Tampilkan postingan dengan label shalat khusyu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label shalat khusyu. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Oktober 2017

Biang Yang Merusak Kekhusuan Sholat


Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.

SubhanAllah hal dianggap biasa padahal inilah biang yang merusak kekhusuan sholat :

1. Berdusta, "Seorang yang berdusta siang harinya maka malamnya tidak akan khusyu sholatnya".

2. Membicarakan aib saudaranya, "Ghibah zhulmatul qolbi, kegelapan hati".

3. Perangai kasar, "ghodbhaan gampang marah lagi kasar membuka lebar jalan syetan untuk masuk".

4. Suka menilai orang lain, "Kuflul qolbi pangkal sombong"

5. Mata menatap aurat yang bukan haqnya, "Penyebab utama dicabut lezatnya ibadah".

6. Tangan menyentuh or menerima yang haram apalagi memakannya, "menjadi energi nafsu ma'shiyat".

7. Banyak bicara, banyak tertawa, banyak berbuat sia-sia, "inilah membuat hati jadi jumud seperti batu".

SubhanAllah bila satu hari saja kita bisa melaluinya tanpa 7 ma'shiyat tersebut, insyaAllah KEINDAHAN dan KENI'MATAN SHOLAT akan kita rasakan pada malam harinya.

Allahumma ya Allah hiasilah hidup kami dengan keni'matan ibadah dan kemuliaan akhlak...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
14 Oktober 2017

Jumat, 31 Oktober 2014

Shalat Khusyu

Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarkaatuhu. 

Bahwa Rasulullah masuk mesjid. Lalu seorang lelaki masuk dan melakukan shalat. Setelah selesai ia datang dan memberi salam kepada Rasulullah. Beliau menjawab salamnya lalu bersabda: Ulangilah shalatmu, karena sesungguhnya engkau belum shalat. Lelaki itu kembali shalat seperti shalat sebelumnya. Setelah shalatnya yang kedua ia mendatangi Nabi dan memberi salam. Rasulullah menjawab: Wa'alaikas salam. Kemudian beliau bersabda lagi: Ulangilah shalatmu, karena sesungguhnya engkau belum shalat. Sehingga orang itu mengulangi shalatnya sebanyak tiga kali. 

Lelaki itu berkata: "Demi Zat yang mengutus Anda dengan membawa kebenaran, saya tidak dapat mengerjakan yang lebih baik daripada ini semua. Ajarilah saya.

Beliau bersabda: Bila engkau melakukan shalat, bertakbirlah. Bacalah bacaan dari Alquran yang engkau hafal. Setelah itu rukuk hingga engkau tenang dalam rukukmu. Bangunlah hingga berdiri tegak. Lalu bersujudlah hingga engkau tenang dalam sujudmu. Bangunlah hingga engkau tenang dalam dudukmu. Kerjakanlah semua itu dalam seluruh shalatmu". 

SubhanAllah, sahabatku inilah dalil bolehnya mengulangi sholat sampai merasakan Kekhusyu'an, sungguh sholat yang yaqin ditatap ALLAH dan sadar berhadapan dengan ALLAH (QS 26:218-220) sehingga setiap bacaan menjadi DOA & DIALOG padaNYA membuat sholat THUMA'NINAH & KHUSYU', tenang, damai, sejuk, nyaman, ni'mat, indah & buahnya adalah AKHLAK MULIA (QS 29:45). 

SubhanALLAH, ya Allah Jadikanlah sholat kami sholat yang khusyu' thumani'ninah yang berbuah kemuliaan akhlak...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
30 Oktober 2014

Minggu, 05 Januari 2014

Tekad Kuat

Mengapa kita sering sholat tak khusyu?
Karena kita jarang bertekad sangat kuat ingin bisa sholat khusyu.

Mengapa kita sering berat untuk sedekah?
Karena kita belum bertekad kuat untuk jadi seorang ahli sedekah.

