Tampilkan postingan dengan label sholat malam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sholat malam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Desember 2021

Istimewanya Shalat Tahajud

 Salah satu shalat sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan adalah shalat Tahajud. Shalat Tahajud mempunyai cukup sangat istimewa meskipun hukumnya sunnah. Sebab, dalam beberapa Riwayat hadits disebutkan bahwa Rasulullah Muhammad Shalallahi Alaihi Wassalam diketahui tak pernah meninggalkan amalan tersebut hingga akhir hayatnya.

Bahkan, Rasulullah Shalallahi Alaihi Wassalam mengerjakannya hingga kedua telapak kaki beliau bengkak-bengkak. Untuk dapat melakukannya, kita dapat mengawali dengan niat bangun malam sebelum tidur.
Jumhur ulama mendasarkan anjuran untuk melakukan shalat malam atau shalat Tahajud seperti firman Allah Ta’la dalam Al Quran antara lain adalah:

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ

“Dan pada sebagian malam hari shalat Tahajjud-lah kamu….” ( QS. Al-Israa’[17]: 79

Kemudian dalam ayat yang lain Allah Ta’ala berfirman,

وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ بُكْرَةً وَأَصِيلًا وَمِنَ اللَّيْلِ فَاسْجُدْ لَهُ وَسَبِّحْهُ لَيْلًا طَوِيلًا

“Dan sebutlah nama Rabb-mu pada (waktu) pagi dan petang. Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari.” QS.Al-Insaan [76]: 25-26).

Kemudian dalam sebuah hadits Abu Hurairah Radhiyallahu anhu berkata, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ صَلاَةِ الْمَفْرُوْضَةِ، صَلاَةُ اللَّيْلِ.
“Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat yang dilakukan di malam hari.” (HR. Muslim)

Salah satu keutamaan shalat Tahajud adalah ia akan mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat. Hal ini didasarkan pada hadits dimana Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda,

“Sungguh pada malam hari terdapat waktu tertentu, yang bila seorang Muslim memohon kepada Allah dari kebaikan dunia dan akhirat pada waktu itu, maka Allah pasti akan memberikan kepadanya, dan waktu tersebut ada pada setiap malam” 
(HR. Muslim)

Sunnahnya waktu mengerjakan shalat Tahajud adalah malam setelah ia bangun tidur. Namun yang lebih afdhol atau utama adalah disepertiga malam yang akhir hingga menjelang shalat Subuh dengan 8 rakaat dan ditambah 3 rakaat witir.

Ustadz Aam Amiruddin
20 Desember 2021

Senin, 13 September 2021

Luangkanlah Waktu Untuk Menyendiri Mendekatkan Diri Kepada ALLAH

     Luangkanlah waktu untuk menyendiri, merenung, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Waktu yang paling kondusif adalah pada Sepertiga malam manakala alam terasa sunyi karena makhluk sedang tertidur. Pada suasana yang sepi, zikir dan doa yang kita panjatkan kepada Allah Swt akan jauh lebih khusyuk dan lebih meresap di dalam hati. Selain berlimpah pahala, ibadah malam ini juga memberi banyak manfaat bagi fisik dan batin kita. Hati menjadi lebih tenang dan lapang, pikiran jadi lebih jernih dan segar. Karenanya, diri kita jauh lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan dan persoalan yang terjadi di sepanjang hari.

     Manfaatkan waktu sepertiga malam ini untuk membersihkan diri dengan istighfar dan memohon kekuatan kepada Allah sehingga hati kita lebih mantap dan istiqamah dalam ketaatan. Inilah modal utama untuk membangun ketangguhan kita dalam mengarungi hidup di dunia.

