Tampilkan postingan dengan label tujuan hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tujuan hidup. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 September 2014

Hidup Dalam Keteraturan Taat

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. 

SUBHANALLAH, alangkah indahnya, bahagianya dan berkahnya hidup seorang mu'min itu, tiada hari yang ia lalui dengan sia-sia karena hidupnya dalam KETERATURAN TAAT. Ia mulai bangun malam dengan mandi untuk SHOLAT MALAM, MUHASABAH diri diiringi dengan ISTIQFAR  di waktu sahur, 
"Hamba-hamba yang beriman itu sedikit sekali rehatnya di waktu malam karena senang ibadah, dan istigfar di waktu sahur" (QS Adz Dzariyat 17-18), 
dan TADABBARUL QUR’AN menjelang fajar, 
"Sungguh, bacaan Fajar itu disaksikan “ (QS Al Isra 78), 
DAN TADABBARUL QUR'AN menjelang fajar, kakinya ia langkahkan untuk sholat subuh berJAMAAH di MESJID, "lebih utama 27 derajat daripada shalat sendirian" (HR Muslim), 

sebelum mencari rizki yang halal ia lebih dahulu SHOLAT DHUHA, ia jaga kehormatan dirinya dengan RAPI INDAH AURATNYA IA TUTUPI, TIDAK MAU MENYENTUH DAN DISENTUH BUKAN MAHRAMNYA, wajahnya bersih dan nyaman dipandang buah selalu TERJAGA WUDHU, MURAH SENYUM DAN RENDAH HATINYA, ia selalu syukuri nikmat ALLAH dengan sedekah, HATI DAN LISANNYA BERGERAK BASAH DAN  ASYIK dalam DZIKRULLAH. 

Inilah awal KETERATURAN keseharian orang beriman yang terjadi setiap hari. Tiada waktu kecuali bernilai ibadah dan menjadi bekal persiapan di akhirat kelak. Ia pun berazam mengamalkan hingga Allah mewafatkannya.

Allahumma ya ALLAH tancapkan di hati kami, keluarga kami dan sahabat FB kami kekuatan dan keindahan iman, hiasilah hidup kami dengan kemuliaan akhlak dan selamatkan kami dari berbagai fitnah hidup di dunia sebentar ini...aamiin..


Foto tadi "Hikmah Pagi" TVRI rutin setiap kamis 05.00-06.00 wib bersama asaatidzi Az Zikra.
Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir dan berazam untuk sholat malam, duhai sahabatku yang mulia...

K. H. Muhammad Arifin Ilham
31 Agustus 2014


Diperbarui 7 Januari 2016
  

Sabtu, 23 Agustus 2014

Tujuan Hidup

Berat ringannya hati menghadapi berbagai episode ini tergantung dari tujuan hidup.

Bila Ridho Alloh, cinta Alloh dan perjumpaan dengan-Nya yang menjadi cita-cita dan kerinduan, niscaya akan terasa ringan seberat apapun cobaan.

Namun bila duniawi, nafsu, cinta makhluk, penilaian orang yang jadi tujuan pasti akan terasa amat berat, untuk hal yang remeh sekalipun.

KH. Abdullah Gymnastiar
21 Agustus 2014

Selasa, 03 Juni 2014

Muhasabah Diri

SUBHANALLAH alangkah bahagianya hamba Allah yang beriman yang faham VISI-MISI HIDUP SEBENTAR DUNIA INI, karena itulah hari-harinya disibukkan dengan ibadah dan amal sholeh dari sholat malam, tadabbur Alqur'an, berjamaah di mesjid, sholat dhuha, wudhu selalu, hatinya terjaga zikrullah, puasnya dengan rizki halal, sayangnya pada keluarga dan sahabat-sahabat sholehnya, doanya untuk para dhuafa, mujahidin dan negerinya, baik sangkanya atas semua takdir Allah dan ada yang paling membuatnya sibuk yaitu ASYIKNYA MUHASABAH DIRI, SAMA SEKALI TIDAK TERTARIK MENCARI KEKURANGAN APALAGI KESALAHAN ORANG LAIN...

K. H. Muhammad Arifin Ilham
2 Juni 2014

Sabtu, 31 Mei 2014

The Life Is Choice

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

SubhanAllah sahabat sholehku, hidup kita di dunia sebentar ini hanya dua pilihan, "the life is choice", taat atau ma'siyat, nikah atau berzina, halal walau sedikit atau banyak tetapi haram, jujur pahit disampaikan atau dusta menyenangkan, buka aurat dianggap modern atau menutupnya walau dianggap kampungan, haq dibenci atau bathil dicintai.

