Tampilkan postingan dengan label keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keluarga. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Maret 2018

Sentuhan Fisik Membawa Sentuhan Bathin


Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu

Simaklah Kalam Allah ini dengan iman,
“Maka disebabkan rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka, sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu" (QS Ali Imran 159).
Rasulullah bersabda, “Wahai Aisyah sesungguhnya Allah Maha Lembut dan menyukai kelembutan dalam segala urusan" (HR Bukhori).

Dari Abu Hurairah RA berkata: Rasulullah saw menciumi Al Hasan bin Ali, di hadapan Al Aqra’ bin Habis At Tamimiy yang sedang duduk. Lalu Al Aqra’ berkata:
Sesungguhnya aku memiliki sepuluh anak, dan aku belum pernah menciumi seorang pun. Lalu Rasulullah memandanginya dan bersabda: “Barang siapa yang tidak menyayangi maka tidak akan disayangi" (HR Al Bukhari).

Sungguh touch dengan lembut dan kasih sayang akan berbuah yang sama, penyayang disayang, sahabatku tercinta.
Untuk keluarga apalagi anak-anak tidak boleh ada kata "Sibuk" untuk mereka. Mereka bukan hanya amanah Allah, tetapi mereka adalah KARUNIA ALLAH untuk membahagiakan kita, Alhamdulillah.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
30 Maret 2018

Sabtu, 03 Februari 2018

2 Bekal dari Rasulullah


Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu.

Simaklah Kalam Allah ini dengan iman,
“Katakanlah: ‘Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upahpun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan”(QS. Asy-Syûrâ [42]: 23)
Dari Yazid bin Hayyan yang mengatakan bahwa Zaid bin Arqam berkata: Rasulullah mengucapkan khutbah: setelah memanjatkan puji syukur kehadirat Allah dan memberi nasihat-nasihat serta peringatan-peringatan lalu beliau berkata,

“Amma ba’du, sesungguhnya aku adalah manusia… Hampir tiba ajalku mendatangiku dan akupun akan menerimanya, kutinggalkan pada kalian dua bekal, yang pertama ialah “Kitabullah“ didalamnya terdapat petunjuk dan cahaya terang; ambilah kitabullah itu dan berpeganglah teguh padanya…”

Kemudian beliau melanjutkan :
“…dan kedua “Ahlul-Baitku” kuingatkan kalian kepada Allah mengenai Ahlul-Baitku”(Beliau mengulanginya 3x).
(HR Muslim)

Allahumma ya Allah jadikanlah kami hamba yang mencintaiMu, RasulMu, keluarga RasulMu dan para sahabat yang mencintai RasulMu, aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
2 Februari 2018

Kamis, 25 Januari 2018

Sibuk


Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu.

SubhanAllah tiada kata SIBUK untuk keluarga kita karena mereka adalah tanggung jawab kita dunia akhirat, 
"...jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya dari manusia dan batu..."(QS at Tahrim 7).
Rasulullah tidak pernah melewatkan setiap kesempatan untuk bermain dan bercanda dengan cucu-cucunya. Ketika beliau tengah berjalan bersama para sahabat untuk menghadiri undangan jamuan makan, beliau melihat cucunya Husein sedang bermain dengan teman-temannya.

Rasululah mempercepat langkahnya hingga berada jauh di depan para sahabat. Kemudian beliau mengembangkan tangannya mengejar Husein yang berlarian kesana kemari. Akhirnya Husein pun tertangkap. Dengan penuh cinta Rasul meletakkan satu tangan beliau di dagu dan satunya lagi di kepala Husein.

Kemudian memeluknya dengan erat dan menciumnya. Setelah itu beliau bersabda, “Husein adalah bagian dariku, dan aku adalah bagian dari Husein. Allah mencintai seseorang yang mencintai Hasan dan Husein. Keduanya adalah cucu-cucuku”. (Muhammad bin Isma’il Al-Bukhari, Adabul Mufrad).

Sungguh sentuhan fisik "mawaddah" berbuah sentuhan bathin "rahmah" cinta kasih sayang.

Allahumma ya Allah hiasilah hidup rumah tangga dengan keberkahan kasih sayangMu...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
24 Januari 2018

Sabtu, 30 Desember 2017

Pilar Keluarga Selamat Dunia Akhirat


"Jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka..."(QS AtTahrim 6)
1. Pilarnya adalah hidup bahagia hanya dalam Alqur'an dan Sunnah Rasulullah.