Rasulullah SAW bersabda, “Rabb kita Tabamka wa Ta’ala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir; lalu Dia berfirman, “Siapa yang berdoa kepada-Ku, Aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta kepada-Ku, pasti akan Ku-beri. Dan siapa yang meminta ampun kepada-Ku, pasti akan Ku-ampuni'.”
HR. Bukhari, Muslim

Dalam hadits lain Rasulullah SAW bersabda, “Pada malam hari terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang Muslim memanjatkan doa kepada Allah berkaitan dengan dunia dan akhiratnya bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberikan apa yang ia minta. Hal ini berlaku setiap malamnya.”
HR. Muslim

Allah SWT berfirman,
“Bangunlah (untuk shalat) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit.”
(QS. Al Muzammil [73]: 2-3)

Aturlah waktu kita untuk memiliki kesempatan dalam kesendirian dan hanya berdoa kapada Allah SWT Manfaatkanlah kesunyian malam hari untuk “curhat” kepada Allah tentang apa saja, tentang persoalan kita, tentang kesulitan kita, atau tentang kebahagiaan kita karena sesungguhnya hanya Allah tempat kita mengadu dan memohon.

Perbanyak menunaikan shalat malam. Di dalam shalat, panjangkanlah sujud dan berdoalah dengan sungguh-sungguh. Nikmati kekhusyukan berdoa kepada Allah. Dalam salah satu haditsnya Rasulullah SAW bersabda, “Ada tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah pada saat tiada naungan kecuali naungan-Nya...”
Di antaranya adalah,
“Seorang lelaki yang mengingat Allah dalam keadaan sendirian, lantas berlinanglah kedua matanya.”
HR. Bukhari, Muslim

KH. Abdullah Gymnastiar
11 September 2021

Kamis, 15 Desember 2016

Wajah Bersinar

Assalaamu alaikum wa rahmatullah wa barakaatuhu.


"WAJAH BERSINAR"

SubhanAllah, sungguh sahabat sholehku, bila seorang mu'min itu sudah meraih semangat dan kesenangan sholat malam, dan penuh keni'matan dalam kekhusyu'an menegakkannya di setiap malam sehingga terasa pendek waktu malam baginya, 
"Mereka sedikit sekali tidur di waktu malan. Dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar" (QS Adz Dzariyat 17-18), 
maka sungguh ia telah meraih KUNCI KEBAHAGIAN HIDUP, 
"Sesungguhnya sholat malam itu lebih tepat untuk khusyu, dan bacaan kala itu sungguh sangat Indah BERKESAN MENDALAM" (QS Al Muzammil 6).
Buahnya hidupnya damai, tenang, bahagia, wajahnya bercahaya, percaya dirinya kuat, sangat cerdas, hatinya kaya, bicara sikapnya berwibawa, akhlaknya mulia, dicintai umat manusia dan disegani lawannya. Rasulullah bersabda, “barang siapa yang banyak menunaikan shalat malam, maka wajahnya akan terlihat tampan atau cantik pada siang hari” (HR Ibnu Majjah).

Said bin al-Muasyab berkata, “sesungguhnya, orang yang selalu shalat malam, Allah akan menjadikan WAJAHNYA BERSINAR, sehingga ia akan dicintai seluruh umat, bahkan orang yang belum mengenalnya sekalipun. Orang akan berkata, "aku sungguh menyenangi orang ini". Demikian pula Ibnu Qayyim berkata, "shalat tahajjud bisa memberikan sinar yang tampak di wajah sekaligus membuat wajah semakin cantik".

Allahumma ya ALLAH tancapkan di hati kami keni'matan iman dan kesenangan sholat malam hingga akhir hayat kami...aamiin.

Selamat menikmati indahnya sholat malam sahabat sholehku.

foto Tawshiyah Zikir mesjid Islamic Centre Samarinda


K. H. Muhammad Arifin Ilham 
14 Desember 2016

Jumat, 22 Mei 2015

Penyebab Berat Melaksanakan Tahajjud

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. 

Lantas apa dong penyebab jadi berat tahajjud! Makaci Ya bang.

