Tampilkan postingan dengan label saudara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label saudara. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Juni 2020

Janganlah Engkau Meremehkan Saudaramu Sesama Muslim

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata : 

Dalam hadits Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, sesungguhnya Rasulullah :


بحسب امرئ من الشر أن يحقر أخاه المسلم

"Cukuplah seorang dikatakan berbuat jelek tatkala dia meremehkan saudaranya yang muslim."
HR. Muslim

Cukuplah seorang mukmin berbuat jelek tatkala ia meremehkan saudaranya yang mukmin. Dan ini menunjukkan akan besarnya dosa meremehkan seorang muslim, sesungguhnya itu adalah kejelekkan yang begitu besar. Kalau seandainya seorang insan tidak membawa kejelekkan kecuali ini, niscaya itu sudah mencukupi. 

〰 Maka janganlah engkau merendahkan saudaramu muslim, jangan mencela dalam penampilan fisiknya, dalam hal pakaiannya, dalam cara berbicaranya, dalam perangainya atau selainnya. 〰

Saudaramu muslim itu haknya begitu besar atas dirimu. Maka engkau wajib menghormatinya dan memuliakannya. Adapun meremehkannya maka itu haram hukumnya. Tidak halal bagimu meremehkan saudaramu.

📑 Syarh Riyadh ash-Shalihin 4/257

Sabtu, 26 Januari 2019

Sahabat Dunia Akhirat

Assalamualaikum wa rahmatullaahi wabarakaatuhu.

SubhanAllah sahabat sholehku, 

Simak Kalam Allah ini, 
“Sesungguhnya hanya orang-orang beriman itu bersaudara.”
(QS Al Hujarat 10)
SubhanAllah Rasulullah bersabda,
“Sungguh seseorang dikumpulkan kelak di akhirat bersama siapa yang dia cintai di dunia” (HR Bukhori).

Al-Hasan Al-Bashrii berkata:
“Perbanyaklah sahabat-sahabat mu’minmu, karena mereka memiliki syafa'at pada hari kiamat”.

Pejamkan mata, berfikirlah...
Siapa kiranya di antara sahabat-sahabat kita yang akan mencari dan mengajak kita bersama-sama ke Syurga?

Dari saudaramu yang mencintaimu karena Allah.

Subuh Jumat ini di mesjid Al Munawarah Penang Malaysia bersama ikhwany fillah

Muhammad Arifin Ilham 
25 Januari 2019

Senin, 27 Agustus 2018

Al limaanu Alihtimaamu

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu.


Simak Kalam Allah ini, 
“Sesungguhnya hanya orang-orang beriman itu bersaudara.”
(QS Al Hujarat 10)
Rasulullah bersabda. 
“Tidaklah kalian beriman (dengan iman sempurna) sampai kalian mencintai saudara kalian sebagaimana kalian mencintai diri kalian sendiri.” 
(HR Bukhari Muslim)

“Perumpamaan orang-orang beriman dalam kecintaan, kelembutan dan kasih sayang di antara mereka ibarat satu tubuh. Jika salah satu anggota sakit, maka seluruh anggota turut merasakannya dengan tetap berjaga dan demam.” 
(Muslim & Ahmad)

Al iimaanu alihtimaamu 

Iman itu persaudaraan 
Iman itu perhatian 
Iman itu kepedulian
Iman itu kedermawanan 

Alhamdulilah tahap kedua bersama ACT pengiriman 10 truk pakaian.

InsyaAllah Selasa pagi kembali kedua anak arifin, nanda Alvin dan nanda Amer bersama ustadz Ferry Nur menuju Lombok dengan membawa uang infak ikhwah Fillah.

Infak peduli Lombok 

Salurkan melalui rek BSM 7577 877 477 a/n Azzikra Aksi Peduli

Info sahabat kita Muhammad Kris 081384000088 atau +62 813-8962-1113 

Jazaakumullah kepercayaan dan kemurahan hati semua sahabat sholehku fillah.

Allahumma ya Allah berkahi harakah da’wah kami dan selamatkan saudara kami di Lombok, aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
26 Agustus 2018

Senin, 07 Agustus 2017

We Love You Rohingya

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu.

ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR

"Al iimaanu al ihtimaamu" iman itu perhatiaan, iman itu kepeduliaan.
"Innamal mu'minuuna ihwatun...", orang beriman itu bersaudara (QS Al Hujarat 10)
"Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi wali (penolong) bagi sebagian yang lain" (QS at-Taubah 71)
"Tidaklah disebut seseorang itu beriman sampai mencintai saudara mu'minnya seperti mencintai dirinya" (HR Bukhori Muslim).

“Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya” (Muslim, at-Turmudzi, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad).

"Perumpamaan orang-orang mu'min dalam hal kasih sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam" (HR Muslim).

Kita sudah menyaksikan kebiadaban la'natullah rezim myanmar dan biksu wirathu dengan para pengikutnya membantai dengan sadis, membunuh, memperkosa, membakar dengan cara sangat sadis.

Bayangkan itu terjadi pada keluarga kita, orang tua kita, istri kita, anak-anak kita, sangat biadab, hanya keledai bodoh yang pantas marah tetapi tidak marah, cuek masa bodoh.
"Bagaimana mungkin kita bisa lelap tidur, makan nyaman menyaksikan darah syuhada terus mengalir di Rohingya".

"Duhai saudara mu'minku, semakin bertaqwalah kepada Allah, bangunlah sholat malam, bacalah Alqur'an, berjamaah di mesjid, rapatkan berisan, tunjukkanlah rasa peduli kita dengan doa, harta yang diinfakkan, dengan segala apa saja yang Allah amanah pada kita...

InsyaAllah rabu hari ini selesai sholat zhuhur bersama kita AKSI DAMAI - AKSI PEDULI menuju Duta Besar Myanmar mengutuk keras dan segera menghentikan kebiadaban ini, dan menuntut PBB untuk segera menangkap dan mengadili semua yang terlibat atas kebiadaban ini.

Allahumma ya Allah selamatkan saudara-saudara kami di Rohingya Myanmar dan seluruh keadaan saudara saudara mu'min kami...aamiin.

Allahumma ya Allah berilah hidayahMu pada mereka yang menzholimi kami, dan turunkanlah segera bala tentaraMu untuk menghentikan mereka...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
6 Agustus 2017

Minggu, 25 September 2016

Persahabatan Hakiki

Sahabat Sholehku
Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

"Hubban Iimaanan”, adalah sebuah ikatan persahabatan yang lahir batin, tulus saling cinta dan sayang karena ALLAH, saling menolong, menasehati, menutupi aib sahabatnya, memberi hadiah, bahkan diam-diam di penghujung malam, ia doakan sahabatnya.
Boleh jadi ia tidak bertemu tetapi ia cinta sahabatnya karena Allah Ta’ala. InsyaAllah seperti persahabatan kita via FB, kita jarang bahkan tidak pernah bertemu, saling berjauhan, tetapi hati kita saling cinta dan rindu karenaNya, dan kita ingin sekali bertemu. Inilah persahabatan yang indah.

SubhanAllah, Islam agama yang tidak terikat oleh teritorial geografis, rasis nasionalisme, partai materialistis, kepentingan apapun harta darah keturunan, yang mengikat kita adalah keimanan kita, saling cinta kita karena Allah.

Sungguh hanya ikatan persahabatan yang dilakukan karena Allah itulah persahabatan hakiki, 
"Sesungguhnya hanya hamba-hamba beriman bersaudara" (QS Al Hujarat 10),
"Teman-teman akrab pada hari itu (Qiyamat) menjadi musuh bagi yang lain, kecuali persahabatan karena Ketaqwaan” (QS Az Zukhruf 67)
Di riwayatkan, bahwa: 
Apabila penghuni Syurga telah masuk ke dalam Syurga, lalu mereka tidak menemukan sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu di dunia, mereka bertanya tentang sahabat mereka itu kepada Allah Subhaanahu wa ta'ala ...
"Yaa Rabb...Kami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di Dunia, Shalat bersama kami, Puasa bersama kami dan berjuang bersama kami",
Maka Allah SubhanAllah wa Ta'ala berfirman: "Pergilah ke neraka, lalu keluarkan sahabatmu yang di hatinya ada Iman walaupun hanya sebesar dzarrah" (HR Ibnul Mubarak dalam kitab "Az-Zuhd).


Al-Hasan Al-Bashri berkata:
"Perbanyaklah Sahabat-sahabat Mu'min-mu, karena Mereka memiliki Syafa'at pada hari kiamat."


"Karuniakanlah kepadak kami sahabat-sahabat yang selalu mengajakku untuk tunduk, patuh dan taat kepada Syariat-Mu...Kekalkanlah persahabatan kami hingga kami bertemu di akhirat nanti dengan-Mu... Jangan tumbuhkan di hati kami untuk mencintai musuh-musuh-Mu dan musuh-musuh Rasul-Mu. Dan semoga Allah mengumpulkan kita di akhirat kelak dalam rahmat dan Jannah Firdaus-Nya...aamiin Allahumma Aamiin".