Memang jalan ke Syurga banyak hal yang nafsu tidak menyukainya, tetapi jalan ke Neraka banyak sekali kemudahan yang disukai nafsu. Hati hamba yang beriman akan memilih jalan RIDHO dan SYURGANYA walau bersusah payah tetapi akhirnya ALHAMDULILLAH bahagia selama-lamanya. Simaklah kalam Allah ini dengan iman, 
“Adapun orang yang melampaui batas dan lebih mengutamakan kesenangan dunia, maka sesungguhnya Nerakalah tempat tinggalnya. Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Rabbnya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya Syurgalah tempat tinggalnya” (an-Naazi’aat: 37-41).

"Berbuatlah sesukamu karena kamu pasti menerima akibat dari perbuatanmu", "Apa yang kau tanam, itulah yang engkau ketam kelak", "Apa yang kamu katakan, apa yang kamu perbuat, itulah nilai dirimu".

SubhanAllaH, azamkan diri pada pilihan yang membuat Allah ridho dan selamat di Akhirat kelak. Allahumma ya Allah ampunilah seluruh dosa kami, selamatkan kami dari tipudaya dunia ini, lindungilah kami dari godaan syetan...aamiin.

Sebentar lagi adzan subuh panggilan Allah berkumadang, ayoooo kita pilih memenuhi panggilan Allah berjamaah di RumahNya, duhai sahabat sholehku.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
29 Mei 2014

Jumat, 11 April 2014

Untuk Apa Hidup Di Dunia Ini?

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu.

Ustadz, tolong jelaskan arti kehidupan di dunia ini agar hidup saya terarah jelas?

Sahabatku orang yang paling berbahagia adalah orang yang faham untuk apa hidup di dunia ini:

TUJUAN hidup hanya mencari Ridho ALLAH (QS Al Bayyinah:5),

PERANAN hidup sebagai kholifah (QS Al Baqoroh:30),

TUGAS hidup mengabdi pada ALLAH (QS Adz Dzariyat:56),

PEDOMAN hidup adalah Al Qur'an (QS Al Baqoroh:2),

TELADAN hidup adalah nabi Muhammad saw (QS Al Ahzab:21),

SAHABAT hidup adalah orang-orang beriman (QS Al Hujarat:10),

ALAT hidup adalah harta, tahta dan semua potensi yang Allah amanahkan pada dirinya (QS Al Qoshosh:77),

MUSUH hidup adalah syetan (QS Yasin:60).

ORIENTASI hidup adalah keselamatan di Akhirat,
"Sesungguhnya kehidupan di dunia ini adalah KESENANGAN SEMENTARA, dan Sesungguhnya kehidupan akhirat adalah 'daarul qoroor', RUMAH SELAMA-LAMANYA" (QS Al Mu'min:39).
SubhaanALLAH, kini sudah jelas untuk apa hidup sesaat ini, sahabatku, "Semoga ALLAH menancapkan kekuatan iman di hati kita dan kesenangan taat di tengah glamor godaan dunia ini... Aaamiin".

Jangan lupa sebelum rehat, berwudhu, berdoa, berzikir sampai tertidur dan berazam untuk sholat malam sahabatku.


Abang pamit, maaf lahir bathin, mohon doa kalian sahabatku tercinta.
 
K. H. Muhammad Arifin Ilham
10 April 2014


Diperbarui 15 Mei 2015
Diperbarui 23 Juni 2018

Jumat, 07 Maret 2014

Hidup Di Dunia Hanya Sebentar

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Sahabatku, hidup di dunia ini adalah kesempatan satu-satunya dan terakhir kalinya. Sungguh setiap detik yang berlalu tidak akan pernah mampu kita ulangi lagi. Padahal kita akan hidup di akhirat selama-lamanya, dan waktu untuk mengumpulkan bekal di akhirat terlalu sebentar, Lantas bisakah main-main?

Sahabatku, sekali gagal dalam kesempatan ini maka akan gagal selamanya. Ingat, bahwa menyesal di akhirat tidak ada gunanya. Kalau ingin menyesal, sekarang mumpung hidup masih ada. Karenanya patuhi Allah segera, jangan lambat, karena kematian selalu datang secara tiba-tiba!

Jangan lupa sebelum tidur berwudhu, berdoa, berzikir dan berazam untuk sholat malam. Dari sahabatmu yang merindukan diri ini dan kalian bahagia hidup dalam taat.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
6 Maret 2014

Sabtu, 09 Maret 2013

Semua Pilihan Perbuatan Ada Konsekwensinya

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Jadi hidup ini pilihan sahabatku, 

"Maka barang siapa yang ingin (beriman) hendaklah dia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah dia kafir" (Al-kahfi:29).
mau mu'min silahkan, mau kafir juga silahkan, mau tahajjud silahkan, mau tidur lelap juga silahkan atau begadang semalam suntuk, mau jujur silahkan, mau dusta juga silahkan, mau makan yang halal silahkan, mau makan yang haram silahkan, mau nikah silahkan, mau berzina silahkan, mau menutup aurat silahkan, mau tidak juga silahkan, mau berbhakti pada orang tua silahkan, mau durhaka juga silahkan...tetapi INGAT! 