2. Semua berfikir dan bekerja untuk saling membahagiakan keluarganya.

3. Membantu keluarganya yang mengalami kesulitan ekonomi.

4. Menjadikan rumahnya sebagai madrasah dan markaz da'wah.

5. Bila ada berita tentang keluarganya segera tabayyun, cek recek agar selamat dari fitnah.

6. Kalau ada aib keluarganya, ia tutupi bukan disebarkan. Menyebarkan aib keluarga sama saja meludah ke muka sendiri.

7. Kekurangan bahkan kesalahan keluarganya juga berarti kekurangan dan kesalahan dirinya, maka saling menasehati, sabar dan doa adalah jalannya.

8. Kata "maaf" adalah kata sakti untuk menjaga kedamaian dan shilaturrahm.

9. Ada guru panutan bagi keluarga untuk menggadu dan memberi nasehat.

10. Ingat tugas utama dan kebahagia hakiki adalah BILA SEMUA KELUARGA MERAIH RIDHO dan SYURGA ALLAH.

Allahumma ya Allah jadikanlah keluarga kami dalam penjagaan hidayah dan berkahMu dunia akhirat, aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
29 Desember 2017

Selasa, 28 November 2017

Keluarga


Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu.

SubhanAllah tiada kata sibuk untuk keluarga kita karena mereka adalah tanggung jawab kita dunia akhirat, 
"...jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya dari manusia dan batu..."(QS at Tahrim 7).
Rasulullah tidak pernah melewatkan setiap kesempatan untuk bermain dan bercanda dengan cucu-cucunya. Ketika beliau tengah berjalan bersama para sahabat untuk menghadiri undangan jamuan makan, beliau melihat cucunya Husein sedang bermain dengan teman-temannya.

Rasululah mempercepat langkahnya hingga berada jauh di depan para sahabat. Kemudian beliau mengembangkan tangannya mengejar Husein yang berlarian kesana kemari. Akhirnya Husein pun tertangkap. Dengan penuh cinta Rasul meletakkan satu tangan beliau di dagu dan satunya lagi di kepala Husein.

Kemudian memeluknya dengan erat dan menciumnya. Setelah itu beliau bersabda, “Husein adalah bagian dariku, dan aku adalah bagian dari Husein. Allah mencintai seseorang yang mencintai Hasan dan Husein. Keduanya adalah cucu-cucuku”. (Muhammad bin Isma’il Al-Bukhari, Adabul Mufrad).

Sungguh sentuhan fisik "mawaddah" berbuah sentuhan bathin "rahmah" cinta kasih sayang.

Bercanda bersama cucu pertama tersayang fillah Muhammad Yusuf Ramadhon.

Allahumma ya Allah hiasilah hidup rumah tangga dengan keberkahan kasih sayangMu...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
27 November 2017

Jumat, 05 Mei 2017

Rasulullah Senang Bermain-Main Dengan Anak-Anak


Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu.

Rasulullah senang bermain-main (menghibur) dengan anak-anak dan Rasul pun sering kali memangku mereka. Beliau menyuruh Abdullah, Ubaidillah dan lain-lain dari putra-putra pamannya Al-Abbas ra. untuk berbaris lalu berkata, "Siapa yang lebih dulu sampai kepadaku akan kuberi sesuatu (hadiah)". Mereka pun berlomba-lomba menuju Rasul, kemudian duduk di pangkuan beliau, lalu Rasulullah memeluk mereka dan menciuminya.

Karena itu jangan pernah kata sibuk untuk keluarga kita, mereka amanah Allah untuk kita.

Dekatilah anak-anak kita, peluklah, ciumlah mereka dengan kasih sayang karena Allah.

InsyaAllah sentuhan fisik membawa sentuhan bathin, penuh kasih sayang, manja dan mesra dalam berkah Allah.

Dan hati terus berdoa agar kita dan keluarga kita dalam PENJAGAAN ALLAH.

Bersama dua putriku dari dua bidadariku tersayang krn Allah.

Selamat rehat dengan berwudhu, berdoa, berzikir dan berazam sholat malam, sahabat sholehku.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
4 Mei 2017

Kamis, 27 April 2017

Doa Memohon Pasangan dan Keturunan yang Saleh


Ya Tuhan, anugerahkan kepada kami pasangan dan keturunan yang menjadi penyejuk hati kami dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang bertakwa. (Q.S. Al-Furqān [25]: 74)

Hidup berumah tangga merupakan sunnatullah atau ketetapan Allah. Dengan adanya ketetapan ini, manusia dapat melanjutkan proses regenerasi yang baik. Rumah tangga yang baik akan dapat terbangun bila pelakunya berakhlak dan berperilaku baik sesuai dengan aturan syariat yang telah ditetapkan Allah Swt.

