Tampilkan postingan dengan label haram. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label haram. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Juni 2020

Janganlah Engkau Meremehkan Saudaramu Sesama Muslim

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata : 

Dalam hadits Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, sesungguhnya Rasulullah ﷺ :


بحسب امرئ من الشر أن يحقر أخاه المسلم

"Cukuplah seorang dikatakan berbuat jelek tatkala dia meremehkan saudaranya yang muslim."
HR. Muslim

Cukuplah seorang mukmin berbuat jelek tatkala ia meremehkan saudaranya yang mukmin. Dan ini menunjukkan akan besarnya dosa meremehkan seorang muslim, sesungguhnya itu adalah kejelekkan yang begitu besar. Kalau seandainya seorang insan tidak membawa kejelekkan kecuali ini, niscaya itu sudah mencukupi. 

〰 Maka janganlah engkau merendahkan saudaramu muslim, jangan mencela dalam penampilan fisiknya, dalam hal pakaiannya, dalam cara berbicaranya, dalam perangainya atau selainnya. 〰

Saudaramu muslim itu haknya begitu besar atas dirimu. Maka engkau wajib menghormatinya dan memuliakannya. Adapun meremehkannya maka itu haram hukumnya. Tidak halal bagimu meremehkan saudaramu.

📑 Syarh Riyadh ash-Shalihin 4/257

Rabu, 02 Januari 2019

Akibat Makan Haram

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Fal yanzhuril insaanu ilaa thoaamihi
"Hendaklah orang-orang yang beriman memperhatikan apa yang dia makan."
(QS Abasa 24)
Akibat Makan yang Haram :

Ibadah, sedekah dan doanya ditolak

Hati menghitam

Sulit khusyu’

Berat ibadah, malas sekali walau tetap ibadah

Menagih ma’shiyat

Gampang marah

Berat membaca Alqur’an

Sangat berat sholat tahajjjud

Sulit memahami agama Allah

Mudah dikenali dan dikuasai syetan

Mati syuul khotimah

Kuburan gelap dengan harta haramnya menjadi ular dan kalajengking

Digantung dilehernya di hari qiyamat

Harta haramnya menjadi seterikaan mendidih yang digosokkan ke kepala, lambung dan punggungnya

Dituntut oleh mereka yang dizholimi hartanya sewaktu di dunia

Allahumma ya Allah hiasilah hidup kami dengan keberkahan yang halal, dan selamatkanlah kami dari semua yang haram, aamiin.

Muhammad Arifin Ilham
1 Januari 2019

Rabu, 09 Desember 2015

Memperhatikan Sumber Rizki

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu. 

Sungguh hamba yang beriman itu sangat memperhatikan sumber rizkinya, zat makanannya dan hak ALLAH (zakat).

Sungguh hamba yang beriman itu sangat memperhatikan sumber rizkinya, zat makanannya dan hak ALLAH (zakat). 
“Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya” (QS ‘Abasa (80): 24)
Mengapa? 

Karena kalau haram maka;

Gelisah,
Ibadah tidak diterima, 
Doa ditolak, 
Malas ibadah,
Sulit khusyu', 
Dicabut berkah, 
Kalaupun kaya istidraz namanya, azab tertunda 
Magnet syetan untuk masuk ke tubuhnya, 
Menagih ma'siyat, 
Gampang marah, 
Menjadi enteng berbuat dosa 
Suul khootimah, 
Harta haramnya jadi ular dan kalajengking saat di kuburan 
Menjadi setrikaan di akhirat kelak 
“…DAN mereka yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahannam, lalu disetrika (dibakar) dengannya dahi, lambung, dan punggung mereka. (Lalu dikatakan) kepada mereka, “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu” (QS at-Taubah: 34-35). 
Dari Tsauban radhiyallahu anhu, ia berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melaknat pemberi suap, penerima suap, dan perantaranya” (HR Ahmad).

ALLAHUMMA ya Allah selamatkan kami dari rizki haram, berkahilah kami dengan rizki yang halal penuh berkah...aamiin...

Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir sampai tertidur dan berazam untuk sholat malam sahabatku.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
7 Desember 2015
 
Diperbarui 11 Maret 2016

Rabu, 03 Juni 2015

Khamar

Bang, aku lulusan smp, kerja sebagai pelayan restoran yang menyediakan minuman keras, dosakah aku yang melayani pesanan pelanggan?

