Tampilkan postingan dengan label dzikir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dzikir. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Agustus 2021

Dzikir Berjamaah

 Assalamu’alaykum.

Pak Ustadz, saya dapat tugas baru dari kantor di luar pulau. Alhamdulillah saya dapat kontrakan rumah yang dekat dengan masjid. Setiap selesai shalat wajib khususnya Subuh, Maghrib para jamaah selalu dilanjutkan dengan dzikir berjamaah. Saya sendiri hanya ikut sekali saja dan setelahnya saya ditegur karena tidak ikut. Saya jadi seperti kurang disukai kalau shalat berjamaah dengan mereka. Bagaimana cara zikir atau wirid ba’da shalat wajib sesuai yang dicontohkan Rasulullah Saw.? Apakah setelah salat wajib Rasulullah memimpin doa secara berjamaah dan dzikir berjamaah? Bagaimana sikap saya tetap shalat disitu atau pindah masjid? Mohon penjelasannya. 
( G via email)

Wa’alaukumsalam ww.
Bapak ibu dan sahabat-sahabat yang dirahmati Allah. Pindah ketempat baru tentu membutuhkan adaptasi yang tidak mudah, apalagi terkait dengan ritual ibadah yang sebelumnya tidak Anda. Begini, jika kita mencontoh aktivitas dzikir atau wirid yang dilakukan Rasulullah SAW. setiap ba’da shalat adalah sebagai berikut.

Beliau membaca Istighfar (Astaghfirullahal‘azhim) sebanyak tiga kali, kemudian membaca
 “Allahumma antas-salam waminkas salam tabarakta dzaljalali wal ikram.” 
(H.R. Muslim dari Tsaban r.a.). 

Lalu membaca: Tasbih, “Subhanallah” 33 kali, Tahmid, “Alhamdulillah” 33 kali, dan Takbir “Allahu Akbar” 33 kali. Diteruskan dengan membaca: “Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syai-in qodir.” (Tidak ada Tuhan kecuali Allah yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya kerajaan ini dan bagi-Nya pula segala puji. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu).

Hal ini merujuk pada hadis berikut. Abu Hurairah r.a. menerangkan bahwa Rasulullah SAW. bersabda,
”Siapa yang tasbih tiga puluh tiga kali, tahmid tiga puluh tiga kali, takbir tiga puluh tiga kali, jadi jumlahnya sembilan puluh sembilan kali, kemudian digenapkan menjadi seratus kali dengan membaca “laa ilaaha illallahu wahdahu laa syarikalahu lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syain qodir”, maka diampuni Allah segala kesalahannya walaupun sebanyak buih di lautan.” 
 (H.R. MuslIm)

Setelah itu, silakan berdoa (secara individual) sesuai dengan keinginan dan harapan masing-masing, dengan suara lembut, penuh kerendahan hati (khusu’), dan husnuzhan (berbaik sangka) bahwa Allah akan mengabulkan. Dalam Al Quran, Allah SWT berfirman,

(205). وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ

“Dan sebutlah nama Tuhan dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut dan dengan tidak mengeraskan suara di waktu pagi dan petang dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” (Q.S. Al-’Araf: 205)

Kemudian dalam hadits Qudsi disebutkan, 
“Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla berfirman, ’Aku akan mengikuti persangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Dan Aku selalu menyertainya apabila ia berdoa kepada-Ku.’”
(H.R. Bukhari dan Muslim).

Dalam hadits yang juga Rasulullah bersabda, 
“Wahai manusia, jika kamu memohon kepada Allah swt., maka mohonlah langsung ke hadirat-Nya dengan keyakinan bahwa doamu akan dikabulkan, karena Allah tidak akan mengabulkan doa yang keluar dari hati yang pesimis.” 
(H.R. Ahmad)

Bertolak dari analisis di atas jelaslah bahwa tidak ada satu pun dalil sahih yang menjelaskan bahwa Rasulullah Saw. memimpin doa setelah shalat wajib. Bagi para pembaca yang pernah shalat di Masjidil Haram di kota Mekah atau Masjid Nabawi di Madinah tentu akan tahu, bahwa para imam di sana tidak ada satu pun yang memimpin doa setelah shalat wajib.

Kesimpulannya, tidak satu pun dalil shahih yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memimpin doa setelah shalat wajib. Doa dan zikir diserahkan pada individu masing-masing alias tidak perlu dipimpin. Ini tentu tanpa mengurasi rasa hormat saya bagi yang masih melakukan dzikir berjamah.

