Tampilkan postingan dengan label hisab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hisab. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 September 2019

Tahun Baru Hijriyah

Tahun baru 1441 H merupakan suatu hal yang pasti bahwa usia kita bertambah dan jatah usia kita semakin berkurang. Sudah selayaknya kita menghisab diri sebelum dihisab oleh Allah Swt.

Apakah kehidupan kita banyak diisi dengan beribadah atau bermaksiat? 
Apakah kita banyak mematuhi ajaran Allah ataukah banyak melanggar aturan Allah? 
Apakah kita ini termasuk orang yang menunaikan shalat fardlu atau malah lalai dalam menunaikan shalat fardlu?
Apakah diri kita ini termasuk golongan orang-orang yang celaka mendapat siksa neraka?

Rasulullah bersabda :
Utsman bin Hasan bin Ahmad As-Syakir mengatakan:
“Tanda-tanda orang yang akan mendapatkan kecelakaan di akherat kelak ada empat perkara:

1. Terlalu mudah melupakan dosa yang diperbuatnya, padahal dosa itu tercatat di sisi Allah. Orang yang mudah melupakan dosa ia akan malas bertobat dan mudah mengerjakan dosa kembali.

2. Selalu mengingat (dan membanggakan) atas jasanya dan amal shalihnya, padahal ia sendiri tidak yakin apakah amal tersebut diterima Allah atau tidak. Orang selalu mengingat jasanya yang sudah lewat ia akan takabur dan malas untuk berbuat kebajikan kembali di hari-hari berikutnya.

3. Selalu melihat ke atas dalam urusan dunia. Artinya ia mengagumi sukses yang dialami orang lain dan selalu berkeinginan untuk mengejar sukses orang tersebut. Sehingga hidupnya selalu merasa kekurangan.

4. Selalu melihat ke bawah dalam urusan agama. Akibat ia akan merasa puas dengan amalnya selama ini, sebab ia hanya membandingkan amalnya dengan amal orang lain di bawah dia."