SubhanAllah, khomar segala sesuatu yang memabukkan sedikit banyaknya haram, bukan hanya alkohol, narkoba pun masuk didalamnya. Ketahuilah :

Allah haramkan, termasuk dosa besar dan itu pekerjaan syetan, 
"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya meminum khamr, berjudi, berkorban untuk berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan" (QS Al Maidah 90).
Hasilnya bahan bakar neraka, ibadahnya ditolak, dan matinya membawa sengsara,

“Setiap barang yang memabukkan dinamakan khamar, dan setiap khamar itu haram hukumnya” (HR Bukhari Muslim).

"Khamr itu adalah induk keburukan (ummul khobaits) dan barangsiapa meminumnya maka Allah tidak menerima sholatnya 40 hari. Maka apabila ia mati sedang khamr itu ada di dalam perutnya maka ia mati dalam keadaan bangkai jahiliyah" (HR At-Thabrani),

“Dan apa yang diminum dalam jumlah yang memabukkan, maka sedikitnya pun diharamkan” (HR Abu Daud, Turmudzi, dan Ibnu Majjah).

“Tak akan bisa masuk surga orang yang suka meminum khamar" (HR Ibnu Majjah).

“Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi wa Sallam melaknat tentang khamr, sepuluh golongan:
(1) yang memerasnya,
(2) yang minta diperaskannya,
(3) yang meminumnya,
(4) yang membawanya,
(5) yang minta dihantarinya,
(6) yang menuangkannya,
(7) yang menjualnya,
(8) yang makan harganya,
(9) yang membelinya,
(10) yang minta dibelikannya” (HR Tarmizi dan Ibnu Majah).

Maka PEJABAT YANG MEMBUKA JALAN JUAL BELI KHOMAR INI ADALAH BIANG DARI SEMUA DOSA, TERMASUK PARA BEKING, MEDIA DAN PENDUKUNGNYA, naudzubillah min dzaalika. 

Demikian jawaban abang, sungguh jika sahabatku meninggalkan pekerjaan yang haram itu karena Allah,

Rasulullah mengkabarkan berita gembira, "Barang siapa meninggalkan yang dimurkai Allah karena takutnya kepada Allah maka Allah ganti "khoiron minhu" dengan yang lebih baik dan penuh berkah...aamiin, insyaAllah. 

Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir sampai tertidur dan berazam untuk sholat malam, duhai sahabatku sholehku. 

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
5 Juni 2015

Diperbarui 11 Mei 2016

Selasa, 16 Desember 2014

Hari Natal

SubhanAllah sahabat sholehku, aqidah or tauhid or iman bagi hamba yang beriman kepada Allah, yang tahu hidup di dunia ini sebentar, dan benar-benar ingat selamat di akhirat adalah segala-galanya, akan benar-benar dijaga KESUCIANNYA dengan segala konsekwensinya. 

Hari Natal adalah hari keyaqinan dan ritual umat Nasrani. Wajib bagi kita menghormati keyaqinan mereka "lakum diinukum wa liyadiin" ( QS Al Kafiruun : 6) bahkan haram mencaci maki sembahan mereka, 
"Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan yang benar..." (QS Al-An'am : 108), 
tetapi juga haram mencampur adukan keyaqinan kita dengan mereka, 
"Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk (QS Al An’am : 82). 
Diantaranya larangan mengucapkan selamat natal, karena natal adalah keyaqinan dan ritual teman kita Kristiani, hormati tanpa harus mengucapkan selamat natal. Karena keyaqinan kita berbeda, mohon buka surah al Maidah ayat 72. Lebih lengkapnya lihat fatwa MUI. Toleransi dalam muamalah, gotong royong, bisnis dsb ayo kita bersama, tetapi toleransi dalam keyaqinan, mari kita saling menjaga dan menghormati. Kalaulah sahabat melihat para tokoh pejabat mengucapkan dan berbaur, jangan terkecoh apalagi latah mengikuti mereka. Semua menanggung konsekwensinya di akhirat kelak. Orang beriman mengedepankan aqidah "RIDHO ALLAH, HIDUP DALAM SYARIATNYA DAN KESELAMATAN DI AKHIRAT daripada muamalah dunia secuil ini."

"Allahumma ya Allah yang Menguasai semua hati dan keadaan, tetapkanlah hati kami dalam keimanan & ketaatan padaMu...aamiin". 