Kemudian terkait dengan sikap jamaah kepada Anda mungkin itu disebabkan mereka belum tahu. Sebaiknya Anda juga bisa menjelaskan, mengapa Anda tidak ikut dzikir bersama mereka setelah shalat. Insya Allah jika dijelaskan secara baik dan santun maka bisa dipahami dan saling menghormati.

Hemat saya, sebaiknya Anda tetap shalat di masjid terdekat sebagai sarana silaturrahmi dan menjaga ukhuwah. Jangan sampai Anda tiba-tiba tidak mau berjamaah dengan mereka yang justru bisa menimbulkan prasangka negatif dan hubungan yang kurang harmonis. Berdzikir baik sendiri atau bareng-bareng itu hanya cara atau ikhtiar saja, namun yang utama adalah menjaga ukhuwah dengan shalat berjamaah.

Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu A’lam bishshawab.

Ustadz Aam Amiruddin
25 Agustus 2021

Rabu, 21 Agustus 2019

Dzikir dan Akhlak Mulia

Sahabatku, kita mendambakan bisa menjadi pribadi yang berakhlak mulia mengikuti baginda Nabi Muhammad Shallallahu'alahi wassalam. Nah, akhlak mulia itu sangat dipengaruhi oleh dzikrullah, semakin baik kualitas dzikir seseorang, semakin banyak dzikir seseorang, maka akan semakin sempurna akhlaknya. Orang yang dzikir secara alakadarnya paling hanya akan berakhlak saja, tidak mencapai kesempurnaan dan kemuliaan akhlak.

Dzikrulloh akan membuat akhlak menjadi ikhlas. Ada yang berbuat baik supaya dianggap orang baik. Ada yang berbuat baik supaya orang lain membalas kebaikannya. Ada yang berbuat baik supaya orang lain tidak berbuat jelek kepadanya. Ada yang berbuat baik supaya orang lain merasa berutang budi karena kebaikannya. Semua ini tidak termasuk akhlak mulia, karena akhlak mulia itu berkaitan dengan dzikrulloh yaitu ikhlas.

Sulit sekali orang menjadi ahli syukur kalau tidak dzikir, karena sesungguhnya segala nikmat berasal dari Alloh Ta'ala. Sulit sekali orang bisa sabar jikalau tidak dzikir, karena sesungguhnya orang yang sabar itu adalah orang yang bisa menahan diri dan memilih yang Alloh sukai. Jadi, orang yang kurang dzikir maka akan kurang sempurna akhlaknya. Meskipun dia bisa berbuat baik, tapi pasti tidak mencapai pada kemuliaan akhlak.

Alloh Ta'ala. berfirman, 
“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Alloh, dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.” (QS. Al Ahzab [33] : 41-43)
Oleh karena itu, marilah kita senantiasa mendawamkan dzikir dan istiqomah menjadikan dzikir bagian yang tak terpisahkan dari aktifitas kita sehari-hari. Semoga kita menjadi orang-orang yang berakhlak mulia dan istiqomah dalam kesempurnaan akhlak. Aamiin yaa Robbal’aalamiin.


KH. Abdullah Gymnastiar
20 Agustus 2019

Minggu, 15 Juli 2018

Zikir Dengan Keistimewaannya

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.

SubhanAllah jadikanlah setiap peristiwa adalah dzikirmu pada Rabbmu.

1. Mahkota segala keberkahan :
Bismillahiirramanirahim

2. Mahkota Dzikir :
Laa ilaaha illAllahu wahdahu laa syarikalah lahul mulku wallahul hamdu wahuwa 'alaa kulli sya'in qadiir.

3. Mahkota Tasbih :
Subhanallah wabihamdihi 'adada khalqihii waridha nafsihii wa zinata 'arsyihii wa midaada kalimaatihi

4. Mahkota Doa :
Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah wafil 'aakhirati hasanatau waqinaa 'adzaa bannaar

5. Mahkota Istighfar :
Allahumma Anta rabbii Laa ilaaha illaa anta, khalaktani wa anaa abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wawa'dika mas tatha'tu, a' uudzubika min syarri maa shana'tu, wa abuu'u laka bini'matika 'alayya wa abuu'u bidzanmbii faghfirlii fa innahu laa yaghfirufz dzunuuba illaa anta.