Tekad kuat adalah kunci pembuka segala kekuatan, tekad kuat adalah sumber energi yang melimpah ruah.

Orang jarang berbuat bukan karena tak mampu, melainkan karena tak punya tekad yang kuat.

KH. Abdullah Gymnastiar
21 Desember 2013

Sabtu, 20 Juli 2013

Mengapa Sulit Khusyu' Dalam Sholat? - Bagian 9

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Bagian ke 9,
Mengapa sulit khusyu' dalam sholat?

Karena "goirul isti'daadi" tidak mempersiapkan diri secara maksimal menghadap ALLAH, seperti pakaian kurang bersih, kurang rapi padahal ada pakaian bersih dan rapi, mukena yang bau apek atau badan yang masih kotor padahal masih bisa membersihkan, atau tempat ibadah kurang bersih, atau dengan sengaja mengulur-ulur waktu sholat, Imam Ghazali berkata, "Siapa dengan sengaja mengulur waktu sholat tanpa alasan yang dibenarkan Syar'i maka sungguh setengah kekhusyuan telah hilang dari sholatnya", berarti orang yang memperhatikan sholat diawal waktu itu sungguh telah meraih setengah kekhusyuan.

Kemudian membiarkan diri tidak faham sholat dengan tidak mau meningkatkannya untuk belajar, akhirnya sholat hanya sekedar-sekedar maka hasilnyapun sekedar-sekedar, tidak heran sholatnya tidak berpengaruh dalam kesehariannya.

Sahabatku, tentu sangat beda hasilnya mereka yang sungguh-sungguh belajar dan mempersiapkan diri untuk sholat dengan yang sekedar-sekedar, or malas sholat. Kurehat dulu ya sahabatku, jangan lupa berwudhu, berdoa sebelum tidur, teruslah berzikir sampai tertidur dan berazam untuk sholat malam...insya Allah...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
30 Juni 2013

Jumat, 19 Juli 2013

Mengapa Sulit Khusyu' Dalam Sholat? - Bagian 8

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Bagian ke 8,
Mengapa sulit khusyu' dalam sholat?

Karena sholatnya disertai "al mungkar", berbuat zholim, menganiaya, menipu, menggunjing, memfitnah, merendahkan orang lain secara terang terangan atau secara diam-diam, dalam hatinya merendahkan orang lain, menghina, memukul apalagi sampai membunuh orang lain. Ini pun menjadi HIJAB BESAR, karena ALLAH hanya menerima ibadah yang membuat hamba itu MENGHINAKAN DIRI dihadapanNYA dan yang MEMBUAT dirinya RENDAH HATI kepada MAKHLUKNYA. Cukup sholat itu akan dianggap dusta kalau tidak memperhatikan yatim piatu dan faqir miskin (QS Al Maun 1-3).

"Cuek, masa bodoh, pelit, emangnya gue pikiran" dsb sudah cukup dianggap pendusta sholat, pendusta agama apalagi sampai berbuat aniaya, dan ini semua bukan akhlak hamba ALLAH yang sholat, orang sholat itu belas kasih, santun, pemaaf, murah senyum, dermawan dan rendah hati, sahabatku.

Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya Allah menerima sholat hamba-hambaNya yang rendah hati".

Sekali lagi sahabatku, hambaNya yang mengenal Allah akan menghinakan diri di hadapan Allah dan buahnya rendah hati di hadapan mahlukNya. Kurehat dulu sahabatku, jangan lupa sebelum tidur berwudhu, berzikir, berdoa dan berazam sholat malam.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
29 Juni 2013

Senin, 15 Juli 2013

Mengapa Sulit Khusyu' Dalam Sholat? - Bagian 7

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Bagian ke 7,
Mengapa sulit khusyu' dalam sholat?