Muhammad Syafii Antonio
3 September 2019

Minggu, 01 Oktober 2017

Sedekah

Kiriman dari seorang teman...
~~~~~~~~~~

Kemarin Habis dengar ceramah pak Ustadz..
Katanya simpenan-simpenan itu akan ada hisabnya di hari kemudian...😱

Astaghfirullah....

😨 Waduuh..!!!
Tepok jidaat...!!! 

Misalnya simpanan Mukena yang gak kepakai, baju-baju, celana, yang beli banyak terus gak kepakai..

Simpenan yang lain....Ho hooooo....
Ada blus cantik yang saya Jahit  tapi tak pernah dipakai....
ada rok selusin gak kepakai..,
ada puluhan jilbab entah kapan dipakai. 😵,
Ada banyak pasmina yang hanya sesekali dipakai...

Ada kaos kaki satu lusin persediaan kalau susah nyari kaos kaki....
Ada sepatu sampe selusin
Ada sendal selemari,
ada tas segudang...😤😰

Ada perabot yang tersimpan apik dikardusnya, masih segelan, tak pernah dipakai dan tak ada rencana dipakai....
ada gamis-gamis 1 lemari
ada baju pesta yang entah kapan dipakai....!!!

Ada....Tupperware 2 etalase gak kepakai..😱
Ada.........
Ada.........
Ada.........
Ada.........
Ada.........
Ada.........
Ada.........
(Masih panjang listnya) 

Yang kita pakai dan kita sedehkahkan itulah yang bermanfaat..!!!

Yang simpanan atau koleksi-koleksi yang gak kepakai kelak akan di Hisab..😥
dan akan menyusahkan diri kita sendiri..!!!

*karena semua yang dibeli berawal dari Nafsu..!!!*

Nafsu ingin mempunyai ini..itu..,
liat punya orang...
Pengen beli juga...
 *walau gak berguna bagi diri kita...,😪*

Duuh...ternyata saya masih termasuk golongan orang yang menumpuk-numpuk barang...😪
Dan semua itu ada hisabnya 
( perhitungannya ) kelak di akhirat....😰

Astaghfirullah..😥
Astaghfirullah..😰

Rasulullah bersabda,
"Wahai segenap wanita, bersedekahlah, dan perbanyaklah istighfar, sebab aku melihat kalian sebagai mayoritas penghuni neraka."

Perlu diingatkan...!
Bahwa sedekah menghapus dosa, sebagaimana air mematikan api.
*QS. At-Taubah 35* 📖(ingatlah) pada hari ketika emas dan perak dipanaskan dalam neraka jahanam, Lalu dengan itu disetrika dahi, lambung dan punggung mereka (seraya dikatakan) kepada mereka,“inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri.., Maka rasakanlah (akibat dari) apa yang kamu simpan itu."
*QS. Al-Baqarah195* 📖Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, Karna sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

Yaa Allah...😰😰😰..
Mungkin saya termasuk salah satunya, yang suka menumpuk-numpuk barang tak terpakai...😫😫😫

Jumat, 12 Juli 2013

Niat Sangat Diperlukan

Langkah boleh salah. Tapi niat ga boleh salah. Ini ungkapan saya, untuk menunjukkan bahwa benar-benar niat itu sangat diperlukan, walo langkah tertatih-tatih. Kesempurnaan nanti datangnya sambil jalan. Asal kita sama-sama niat juga menyempurnakan, memperbaiki kesalahan-kesalahan, dan mau mendengar saran orang.

Kalo niatnya bener, biasanya akan banyak yang membantu.

Jangankan ama guru, atawa ama ustadz, he he he, ama kawan aja kudu banyak baik sangka. Tar malu pas ketemu di hari hisab klo buruk sangka. Pegang ini.
Jangankan juga ama guru, ama ustadz. Ama orang jahat aja, kudu baik sangka juga. Sapa tau Allah hadirkan dia agar qt banyak belajar supaya jangan jadi jahat.

Nyari kawan yang bener terus, baik terus, susah. Pasti ada kurangnya. Kalo nyari yang perfekto, ga bakal punya awan.
Nyari suami, istri, yang juga ga ada kurangnya, hampir ampusabla. Impossible. Justru disitu nanti saling melengkapi bagian yang kurang. Indah.
Nyari ustadz yang benar semua, jago semua, ga ada kurangnya, ya ga bakal ketemu. Tar malah ga punya ustadz. Sebab pasti ada aja salah dan kurangnya.

Baca tulisan ini juga pasti ada sarahnya. Ga mungkin benes semua. Kadang nulis pas mata masih sepet, atau perut lagi laper kayak sekarang, he he...

Hanya Allah Yang Maha Sempurna. Hanya Allah. Ga perlu nyari Kekurangan-Nya. Ga bakalan ada. Kecuali yang hatinya mati, busuk, penuh dengki.

Setiap ga ngerti tentang kawan, sahabat, tentang apa yang dia lakukan ke kita, banyak-banayk inget kebaikannya aja. Sehingga susah buat qt sebel padanya.

Ustadz Yusuf Mansur
27 Juni 2013

Minggu, 03 Maret 2013

Mari Kita Tafakuri

Bila kita sedang menginginkan suatu barang, semakin ingin, semakin terasa amat penting untuk segera memilikinya, dengan berbagai alasan.

Selalu terpikir, berusaha dengan berbagai cara agar segera ada.

Tapi sesudah barang itu ada, berapa lama kesenangannya ?? Sangat tak sebanding dengan perjuangan dan pengorbanan untuk memperolehnya.

Dan kini sering kali teronggok dimana saja, seperti barang yang tak manfaat, ditengok pun jarang...

Dan sayangnya hal seperti ini terus berulang, padahal di sisi Allah pasti ada hisabnya. Pasti ada perhitunganya.

KH. Abdullah Gymnastiar
22 Februari 2013

Senin, 25 April 2011

Sabar Ta'kala Diuji Musibah

ALLAH berfirman,"Barang siapa yang Aku timpakan bencana kepada hambaKU baik pada badannya (penyakit/cacat), hartanya (rugi/hilang), anaknya (sakit/mati) lalu ia menerima takdirKU maka AKU enggan menimbang dosa-dosanya dan membuka buku catatan dosa-dosanya saat ia dihisab pada hari kiamat" (Hadits Qudsi).

"Kabarkan berita gembira bagi hamba-hamba yang sabar ta'kala diuji musibah, mereka berkata,"Inna lillaahi wa inna ilaihi roojiuuun", maka rahmah ALLAH untuk mereka" (QS 2:156)

K.H. Muhammad Arifin Ilham
14 April 2011

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Ø£َÙƒْÙ…َÙ„ُ المُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ø¥ِيمَانًا Ø£َØ­ْسَÙ†ُÙ‡ُÙ…ْ ...