6. Mahkota Perlindungan :
Bismillaahil ladzii laa yadhurru ma'asmihi syai'un fil Ardhi walaa fis-samaa-i wahuwas samii'ul 'aliim. 

7. Mahkota Pelepas Bencana :
Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minadzh-dzhalimiin. 

8. Mahkota Penenang Hati :
Laa haula walau quwwata illaa bilaahil 'aliyyil 'adzhiim.

9. Mahkota sholawat :
Allahumna sholli alaa Muhammad wa alaa aali Muhammad kamaa dholaita alaa Ibrahim wa alaa aali Ibrahim, wa baarik alaa Muhammad wa alaa aali Muhammad kamaa baarakta alaa Ibrahim wa alaa aali Ibrahim fil aalamiin innaKa Hamiidun Majiid 

SubhanAlalh mahkota akan menjadi nyata bila kita basahi bibir kita basah dengan dzikir mahkota ini.

Allahumma tolong hamba selalu berdzikir kepadaMu, selalu bersyukur atas ni’matMu, dan selalu beribadah terbaik kepadaMu...aamiin...

K. H. Muhammad Arifin Ilham
14 Juli 2018

Kamis, 12 April 2018

Amalan Ringan Saat Terbangun di Malam Hari

Dari ‘Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

مَن تَعارَّ من الليل فقال: لا إله إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ ولهُ الْحَمْدُ وهُوَ على كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، الحمدُ للهِ، وسبحانَ اللهِ، ولا إله إلا اللهُ، واللهُ أَكْبَرُ، ولا حَوْلَ ولا قُوَّةَ إلا بِاللهِ، ثم قال: اَللّهُمَّ اغْفِرْ لي – أو دعا – استُجِيبَ له، فإنْ توضأ وصلى قُبِلتْ صلاتُه

“Barangsiapa yang terjaga di malam hari, kemudian dia membaca (zikir tersebut di atas):

لا إله إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ ولهُ الْحَمْدُ وهُوَ على كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، الحمدُ للهِ، وسبحانَ اللهِ، ولا إله إلا اللهُ، واللهُ أَكْبَرُ، ولا حَوْلَ ولا قُوَّةَ إلا بِاللهِ

[Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syain qodiir. Alhamdulillah wa subhanallah, wa laa ilaha illallah, wallahu akbar, wa laa hawla wa laa quwwata illa billah] 

Segala puji bagi Allah Tiada sembahan yang benar kecuali Allah semata dan tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nyalah segala kerajaan/kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia maha mampu atas segala sesuatu, segala puji bagi Allah, maha suci Allah, tiada sembahan yang benar kecuali Allah, Allah maha besar, serta tiada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah, kemudian dia mengucapkan:

اَللّهُمَّ اغْفِرْ لي

“Ya Allah, ampunilah (dosa-dosa)ku“, atau dia berdoa (dengan doa yang lain), maka akan dikabulkan doanya, jika dia berwudhu dan melaksanakan shalat maka akan diterima shalatnya”[1].

Hadits yang mulia ini menunjukkan besarnya keutamaan orang yang berzikir ketika terjaga di malam hari, kemudian dia berdoa kepada Allah atau melakukan shalat[2].
_______

[1] HR Al-Bukhari (no. 1103), Abu Dawud (no. 5060), at-Tirmidzi (no. 3414) & Ibnu Majah (no. 3878).

[2] Lihat kitab “Shahih Ibni Hibban” (6/330) dan “al-Washiyyatu biba’dhis sunani syibhil mansiyyah” (hal. 185).

Jumat, 26 Januari 2018

Dzikirnya Makanan dan Dzikirnya Kerikil


Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu.

Simaklah Kalam Allah ini dengan iman,
"Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun"(Al-Isra’ 44)
Sahabat mendengar dzikirnya Makanan

Diriwayatkan oleh Abdullah: “Sesungguhnya kami mendengar makanan yang dimakan Rasulullah mengagungkan nama Allah.” (HR Bukhari, juz 5 no 779)