Karena sholatnya masih disertai "Al fahsyau" berbuat ma'siyat seperti berdusta, mabuk, buka aurat, berjudi, berzina, dari zina mata melihat yang porno, tangan meraba, pikiran berkhayal sampai zina kemaluan, "adzdzunuubu kaafilatul quluubi" dosa-dosa ma'siyat itu menjadi "cover" penutup hati, Alwaqi, guru imam Syafii' berkata, "nurullahi la yuhda lil a'shi", sungguh cahaya NUR HIDAYAH ALLAH tidak akan masuk pada hati yang tertutup gelap karena ma'siyat. Inilah kebanyakan yang terjadi pada "tukang sholat" bukan "Penegak Sholat", STMJ sholat rajin ma'siyat tekun, ritual rutinitas tanpa disertai amal yang berkwalitas, hasilnya lagi-lagi kosong, tidak ada "atsar" pengaruh, ini sekaligus menjadi jawaban mengapa ada orang sholat tetapi sulit khusyu'...ya bagaimana khusyu' ma'siyat terus sich!

Imam Ghazali berkata, "Sungguh, sekali dusta sudah cukup membuat sholatnya terhijab kepada RABBnya".

SubhanAllah, maafkan kalau aku sampaikan membuat kalian tidak nyaman, mudah-mudahan Allah terus membimbing kita dengan hidayahNYA sehingga semakin dekat dengan kematiaan semakin baik ibadah sholat kita...aamiin.

Kurehat dulu sahabatku, jangan lupa sebelum tidur, berwudhu, berzikir, berdoa dan berazam sholat malam.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
28 Juni 2013

Minggu, 14 Juli 2013

Mengapa Sulit Khusyu' Dalam Sholat? - Bagian 6

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Bagian ke 6,
Mengapa sulit khusyu' dalam sholat?

Karena makan minum yang haram, baik secara zat "lizaatihi" seperti, anjing, babi, alkohol, narkoba dsb, atau cara mencarinya dengan cara haram, "linailihi", walaupun halal zatnya seperti makan tempe tahu halal tetapi karena cara mencarinya dengan berdusta, menipu, sumpah palsu, terima sogokan, korupsi dsb, maka tetap haram, seakan ia makan Tempe tahu tetapi sebenarnya ia makan anjing dan babi, itulah yang disebut "rijsun min amalisy syaithon".

Najis karena amalnya, atau "roddudzdzakaat" karena menolak zakat, maka hartanya bercampur dengan hak faqir miskin, kotorlah hartanya. Semuanya menjadi hijab hati dan hijab hubungan kepada ALLAH, walhasil sholatnyapun tidak diterima, ALLAH "SUBBUUHUN" MAHA SUCI hanya menerima yang suci.

Ingat komentar Rasul pada orang yang menangis ta'kala berdoa, "hampir saja aku mengira doanya diijabah ALLAH, namun Jibril memberitahuku bahwa orang itu suka menipu, lantas bagaimana ALLAH menjawab si penipu, pakaian dan makanannya dari hasil menzholimi orang lain?"

SADARILAH saat sholat kita BERHADAPAN ZAT YANG MAHA SUCI!

Jangan lupa sebelum tidur tetap jaga wudhu, berdoa, berzikir dan berazam untuk sholat malam.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
27 Juni 2013

Minggu, 07 Juli 2013

Mengapa Sulit Khusyu' Dalam Sholat? - Bagian 5

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Bagian ke 5,
Mengapa sulit khusyu' dalam sholat?

Karena "hubbub dunya" sangat mencintai dunia, "the money is the first and the final of life, no money no happy" sehingga hati pikirannya selalu dipenuhi oleh segala sesuatu yang bersifat duniawi, duit, dolar, makan minum, keluarga, target-target bisnis, masalah-masalah, berkhayal dsb, dan itulah yang diingat-ingat dalam sholat, sampai apa yang disebut oleh Rasulullah, "hatta yansa kam rok atan laka" sampai ia lupa sudah BERAPA RAKAAT IA SUDAH SHOLAT", maka tidak heran saat sholat yang semestinya hati pikirannya fokus dalam sholat malah ingat dunia.