Sebarkan ini sahabat sholehku.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
15 Desember 2014

Minggu, 31 Agustus 2014

Kesungguhan Iman & Taat

Assalaamu alaikumwa rahmatullaahi wa barkaaatuhu. 

Sahabat sholehku, kita tidak akan pernah bahagia selama kita masih berdusta, suka gosip, buruk sangka, marah, dendam, dengki, riya, bangga diri, menipu, makan yang haram, malas ibadah apalagi hidup dalam ma'siyat. Karena KEBAHAGIAAN itu hanya pada KESUNGGUHAN TAAT. 

Baca dengan iman Kalam Allah ini, 
"Ketahuilah sesungguhnya kekasih-kekasih ALLAH itu, tidak akan takut apa yang akan terjadi dan tidak bersedih apa yang sudah terjadi, karena KESUNGGUHAN IMAN dan KESUNGGUHAN TAAT mereka kepada ALLAH, untuk mereka kebahagiaan dunia dan kebahagiaan akhirat, itu pasti untuk mereka, itulah KEMENANGAN BESAR" (QS Yunus 62 - 64). 
Sahabatku yang ingin bahagia, segeralah bertaubat dan taat sungguh-sungguh. 

"Allahumma ya Allah ampunilah semua dosa-dosa kami, bahagikanlah kami dalam kesenangan ibadah dan taat di JalanMu...aamiin". 

Jangan lupa sholat dhuha, tetap selalu jaga wudhu, hati selalu zikir, senyumlah, dan untuk pria mu'min siapkan diri sholat ke mesjid tanpa terlambat.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
29 Agustus 2014

Selasa, 26 Agustus 2014

Harta Haram

Assallamu alaikum warahmatullaahi wabarkaatuhu. 

Simaklah Kalam Allah ini dengan iman, 
“Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu.” (QS. An Nisa 4 : 29). 

Rasulullah bersabda, “Perhatikanlah! Aku tidak lain adalah seorang manusia seperti kalian dan mungkin terjadi bahwa ketika seseorang meminta keadilan kepadaku, karena kefasihannya berbicara maka aku memutuskan harta itu miliknya. Tapi jika harta itu ternyata bukan miliknya, maka keputusanku tidak akan menjadikannya menjadi miliknya di hadapan ALLAH, Ketahuilah bahwa itu tidak lain melainkan sepotong api, maka jika dia mau silahkan makan api itu, atau tinggalkanlah!” (HR Bukhari). 

“Orang yang memberi suap, yang menerima suap dan perantaranya adalah sama, dan keduanya adalah terkutuk” (HR Tirmizi). 

“Barangsiapa di antara kalian yang kami tugaskan untuk suatu pekerjaan (urusan), lalu dia menyembunyikan dari kami sebatang jarum atau lebih dari itu, maka itu adalah ghulul (harta korupsi) yang akan digantungkan dilehernya pada hari Qiamat” (HR Muslim). 

Semoga sebutir hikmah ini membuat kita tidak meremehkan dosa makan yang haram walau sekecil jarum. Seakan untung malah buntung, seakan kaya malah menderita berkepanjang akhirnya, astagfirullah. 

Allahumma ya Allah selamatkan kami dari godaan dunia, nafsu yang tidak terkendali dan tipu daya syetan...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
24 Agustus 2014

Minggu, 20 Juli 2014

Ainul Barakah

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Mata adalah karunia dan amanah ALLAH (QS
Al Balad:8), sungguh matapun akan bersaksi tentang apa yang saja yang disaksikannya (QS Al Isra:36).

Rasulullah mengingatkan, "Siapa yang menahan matanya dari melihat yang ALLAH haramkan untuknya maka ALLAH akan memberi padanya "halawatan iman" KELEZATAN IMAN dihatinya".
 

Karena itu yang disebut "buta" bukanlah mata kepala tetapi buta mata hati (QS Al Hajj 46).
 

Betapa banyak orang yang terbuka mata kepalanya malah membutakan mata hatinya, lebih baik buta mata kepala tetapi terbuka mata hatinya, dan tentu lebih jauh jauh jauh lebih baik dan utama dengan terbukanya mata kepala ini membuat mata hati kita terbuka, apa yang kita lihat membuat kita bersyukur, kagum, cinta, takut dan mendekat kepada ALLAH, itulah yang disebut "ainul barakah" mata yang telah diberkahi ALLAH.

