Tampilkan postingan dengan label silaturahmi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label silaturahmi. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Oktober 2017

Akibat Sifat Dendam

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.

SubhanAllah sahabat sholehku mari kita renungi bersama tentang penyakit hati sifat dendam dengan segala akibatnya :

1. Dibenci oleh Allah dan RasulNya.

2. Merusak kesehatan, meningkatkan tekanan darah dan debar jantung.

 3. Merusak kinerja dan mengganggu konsentrasi semua aktifitas.

4. Menambah lawan dan mengurangi kawan.

5. Meningkatkan permusuhan.

6. Menimbulkan banyak kerusakan.

7. Membuat hidup tidak tenang.

8. Tanda sombong, seakan diri suci tidak pernah berbuat salah.

9. Tidak akan masuk Syurga karena termasuk pemutus shilaturrahim.

‎عن جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلّم: ((لَا يَدْخُلُ الْجَنّةَ قَاطِعٌ)) يَعْنِي قَاطِعَ رَحِمٍ. متفق عليه 

Jubair bin Muth’im radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda; 
“Tidak akan masuk surga penutus tali silaturrahim” 
(Muttafaq ‘alaihi)

Allahumma ya Allah bersihkan diri kami dari sifat dendam, dengki dan permusuhan...aamiin....

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
8 Oktober 2017

Senin, 21 November 2016

Ulama dan Umara

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu.

SUBHANALLAH Rasulullullah bersabda, "Shinfaani, dua golongan besar bila keduanya baik, maka baiklah umat manusia. Dan bila mereka buruk, maka hancurlah umat manusia, yaitu ulama dan umara" (HR Ibnu Majah).

Sungguh shilaturram yang terjaga antara ulama dan umara membawa keberkahan umat dan negara. Ulama yang istiqomah dan umara yang amanah, bekerja sama dalam fungsi masing-masing. Fatwa dan nasehat ulama didengar dan dilaksanakan umara dengan baik, umara pun membuka jalan da'wah ulama. Inilah hubungan yang penuh keberkahan.

Sungguh akan rusaklah bila tidak terjalin shilaturrahm dan kerjasama yang baik, apalagi bila ulamanya berakhlak buruk, sementara umaranya zholim, umat dan negeri pun jadi lemah tergadai, naudzubillahi min dzaalika.

Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya penguasa (yang adil) itu adalah bayangan Allah di bumi yang menjadi tempat berlindungnya setiap orang yang terzalimi” (HR Baihaqi).

Rasulullah bersabda, “Hendaklah kalian berkumpul dengan para ulama’ dan mendengarkan perkataan hukama’, karena sesungguhnya Allah menghidupkan hati yang mati dengan cahaya hikmah sebagaimana Dia menghidupkan bumi yang tandus dengan air hujan” (HR At Thobarani).

Orang bijak berkata, "Agama adalah pondasi dan kekuasaan adalah penjaga. Segala yang tidak berpondasi, niscaya akan hancur. Dan segala yang tidak mempunyai penjaga, pasti akan mudah hilang".

Allhumma ya Allah berkahi negeri kami Indonesia dengan ulama yang istiqomah, umara yang amanah dan rakyat yang taat...aamiin.

Foto bersama selesai Zikir dan Doa di Monas bersama keluarga besar TNI POLRI. Ayahanda jendral TNI Gatot Nurmantyo dan ayahanda jendral Polisi Tito Karnavian

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
20 November 2016

Rabu, 06 April 2016

Menjadi Pemaaf

Suplemen Pagi
Assalamualaikum Saudaraku,

Islam mengajarkan kita untuk saling memaafkan dan memberikan posisi tinggi bagi pemberi maaf, karena sifat pemaaf merupakan sifat yang sangat luhur yang harus menyertai seorang muslim yang bertaqwa.
Allah berfirman, ”Orang-orang yang bertaqwa yaitu orang-orang menginfaqkan hartanya baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan" (Ali-Imron 132-133)
Rasulullah SAW bersabda “Wahai Uqbah, maukah kuberitahu tentang ahlak penghuni dunia dan akhirat yang paling mulia? Yaitu orang yang menyambung hubungan persaudaran kepada saudara yang memutuskan hubungan dengannya, orang yang memberi kepada orang yang tidak mau memberinya dan orang yang memaafkan kepada orang yang mendzaliminya” (HR. Ahmad dan Al–Hakim).