Jazaakumullah duhai sahabat sholehku, sahabat da'wahku yang kucintai karena Allah.

Sahabatmu Muhammad arifin ilham

K. H. Muhammad Arifin Ilham
24 September 2016

Jumat, 08 April 2016

Jangan Mudah Terkena Fitnah

Suplemen Pagi

Assalamualaikum Saudaraku,

Kadang dalam sebuah hubungan pertemanan ataupun persaudaraan tiba-tiba terjadi perseteruan. Setelah diusut, biangnya adalah salah dalam menerima dan menyampaikan sebuah berita.
Allah SWT telah berfirman "Hai orang-orang yg beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah (kebenarannya) dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu” (Al-Hujurat 6)
Ayat ini mengandung sebuah pelajaran yang penting agar kita tidak mudah terpancing, atau mudah menerima begitu saja berita yang tidak jelas sumbernya, isu murahan atau berita yang menebar fitnah.

Oleh sebab itu, hendaknya kita lebih cerdas dan bijaksana dalam menerima maupun menyampaikan sebuah berita. Agar hati dan pikiran lebih tenang, damai, bersih dari segala prasangka buruk yang dapat merendahkan martabat kita di mata Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda “Cukuplah seseorang itu dikatakan sebagai pendusta, kalau dia menceritakan semua yang dia dengar” (HR. Muslim, Abu Dawud).

Wassalamualaikum

Ustadz Dave Ariant Yusuf
7 April 2016

Rabu, 22 April 2015

Iman Itu Perhatian

Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

ALLAHU AKBAR, Iman itu "ihtimaamun" perhatian, diantaranya perhatian kepada saudara-saudaranya seiman. Tidak pernah lupa selalu mendoakan saudaranya walau dalam kesendirian sholat malam, pikirannya dikerahkan, rizkinya dilimpahkan, semua potensi dan aktivitasnya dicurahkan untuk saudaranya yang ia cintai karena Allah, 
"Maka saudara-saudara kalian adalah dalam agama Islam" (QS At Taubah 11). 
"Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara" (QS Al Hujarat 10).
Rasulullah bersabda, “Jika seorang Muslim mendoakan saudaranya dari kejauhan, maka malaikat akan mengucapkan: ‘Amin, dan bagimu sepertinya” (HR Muslim).

"Barang siapa yang tidak perhatian keadaan kaum muslimin maka dia bukan golongan mereka” (HR Al-Hakim dan Baihaqi). 

“Allah akan terus menolong hambaNya selama hamba itu senantiasa menolong saudaranya” (HR Bukhori). 


Semoga Allah senantiasa memberkahi setiap harakah da'wah kita... Aaamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
21 April 2015

Sabtu, 11 Oktober 2014

Hindarilah Berburuk Sangka

Rosulullah SAW bersabda, "Hindarilah oleh kamu sekalian berburuk sangka karena buruk sangka adalah ucapan yang paling dusta. Janganlah kamu sekalian saling memata-matai yang lain, janganlah saling mencari-cari aib yang lain, janganlah kamu saling bersaing (kemegahan dunia), janganlah kamu saling mendengki dan janganlah kamu saling membenci dan janganlah kamu saling bermusuhan tetapi jadilah hamba-hamba Allah SWT yang bersaudara."
(HR. Muslim)

1. Jangan buruk sangka
2. Jangan saling memata-matai
3. Jangan saling mencari aib
4. Jangan saling bersaing
5. Jangan saling mendengki
6. Jangan saling membenci
7. Jangan saling bermusuhan

Kunci solusi jadilah hamba yang bersaudara.

KH. Abdullah Gymnastiar
10 Oktober 2014

Jumat, 13 September 2013

3 Hak Saudara Mu'min

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Simaklah KALAM ALLAH ini dengan IMAN, 
"Hai orang-orang beriman, jauhi prasangka kecurigaan, karena sebagian besar prasangka kecurigaan itu adalah dosa, dan janganlah mencari-cari keburukan orang, dan janganlah mempergunjingkan satu sama lainnya, adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya, dan bertawakkallah kepada ALLAH, sesungguhnya ALLAH Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang" (QS. al Hujarat:12).
RASULULLAH bersabda, "Almu'minu miratul mu'mini", seorang mu'min adalah CERMIN bagi mu'min lainnya. Seorang mu'min adalah SAUDARA bagi mu'min lainnya. Ia harus menjadi PENOPANG dari ketidakberdayaannya dan menjadi MOTIVATOR dibelakangnya" (HR Abu Daud & Al Bukhori). 