Sahabat mendengar dzikirnya kerikil

Abu Dzar ra. ia berkata, “Saya pernah hadir dalam sebuah pertemuan disisi Rasulullah. Saya melihat beberapa batu kerikil yang dipegang beliau mengucapkan tasbih. Saat itu di antara kami ada Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali. Mereka semua yang hadir dipertemuan itu mendengar tasbih benda tersebut. Kemudian batu-batu kerikil itu oleh Nabi diserahkan kepada Abu Bakar yang dapat didengar oleh semua orang yang hadir dipertemuan itu. Ketika diberikan lagi kepada beliau kerikil itupun masih tasbih di tangan beliau, kemudian beliau menyerahkan kepada Umar dan batu kerikil itu pun mengucapkan tasbih ditangannya yang bisa didengar oleh semua orang yang hadir dipertemuan. Kemudian Nabi menyerahkan kepada Utsman dan ia pun mengucapkan tasbih ditangannya. Tetapi ketika oleh Nabi batu kerikil itu diserahkan kepada kami, ia tidak mau bertasbih bersama seorang pun di antara kami." (HR Thabrani dalam buku haditsnya Al-Mu’jamul Ausath nomor 1244 dan oleh Abu Nu’man dalam Dalaa’ilun Nubuwwah I/404.)

Allahumma ya Allah tolonglah agar kami selalu dan selalu berzikir kepadaMu, hingga Engkau wafatkan kami dalam keadaan menyebut namaMu, aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
25 Januari 2018

Istimewanya Zikir


Assalaamu alaikum wa rahtullaahi wa barakaatuhu.

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Suatu kaum tidak duduk dalam suatu tempat untuk berdzikir kepada Allah kecuali mereka dikelilingi oleh para malaikat dan diliputi rahmat dan Allah menyebut mereka termasuk orang-orang yang ada di dekat-Nya" (HR Muslim).

SubhanAllah, Luqman al-Hakim menasehati putranya :

"Jika kamu melihat suatu kaum yang sedang berdzikir kepada Allah, maka duduklah bersama mereka; sebab, jika kamu orang yang berilmu, maka ilmumu akan bermanfaat, dan jika kamu orang yang tidak berilmu, maka mereka akan mencurahkan rahmat itu kepadamu bersama dengan mereka. Dan jika kamu melihat suatu kaum yang tidak berdzikir kepada Allah, maka janganlah kamu duduk bersama mereka; sebab, jika kamu orang yang berilmu, maka ilmumu tidak akan bermanfaat bagimu, dan jika kamu orang yang tidak berilmu, maka mereka membuatmu semakin bodoh atau sesat"
(Sunan al-Darami, juz I:117-118)

"Segala sesuatu yang tidak ada dari dzikrullah adalah permainan"
(Al-Sunan al-Kubra, juz V: 302).

"Seseorang tidak akan bisa melindungi 'diri'-nya dari setan kecuali hanya dengan dzikrullah"
(HR Ibni Hibban)

InsyaAllah Jumat besok khutbah di mesjid Istiqlal dengan tema "Tanda tanda seorang hamba dirahmati Allah".

Allahumma ya Allah berkahi harakah da'wah dan persahabatan kami, aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
25 Januari 2018

Selasa, 12 Desember 2017

Keutamaan Menuntut Ilmu


Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu.

Kesaksian Allah Ta’ala Kepada hambaNya yang berilmu

شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ ۚ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
“Allah menyatakan bahwasanya tidak ada ilah melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu. Tidak ada ilah melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”(QS Ali ‘Imran 1).
إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ
“… Di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya hanyalah para ulama”(QS Faathir 28)
نَرْفَعُ دَرَجَاتٍ مَّن نَّشَاءُ ۗ وَفَوْقَ كُلِّ ذِي عِلْمٍ عَلِيمٌ
“…Kami angkat derajat orang yang Kami kehendaki, dan diatas setiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi yang Maha Mengetahui”(Yusuf 76)
مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ

“Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan padanya, Allah akan faqihkan ia dalam agama” (Muttafaq ‘alaihi).


مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الجَنَّةِ

“Barang siapa yang menempuh perjalanan untuk mencari ilmu, maka akan Allah mudahkan jalannya menuju surga" (HR Muslim).

أَلاَ إِنَّ الدُّنْيَا مَلْعُوْنَةٌ مَلْعُوْنٌ مَا فِيْهَا إِلَّا ذِكْرُ اللهِ وَمَا وَالَاهُ وَعَالِـمٌ أَوْ مُتَعَلِّمٌ.

“Ketahuilah, sesungguhnya dunia itu dilaknat dan dilaknat apa yang ada di dalamnya, kecuali dzikir kepada Allah dan ketaatan kepada-Nya, orang berilmu, dan orang yang mempelajari ilmu" (HR At Tirmidzi)

Allahumma ya Allah berkahi hidup kita dengan ma'rifatMu dan kemuliaan akhlak, aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
11 Desember 2017

Jumat, 10 November 2017

Dzikrullah


Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu.

