Tampilkan postingan dengan label nabi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nabi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Juli 2018

Keutamaan Da'wah

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.

Sahabatku inilah Keutamaan Dakwah:

Dakwah muhimmatur rusul (tugas para nabi dan rasul).

Dakwah menjadi utama karena ia adalah ahsanul a’mal (sebaik-baik amal).

Dakwah seorang muslim meraih pahala yang teramat besar (al-hushul ‘alal ajri al-azhim).

Dakwah dapat menyelamatkan da’i dari azab Allah dan pertanggungjawaban di akhirat.

Dakwah adalah jalan menuju khairu ummah (terbentuknya umat yang terbaik). 

Dakwah langkah terbaik memperbaiki diri (sebaik-baik belajar adalah mengajar)

Dari Anas Ra berkata, kami bertanya, "Ya Rasulullah, kami tidak akan mengajak orang lain untuk berbuat baik sebelum kami sendiri mengamalkan semua kebaikan dan kami tidak akan mencegah kemungkaran sebelum kami meninggalkan semua kemungkaran. "Maka Rasulullah bersabda "Tidak! Bahkan, serulah kepada kebaikan meskipun kalian belum mengamalkan semuanya dan cegahlah kemungkaran, meskipun kalian belum meninggalkan semuanya." 
(HR. Thabrani)

Allahumma ya Allah berkahilah harakah da'wah kami...aamiin.

SubhanAllah maafkan abang lahir bathin, doakan abang ikhlas, sehat afiyat dalam keni’matan istiqomah dan wafat terindah husnuh khotimah.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
4 Juli 2018

Sabtu, 25 Maret 2017

Cintailah Para Auliya Atau Ulama

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

SubhanAllah sayyidina Abubakar RadhiAllahu anhu selalu mengiringi Rasulullah Shallallahu alaihi wa alaa aalihi wasallam berjalan pulang bersama setelah menunaikan sholat isya berjamaah. Dan mereka berpisah ketika nabi masuk rumahnya. Dan terkadang berpisah sejenak sangatlah terasa berat bagi Abubakar, beliau duduk di depan pintu rumah nabi hingga fajar tiba !!! Rasulullah keluar dari rumah untuk sholat subuh dan Abubakar berangkat bersama orang terkasihnya lagi, nabi bertanya, "kenapa sampai demikian duhai Abubakar?". Dan Abubakar menjawab ,
‎قرة عينى بك يا رسول الله "qurratu 'ayni bika ya Rasulullah" (engkau adalah segala penghias dan pengobat rindu bagi mataku, wahai Rasulullah).

Bagi kita yang tak pernah tahu bagaimana rupa Rasulullah Shallallahu alaihi wa alaa aalihi wasallam cukuplah berkumpul dan menatap para auliya atau ulama, Imam Hasan Al Basri berkata:

‎سأل رجل الحسن البصري فقال يا إمام دلني على عمل يقربني الى الله ويدخلني الجنه . قال احب احد أولياءه عسى الله ان يتطلع إلى قلبه فيجد اسمك مكتوب فيه فيدخلك معه الجنه

Seseorang bertanya kepada Imam Hasan Al Basri "wahai Imam hasan katakan amalan apa yang bisa membuat aku dekat dengan Allah dan menyelamatkan diriku di tempat terbaik di yaumil akhir (jannah) dan imam Hasan menjawab "cintailah para auliya atau ulama (orang yang dekat dengan Allah) dan berharap ketika Allah menatap hati para kekasihnya itu dan disana tertulis namamu, dan itu akan membuat Allah membiarkan engkau bersama mereka di tempat terbaik Nya" Insyaa Allah, Aamiin .

Foto bersama guru tercinta, pimpinan PonPes Darul Hasan, ayahanda KH Tajuddin Hasan rohimahullah. Diusia 72 tahun, beliau tetap energik mengajar, Alhamdulillah.


K. H. Muhammad Arifin Ilham
24 Maret 2017

Kamis, 02 Februari 2017

Cinta Ulama

Assalaamu alaikum wa rahmatullah wa barakaatuhu.

Astagfirullah, kini secara langsung kita menyaksikan ketidaksantunan Ahok dan tim pembelanya kepada ayahanda tercinta KH Maruf Amin, ulama NU kita, ketua MUI kita, ulama sepuh kharismatik negeri kita, yang kita semua sangat mencintai beliau karena Allah.