Sahabatku, Hati yang bersih itu akan mudah mengakses Nur Hidayah ALLAH, firasat jadi tajam, doapun mustajab, tenang damai walau dalam ujian hebat 
sekalipun, pikiranpun jernih, bicara menjadi hikmah, lahirnya sifat-sifat adiluhung AKHLAK yang MULIA, SUBHANALLAH, kini menjadi jihad kita untuk menjaga mata kita, "Semoga ALLAH jaga setiap kedipan mata kita, keluarga kita dan anak-anak cucu keturunan kita dari apa yang ALLAH haramkan dan membuat kita semakin mensyukuri nikmat-nikmatNYA aamiin". 

Jangan lupa sebelum rehat di malam mulia ini, berwudhu, berdoa, berzikir dan berazam untuk sholat malam.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
18 Juli 2014


Diperbarui 26 September 2014
Diperbarui 11 April 2018

Rabu, 30 April 2014

Bulan Rajab

1. insyaAllah, berdasar info islamicfinder.org/Hcal/index.php | 1 Rajab 1435 H bertepatan 1 Mei 2014 | alhamdulillah makin dekat Ramadhan

2. di bulan Rajab ini juga tidak ada amalan khusus yang diperintahkan Nabi saw | baik puasa, shalat, zakat atau apapun

3. "tidak ada riwayat sahih tentang keutamaan Rajab, baik puasa sebulan penuh atau puasa tanggal tertentu di bulan Rajab" (Ibnu Hajar)

4. “tidak ada satu pun hadis sahih dari Nabi saw tentang keutamaan puasa bulan Rajab secara khusus" (Ibnu Rajab)

5. bolehkah puasa sunnah di bulan Rajab? | BOLEH dan BAGUS sekali | namun dalilnya dalil umum puasa saja, bukan dalil khusus Rajab

6. maksud dalil umum untuk berpuasa adalah | bahwa bulan Rajab itu termasuk salah satu bulan diantara bulan haram (sakral)

7. sebagai info, Nabi saw bersabda bahwa bulan haram (bulan yang sakral) ada 4 bulan | yaitu Dzulhijjah, Dzulqa'dah, Muharram dan Rajab

8. di bulan-bulan haram ini, disunnahkan puasa | dalilnya "berpuasalah di bulan haram dan berbukalah (bila selesai bulan haram)" (HR Ahmad)

9. di bulan-bulan haram (sakral) ini juga disunnahkan semua amal-amal kebaikan | dan perbuatan-perbuatan maksiat juga sangat dihindari

10. "berbuat dosa di dalamnya (di bulan haram) lebih besar di hadapan Allah | amal salih juga lebih besar ganjarannya" (Abdullah bin Abbas)

11. beberapa ulama salaf pun biasa puasa di semua bulan haram | misalnya Ibnu Umar, Hasan Al-Bashri, dan Abu Ishaq As-Suba’i

12. jadi berpuasa sunnah di bulan Rajab boleh berdasar dalil-dalil umum di atas | bukan karena dalil-dalil dhaif yang meragukan

13. hadits-hadits dhaif (lemah) seputar Rajab ini banyak beredar | misalnya bisa dibaca disini >> http://www.konsultasisyariah.com/hadis-dhaif-lemah-seputar-rajab/

14. hati-hati pula dalam mem-broadcast amalan-amalan Rajab | tanpa riwayat yang shahih, khawatir malah jadi dusta atas nama Nabi Muhammad

15. intinya, beribadahlah yang banyak di bulan Rajab karena ia adalah bagian dari bulan haram (sakral) | dan jauhi penuh maksiat-maksiat

16. nggak perlu menghitung-hitung amal, insyaAllah setiap amal baik pasti Allah terima | fokus kita di niat ikhlas dan cara sesuai sunnah

17. yang masih punya hutang puasa, disegerakan menyelesaikan hutang puasanya | jangan sampai masuk Ramadhan masih ada tanggungan

18. selamat memperbayak amal salih di bulan haram | semoga dengan memperbanyak amal di bulan Rajab | kita siap menyambut Ramadhan

Ustadz Felix Siauw
30 April 2014

Kamis, 01 Agustus 2013

Mengapa Saat Puasa Yang Dikendalikan Yang Halal?