SubhanAllah, sahabat sholehku simaklah Kalam Allah yang mulia ini dengan iman,
“Beruntunglah orang yang mensucikan hatinya dan mengingat Tuhan-Nya, maka didirikannya sholat” (QS Al-A’la 14-15)
"...Kaum muslimiin yang banyak berzikir kepada Allah dan kaum muslimaat yang banyak berzikir kepada Allah, Allah ampuni dosa-dosa mereka, dan Allah beri ganjaran yang agung untuk mereka" (QS Al Ahzab 35).
Rasulullah bersabda,
”Sesungguhnya bagi setiap segala sesuatu itu ada alat pembersihnya, dan sesungguhnya alat pembersih hati (jiwa) adalah zikir kepada Allah. Dan tidak ada sesuatu yang lebih menyelamatkan dari siksa Allah dari pada dzikrullah” (HR Baihaqi).

Allahumma ya Allah tolonglah kami agar selalu berzikir kepadaMu, selalu bersyukur kepadaMu dan selalu beribadah terbaik padaMu...aamiin...

K. H. Muhammad Arifin Ilham
9 November 2017

Selasa, 23 Mei 2017

Dzikrullah


Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.

SubhanAllah dosa itu membuat kamu gelisah, dzikir itulah "dawaauhu" obatnya.

Simaklah Kalam Allah ini dengan iman,

الَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّـهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّـهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

"Dan orang-orang beriman itu tentram hati mereka dengan berdzikir, ketahuilah hanya dengan berdzikir hati itu akan tentram" (QS Ar Ro'du 28).

وَاذْكُرْ رَبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ

“…Dan sebutlah (nama) Rabbmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari” (QS Ali Imran 41).

ﻭ ﻣﻦ ﺃﻋﺮﺽ ﻋﻦ ﺫﻛﺮﻯ ﻓﺈﻥ ﻟﻪ ﻣﻌﻴﺸﺔ ﺿﻨﻜﺎ ﻭﻧﺤﺸﺮﻩ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﺃﻋﻤﻰ

"barang siapa yang tidak mau mengingat Aku dia akan mendapat kehidupan yang sulit dan di akhirat akan dikumpulkan sebagai orang buta" (QS Thaha 124).

ﻓﺎﺫﻛﺮﻭﻧﻰ ﺃﺫﻛﺮﻛﻢ ﻭﺍﺷﻜﺮﻭﻟﻰ ﻭﻻ ﺗﻜﻔﺮﻭﻥ

"Maka ingatlah kamu kepadaKu supaya Aku ingat pula kepadamu dan syukurlah kamu kepadaKu dan janganlah kamu menjadi orang yang kufur" (QS Al baqarah 152).

Rasulullah bersabda, "Maukah kuberitahukan kepadamu suatu amalan yang paling baik dan paling suci disi Tuhanmu, dan paling menaikan derajatmu, dan lebih baik bagimu daripada menginfakan emas dan perak, serta lebih baik bagimu daripada berjuang melawan musuh, kamu membunuh musuh atau musuh membunuhmu", para sahabat menjawab, “ya”. Sabda beliau, "dzikrullah.” (HR Ahmad, Tarmidzi, Ibnu Majah).

Selamat menikmati indahnya, nikmatnya dan bahagianya BERSAMA ALLAH dengan selalu dan selalu zikir kepada Nya.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
22 Mei 2017

Minggu, 19 Februari 2017

Berdzikirlah

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.

SubhnanAllah walhamdulillah ZIKIR menjadi :

Pilihan terbaik disaat kegalauan semakin hebat,

Ketakutan karena dosa-dosa yang banyak,

Pintu tumpahan aduan kepadaNya,

Pemberi harapan,

Jalan keluar dari semua problema,

Doa mustajab,

Obat jasmani,

Obat ruhani,

Penenang jiwa yang paling efektif,

Imannya yang tenggelam dalam asyiknya zikir ,

Inti sebuah ibadah,

Melahirkan kemuliaan akhlak,

Takut ma'shiyat,

Disukai para Amalaikat,

Jauh dari syetan,

Zikir makanan jiwa yang tiada jenuh-jenuhnya menjadi asupan bagi perinduNya,

AmpunanNya dalam setiap lafadznya,

Keberkahan tanpa henti bagi pengamalnya,

Tanda seorang hamba dicintaiNya,

Tradisi Rasulullah dan para Rasul,

Bisa dilakukan kapanpun, dimanapun dan bagaimanapun,

Tiada jalan terindah selain mendekat kepadaNya,

BersamaNya,

Sangat bahagia, tenang dan damai.