Simaklah Kalam Allah ini,
“Kemudian kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba kami” (Fathir: 32).
Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan, “Ayat ini sebagai syahid (penguat) terhadap hadits yang berbunyi al-‘ulama waratsatil anbiya (ulama adalah pewaris para nabi)” (Fathul Bari, 1/83).

Sungguh ulama adalah pewaris para nabi, ulamalah yang melanjutkan da'wah para nabi setelah wafat, walau ulama tidak makshum, bukan tidak pernah salah, bahkan terkadang mereka terjatuh dalam kesalahan. Akan tetapi keutamaan dan kebaikan-kebaikan mereka akan menutup kesalahan-kesalahannya. Sungguh siapapun yang mencintai Allah, Rasulullah dan para nabi, maka WAJIB MENCINTAI ULAMA.

Simaklah sabda Rasulullah,

“Barangsiapa memandang wajah orang alim dengan satu pandangan lalu ia merasa senang dengannya, maka Allah Ta’ala menciptakan malaikat dari pandangan itu dan memohonkan ampun kepadanya sampai hari qiamat” (Kitab Lubabul Hadits).

“Barangsiapa memuliakan orang alim maka ia memuliakan aku, barangsiapa memuliakan aku maka ia memuliakan Allah, dan barangsiapa memuliakan Allah maka tempat kembalinya adalah Syurga” (Kitab Lubabul Hadits).

“Hendaknya kamu semua memuliakan para ulama, karena mereka itu adalah pewaris para Nabi, maka barangsiapa memuliakan mereka berarti memuliakan Allah dan Rasul-Nya” (Kitab Lubabul Hadist).

“Barangsiapa mengunjungi orang alim maka ia seperti mengunjungi aku, barangsiapa berjabat tangan kepada orang alim ia seperti berjabat tangan denganku, barangsiapa duduk bersama orang alim maka ia seperti duduk denganku di dunia, dan barangsiapa yang duduk bersamaku di dunia maka aku mendudukkanya pada hari qiamat bersamaku” (Kitab Lubabul Hadits).

Sungguh begitu besar keutamaan ulama, karena itulah hanya orang yang tidak beriman yang melecehkannya. Dan ingat! Kalau tidak tersinggung saat ulama dihina pasti ada penyakit di hatinya.

Ketidaksopanan Ahok semakin memperjelaskan siapa dirinya sebenarnya, jelas kebenciannya, jelas pelecehannya, dan semakin jelas tidak pantas menjadi pemimpin RT apalagi gubernur.

Alqur'an dan ulama saja berani dia lecehkan padahal dia hidup di negeri mayoritas umat Islam ini, apalagi kita orang biasa, belum berkuasa saja sudah begini kurang adab bagaimana jadi penguasa naudzubillahi min dzaalika. Mau dibawa kemana negeri yang beradab yang penuh tata krama ini...?

Kini semakin ditampakkan kebusukan hatinya, dan itu hukuman Allah untuknya. Sekaligus jawaban sejuta hikmah mengapa tidak langsung ditangkap agar semua semakin jelas!.

“Tidaklah seorang pun yang menjatuhkan kehormatan para ulama dan orang-orang mu'min, kecuali Allah subhanahu wata’ala akan membongkar aib-aibnya, Allah akan melemparkannya ke dalam kerendahan, kehinaan dan rasa benci dalam hati-hati kaum mu'minin. Orang-orang yang beriman akan membencinya dan ucapannya tidak akan diterima selama-lamannya. Ini adalah (balasan) dari Allah subhanahu wata’ala” (Muhadharaat fil Aqidah wad Da’wah: 3/313).

Alllahumma ya Allah tetapkanlah kami dalam kesabaran taat dan berjuang di JalanMu sampai batas takdir yang Kau tentukan untuk kami, dan tolonglah kami dari kaum yang zholim...aamiin.

Allahumma ya Allah berilah hidayahMu pada bapak Ahok yang terus menerus menguji batas kesabaran kami...aamiin.

Allahumma ya Allah berkahilah negeri kami dengan pemimpin yang bertaqwa dan mengajak kami bertaqwa kepada Mu...aamiin.



K. H. Muhammad Arifin Ilham
1 Februari 2017

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...