Seorang sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, Muslim manakah yang terbaik?", Rasulullah menjawab, "Yaitu kaum muslimin yang lain selamat dari ucapan dan perbuatan". 

Yahya ibnu Muadz arRqzi berkata, "Berikan tiga hal yang menjadi hak saudara mu'minmu, 
1. Jika tidak mampu memberi manfaat untuknya, jangan pernah mencelakakannya, 
2. Jika tidak mampu membahagiakannya, jangan membuatnya bersedih, 
3. Jika tidak mampu memujinya karena kemuliaan akhlaknya, jangan pernah mencela dengan mempergunjingnya."

Karena itu SAYANGILAH SEMUA MU'MIN & RENDAH HATILAH pada mereka, sahabatku! (QS asy Syuara:215).
Inilah yang membuat ISLAM menjadi AJARAN TERMULIA karena menjunjung tinggi KASIH SAYANG, KEHORMATAN, PERSAUDARAAN & KEMULIAAN AHKLAK, sahabatku.

Semoga aku Muhammad Arifin ilham dan  kalian sahabat Muslimku, walau kita tidak bertemu langsung, ALLAH AL JAAMI', ALLAH himpun hati kita, ALLAH persaudarakan kita dunia akhirat dalam RIDHO & RAHMATNYA...aamiin. 


"Allahumma ya Allah jadikanlah kami bersaudara karenaMU, saling cinta, saling memperhatikan, saling menasehati, saling doa, saling tolong menolong karenaMU...aamiin".  

Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir sampai tertidur dan berazam untuk sholat malam, duhai sahabat sahabat sholehku.

Foto bersama imam dan para sahabat, Subuh di mesjid.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
29 Agustus 2013
 


Diperbarui 8 November 2014

Minggu, 10 Juli 2011

Buah Bersaudara Karena Iman

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Sahabat sholehku inilah diantara buah bersaudara karena iman :
  1. Taa'ruf : saling mengenal,
  2. Tahaabbu : saling mencintai,
  3. Tafaahum : saling memahami,
  4. Tanaashuh : saling menasehati,
  5. Takaarum : saling menghormati,
  6. Taawun : saling tolong menolong,
  7. Tahaadu : saling memberi hadiah,
  8. Tadaau : saling mendoakan,
  9. Tahafudz : saling menjaga kehormatan saudara, bukan saling menjatuhkan,
  10. Tazaawur : saling mengunjungi.
  11. Tasholuh : saling mendamaikan,
  12. Taafu : saling memaafkan,
  13. Tadaafau : saling membela dalam Haq (QS At Taubah : 71), (QS Al Balad : 17), (QS Al Maidah : 2), (QS Al Ashr : 3) & (QS Al Hujarat : 10).
Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang ingin merasakan nikmatnya iman hendaknya tidak mencintai seseorang kecuali karena Allah” (HR Ahmad),
“Seseorang akan bersama orang yang dicintainya” (HR Al-Bukhari Muslim),
"Cinta karena Allah & benci karena Allah adalah ikatan iman yang paling kuat” (HR. Ath-Thabarani).
"Jika engkau mencintai saudaramu, beritahukan kepadanya" (HR Abu Dawud).


"Allahumma ya Allah selamatkan kami, keluarga kami, keturunan kami, negeri kami, saudara-saudara kami seiman di Palestine, Afghan, Irak, Suriah, Mesir dan seluruh keberadaan kaum muslimin muslimat...aamiin".


K.H. Muhammad Arifin Ilham
3 Juli 2011

Diperbarui 1 Agustus 2014

Selasa, 10 Mei 2011

Hak-Hak Saudaramu

Bila kamu benar-benar mencintai saudaramu karena Allah, sampaikanlah kepadanya, tolong menolong dalam kebenaran dan kesabaran dengan kasih sayang, menutupi aibnya, menceritakan kebaikannya, berkata baik padanya, memudahkan dalam setiap urusannya, tidak membuatnya sedih apalagi sakit hati, memberinya hadiah, mengunjungi saat senang apalagi sakit, menjaga kesetiaan & amanahnya, tidak memaksakan kehendak, memaafkannya, selalu mendoakannya & keluarganya diam2. (QS 49;10)
 K.H. Muhammad Arifin Ilham
1 Mei 2011
 

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...