Sungguh MAJLIS ZIKIR pun menjadi wadah bersama dari keinginan semua kita, duduk bersama ingin dekat denganNya di Taman SyurgaNya.

Simkalah Kalam Allah dengan iman,
“Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahayaNya. Dan Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman. Salam penghormatan kepada mereka (yang berzikir) pada hari mereka menemui-Nya ialah: “salam”; dan Dia menyediakan pahala yang mulia bagi mereka” (QS Al-Ahzab 41-44).
“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan zikir kepada Allah. Ingatlah bahwa hanya dengan zikrullah hati menjadi tenang" (QS Ar Ro'du 28).
Rasulullah SAW bersabda:

“Maukah aku beritahukan kepada kalian mengenai amalan kalian yang terbaik, dan yang paling suci di sisi Raja (Allah) kalian, paling tinggi derajatnya, serta lebih baik bagi kalian daripada menginfakkan emas dan perak, serta lebih baik bagi kalian daripada bertemu dengan musuh kemudian kalian memenggal leher mereka dan mereka memenggal leher kalian?” Mereka berkata; ya. Beliau berkata: “Berzikir kepada Allah ta’ala.” Mu’adz bin Jabal radliallahu ‘anhu berkata kata; tidak ada sesuatu yang lebih dapat menyelamatkan dari adzab Allah daripada zikir kepada Allah" (HR Tarmidzi 3299, shahih).

“Allah berfirman pada hari kiamat, ‘orang-orang yang berkumpul akan mengetahui siapakah mereka yang termasuk ahlul karam (orang-orang yang mulia)’, seorang sahabat bertanya, siapakah ahlul kiram ya Rasulullah ?, beliau menjawab, “majlis-majlis zikir di masid-masjid” (HR Muslim).

“Apabila kalian melalui taman-taman Syurga, maka kelilingilah ia”.
Sahabat bertanya, “apakah taman-taman Syurga wahai Rasulullah?”, beliau menjawab, “yaitu halaqoh-halaqoh dzikir, karena sesungguhnya Allah memiliki pasukan-pasukan dari malaikat, yang mencari halaqoh-halaqoh dzikir, yang apabila mereka menjumpainya, mereka akan mengelilinginya” (HR Ahmad, Tirmidzi dan Baihaqi).

Allhumma ya Allah tolonglah kami agar selalu berzikir kepadaMu, selalu bersyukur atas ni'matMu, dan selalu beribadah terbaik kepadaMu...aamiin.

Foto saat Tawshiyah Zikir tadi malam di lapangan Samarinda KalTim.


K. H. Muhammad Arifin Ilham
18 Februari 2017

Minggu, 12 Februari 2017

Zikir

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu.


SubhanAllah walhamdulillah...

Zikir adalah energi ibadah, amal sholeh, akhlak mulia, da'wah, jihad dan muhasabah diri.
"Jangan kalian merasa paling suci karena Allah tahu siapa yang paling bertaqwa" (QS An Najm 32).
Kini pilihan kita untuk Jakarta hanya ada pada dua saudara kita muslim, bang Anes dan mas Agus, sementara untuk bang Ahok, pilihan kita doa agar beliau meraih hidayah Allah.
"Bertaubatlah kepada Allah kalian semua wahai hamba-hamba Allah yang beriman, niscaya kalian menang..." (QS An Nur 31).
Kalau HAQ tujuannya maka SABAR strateginya.

Tiada hati terbaik, pikiran terbaik, lisan terbaik, waktu terbaik, ilmu terbaik, harta terbaik, jabatan terbaik dan popularitas terbaik selain digunakan DA'WAH DI JALAN ALLAH.
Sungguh kunci kemenangan kaum muslimin adalah KESUNGGUHAN TAQWA kepada Nya.

"We are moslems" kita dihadirkan sebagai umat pilihan, umat terbaik, umat berakhlak mulia, umat penda'wah, bukan pencaci maki, bukan penghujat, "nahnud duaad lasnal qudhoot" umat pengajak bukan pengejek.