Sebagai kepala keluarga, seorang laki-laki sangat menyadari pentingnya peranan istri yang berakhlak baik dan mulia, baik kepada suami maupun kepada Allah Swt. Seorang istri yang berakhlak baik tidak akan memberatkan suami dalam hal apa pun. Sebaliknya, suami pun akan ikhlas memercayakan segala urusan rumah tangga kepadanya. Begitu pun kelak jika mereka dikarunia anak, maka diharapkan anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik dan patuh kepada orangtua dan agamanya.

Doa tersebut memberikan pelajaran bahwa daerah atau medan tanggung jawab antara suami dan istri sangatlah berbeda. Suami lebih fokus berada di luar rumah demi mengusahakan segala kebutuhan rumah tangganya, sedangkan istri lebih fokus di rumah untuk mengurus rumah, termasuk merawat anak-anak. Doa ini juga secara implisit menjelaskan bahwa peranan penting dalam pembinaan akhlak anak-anak ada pada seorang istri. Oleh karena itu, Allah menekankan kepada laki-laki agar memilih calon istri yang baik akhlaknya.

Doa ini dapat kita baca kapan saja dan di mana saja untuk memohon kepada Allah agar dikaruniai pasangan dan keturunan yang dapat menyenangkan hati serta mampu menjadi pemimpin rumah tangga yang baik dan bertanggung jawab.

Aam Amiruddin
26 April 2017

Senin, 11 April 2016

Kunci Keluarga Sakinah

Assalaamu alaikum wa rahmatullaah wa barkaatuhu.


Sahabatku inilah diantara kunci keluarga sakinah :

  1. Memagari benteng rumah tangga dengan sungguh-sungguh berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Assunnah,
  2. Tujuan utamanya ridho Allah dan kebahagiaan akhirat,
  3. Saling cinta benar-benar karena Allah sehingga memandang kekurangan pasanganpun adalah keistimewaannya, semakin lama pernikahan semakin sayang, manja dan mesra,
  4. Ide dan aktifitasnya bekerja untuk saling melayani, melindungi dan menyenangkan keluarganya,
  5. Makan dari rizky yang halal, dan halal pintu sakinah,
  6. Kekuatannya saling mendoakan di penghujung malam,
  7. Minimal sepekan sekali "tarbiyyah ahliyah" pembinaan keluarga dengan duduk bersama mengaji dan mengkaji Al-Qur'an dan Assunnah,
  8. Segera minta maaf ta'kala melakukan kesalahan,
  9. Mensyukuri ni'mat Allah dengan senang berbagi sedekah,
  10. Tawakkal yang penuh bahwa hanya Allah segala-galanya.

"Allahumma ya Allah jadikanlah rumah tangga kami, rumah tangga Syurga sebelum Syurga, sakinah mawaddah wa rahmah, bahagia dunia akhirat...aamiin".


K. H. Muhammad Arifin Ilham 

10 April 2016

Diperbarui 4 Oktober 2017

Selasa, 08 April 2014

Baity Jannaty

SubhanAllah sahabatku, inginkah keluarga kalian mesra dan bahagia?
Suami yang dikagumi?
Istri yang dimanja?
Anak-anak kalian pun menjadi anak-anak sholeh sholehah yang sangat sayang dan hormat pada kalian?

Bangunkanlah, ajaklah istrimu dan anak anakmu untuk sholat malam, kalian laki-laki mu'min menjadi imam dalam sholat malam kalian, biasakan berdoa bersama selesai sholat, ciumlah, peluklah istrimu di depan anak-anakmu disertai pujian dan doa, "sayangku, engkau bidadariku dunia akhiratku", ciumlah anak-anakmu diiringi pujian dan doa, "abi sayang kalian nak, kalian anak sholeh yang hebat", lalu biarkan istri dan anak anakmu saling cium dan memeluk. Bila kalian dapat menjaga suasana indah ini setiap pekan, syukur bisa hampir tiap malam, sungguh "baity jannaty" rumah tanggaku SyurgaKu...abang tulis selesai sholat malam bersama bidadari abang, Alhamdulillah adzan subuh berkumandang. Ayo kita memenuhi undangan Allah berjamaah di RumahNya.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
7 April 2014

Jumat, 16 Agustus 2013

Kunci Rumah Tangga Sakinah

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. 