MasyaAllah walhamdulillah sahabatku kembali abang share ulang SEBAB-SEBAB MALAS TAHAJJUD, mudah-mudahan dengan mengenalnya kita segera muhasabah diri, karena sungguh dunia terasa Syurga sebelum Syurga bagi hamba Allah yang telah merasakan indahnya, ni'matnya, bahagianya sholat malam. SubhanAllah inilah di antara penyebab berat, malas tahajjud sekalipun bangun malam:

1. "Adh dho'ful iimaani" lemah iman, kalau kuat iman, pasti ia sangat cinta, rindu dan sangat bahagia menghadapNya di penghujung malam.

"Sesungguhnya bangun tengah malam lebih tepat untuk khusyu', dan bacaan kala itu sungguh sangat berkesan mendalam" (QS Al Mujammil 6).
Bukankah kekasih senang berjumpa dan berduaan dengan kekasihnya?

2. "Al jahlu" karena awam Ilmu agamanya, seandainya tahu dalil, keutamaan, rahasia, hikmah, keajaiban, manfaat, indahnya tahajjud, pastilah ia menjaganya, bahkan sebelum tidur pun sudah senang karena nanti malam menghadap Allah.
"Apakah sama hamba Allah yang bangun malam sujud berdiri yang takut dengan dahsyatnya akhirat dan mengharapkan rahmat Allah dengan mereka yang lelap dalam peraduan tidur?
Apakah sama hamba Allah yang berilmu dengan yang tidak berilmu? Sesungguhnya hanya hamba Allah berilmu yang mengingat Allah di penghujung malam" (Az Zumar 9).
3. "Hubbud dunya" budak dunia sehingga dilelahkan dan disibukkan dengannya siang dan malam. Bangun malam pun karena target dunia.
"Bermegah-megahan telah melalaikan kamu sampai kamu masuk ke dalam kubur" (QS At-Takatsur 1-2).
4. "Abdul hawa" budak nafsu, hobby ma'siyat, sulit bagi pezina, pemabuk, pejudi dan sebagainya sebagainya untuk sholat malam. Puas dan senangnya hanya ma'siyat (QS Yusuf 53)

5. "Tho'mul haraami" banyak makan minum yang haram sehingga berat sekali untuk sholat lima waktu apalagi sholat malam. Kalaupun sholat berat dan malas-malasan,
"Mereka tidak mengerjakan sholat, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan.” (QS At-Taubah 54).
Tubuh yang tumbuh dari yang haram menjadi energi ma'siyat, dan membuat lemes ibadah, sahabatku.

6. "Katsrotul dzunuub" karena selalu dan banyak berbuat dosa. Setiap dosa yang diperbuat menjadi noktah hitam di hati, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba, ketika berbuat dosa, maka pada hatinya akan tertinggal setitik noda hitam. Jika dia bertaubat dari dosanya, maka hatinya akan dibersihkan dari noda hitam tersebut. Namun apabila dia terus menambah dosanya, maka noda hitam tersebut pun semakin bertambah. Demikianlah maksud dari firman Allah ta’ala, “Sekali-kali tidak, bahkan apa yang mereka lakukan tersebut akan menutupi hatinya.” (QS. Al-Muthaffifin : 14).” (HR. At-Tirmidzi). Sufyan Ats-Tsauri berkata, "Saya pernah tidak bisa menjalankan shalat tahajjud selama 5 bulan. Hanya karena 1 dosa yang dulu aku lakukan". Seseorang datang kepada Imam Ghazali untuk menanyakan kepada Beliau mengenai sesuatu yang menyebabkannya tidak bisa bangun malam untuk mengerjakan shalat. Beliau menjawab, “Dosa-dosamu telah membelenggumu".

