUS MANDIRI. Kalau bisa KAYA SECARA HALALAN THOYYIBA lalu SANGAT DERMAWAN.

Kalau ada pilihan hidup KAYA dan MISKIN janganlah berharap menjadi miskin, fakir lagi dhaif. Janganlah memilih jalan hidup MISKIN apalagi dengan berdalih MENGIKUTI TELADAN BAGINDA RASUL SAW. Karena memang rasul tidak pernah menyarankan kita untuk memilih jalan dhaif dan membebani orang lain. Kalaupun kita saat ini sedang susah dan dhaif, berdoalah, berjuanglah agar kita keluar dari kedhaifan sekuat tenaga.

Harus kita yakini dengan seyakin-yakinnya TANGAN DI ATAS LEBIH MULIA DARI TANGAN DI BAWAH. Mana yang lebih mulia MISKIN SABAR atau KAYA SYUKUR. Kata Rasul keduanya baik. Tapi....
Sabda Nabi sungguh baik keadaan muslim itu jika dicoba kemiskinan ia sabar jika diberi nikmat ia syukur.
Untuk pribadi memang kedua-duanya baik karena kita ridho dengan pemberian dan pembagian Allah. Namun untuk masyarakat dan tetangga serta teman keadaannya jelas berbeda. Dampaknya lain.

Miskin sabar, itu baik. Tetapi Selama kita tidak berburuk sangka pada Allah. Tetapi karena kita miskin kita tidak bisa bangun Masjid tidak bisa santuni yatim tidak bisa menolong janda tua. Karena miskin kita tidak bisa bantu kelaparan di Somalia dan tidak bisa bantu yang luka di Palestina.

Muhammad Syafii Antonio
4 Juni 2013

Senin, 03 Juni 2013

Surah Qoof Ayat 52-53

Ada orang yang bawa dan bagi hasil tabungannya.
Ada orang yang bawa
dan bagi hasil kerjanya.
Ada orang yang bawa
dan bagi hasil usahanya.
Ada yang bawa
dan bagi hasil korupsi.
Ada yang bawa
dan bagi hasil sedekah.
Ada yang bawa
dan bagi hasil curian.
Semua ada catatan di sisi Allah.
Wakullu syai-in fa'aluuhu fizzubur. Segala sesuatu yang dilakukan tercatat di Zubur (buku catatan yang rapih
dan detail lagi terperinci). Wakullu shoghiiriw-wakabiirim-mustathor. Semua yang kecil dan yang besar, ga ada yang luput catatannya.

Semoga Allah sadarkan qt semua,
dan ingatkan, bahwa apapun yang dilakukan ada catatannya di sisi Allah, yang ga mungkin terlewatkan. Maka carilah rizki yang halal. Dan berbuatlah yang Allah ridho.

Itu kutipan dari 2 ayat di Surah Qoof, ayat 52-53. Coba aja liat ini Surah dari ayat 1 s/d ayat 54.

Ustadz Yusuf Mansur
22 Mei 2013

Kamis, 30 Mei 2013

Korupsi

ALLAHU AKBAR...air mataku menetes, abang ngga kuat setelah menyaksikan sidang korupsi, pindah chanel ke TV lain tentang supir Bemo yang cacat salah satu kakinya namun semangat berikhtiar, "bapa malu minta minta, bapa semangat mencari YANG HALAL BIAR ENAK DIMAKANNYA". Allahu Akbar mulia sekali bapa supir ini, walaupun susah tetap INGIN RIZKINYA HALAL.
"Allahumma ya Alah berkahi beliau dan keluarga beliau ya Allah dengan kemudahan dan keberkahan dalam rizki yang halal penuh berkahMu...aamiin".

Simaklah kisah mulia ini sahabatku,
"Suatu ketika Nabi dan para sahabat melihat ada seorang laki-laki yang sangat rajin dan ulet dalam bekerja,
seorang sahabat berkomentar, “Wahai Rasulullah, andai saja keuletannya itu dipergunakannya di jalan Allah".
Rasulullah menjawab, “Apabila dia keluar mencari rezeki karena anaknya yang masih kecil, maka dia di jalan Allah. Apabila dia keluar mencari rejeki karena kedua orang tuanya yang sudah renta, maka dia di jalan Allah. Apabila dia keluar mencari rejeki karena dirinya sendiri supaya terjaga harga dirinya, maka dia di jalan Allah. Apabila dia keluar mencari rejeki karena riya’ dan kesombongan, maka dia di jalan setan.”
(Al-Mundziri, At-Targhîb wa At-Tarhîb).

Dalam hadist lain,
"Harta kekayaan itu hijau dan manis. Barang siapa yang mendapatkannya dengan benar (halal) maka akan diberkahi"
(HR Bukhari Muslim).


“Yang pertama kali busuk dari badan manusia dalam kubur adalah perut, maka janganlah kalian makan kecuali yang baik”
(HR Bukhari Muslim).