Sahabatku kali ini kaji kita jus 21 surah Ar Rum ayat 21. 
“Dan di antara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir”. 
Ini sering kita dengar saat khutbah nikah disampaikan. Dan diantara hikmahnya mengandung kunci RUMAH TANGGA SAKINAH, 

1. Pilihlah pasangan hidup "min amfusikum" yang seaqidah, 
"Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya" (QS al Baqorah 221). 
2. Yang dicintai karena Allah, inilah pilihan yang membahagiakan, semua menjadi indaaaaaaah sekali, 

3. Satu visi misi dalam hidup, sungguh sulit bahagia kalau berbeda aqidah, tidak dicintai atau beda visi misi. Misalnya suami sangat tekun ibadah, istri sangat malas ibadah atau sebaliknya, istri dermawan, suami pelit amat atau sebalikna, 

4. Saling memahami, saling menghormati, saling mendukung, saling mendoakan. 

SubhanAllah inilah rumah tangga yang menghadirkan "litaskunuu ilaiha" sakinah mawaddah wa rahmah, tenang, senang, bahagia, "Syurga sebelum Syurga". 

Allahumma ya Allah kami mohon di bulan Ramadhon ini bagi sahabat kami yang belum menikah, hadirkan baginya pasangan yang membahagiakannya karenaMu, dan bagi kami yang berkeluarga jadikanlah rumah tangga kami "baity jannaty" rumah tanggaku syurgaku...aamiin. 

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
30 Juli 2013

Rabu, 26 Desember 2012

Tips Keluarga Sakinah

Assalaamu alaikum wa rahmatullah wa barkaatuhu.

Tip-tip kecil meraih keluarga semakin hari semakin mesra & sakinah. Bagi sahabatku yang belum nikah, simpan ya tips hikmah ini,

1. Selalu menyempatkan makan bersama,
2. Sekali-kali suami menemani istri di dapur, ke pasar atau menemani keperluan istri,
3. Memberi hadiah kejutan yang menyenangkan,
4. Buat kata indah mesra, via sms, diletakkan di meja kerja,
di kasur atau kita buka lemari baju,
5. Jangan pelit kata panggilan kesayangan & pujian,
6. Sungguh indah sholat tahajjud bersama apalagi dilanjutkan dengan doa bersama & di akhiri dengan pelukan ciuman sayang,
7. Ngaji bersama, syukur kalau suami pengajarnya,
8. Ngajak istri hadir di majlis ilmu,
9. Setiap menatap dihati atau terucap doa,"rahmati istri / suami hamba ya Allah",
10. Dibiasakan mencium sebelum bepergian, sepulangnya, sebelum tidur, saat mau makan, setelah makan disertai ucapan terima kasih, setiap selesai sholat atau saat tidak terduga memberikan ciuman disertai bisakan, "aku cinta kamu karena Allah, sayangku".

"Aku senyum menulis ini, & kubacakan untuk dua bidadariku, merekapun tersenyum indah, Allahumma ya Allah jadikanlah rumah tangga kami, rumah tangga Syurga sebelum SyurgaMu...aamiin".

K. H. Muhammad Arifin Ilham
10 Desember 2012

Senin, 11 April 2011

Keluarga Sakinah

KELUARGA SAKINAH (QS 30:21) itu keluarga yang bahagia dunia akhirat karena setiap anggota keluarganya menikmati taat kepada ALLAH, saling cinta, saling berbagi, saling berlomba untuk membahagiakan dan saling mendoakan.
Alqur'an dan Sunnah landasannya, bacaan Alqur'an terdengar di setiap magrib dan subuh, kajian keluarga setiap pekan, tahajjud dhuha pun terjaga, setiap berjumpa selesai sholat, kajian dan bepergian, mereka saling cium, ikhtiarnya pada rizki yang halal dan semuanya rindu RIDHO dan SYURGAnya ALLAH.
Inilah yang disebut Imam Ghazali, "Al Jannah qoblal Jannah" rumah tangga Syurga sebelum Syurga sebenarnya.

Semoga Allah terus menerus memberkahi keluarga kita, dan Semoga para sahabat FB yang belum menikah segera Allah bahagiakan dengan pasangan yang diridhoi Allah...aamiin.
K.H. Muhammad Arifin Ilham
2 April 2011
Diperbarui 10 Maret 2014

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...