Sahabatku, simaklah Kalam ALLAH surah Al Maa'uun ayat 4 & 5,
"CELAKALAH orang-orang yang mengerjakan sholat yang HATI PIKIRANNYA LALAI kepada ALLAH". Lalai hatinya karena dunia "ball tu'tsiruunal hayaatad dunya" (QS 87:16).
Karena itu sadarilah hidup kita tidak lama di dunia yag fana ini, sholatlah seakan sholat terakhir hidup, simaklah sabda Rasulullah, "Bila engkau melakukan sholat maka sholatlah kamu, seperti orang yang akan meninggalkan alam fana" (HR Ibnu Majah & Imam Ahmad).

K. H. Muhammad Arifin Ilham
26 Juni 2013

Sabtu, 06 Juli 2013

Mengapa Sulit Khusyu' Dalam Sholat? - Bagian 4

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu. 

Bagian ke 4,
Mengapa sulit khusyu' dalam sholat?

Karena sedikit kita yang faham bahwa dalam sholat Ta'kala membaca Alfatihah terjadi dialog hamba dengan RABBnya.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda," Barang siapa membaca surat al-Fatihah, setiap ayat yang dibaca itu langsung dijawab oleh ALLAH ", lalu Rasulullah menyampaikan ketika seorang hamba berkata,'' Segala puji bagi ALLAH, TUHAN seru sekalian alam ". ALLAH menjawab," Hamba-KU telah memuji-KU ".
Seorang hamba berkata,'' Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang ". ALLAH menjawab," Hamba-KU memuji-KU ".
Seorang hamba berkata," RAJA di Hari Pengadilan ". ALLAH menjawab," Hamba-KU mengagungkan Diri-KU. Hamba-KU berserah diri kepada-KU ".
Seorang hamba berkata,'' Hanya ENGKAUlah yang kami sembah, dan hanya kepada-MU kami memohon pertolongan ". ALLAH menjawab," Inilah pertengahan antara AKU dan hamba-KU, dan bagi hamba-KU apa yang dia minta AKU berikan ".
Seorang hamba berkata,'' Tunjukilah kami jalan yang lurus, jalan yang telah ENGKAU anugerahkan kepada mereka, bukan mereka yang kena murka dan bukan mereka yang sesat ''. ALLAH menjawab," Ini milik hamba-KU, dan bagi hamba-KU apa yang dia minta AKU berikan ". (Hadist Qudsi, HR Muslim).


Karena itu sahabatku, mulailah bacanya pela-pelan dengan kesadaran dan keyaqinan "THUMA'NINAH", sungguh ALLAH menjawab setiap ayat yang kita baca...nikmatnya, bahagianya aku menulis ini.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
25 Juni 2013

Jumat, 05 Juli 2013

Mengapa Sulit Khusyu' Dalam Sholat? - Bagian 3

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Bagian ke 3,
Mengapa sulit khusyu' dalam sholat?

Karena tidak sadar bahwa sholat itu adalah "Almuhadatsah bainal makhluqi wa Khooliqi" dialog hamba kepada Kholiqnya, "Apabila salah seorang dari kalian sholat, sebenarnya ia sedang berkomukasi dengan ALLAH" (HR Bukhori Muslim).

Coba perhatikan dari adzan, panggilan waktu menghadapNYA, yang dipanggilpun yang berSYAHADAT, "Asyhaaduallaa ilaaha illallah wa ashhadu anna Muhammadar Rasulullah", yang tidak beriman tidak dipanggil, karena itulah Rasulullah mengingatkan, "Yang membedakan kita dengan orang kafir adalah sholat, maka siapa dengan SENGAJA MENINGGALKAN SHOLAT maka sungguh ia sudah BERPERANGAI seperti orang kafir". 