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Mengapa yang dikendalikan yang halal?
Seperti makan, minum dan sex saat berpuasa, 

1. SubhanaAllah ternyata Halal itu nikmat justru setelah dikendalikan, terbukti saat berbuka puncaknya lapar haus malah berbahagia (QS al Maidah 88), 

2. Halal saja bisa dikendalikan apalagi yang haram, pakem bangat rem hamba yang beriman itu,


3. Halalpun kalau tidak terkendali jadi haram alias mubazir (QS al Isra 27),

4. Islam dengan puasa mengajarkan "muqtashid" (QS al Fatir 32) pengendalian diri, keprihatinan, kesederhanaan, belas kasih dan kerendahan hati,

5. Melahirkan sifat zuhud bahwa makan, minum dan sex itu keperluan hidup bukan tujuan
hidup, hidup bukan untuk hidup tetapi hidup untuk Maha Hidup (QS al Qoshosh 77).(QS al Qoshosh 77).

6. Melatih sifat sabar, karena kemenangan dunia sebentar ini hanya dengan sabar (QS ar Ro'du 24),

7. Sungguh memang hobbynya orang beriman itu taat karena hanya taat sebagai kunci utama bahagia dunia akhirat (QS Yunus 62 - 64).
 
"Allahumma ya Allah berilah kepada kami hidayah keni'matan TAAT DI JALANMU hingga akhir hayat kami...aamiin". 

Jangan lupa sebelum rehat malam mulia ini berwudhu lebih dahulu, berdoa, berzikir sampai tertidur dan berazam untuk sholat malam, duhai sahabat sholehku.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
15 Juli 2013



Diperbarui 7 Juli 2014

Kamis, 08 Maret 2012

Kemuliaan Wanita

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. 

”Katakanlah (wahai Muhammad) kepada lelaki yang beriman supaya mereka menundukkan pandangan mereka (dari memandang wanita yang bukan mahram), dan menjaga kehormatan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya ALLAH amat mengetahui tentang apa yang mereka kerjakan. Dan katakanlah kepada wanita yang beriman supaya menundukkan pandangan mereka, dan menjaga kehormatan mereka" (QS 24:30-31). 
Aisyah radhiyallahu 'anha, berkata, "DEMI ALLAH, tiadalah pernah tangan Rasululloh Shollallahu ‘alaihi wa Sallam menyentuh tangan wanita walau sekali. Dan tiadalah beliau memba'iat kaum wanita, kecuali hanya dengan ucapan" (HR: Muslim). 

Rasulullah bersabda,"Andaikan ditusukkan ke kepala salah seorang diantara kalian dengan jarum besi, yang demikian itu lebih baik daripada dia harus menyentuh wanita yang tidak dibolehkan baginya" (HR Imam Thabrani). 

DEMIKIANLAH AJARAN ISLAM.
MEMULIAKAN KEDUDUKAN WANITA dengan TIDAK MENYENTUH MEREKA KECUALI yang DIHALALKAN ALLAH.

SUBHANALLAH, Saatnya sahabatku tercinta fillah untuk mengamalkannya walau awalnya terasa berat, insya ALLAH akan terbiasa dalam KEBERKAHAN TAAT...aamiin.


Semoga ALLAH memberkahi semua jamaah zikir... AAAMIIN.

Abang mencintai kalian karena ALLAH.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
15 Februari 2012


Diperbarui 31 Mei 2015

Jumat, 10 Februari 2012

Ghulul

Assallamu alaikum warahmatullaahi wabarkaatuhu. 

Simaklah Kalam ini dengan iman,
“Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu.” (QS. An Nisa 4 : 29)

Rasulullah bersabda,“Perhatikanlah! Aku tidak lain adalah seorang manusia seperti kalian dan mungkin terjadi bahwa ketika seseorang meminta keadilan kepadaku, karena kefasihannya berbicara maka aku memutuskan harta itu miliknya. Tapi jika harta itu ternyata bukan miliknya, maka keputusanku tidak akan menjadikannya menjadi miliknya di hadapan ALLAH, Ketahuilah bahwa itu tidak lain melainkan sepotong api, maka jika dia mau silahkan makan api itu, atau tinggalkanlah!” (HR Bukhari). 

“Orang yang memberi suap, yang menerima suap dan perantaranya adalah sama, dan keduanya adalah terkutuk” (Tirmizi). 

“Barangsiapa di antara kalian yang kami tugaskan untuk suatu pekerjaan (urusan), lalu dia menyembunyikan dari kami sebatang jarum atau lebih dari itu, maka itu adalah ghulul (harta korupsi) yang akan digantungkan dilehernya pada hari Qiamat” (HR Muslim). 

