Tampilkan postingan dengan label syirik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label syirik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 September 2017

Jangan Mempersekutukan Allah

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu.

Simaklah Kalam Allah ini dengan iman,

وَمِنَ النَّاسِ مَن يَتَّخِذُ مِن دُونِ اللَّهِ أَندَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ
“Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah, mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah, dan orang-orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah….” (Al-Baqarah 165).
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا
"Sungguh Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar" (QS An Nisaa 48).
وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُم مَّا كَانُوا يَعْمَلُونَ
“…Seandainya mereka mempersekutukan Allah, pasti lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan" (Al An’aam 88).
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melihat di lengan seorang pria gelang yang dinampakkan padanya. Pria tersebut berkata bahwa gelang itu terbuat dari kuningan. Lalu beliau berkata, “Untuk apa engkau memakainya?” Pria tadi menjawab, “(Ini dipasang untuk mencegah dari) wahinah (penyakit yang ada di lengan atas). Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda, “Gelang tadi malah membuatmu semakin lemah. Buanglah! Seandainya engkau mati dalam keadaan masih mengenakan gelang tersebut, engkau tidak akan beruntung selamanya” (HR Ahmad dan Ibnu Majah).

مَنْ عَلَّقَ تَمِيمَةً فَقَدْ أَشْرَكَ

“Barangsiapa yang menggantungkan tamimah (jimat), maka ia telah berbuat syirik” (HR Ahmad).

Allahumma ya Allah sucikanlah tauhid kami dari kemusyrikan...aamiin.


Muhammad Arifin Ilham 

22 September 2018

Kamis, 24 Maret 2016

Santri Dan Pesantren

Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.


SubhanAllah walhamdulillah sahabatku, santri dan pesantren tidak dapat dipisahkan walau dapat dibedakan. Santri dari san artinya menjaga, dan tri artinya tiga, sedangkan pesantren, pesan artinya amanat, dan tren artinya tiga, jadi menjadi tugas utama yang dijaga dan dipelajari tiga pilar utama Islam, yaitu Aqidah, Ibadah dan Akhlak. Dan ini ilmu wajib yang wajib ditanamkan sejak dini di pesantren for twenty hours education.

Seperti Luqmanul Hakim mendidik tiga pilar ini kepada putranya : 
Aqidah, 
"Hai anakku jangan sekutukan Allah, karena syirik itu kezholiman yang besar" (QS Luqman 13), 
Ibadah, 
"Hai anakku dirikanlah sholat...(QS Luqman 17), 
dan Akhlak, 
"Dan rendahkanlah hatimu saat berjalan, dan berlembutlah dalam bertutur kata...(QS Luqman 19).

Inilah yang menjadi fokus utama dalam "tarbiyyatul awlaadi" pendidikan pesantren sehingga melahirkan Generasi Robbani, beriman, bertaqwa, hafal Alqur'an, senang ibadah, ihyaaussunnah, cerdas dan berakhlak mulia, menjadi harapan keluarga, bangsa, umat dan kita semua.

ALLAHUMMA ya Allah fahamkan kami, anak-anak kami agama Islam yang mulia ini, ajarkan kami, anak-anak kami hikmah Alqur'an dan As Sunnah nabiMu Muhammad, dan tetapkan hidup kami, anak-anak kami dalam ketaqwaan dan istiqomah, aamiin....


K. H. Muhammad Arifin Ilham 
23 Maret 2016

Jumat, 16 Desember 2011

Kiat-Kiat Mencegah Gangguan Jin

KIAT-KIAT mencegah sihir, guna-guna, kesurupan dan gangguan Jin lainya,

1. "Al iimaanu alamnu" TAUHID yang MURNI dan KUAT,
"Mereka yang beriman dan iman mereka tidak bercampur dengan kezholiman (syirik, ma'siyat dan berbuat zholim), maka mereka pun diberi ketenangan-keamanan-keselamatan, dan merekalah hamba ALLAH yang meraih HIDAYAH ALLAH" (QS 6:82),

2. Sungguh-sungguh memahami ALQUR'AN dan ASSUNAH dan sungguh-sungguh mengamalkannya,
“Sesungguhnya setan itu tidak ada kekuasaan atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Rabbnya. Sesungguhnya kekuasaan setan hanyalah atas orang-orang yang menjadikannya sebagai pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan ALLAH" (An Nahl : 99-100),

3. Jangan putus zikir, doa, wudhu, 
"Berzikirlah kepadaKU, AKU pun berzikir padaMU" (QS 2:152), 
Rasulullah bersabda,"Jagalah hubungan selalu dengan ALLAH, ALLAH pun selalu menjaga hubungan dengan MU" (HR Tirmidzi),

4. Bentengi keluarga dan rumah dengan banyak membaca ALQUR'AN,
“Janganlah menjadikan rumah-rumah kalian layaknya kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibaca didalamnya surat Al Baqarah". 

5. Memakan 7 butir kurma Ajwa setiap pagi hari,
“Barang siapa yang makan tujuh butir kurma ‘ajwah pada setiap pagi, maka racun dan sihir tidak akan mampu membahayakannya pada hari itu". [HR Bukhari dan Muslim). 

6. Jangan buka peluang karena kebodohan dan nafsu yang diperturutkan,
”Sesungguhnya sihir para penyihir itu akan bekerja secara sempurna bila mengenai hati yang lemah, jiwa-jiwa yang penuh dengan syahwat yang selalu bergantung kepada selain ALLAH. Oleh sebab itu, umumnya sihir banyak mengenai para wanita, anak-anak, orang-orang bodoh, orang-orang pedalaman, dan orang-orang yang lemah dalam berpegang teguh kepada SYARIAT" (Ibnu Qayyim). 

7. Jauhi ajaran bid 'ah,
seperti wirid dicampur mantra, ayat-ayat dibaca depan jadi belakang, belakang jadi depan, zikir telanjang, keliling kuburan dengan menyan disertai zikir mantra dsb. 

"YA ALLAH LINDUNGI KAMI SEMUA DARI TIPU DAYA SYETAN...AAMIIN."

K. H. Muhammad Arifin Ilham
30 November 2011

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...