Tampilkan postingan dengan label derazat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label derazat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Maret 2016

Pengangkat Derajat Tercanggih

Saudaraku, Alloh akan angkat derajat seseorang karena kebaikannya.

Kalau kebaikannya masih kurang, maka Alloh timpakan ujian hidup.

Ujian hidup adalah pengangkat derajat tercanggih bagi hamba.

Kullu sai’in sababa.
Segala sesuatu terjadi pasti ada sebabnya.

Asbab terangkat derajat seseorang adalah amal kebaikannya.
Asbab tercanggih terangkat derajat seseorang adalah ujian hidup.

Alloh angkat derajat seorang hamba karena ilmunya.
Kalau kurang tinggi, diangkat lagi, dengan kemuliaan akhlaknya.
Kalau kurang tinggi, diangkat lagi, dengan amal ibadahnya.
Kalau kurang tinggi, diangkat lagi, dengan kebersihan hatinya.
Kalau masih kurang tinggi, diangkat lagi ke tempat tertinggi.
Dengan asbab ujian hidup yang menimpanya.

Bila Alloh akan angkat derajat seorang hamba, sedangkan amalnya belum cukup untuk sarana angkatnya,
maka Alloh timpakan ujian sebagai sarana angkatnya. (hikmah)

Bila Alloh akan jadikan seorang hamba baik,
maka pasti akan diuji dulu. (hadis)

Renungan:

Nabi Yusup AS itu punya nasab atau keturunan nabi yang kuat. Bapaknya adalah nabi Yakub AS. Kakeknya adalah nabi Ishak AS. Buyutnya adalah Ibrahim AS. 

Alloh angkat derajat Yusup AS menjadi bendahara kerajaan mesir, melalui deretan ujian hidup yang berat. Ujian pertama dicemplungkan ke sumur. Belum cukup, diuji lagi, Yusup AS dijual sebagai budak. Belum cukup, diuji lagi, Yusup AS dipenjara selama tiga belas tahun. Setelah itu Alloh angkat derajat Yusup AS jadi bendahara kerajaan. Yusup AS bisa menghindarkan bani Israel dari kelaparan karena kemarau panjang.

Graha Pencerah Jiwa

Ustadz Nanang Iskandar Muda
Jumat, 18 Maret 2016

Senin, 01 September 2014

3 Perkara Yang Membinasakan, Yang Menyelamatkan, Yang Menghapus Dosa & Yang Meninggikan Derajat

Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاثٌ مُهْلِكَاتٌ ، وَثَلاثٌ مُنَجِّيَاتٍ ، وَثَلاثٌ كَفَّارَاتٌ ، وَثَلاثٌ دَرَجَاتٌ
فَأَمَّا الْمُهْلِكَاتُ : فَشُحٌّ مُطَاعٌ ، وَهَوًى مُتَّبَعٌ ، وَإِعْجَابُ الْمَرْءِ بنفْسِهِ
وَأَمَّا الْمُنَجِّيَاتُ : فَالْعَدْلُ فِي الْغَضَبِ ، وَالرِّضَى ، وَالْقَصْدُ فِي الْفَقْرِ وَالْغِنَى ، وَخَشْيَةُ اللَّهِ فِي السِّرِّ وَالْعَلانِيَةِ
وَأَمَّا الْكَفَّارَاتُ : فَانْتِظَارُ الصَّلاةِ بَعْدَ الصَّلاةِ ، وَإِسْبَاغُ الْوُضُوءِ فِي السَّبَرَاتِ ، وَنَقْلُ الأَقْدَامِ إِلَى الْجَمَاعَاتِ
وَأَمَّا الدَّرَجَاتُ : فَإِطْعَامُ الطَّعَامِ ، وَإِفْشَاءُ السَّلامِ ، وَصَلاةٌ بِاللَّيْلِ ، وَالنَّاسُ نِيَامٌ

Ada tiga perkara yang membinasakan, tiga perkara yang menyelamatkan, tiga perkara yang menghapus dosa dan tiga perkara yang meninggikan derajat.

# Adapun tiga perkara yang membinasakan:
1. Kekikiran yang ditaati
2. Hawa Nafsu yang dituruti
3. Kekaguman seseorang terhadap dirinya.


# Tiga perkara yang menyelamatkan:
1. Berbuat adil ketika marah maupun senang
2. Sederhana ketika miskin maupun kaya
3. Takut kepada Allah ketika bersendirian maupun di keramaian.


# Tiga perkara yang menghapus dosa:
1. Menunggu sholat sampai sholat berikutnya
2. Menyempurnakan wudhu dalam keadaan dingin
3. Berjalan menuju sholat jama’ah.


# Tiga perkara yang mengangkat derajat:
1. Memberi makan
2. Menyebarkan salam
3. Sholat di waktu malam, ketika manusia sedang tidur.