7. Karena 1-6, maka ia pun dengan mudah dikuasai syetan (QS Al A'rof 175).
Dari Abu Hurairah bahwa Nabi Shollallahu ’Alaih Wa Sallaam bersabda:
“Syetan akan mengikat tengkuk salah seorang di antara kamu apabila ia tidur dengan tiga ikatan.
Syetan men-stempel setiap simpul ikatan atas kalian dengan mengucapkan: Bagimu malam yang panjang maka tidurlah.
Apabila ia bangun dan berdzikir kepada Allah maka terbukalah satu ikatan.
Apabila ia wudhu, terbuka pula satu ikatan.
Apabila ia sholat, terbukalah satu ikatan.
Maka, di pagi hari ia penuh semangat dan segar.
Jika tidak, niscaya di pagi hari perasaannya buruk dan malas.” (HR Bukhary).

Ketika Rasulullah diberitahu tentang seorang yang tidak tahajjud, beliau menjawab, “Syetan telah mengincingi kedua telinganya.” (HR An Nasa’i dan Ibnu Majah).

Demikian sahabat sholehku, maafkan abang kalau tidak berkenan.

Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu dulu, berdoa, berzikir sampai tertidur dan berazam untuk sholat malam.

Besok abang mohon doa safar da'wah ke Ketapang Kalimantan Barat. 

Semoga Allah menanamkan keindahan iman di hati kita, dan keni'matan sholat malam... Aaamiin.

Mohon dishare untuk semua sahabat kita.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
21 Mei 2015

Diperbarui 19 April 2016
Diperbarui 27 Desember 2016

Selasa, 11 November 2014

Keni'matan Sholat Malam

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

SubhanAllah, keni'matan sholat malam adalah puncak dari kekuatan dan kebersihan tauhid kepada ALLAH. Kalau sudah ni'mat tahajjud, maka semua ibadah jadi ni'mat (QS Al Muzammil 6). Dan itu menunjukkan akhlak teragung kepada ALLAH. 

Sholat malam adalah buah kesadaran utuh bahwa kita mahluk yang faqir, banyak dosa dan sangat hina, maka buahnya pasti rendah hati, belas kasih, penyayang dan dermawan. Karena itulah tahajjud tidak dapat dipisahkan dengan kedermawanan (QS As Sajadah 16). 

Tahajjud itu bukti seorang hamba yang sangat berhajat, sangat memperhatikan dan sangat mementingkan ALLAH di atas segala-galanya, maka iapun menjadi perhatian ALLAH, "Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri sholat malam...(QS Al Muzammil 20). Dan tahajjud itu menjadi pembeda jelas mana hamba ALLAH yang sebenarnya, dan bukan hambaNya (QS Az Zumar 9). Sehingga Rasul yang muliapun menyebut penegak tahajjud "kannujum fillaili" sebagaimana kita menyaksikan cahaya bintang-bintang di tengah malam, begitulah para Malaikat di langit menyaksikan hamba-hamba ALLAH yang tahajjud seperti cahaya bintang-bintang di bumi, subhanAllah.

Bukankah kekasih senang bercengkrama dengan kekasihnya, ALLAH mencintai hamba yang beriman, hamba berimanpun mencintai ALLAH (QS Al Maidah 54), itulah membuat hamba yang beriman sangat meni'mati dialog berduaan di tengah malam, rindu, bergetar hatinya, takut ditinggalkanNya, air matapun mengalir menterjemahkan DAHSYAT CINTANYA KEPADA ALLAH (QS Maryam 58). Maka tidak heran sebagaimana sabda Rasulullah "manhaatun anil itsmi" tidak ada lagi keinginan berbuat ma'siyat karena ALLAH cabut keinginannya berbuat ma'siyat dan ALLAh ganti dengan keinginan ibadah kepadaNYA.

Sekali lagi sahabat sholehku, sungguh peni'mat sholat malam itu meraih kunci kebahagiaan hidup "aljannah qoblal Jannah" Syurga sebelum Syurga. Bagaimana tidak bahagia karena ia sudah mendapatkan apa yang dicari manusia di dunia ini, yaitu kedamaian hidup. Rizkinya berkah, rumah tangganya indah, dan semua aktivitas dalam hidayah ALLAH, alhamdulillah. 