Allahumma ya Allah cukupkanlah diri kami dengan yang halal dan jauhkan dari kami yang haram, jadikanlah kami bersyukur atas semua karunia dariMu, dan tidak membutuhkan siapapun selain Engkau...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
17 Mei 2013

Senin, 03 September 2012

Halal Lagi Baik

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Dibacakan ayat di sisi Rasulullah,"Wahai sekalian manusia makanlah oleh kalian apa-apa yang ada di muka bumi secara halal lagi baik".

Lalu Sa'ad bin Abi Waqqash berdiri seraya berkata,"Ya Rasulullah doakan aku agar ALLAH menjadikan aku sebagai hamba yang dikabulkan doa".

Maka nabi Muhammad bersabda kepadanya,"Wahai Sa'ad makanlah yang halal (ba
ik zatnya atau cara, niscaya doa-doanya diijabah ALLAH".
"Demi Dzat yang jiwa Nabi Muhammad berada dalam genggaman kuasaNYA, seorang hamba apabila ia memasukkan sesuap barang haram dalam mulutnya, maka amal ibadahnya tidak akan diterima selama 40 hari, dan siapa saja seorang hamba yang tumbuh dagingnya dari barang yang haram, maka nerakalah yang lebih pantas jadi tempat tinggalnya" (HR Thabarani).
So rizki dan makanan yang halal membuat ALLAH RIDHO untuk mengijabah doa-doa kita dan hidup selalu dalam berkah ALLAH, sebaliknya yang haram walau sesuap membuat doa dan semua amal ibadah tidak berkah dunia akhirat. Inilah jawaban mengapa doa dan hidup kita tidak berkah,
"Allahumma ya Allah berkahi kami dengan rizki dan makanan yang halal...aamiin".
K. H. Muhammad Arifin Ilham
23 Agustus 2012

Sabtu, 03 Desember 2011

Adab Saat Makan

Sahabatku cara makan saja ada adabnya sebagai wujud syukur atas nikmat-nikmat ALLAH,
Adab saat makan, Mulailah dengan BASMALLAH, segala sesuatu tanpa membaca BASMALLAH, maka tiada keberkahan sedikit pun didalamnya, diakhiri dengan HAMDALLAH, makan dengan tangan kanan, dan meraih yang terdekat (HR Muttafaqun alaihi),
sunnah dengan tiga jari kecuali yang berkuah (HR Abu Daud),
apabila ada makanan terjatuh ambillah dan bersihkan bagian yang kotor (HR Muslim),
selesai makan menjilati jari (HR Muslim),
jangan makan kekenyangan, sepertiga minum, sepertiga makanan dan sepertiga nafas (HR AtTismidzi),
tidak minum sekaligus,"Kalian jangan minum sekali habis seperti onta, tetapi minumlah dua/tiga kali (HR AtTirmidzi),
jangan minum langsung ke teko (HR Muttafaqun alaihi).
Ayo sahabatku mulai mempraktekkannya agar berkah hidup kita...aamiin.
K. H. Muhammad Arifin Ilham
20 November 2011

Kamis, 01 Desember 2011

Adab Sebelum Makan

Adab sebelum makan bagian pertama, Pastikan yang dimakan itu HALAL.

"Hai orang-orang beriman, makanlah sesuatu yang halal yang Kami anugrahkan padamu" (QS 2:172),

Niatkan makan untuk memperkuat amal ibadah demi RIDHO ALLAH, orang beriman itu bersih karena itu cuci tangan sebelum makan, sebaiknya makan tidak di atas meja, Rasulullah tidak makan di atas meja & tidak pula di mangkok (HR AlBukhori),

duduk dengan tidak bersandar apalagi sampai berdiri, tidak mencela makanan, Rasulullah tidak pernah mencela makanan, kalau menyukainya beliau makan, kalau tidak beliau tinggalkan (HR AlBukhori),

makan bersama,"Berkumpul kalian dalam makanan kalian, niscaya ALLAH berkahi kalian (HR Aba Daud)...

K. H. Muhammad Arifin Ilham
20 November 2011

Selasa, 14 Juni 2011

Tanda Hamba Yang Dicintai ALLAH

Diantara tanda Hamba yang dicintai ALLAH,
  1. ALHALAL, senang sekali dengan semua yang dihalalkan ALLAH & RASULNYA, rizki halal, makan minum halal, gemes sekali pada istrinya, penggoda hebat suaminya dsb,
  2. ATHTHIIBU, wangi-wangian, mulutnya, tubuhnya, pakaiannya, rumahnya, kamarnya, WCnya, semuanya bersih,indah dan wangi. Kemiskinan tidak identik dengan kotor,
  3. ASHSHOLAH, sangat senang dengan ibadah sholat, belum adzan sudah bersiap-siap saking senangnya dengan sholat, SUBHANALLAH.
K.H. Muhammad Arifin Ilham
5 Juni 2011
 

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Ø£َÙƒْÙ…َÙ„ُ المُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ø¥ِيمَانًا Ø£َØ­ْسَÙ†ُÙ‡ُÙ…ْ ...