HR. Ath-Thabarani dari Ibnu Umar radhiyallahu’anhuma, Shahihul Jami

Senin, 29 Juli 2013

Bahaya Lisan

Waspada terhadap bahaya lisan, walau sepatah kata semua pasti ada perhitungannya.

Dalam Shahîh al-Bukhâri disebutkan hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللهِ لاَ يُلْقِي لَهَا بَالًا يَرْفَعُ اللهُ بِهَا دَرَجَاتٍ ، وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ الل
هِ لَا يُلْقِي لَهَا بَالًا يَهْوِي بِهَا فِي جَهَنَّمَ.

Sesungguhnya seseorang mengatakan satu kalimat yang diridhai Allah dan ia tidak menaruh perhatian terhadapnya, melainkan Allah akan mengangkatnya beberapa derajat. Sesungguhnya seorang hamba mengatakan kalimat yang dimurkai Allah dan ia tidak menaruh perhatian terhadapnya melainkan ia terjerumus dengan sebab kalimat itu ke Jahannam. (HR. Bukhori dan Albaihaqy)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

إِنَّ أَكْثَرَ خَطَايَا ابْنِ آدَمَ فِيْ لِسَانِهِ.

Sesungguhnya kesalahan anak Adam yang paling banyak terletak pada lisannya. (HR. Thobroni)

Mari kita bicara bila sudah yakin benar dan manfaat, tapi bila belum yakin maka diam akan jauh lebih utama.

KH. Abdullah Gymnastiar
12 Juli 2013

Senin, 09 Juli 2012

Sakkaanun

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Sahabatku, mengapa orang beriman jauh dari stress, frustasi apalagi sampai nekat bunuh diri (kecuali orang kafir, QS Ali Imron 185)?

Karena hamba yang beriman yaqin segala peristiwa ALLAH putuskan dengan RAHMAT, ILMU dan KEBIJAKKANNYA, berarti segala peristiwa ada rahmat dan hikmahNYA (QS 57:22),

"Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhulmahfuz) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri" (QS Al Hadid 22-23).

Sahabatku, sakit itu ampunan dosa, musibah itu rahmatNya, kematian itu ridhoNYA, masalah demi masalah "tarbiyatur rabbani" pengajaranNYA. Pantaslah Rasulullah menyebut hamba beriman itu "SAKKAANUN" manusia TERTENANG dari goncangan dunia sebentar ini, SubhanAllah.

Allahumma ya Allah hamba bukan menolak takdir ujianMu, takdir Mu adalah takdirMu, tetapi mohon beri hamba "al lutfu" kekuatan, kesabaran, keikhlasan, ketawakkalan, baik sangka dan kecerdasan menangkap bahasa hikmah dibalik semua takdirMu...aamiin.

Sahabatku, abang sengaja menulis ini di penghujung malam ini saat WAJAH hati terbuka untuk menerima NUR HIDAYAHNYA, insyaAllah kita akan LEBIH ARIF menyikapi segala pernik keseharian hidup dunia yang sangat sebentar ini.

Jazaakumullah semua doa dan perhatian sahabat sholehku, maafkan sekiranya mengganggu keni'matan sholat malam sahabatku.

Semoga hari hari kita lalui senantiasa dalam keni'matan ibadah dan keindahan taat aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
30 Juni 2012

Diperbarui 4 Desember 2015

Sabtu, 07 Juli 2012

Setiap Muslim Wajib Menuntut Ilmu

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.  

Simaklah Kalam ALLAH ini dengan iman,
“Katakanlah,'Apakah sama orang-orang Ɣªήğ berilmu dengan orang-orang Ɣªήğ tidak berilmu?’ Sesungguhnya hanya orang-orang Ɣªήğ berakallah Ɣªήğ dapat menerima pelajaran". (QS Az Zumar:9).
“ALLAH akan mengangkat derajat orang-orang Ɣªήğ beriman dan berilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS Al Mujadilah:11).

Rasulullah bersabda, "Menuntut ilmu merupakan kewajiban atas setiap muslim". (HR. Ibnu Majah),

"Barangsiapa meniti satu jalan untuk mencari ilmu, niscaya dengan hal itu ALLAH jalankan dia di atas jalan di antara jalan-jalan Syurga. Sesungguhnya para Malaikat membentangkan sayap-sayap mereka karena ridho kepada pencari ilmu agama. Sesungguhnya seorang ‘alim itu dimintakan ampun oleh siapa saja Ɣªήğ ada di langit dan di bumi, dan oleh ikan-ikan di dalam air. Sesungguhnya keutamaan seorang ‘alim atas ahli ibadah seperti keutamaan bulan purnama daripada seluruh bintang-bintang. Sesungguhnya para ulama itu pewaris para Nabi. Para Nabi itu tidak mewariskan dinar dan dirham, tetapi mewariskan ilmu. Barangsiapa Ɣªήğ mengambilnya maka dia telah mengambil bagian Ɣªήğ banyak". (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah & Ahmad).