Sangat BERBEDA mereka yang BERIMAN yang SUNGGUH-SUNGGUH TAAT dengan mereka yang ma'siyat, semua pilihan perbuatan ada konsekwensinya. 
"Sesungguhnya mereka yang beriman yang disibukkan dengan kebaikan akan meraih Syurga dengan segala kenikmatannya, dan sesungguhnya mereka yang asyik dengan dosa ma'siyat akan masuk neraka jahannam dengan segala dahsyat siksanya" (QS Al Infithor : 13-14). 
Wasiat Malaikat Jibril kepada Rasulullah yang menjadi wasiat untuk umatnya,"Silahkan engkau berbuat sesukamu, sesunguhnya engkau akan mendapatkan ganjaran atas perbuatanmu!".  

So, JANGAN karena ENAK MA'SIYAT SESAAT lalu MENDERITA BERKEPANJANGAN KELAK! "Just a little suffer along along along time, no...never sahabatku fillah!

"Ya Allah yang Menguasai setiap hati, tetapkanlah hati kami dalam keni'matan TAAT...aamiin". 

Foto da'wah di mesjid Al Kautsar Bontang KalTim.


Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir sampai tertidur dan berazam untuk sholat malam, duhai sahabat sholehku. 

K. H. Muhammad Arifin Ilham
24 Februari 2013

Diperbarui 29 April 2014
Diperbarui 19 Januari 2015

Selasa, 29 Maret 2011

Fungsi Rumah Bagi Orang Beriman

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Sahabatku tercinta karena Allah, rumah bagi hamba yang beriman bukan hanya untuk berteduh, tempat tinggal keluarga apalagi hanya untuk status sosial. Hamba beriman itu tahu persis TUJUAN HIDUP yang sebentar ini, inilah diantara fungsi rumah bagi hamba berIman :

1. "Al musholla", rumah ibadah untuk meraih ridho Allah, dihidupkan dengan tadabuurul Qur'an dan sholat sholat sunnah, Rasulullah bersabda, "Terangilah rumah tanggamu dengan bacaan Alquran dan sholat" (yang dimaksud adalah sholat-sholat Sunnah karena keutamaannya sholat wajib berjamaah di mesjid kecuali bagi muslimah) (HR Baihaqi),

2. "Al Madrasah", majlis ilmu, ayah ibu gurunya, anak-anaknya menjadi muridnya, demikian pula suami gurunya bagi istrinya (QS Luqman 13).

3. "Al Junnah", benteng penjagaan iman keluarga dan benteng dari penyakit sosial, “Selamatnya seseorang ketika terjadi fitnah adalah dengan menetapi rumahnya” (HR. Ad Dailami).

4. "Al maskanah", pelipur lara dan pelepas duka untuk ketenangan (QS Ar Rum 21).

5. "Al Maulud" tempat memperbanyak keturunan umat nabi Muhammad (QS An Nisa 1).

6. "Al Markaz", mempersiapkan generasi dakwah yang tangguh, 
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu” (QS at-Tahriim:6).
7. "Al mahyaus Sunnah" untuk menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah, cara makan, minum, adab hubungan suami istri, dsb (QS Al Ahzab 21).

8, "Al Marham" forum liqo, shilaturrahim dengan tetangga dan sahabat mu'min (QS An Nisa 1).

9. "Al Masykuur" tempat bersyukur atas semua ni'mat karunia Allah tiada terhingga (QS Ibrahim 7).

Sahabatku, money can buy a house but money can not buy a home, uang memang dapat beli rumah yang mewah sekalipun tetapi uang tidak dapat beli ketenangan dan kebahagiaan, kecuali rumah itu dihuni oleh hamba-hamba Allah yang beriman, maka tenang, damai, bahagia pun diraih, Syurga sebelum Syurga.

"Allahumma ya ALLAH jadikanlah rumah kami, rumah yang penuh dengan RAHMAT dan BERKAHMU...aamiin". 

K.H. Muhammad Arifin Ilham
21 Maret 2011

Diperbarui 25 Februari 2012
Diperbarui 9 Oktober 2014
Diperbarui 21 Agustus 2015

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Ø£َÙƒْÙ…َÙ„ُ المُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ø¥ِيمَانًا Ø£َØ­ْسَÙ†ُÙ‡ُÙ…ْ ...