Menutup aurat menghadapNYA, menghadap qiblat karena memang fokus jasad ruh, hati pikiran kepadaNYA, apalagi berjamaah jadi rapi shof, dan seluruh duniapun satu arah qiblat, lalu bersuci karena memang menghadap MAHA SUCI, lalu berdiri tegap, takbir, membaca ifitah "inn wajjahtu wajhiyalilldzi fathoros samaawati wal ardho" hamba datang menghadapMU duhai PENCIPTA LANGIT dan bumi, tunduk patuh taat padaMU...inilah diantara komunikasi sholat yang belum difahami, lantas bagaimana khusyu' tanpa kesadaran ini, sahabatku...?

K. H. Muhammad Arifin Ilham
24 Juni 2013

Kamis, 04 Juli 2013

Mengapa Sulit Khusyu' Dalam Sholat? - Bagian 2

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.

Bagian ke 2.
Mengapa sulit khusyu' dalam sholat?

Karena belum faham bacaan, makna, hikmah, keutamaan, syarat dan rukun sholat, maka jadilah "sukaaro" sholat mabuk alias sholat tanpa rasa, tanpa pemahaman, tanpa penghayatan, tanpa keyaqinan, kosong, hampa, seakan robot jasad tanpa ruh, "alkusaala" malah terasa beban, buru-buru pengen cepat selesai, senangnya menunda-nunda waktunya, gerak sholatnya cepat seperti ayam matok, surah dan bacaan sholatpun komat kamit.

Sahabatku, simaklah Kalam ALLAH ini, 
"...JANGANLAH KALIAN MENEGAKKAN SHOLAT, SEDANGKAN KALIAN DALAM KEADAAN MABUK, SAMPAI KALIAN BENAR-BENAR FAHAM APA -APA YANG KALIAN BACA DALAM SHOLAT KALIAN" (QS4:43).

Lihat orang mabuk berkata berbuat tetapi tidak sadar apa yang dikatakan dan apa yang diperbuat, lihat orang sholat berdiri, bertakbir, baca ayat, ruku', sujud, tahiyyat dan salam, tetapi tidak sadar bahwa ia sedang berdiri, ruku' sujud menghadap PENCIPTA LANGIT dan BUMI...tidak sadar bahwa ia sedang berdialog dengan PENCIPTA DIRINYA, YANG MAHA MENENTUKAN SEGALA GALANYA!.

Ku rehat dulu ya sahabatku, jangan lupa berwudhu, berzikir dan berdoa sebelum tidur.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
22 Juni 2013

Sabtu, 29 Juni 2013

Mengapa Sulit Khusyu' Dalam Sholat? - Bagian 1

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.

Bagian pertama, 
Mengapa Sulit Khusyu' dalam sholat?

Karena:
1. Memang belum mengenal kecuali sebatas Tuhan, belum mengenal Sifat, Af'al dan AsmaNYA, DIa yang menciptakan manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, aku, tubuhku, mataku, telingaku, jantungku, istriku, anak-anakku, semua yang kulihat, semua yang kudengar, semua yang bergerak, semua yang berada di langit dan di bumi, semua dihidupkanNYA "Al Muhyi" dan semua akan dimatikanNYA "Al Mumiitu", semua tunduk dalam kehendak "Al Muriidu" & kekuasaanNYA "Al Qodiiru", DIAlah yang mengatur semuanya "Ar Robbu", DIAlah yang mengusai sekaligus memiliki semuanya "Al Maaliku" (QS3:26-27).

DIA Maha Menatap "Al Bashiiru" tahu persis hati, pikiran dan lintasan pikiran kita dan DIA Maha Mendengar "As Samiiu'" mendengar gesekan daun, langkah semut dan rintihan hati hambaNYA, Lantas sadarkah kita bahwa DIA YANG SEGALA-GALANYA yang kita hadapi dalam sholat selama ini?
Bisakah hati dan pikiran kita lari saat sholat sementara DIA MENATAP hati pikiran kita?
Kalau begitu kok bisa ma'siyat sementara DIA TERUS MENERUS MEMPERHATIKAN kita?