SubhanAllah, inilah Ɣªήğ selalu membuat kita senang belajar dan belajar, Insya ALLAH...aamiin....

Semoga ALLAH senantiasa memberkahi harakah da'wah dan persahabatan kita...aamiin.
Jazaakumullah DOA dan perhatian kalian sahabat sholehku.


K. H. Muhammad Arifin Ilham
28 Juni 2012

Diperbarui 14 Desember 2014

Jumat, 09 Desember 2011

Baca, Fahami, Amalkan & Ajarkan al-Qur'an



Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Sahabatku senang mana membaca Alqur'an dengan membaca koran?

Kalau kita membaca novel, romans, atau ceritera picisan, kita semangat menuntaskan satu hari sampai seminggu, lalu bagaimana dengan mengkhatam Alqur'an, berapa lama kita bisa mengkhatamkannya?

Begitu lama kita nongkrong di depan televisi atau asyik dengan FB, lalu apakah selama itu kita mau duduk di majlis Alqur'an?

Mengapa selain Alqur'an lebih senang, semangat, dan kuat berlama-lama?

Inilah yang membuat Rasulullah sedih mengadu kepada ALLAH,
"Ya Rabbku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan al-Qur'an ini sesuatu yang tidak diacuhkan", (QS. Al Furqon : 30).
Padahal sahabatku, kemuliaan dan kehinaan seseorang itu tergantung sifat sikapnya kepada Alqur'an, dengarkan sabda Rasulullah,“Sesungguhnya ALLAH memuliakan derazat suatu kaum, karena kaum itu memuliakan Alqur'an dan ALLAH merendahkan suatu kaum, karena mereka tidak memperdulikan Al Qur’an.” (HR. Muslim). 

SubhanAllah, sahabat FBku, berjanjilah kalian untuk tidak membiarkan hari berlalu kecuali kalian sudah membaca Alqur'an dengan penghayatan untuk mengamalkannya. Hidup kita hanya sebentar sahabatku. Sungguh Alqur'an adalah petunjuk jalan keselamatan dunia, penerang cahaya kubur, dan syafaat penolong kita di akhirat kelak. Abang berazam sampai akhir hayat, semoga Allah jaga niat azam abang membaca Alqur'an waktu sahur menjelang subuh ke mesjid setiap hari.

SubhanAllah, bulan Romadhon bulan Alqur'an, ayoo sahabatku keluargaku kita baca, pelajari, hayati, amalkan dan da'wahkan mu'zijat yang mulia ini. Sebesar itu kita perhatikan Alqur'an, sebesar itulah perhatian Allah kepada kita.

So mulailah baca Alqur'an, fahami dengan baik dan benar, amalkan dengan sungguh-sungguh dan ajarkan, DO THE BEST YOU FIND THE BEST!

Foto saat subuh di mesjid Az Zikra, masuk Islam Mr Paul dari Norwegia, abang kasih nama Islam Muhammad Fauzan. Masuk Islam setelah terkagum-kagum dengan Alqur'an. 

"Allahumma ya Allah rahmatilah kami dengan al Quran. Jadikan ia imam kami, cahaya, petunjuk dan rahmat bagi kami. Ya Allah ingatkanlah kami apa yang kami lupa dan ajarkan bagi kami apa yang kami jahil. Karuniakanlah kepada kami untuk dapat membacanya sepanjang malam Ya Allah dan sepanjang siangnya. Jadikanlah ia perisai kami. Wahai Tuhan sekelian alam aamiin aamiin aamiin".


K. H. Muhammad Arifin Ilham
22 November 2011


Diperbarui 19 Agustus 2014
Diperbarui 7 Juni 2016

Selasa, 12 April 2011

Amalan Penghapus Dosa dan Pengangkat Derazat

"MAUKAH kalian aku tunjukkan suatu amalan PENGHAPUS DOSA dan PENGANGKAT DERAZAT?" tanya Nabi.

"Mau Ya RASULULLAH", jawab sahabat,

WUDHU dengan sempurna di saat enggan berwudhu ( saat dingin, malas, cape tetapi tetap wudhu ), memperbanyak langkah KE MESJID, dan menunggu WAKTU SHOLAT setelah sholat ( dari magrib ke isya diselingi dengan zikir, diskusi, baca Alquran ),
(muttafaqun alaihi) mudahkan shabatku, ayo semangat mengamalkan, mumpung masih ada SISA UMUR!

K.H. Muhammad Arifin Ilham
31 Maret 2011

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...