Sebarkanlah sebutir hikmah ini agar kita, keluarga kita, semua sahabat kita dan negeri kita tidak meremehkan dosa korupsi lagi,
"seakan untung malah buntung, seakan kaya malah menderita berkepanjang akhirnya, astagfirullah...ampuni hamba, selamatkan kami semua...aamiin".


K. H. Muhammad Arifin Ilham
28 Januari 2012

Kamis, 02 Februari 2012

Hukum Emas dan Sutera Haram Bagi Laki-Laki Mu'Min

Assalaaamu alaikum warahmatullaahi wabarkaatuhu. 


Ciri utama mu'min itu BERSEGERA dalam KEBAIKAN dan KEBENARAN (QS 23:61), 

dan segala apa yang ALLAH dan RASUL perintahkan kepadanya "sami'na wa atho'na" KAMI DENGAR dan KAMI TAAT (QS 24:51), 

sebaliknya orang-orang kafir, fasiq dan munafik mereka bersegera dalam ma'siyat dan kemungkaran, dan bila dinasehati kebaikan dan kebenaran, mereka fikir-fikir, tawar menawar dan mencari dalih untuk kepentingan nafsunya bahkan menentangnya "sami'na wa ashoihna" KAMI DENGAR dan KAMI INGKARI (QS 4:46). 

Hukum emas dan sutera haram, dan tidak satu pun ulama mazhab yang membantahnya. Ali bin Abu Talib r.a. berkata, "Rasulullah s.a.w. mengambil sutera, beliau letakkan di sebelah kanannya, dan beliau mengambil emas kemudian diletakkan di sebelah kirinya, lantas beliau bersabda, kedua ini haram buat laki-laki dari umatku." (HR Ahmad, Abu Daud, Nasa'i, Ibnu Hibban & Ibnu Majah), 

tetapi Ibnu Majah menambah,"emas itu HALAL untuk wanita". Nabi s.a.w. juga pernah melihat laki-laki memakai cincin emas ditangannya, kemudian Nabi SAW mencabut cincin itu, lantas membuangnya ke tanah, kemudian beliau bersabda,"Salah seorang diantara kamu ini sengaja mengambil bara api kemudian ia letakkan ditangannya. Setelah Rasulullah pergi, kepada laki-laki tersebut dikatakan,"Ambillah cincinmu itu dan manfaatkanlah". Maka jawabnya,"Tidak! Demi ALLAH, saya tidak mengambil cincin yang telah dibuang oleh Rasulullah". (HR Muslim). 

"Ya ALLAH jadikanlah kami diantara hamba-hambaMU yang menyegerakan diri dalam KEBAIKAN dan KEBENARAN dan SAMI'NA WA ATHO'NA pada perintah dan laranganMU...aamiin".

Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir dan berazam untuk sholat malam.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
18 Januari 2012
 
Diperbarui 8 Oktober 2014

Kamis, 26 Januari 2012

Orang Miskin

Assalaamu alaikum warahmatullahi wabarkaatuhu, 

Rasulullah bersabda,"Orang miskin itu bukanlah orang yang suka berkeliling mendatangi orang-orang untuk minta belas kasihan agar diberi sesuap atau dua suap makanan, tetapi orang miskin itu adalah orang yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidupnya, dan orang lain tidak mengetahui keadaannya sehingga mau bersedekah, juga menahan untuk tidak meminta-minta kepada sesama" (HR Bukhori), 

ALLAH mengharamkan "mutasail" dengan menjadikan diri bekerja sebagai peminta-minta walaupun dia faqir miskin apalagi berpura-pura cacat buatan, pemaksaan anak untuk mengemis, sewa bayi dsb. 

Inilah yang difatwakan HARAM oleh MUI untuk memberi pada yang meminta-minta di jalan-jalan. Pekerjaannya haram, memberi juga haram karena menghancurkan kemuliaan diri sebagai Muslim. Sedangkan "As Saail" meminta bukan meminta-minta karena benar-benar darurat diperbolehkan. Sementara orang beriman walaupun butuh, sangat malu meminta itulah yang disebut "Al Mahrum" karena menjaga "Idz dzah" kemuliaan dirinya,
"...Orang lain tidak tahu, menyangka bahwa mereka adalah orang-orang kaya karena mereka menjaga diri dari meminta-minta..." (QS 2:273). 