Sungguh hamba Allah yang senang merendahkan dirinya di hadapan Allah di penghujung malamnya, maka buahnya rendah hati di hadapan makhlukNya.

Hamba Allah yang mudah menangis karena Allah itu lembut hatinya, halus, penuh kasih sayang, rendah hati dan sangat jauh dari sombong.

Bagaimana kalian begitulah pemimpin kalian, karena itu bertaubatlah kepada Allah, taatlah kepada Allah, dan RasulNya, STOP MA'SHIYAT, insyaAllah Allah hadirkan pemimpin yang sholeh.

Rapatlah barisan, satukan hati, tanggalkan perbedaan yang tidak prinsip, ayoooo bersama berjuang karena Allah untuk umat dan negeri Indonesia tercinta, ALLAHU AKBAR.

Allahumma ya Allah rahmatilah kami semua dengan ampunanMu, berkahilah negeri kami dengan Kau hadirkan untuk kami pemimpin yang sholeh, yang mengajak kami bahagia hidup dalam syariatMu dan sunnah nabiMu...aamiin.

Zikir Nasional subuh sabtu ini di mesjid Istiqlal


K. H. Muhammad Arifin Ilham 
11 Februari 2017

Jumat, 06 Januari 2017

Keutamaan Majlis Zikir dan Ilmu

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.

SubhanAllah walhamdulillahsahabatku tercinta karena Allah kembali kita simak indahnya keutamaan Majlis Zikir dan Ilmu :

Allah berfirman,
"Di rumah-rumah (mesjid) yang di­beri izin oleh Allah buat ditinggi­kan dan disebut sebut namaNya, baik pagi atau petang" (QS An Nur 36).
Rasulullah bersabda,
“Tidak satu kaumpun yang duduk dzikir kepada Allah Ta’ala, kecuali mereka akan dikelilingi Malaikat, akan diliputi oleh rahmat, akan beroleh ketenangan, dan akan disebut-sebut oleh Allah pada siapa-siapa yang berada disisi-Nya” (HR. Muslim, Ahmad, Turmudzi, Ibnu Majah, Ibnu Abi Syaibah dan Baihaqi).

“Rasulullah pergi mendapatkan satu lingkaran dari sahabat-sahabatnya, tanyanya, "Mengapa kalian duduk disini?", Ujar mereka, "kami duduk disini adalah untuk dzikir pada Allah Ta’ala dan memuji-Nya atas petunjuk dan kurnia yang telah diberikan-Nya pada kami dengan menganut agama Islam". Rasulullah bertanya, "Demi Allah tak salah sekali! Kalian duduk hanyalah karena itu". Mereka berkata, "Demi Allah kami duduk karena itu. Rasulullah berkata, "Dan saya, saya tidaklah minta kalian bersumpah karena menaruh curiga pada kalian, tetapi sebetulnya Jibril telah datang dan menyampaikan bahwa Allah swt. telah membanggakan kalian di hadapan Malaikat“ (HR Muslim).

Allahumma ya Allah berkahi persahabatan kami, harakah da'wah kami dan majlis kami...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
5 Januari 2017

Selasa, 29 November 2016

Aksi Super Damai di Monas

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.

SubhanAllah walhamdulillah Aksi Super Damai di Monas.

* Damai para peserta aksinya, pakaian putih, berwudhu, membawa sajadah.

* Damai tempatnya di Monas, nyaman untuk menyimak.

* Damai waktunya dari 07.30 - sholat jum'at.

* Damai suasananya, sejuk, bersih, santun dan beradab.

* Damai tawshiyahnya, yang membuat cinta pada KalamNya, bukan orasi yang cendrung kasar dan menghujat.

* Damai juru da'wahnya, dengan bahasa penuh hikmah menyentuh dan menyadarkan tetapi juga membangkitkan selera taat.

* Damai susunan acara, dimulai tawshiyah, zikir, doa dan sholat jum'at.

* Damai dengan aparat di lapangan bahkan bersama TNI POLRI untuk menjaga dari provokasi.

* Damai endingnya, pulang dengan tertib, aman dan selamat.

* Damai hasilnya menjadi buah bibir, "betapa indahnya ajaran Islam itu", "betapa mulianya akhlak umat Islam itu", "jutaan umat turun aksi bisa damai, hebat!".