Semoga Allah memuliakan derajat kita di dunia dan akhirat dengan menjadi hambaNya yang pemaaf.

Wassalamualaikum,

Ustadz Dave Ariant Yusuf
5 April 2016

Kamis, 28 Mei 2015

Diantara Hikmah Shilaturrahim

SubhaanAllah, Allah memerintahkan kita untuk selalu menjaga shilaturrahim, 
"...peliharalah hubungan shilaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu” (QS An-Nisa 1).
Sahabatku, mari kita renungi hikmah shilaturrahim :
1. "Asyaddu hubban" Merajut cinta keluarga semakin kuat dan dalam.
Dari Abu Hurairah bahwa Aqra’ bin Habis pernah melihat Rasulullah sedang mencium Hasan. Dia (Aqra’ bin Habis) lalu berkata: "Sesungguhnya aku mempunyai sepuluh orang anak namun aku tidak pernah mencium satupun dari mereka. Kemudian Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya barang siapa yang tidak menyayangi, maka dia tidak akan disayangi" (HR Muslim).

2. "Baabul ukhuwah" teman pun menjadi saudara, seperti keluarga sendiri (QS Al Hujarat 10)

3. "Syiaarun" menjadi peluang dan strateginya da'wah.

4. "Quwwatun" solid, kuat karena tumbuh rasa bersama, berjamaah.
"Yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka adalah menjadi penolong bagi sebahagian yang lain” (QS At-Taubah 71).

5. "Idhoud daail quluubi" menghilang penyakit hati, seperti buruk sangka, marah, benci, dendam, dan sebagainya.

6. "Fithrotunnaasi" fitrahnya manusia, hidup dalam sosial yang membuat aman, tenang dan damai.
"Seorang mu'min yang satu dengan mu'min yang lainnya bagaikan bangunan yang kuat, menguatkan sebagian yang lainnya” (HR Bukhari Muslim).

7. "Rizqun waasiun" mengundang rizki.

8. "Musytaaqun bilkhoiri" white image, kesan indah yang merindukan untuk berjumpa lagi.

9. "Shihhatun wa thuulul umri" membahagiakan, menyehatan dan mempanjangkan umur.

10. "Husnul khootimah",
"Barang siapa yang senang dipanjangkan umurnya, diluaskan rezekinya, dan dijauhkan dari kematian yang buruk, maka hendaklah bertakwa kepada Allah dan menyambung silaturahmi” (HR Al Hakim).

11. "Alaamatul mu'mini" karakteristik, tanda jelas sebagai mu'min adalah 
"...berkasih sayang sesama mu'min" (QS Al Fath 48).

12. "Mahabatullahi" sangat dicintai Allah,
"Para penyayang itu disayang Maha Penyayang".
"Barang siapa tidak menyayangi manusia, maka Allah tidak akan menyayanginya" (HR Muslim).


13. "Duaaul mu'min" doa saudara mu'min sangat mustajab.
"Sesungguhnya do’a seseorang kepada saudaranya karena Allah adalah do’a yang mustajab" (QS Abu Darda).

14. "Al Jannah" penghuni Syurga adalah arruhamaau, para penyayang, para pemaaf, para penyantun dan para dermawan.
"Tidak akan masuk syurga orang yang memutuskan hubungan silaturahmi” (HR Imam Muslim).

Demikian diantara hikmah shilaturrahim.

Foto abang kemaren saat reuni bersama alumni Universitas Nasional Pasar Minggu Jakarta Selatan.
Alhamdulillah abang menyelesaikan kuliah Ilmu Politik, program studi Hubungan Internasional. 

Semoga Allah tetap jaga semangat ukhuwah dan shilaturrahm kita... Aaamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
27 Mei 2015

Kamis, 27 September 2012

7 Wasiat Kepada Abu Dzar

Sahabatku…melalui ribuan haditsnya, Rasulullah Shalallohu 'Alaihi wasallam telah mengabadikan wasiat tentang nilai-nilai kebajikan sebagai pedoman hidup bagi umatnya dan juga bagi seluruh manusia. Salah satunya adalah wasiat yang beliau sampaikan kepada salah seorang sahabatnya yaitu Abu Dzar Al Ghifari RA. 