K. H. Muhammad Arifin Ilham
20 Juni 2013

Rabu, 27 Juni 2012

Doa Setiap Selesai Sholat

Assalaamu alaikum wa rahmatullaaahi wa barkaatuhu

Ustadz, doa apa yang Rasul ajarkan agar hati selalu terjaga dalam ketaatan kepada Allah?

Sahabatku, Muadz ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah menggandeng tangannya seraya bersabda,"Hai Muadz, demi ALLAH, aku mencintaimu. Aku menasehati, hai Muadz, jangan pernah kamu tinggalkan doa setelah setiap kali sholat. Ucapkanlah, "Allahuma ainni alaa dzikrika wa syukrika wa husni ibaadatika", Ya ALLAH tolonglah hamba untuk selalu MENGINGATMU, MENSYUKURI NI'MATMU dan BERIBADAH TERBAIK kepadaMU." (HR Abu Daud & Nasai).
SubhanALLAH, jadi sunnah membaca doa ini setiap selesai sholat, hikmahnya agar hati kita selalu dijaga ALLAH untuk selalu ingat ALLAH. Kita pun dibimbing ALLAH untuk selalu bersyukur dan puncak kebahagiaannya adalah ALLAH ajarkan kita untuk menikmati ibadah khusyu' kepadaNYA...indahkan sahabatku?

Nah, berjanjilah kalian sahabatku untuk selalu membaca doa ini disetiap selesai sholat karena doa selesai sholat sangat mustajab.

"Semoga setelah membaca hikmah ini, ALLAH bimbing kita untuk selalu ingat membacanya di setiap selesai sholat... Aaamiin".

Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir sampai tertidur dan berazam sholat malam.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
19 Juni 2012 


Diperbarui 27 April 2015

Rabu, 22 Februari 2012

Shalat Khusyu

Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarkaatuhu. 

Bahwa Rasulullah saw masuk mesjid. Lalu seorang lelaki masuk dan melakukan shalat. Setelah selesai ia datang dan memberi salam kepada Rasulullah saw. Beliau menjawab salamnya lalu bersabda,"Ulangilah shalatmu, karena sesungguhnya engkau belum shalat." 

Lelaki itu kembali shalat seperti shalat sebelumnya. Setelah shalatnya yang kedua ia mendatangi Nabi saw dan memberi salam. Rasulullah saw menjawab,"Wa'alaikas salam." Kemudian beliau bersabda lagi,"Ulangilah shalatmu, karena sesungguhnya engkau belum shalat." 

Sehingga orang itu mengulangi shalatnya sebanyak tiga kali. Lelaki itu berkata,"Demi Zat yang mengutus Anda dengan membawa kebenaran, saya tidak dapat mengerjakan yang lebih baik daripada ini semua. Ajarilah saya."

Beliau bersabda,"Bila engkau melakukan shalat, bertakbirlah. Bacalah bacaan dari Alquran yang engkau hafal. Setelah itu rukuk hingga engkau tenang dalam rukukmu. Bangunlah hingga berdiri tegak. Lalu bersujudlah hingga engkau tenang dalam sujudmu. Bangunlah hingga engkau tenang dalam dudukmu. Kerjakanlah semua itu dalam seluruh shalatmu." 

SubhanAllah, sahabatku inilah dalil bolehnya mengulangi sholat sampai merasakan Kekhusyu'an, sungguh sholat yang yaqin ditatap ALLAH dan sadar berhadapan dengan ALLAH (QS 26:218-220) sehingga setiap bacaan menjadi DOA dan DIALOG padaNYA membuat sholat THUMA'NINAH dan KHUSYU', tenang, damai, sejuk, nyaman, ni'mat, indah dan buahnya adalah AKHLAK MULIA (QS 29:45). 

SubhanALLAH.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
1 Februari 2012

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Ø£َÙƒْÙ…َÙ„ُ المُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ø¥ِيمَانًا Ø£َØ­ْسَÙ†ُÙ‡ُÙ…ْ ...