Ayooo sahabatku, keluargaku mari kita hadiri, banjiri Aksi Super Damai ini dengan niat semata mata lilaahi demi membela Alqur'anNya dan keutuhan NKRI tercinta.

"Ingat sahabatku! Hari ini kita bela Alqur'an, nanti di alam kubur Alqur'an menjadi penerang kita. Hari ini kita bela Alqur'an, kelak di akhirat Alqur'an pembela kita".

Allahumma ya Allah berkahi harakah da'wah kami, selamat kaum muslimin muslimat terutama saudara-saudara kami yang tertindas, dan berkahilah negeri kami tercinta Indonesia...aamiin.



K. H. Muhammad Arifin Ilham 
28 November 2016

Rabu, 21 September 2016

Jodoh Yang Shaleh

Sungguh bahagia kalau kita punya jodoh saleh, yang bisa menjadi penyejuk saat kita lelah menghadapi tantangan-tantangan hidup, menjadi penggembira saat kita sedih, dan menjadi pelindung saat kita menghadapi kesulitan. Jadi, mempunyai jodoh yang saleh bisa dipastikan menjadi dambaan setiap orang. 

Rasulullah saw. bersabda, “Hendaklah kalian berusaha agar memiliki hati yang selalu bersyukur, mempunyai lisan yang selalu berzikir, dan memiliki jodoh saleh yang bisa saling membantu untuk urusan akhirat.” (H.R. Ahmad dan Ibnu Majah). 

Oleh sebab itu, jodoh yang saleh merupakan indikator kebahagiaan dunia.

Aam Amiruddin
19 September 2016

Jumat, 29 Juli 2016

Pribadi Berzikir

Assalaamu alaikum wa rahmatullah wa barkaatuhu.

SubhanAllah walhamdulillah pribadi berzikir adalah zikir yang telah menjadi kepribadiannya. Tentu buah dari "mujahadah" kesungguhan, keseriusan, dan kedisiplinannya dalam berzikir, sehingga zikir menerangi hatinya, pikirannya, bicaranya, sikapnya, rumah tangganya dan semua aktivitasnya bahkan menjadi energi ni'mat ibadah, senang amal sholeh, kemuliaan akhlak, semangat da'wah, dan muhasabah dirinya. . Allah tujuannya, Rasulullah teladannya, Dunia menjadi majlis zikirnya, Bumi menjadi mesjidnya, Rumah, kantor bahkan hotel sekalipun menjadi mushollanya.

Bicaranya da'wah, Diamnya zikir, Helaan nafasnya tasbih, Tatapan matanya penuh rahmat, Telinganya terjaga, Pikirannya baik sangka, tidak pesimis, tidak sinis, dan tidak suka memvonis. Gerak hatinya doa, Tangannya sedekah, Kekuatannya shilaturrahim, Kerinduannya tegak Syariat Allah, Bahagianya hidup dalam Sunnah Rasulillah, Harapannya keberkahan negerinya. Semangatnya dalam da'wah, Cita-citanya husnul khotimah, Asyiknya sibuk memperbaiki diri, tidak tertarik membicarakan aib orang lain..."

Inilah diantara karakter pribadi zikir itu :
Allah tujuannya
Rasulullah teladannya
Dunia menjadi majlis zikirnya
Bumi menjadi mesjidnya
Rumah, kantor bahkan hotelpun menjadi mushollanya
Bicaranya da'wah
Diamnya zikir
Helaan nafasnya tasbih
Tatapan matanya penuh rahmat
Telingganya terjaga
Pikirannya baik sangka, tidak pesimis, tidak sinis, dan tidak suka memvonis Gerak hatinya doa
Tangannya sedekah
Kekuatannya shilaturrahm
Kerinduannya tegak Syariat Allah
Hobbynya hidup dalam Sunnah Rasulillah
Bahagianya duduk bersama mereka yg papa
Harapannya keberkahan negerinya
Semangatnya dalam da'wah
Cita citanya husnul khotimah
Asyiknya sibuk memperbaiki diri, tidak tertarik membicarakan aib orang lain.


"Allahumma ya Allah sesungguhnya kami mohon ridho dan SyurgaMu, dan mohon perlindunganMu dari murka dan neraka Jahannam...aamiin".



 
saat aktifitas zikir di mesjid Az Zikra Sentul.


K. H. Muhammad Arifin Ilham 
27 Juli 2016


Diperbarui 19 Agustus 2016

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...