SubhanAllah, dibutuhkan kepekaan kita kepada yang mahrum ini, walaupun mereka malu meminta tetapi mereka tidak menolak kalau diberi,
"...Engkau (Muhammad) mengenal mereka dari ciri-cirinya..." (QS 2:273), 
maka TOLONGlah mereka. 

Para sahabat terkejut ta'kala Rasul yang mulia mencium tangan petani tua, sebelum para sahabat bertanya Rasulullah lebih dahulu menjelaskan,"Kucium ia karena walau ia susah ia tetap BERJUANG MENCARI NAFKAH untuk KELUARGANYA".

"Al Islaamu diinul amal" Islam adalah agama AMAL sahabatku Fillah.


K. H. Muhammad Arifin Ilham
10 Januari 2012

Sabtu, 12 November 2011

Ustadz, Mengapa Doa-Doaku Tidak Diijabah ALLAH?

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu.


Ustadz, mengapa doa-doaku tidak diijabah Allah? 

Sahabatku,

  1. Tugas kita sebagai hamba-Nya berdoa, hak mutlak/prerogratif Allah untuk mengijabahnya.
  2. Allah ingin kita selalu berdoa pada-Nya, boleh jadi kalau dikabulkan kita tidak berdoa lagi.
  3. Tidak dikabulkan karena kalau dikabulkan membawa fitnah untuk kita, tidak jadi kaya, boleh jadi setelah kaya jadi sombong.
  4. InsyaAllah dikabulkan hanya waktu kemudian, atau
  5. Allah hanya kabulkan di akhirat saja, jadi doa sebagai tabungan akhirat.
  6. Allah kabulkan dalam bentuk lain, Allah tahu baik buruknya untuk kita,
  7. Kalau tidak juga tetaplah baik sangka,
  8. Dan saatnya untuk muhasabah diri, mungkin hidup kita dari rizki tidak halal, Rasulullah mengisahkan seseorang yang rambutnya acak-acakan dan berdebu lalu menengadahkan tangannya ke langit untuk berdoa, “Ya Rabi, ya Rabi.’ Padahal, makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan keluarganya diberi makan dari sumber yang haram. Bagaimana doanya akan dikabulkan?” (HR Muslim, At-Tirmidzi, dan Ahmad). Mungkin ibadah kita masih diiringi ma’siyat, atau masih sering menyakiti orang lain atau aurat kita masih belum terjaga.
  9. So perbaiki diri, sungguh-sungguhlah taat dan jangan pernah putus asa dalam berdoa.

 Baca dengan iman, 
“Berdoalah kalian kepada-Ku, pasti KU ijabah doa kalian!!” (QS al Mu’min : 60).
SubhanAllah, terus terus terus berdoa karena kita tidak tahu kapan, dimana dan bagaimana doa kita diijabah Allah…insya Allah, aamiin.

Sungguh doa yang selalu dipanjatkan tanpa henti tak ubahnya seperti memecahkan batu keras, Yang pecah bukan karena pukulan keseratus kalinya, tetapi karena terus menerus dipukul, dan setiap pukulan andil memecahkan keras batu itu.

InsyaAllah pasti diijabah Allah, tidak hari ini, besok, tidak besok, lusa, tidak di dunia, maka Allah ijabah di akhirat, sehingga ada seorang hamba terkejut di akhirat kelak saat ia masuk Syurga melihat ternyata semua doanya diijabah Allah hanya untuk di akhirat saja, subhanAllah.


Demikianlah doa itu sahabatku dikabulkan Allah karena ia hamba Allah yang terus terus terus menerus berdoa penuh harap tanpa putus asa, insyaAllah doanyapun diijabah Allah...aamiin.


Selamat rehat sahabat sholehku, jangan lupa sebelum tidur, berwudhu, berzikir, berdoa terutama untuk saudara-saudara kita mustadafiin dan mujahidiin, dan berazam untuk sholat malam. Semakin sungguh-sungguh taat, semakin banyak Sunnah Rasulullah yang dihidupkan maka semakin besar peluang doa kita diijabah Allah.

Allahumma, Ya Allah, kabulkan doa-doa kami... AAMIIN....

K. H. Muhammad Arifin Ilham
 
25 Oktober 2011

Diperbarui 13 Agustus 2014
Diperbarui 27 Juli 2015
Diperbarui  6 Desember 2015
Diperbarui 12 Oktober 2016

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...