Dari Abu Dzar RA., ia berkata,“Kekasihku (Rasulullah) Shallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat kepadaku dengan tujuh hal:
  1. Supaya aku mencintai orang-orang miskin dan dekat dengan mereka,
  2. Beliau memerintahkan aku agar aku melihat kepada orang yang berada di bawahku dan tidak melihat kepada orang yang berada di atasku,
  3. Beliau memerintahkan agar aku menyambung silaturahimku meskipun mereka berlaku kasar kepadaku,
  4. Aku dianjurkan agar memperbanyak ucapan lâ haulâ walâ quwwata illâ billâh (tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah), 
  5. Aku diperintah untuk mengatakan kebenaran meskipun pahit,
  6. Beliau berwasiat agar aku tidak takut celaan orang yang mencela dalam berdakwah kepada Allah, dan
  7. Beliau melarang aku agar tidak meminta-minta sesuatu pun kepada manusia”. (HR Ahmad)

Wasiat yang Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tujukan kepada Abu Dzar ini hakikatnya adalah wasiat untuk umat Islam secara umum. Dalam hadits ini, Nabi Saw. berwasiat kepada Abu Dzar agar mencintai orang-orang miskin dan dekat dengan mereka.

Karena kita sebagai umatnya, nasihat Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini tertuju kepada kita semua. 
Semoga kita dapat menunaikan wasiat yang mulia ini.

KH. Abdullah Gymnastiar
6 Agustus 2012

Sabtu, 01 September 2012

Hikmah Shilaturrahim

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. 

Sahabatku yang merindukan kedamaian hidup dalam Islam, kusampaikan pada kalian hikmah shilaturrahim:
  1. Tanda hamba Allah yang beriman (QS Al Anfal 75),
  2. Dicabut tanda kesombongan pada dirinya,
  3. Diangkat derazatnya disisi Allah karena kerendahan hati,
  4. Tidak masuk golongan celaka (QS Ali Imron 112),
  5. Panjang umur,"Hati damai menyehatkan badan",
  6. Membuka rizki dan memudahkan urusan,
  7. Akhlak terpuji para Aulia Allah,
  8. Meraih ridho Allah untuk masuk SyurgaNya,"Tidak akan masuk Syurga untuk pemutus shilaturrahim".
  9. Melembutkan hati, mencairkan suasana dan tumbuh saling sayang,
  10. Meraih syafaat dan bersama Rasulullah di Syurga Allah,
  11. Disayangi Allah dan para MalaikatNya,"Para penyayang itu disayang Maha Penyayang", "Sayangi mahlukNya di bumi maka para penghuni langit menyayangimu".
  12. Sangat menyehatkan dan membuat wajah muda bersinar.
SubhanAllah, sahabatku saatnya tanggalkan gengsi, kerasnya hati dan keakuan diri dengan jalin shilaturrahim. 

“SubhanAllah walhamdulillah hari ketiga puasa, menjenguk ayahanda Abu Bakar Baasyir di LP Gunung Sindur. Beliau lebih sehat dilayani dengan baik, sholat jumat di mesjid, dan ditemani seorang mujahid muda yang hafidz bersama beliau dalam satu kamar yang nyaman. Alhamdulillah arifin menerima nasehat beliau kurang lebih setengah jam. Wasiat beliau terus kobarkan semangat da’wah tegaknya SYARIAT ALLAH. Dan beliau sangat tidak setuju bom teror seperti yang terjadi di negeri kita."

"Semoga Allah selalu lembutkan hati kita dengan kesenangan ibadah dan shilaturrahim...aamiin".


InsyaAllah malam 27 Romadhon, malam sabtu Tawshiyah Zikir Akbar di mesjid Az Zikra Sentul Bogor.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
21 Agustus 2012


Diperbarui 28 Juni 2016

Rabu, 24 Agustus 2011

10 Hal Yang Merusak Ukhuwah

  1. Buruk sangka,
  2. Gossip, mengumpat,
  3. Dengki,
  4. Meremehkan,
  5. Pamer,"One man show",
  6. Egois, maunya hanya diri dan pendapatnya yang didengar, maunya menerima tetapi tidak mau memberi, sadar sekali akan haqnya tetapi lupa dengan kewajibannya, pelit, serakah, gampang marah buah egoisme (QS 23:53)
  7. Menyakiti dengan lisan,tulisan dan tindakan,
  8. Melanggar kesepakatan bersama,
  9. Memutuskan tali shilaturrahmi,
  10. Bersahabat bukan karena iman.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
14 Agustus 2011

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...