Allahumma ya Allah, hamba mohon amat sangat kepadaMU, tanamkan di hati kami keni'matan iman dan hiasilah hidup kami dengan keni'matan sholat malam hingga hamba berjumpa denganMu...aamiin....

K. H. Muhammad Arifin Ilham
10 November 2014


Diperbarui 31 Januari 2017

Rabu, 05 November 2014

Sholat Malam

Assalaamu alaikum wa rahmatullah wa barkaatuhu

SubhanAllah walhamdulillah, sungguh sahabat sholehku, bila seorang mu'min itu sudah meraih semangat dan kesenangan sholat malam, dan penuh keni'matan dalam kekhusyu'an menegakkannya di setiap malam sehingga terasa pendek waktu malam baginya,
"Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar" (QS.Adz Dzariyat: 17-18).
Sungguh ia telah meraih KUNCI KEBAHAGIAN HIDUP, 
"Sesungguhnya sholat malam itu lebih tepat untuk khusyu, dan bacaan kala itu sungguh sangat Indah BERKESAN MENDALAM" (QS Al Muzammil 6).
Buahnya; hidupnya damai, tenang, bahagia, wajahnya bercahaya, percaya dirinya kuat, sangat cerdas, hatinya kaya, bicara sikapnya berwibawa, akhlaknya mulia, dicintai umat manusia dan disegani lawannya. 

Rasulullah bersabda, “barang siapa yang banyak menunaikan shalat malam, maka wajahnya akan terlihat tampan atau cantik pada siang hari.” (HR Ibnu Majjah). 

Said bin al-Muasyab berkata, “sesungguhnya, orang yang selalu shalat malam, Allah akan menjadikan WAJAHNYA BERSINAR, sehingga ia akan dicintai seluruh umat, bahkan orang yang belum mengenalnya sekalipun. Orang akan berkata, "aku sungguh menyenangi orang ini".

Demikian pula Ibnu Qayyim berkata, "Shalat tahajjud bisa memberikan sinar yang tampak di wajah sekaligus membuat wajah semakin cantik".

Allahumma ya ALLAH tancapkan di hati kami keni'matan iman dan kesenangan sholat malam hingga akhir hayat kami...aamiin.

So jangan lupa sebelum tidur berwudhu, berdoa, berdzikir sampai tertidur, berazam untuk sholat malam dan sahur penuh berkah untuk puasa Sunnah senin - kamis kesukaan Rasululah. 

Met rehat sahabat sholehku.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
4 November 2014

Diperbaharui 12 April 2015
Diperbaharui 23 Maret 2016

Selasa, 02 September 2014

Hidup Dalam Keteraturan Taat

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. 

SUBHANALLAH, alangkah indahnya, bahagianya dan berkahnya hidup seorang mu'min itu, tiada hari yang ia lalui dengan sia-sia karena hidupnya dalam KETERATURAN TAAT. Ia mulai bangun malam dengan mandi untuk SHOLAT MALAM, MUHASABAH diri diiringi dengan ISTIQFAR  di waktu sahur, 
"Hamba-hamba yang beriman itu sedikit sekali rehatnya di waktu malam karena senang ibadah, dan istigfar di waktu sahur" (QS Adz Dzariyat 17-18), 
dan TADABBARUL QUR’AN menjelang fajar, 
"Sungguh, bacaan Fajar itu disaksikan “ (QS Al Isra 78), 
DAN TADABBARUL QUR'AN menjelang fajar, kakinya ia langkahkan untuk sholat subuh berJAMAAH di MESJID, "lebih utama 27 derajat daripada shalat sendirian" (HR Muslim), 

sebelum mencari rizki yang halal ia lebih dahulu SHOLAT DHUHA, ia jaga kehormatan dirinya dengan RAPI INDAH AURATNYA IA TUTUPI, TIDAK MAU MENYENTUH DAN DISENTUH BUKAN MAHRAMNYA, wajahnya bersih dan nyaman dipandang buah selalu TERJAGA WUDHU, MURAH SENYUM DAN RENDAH HATINYA, ia selalu syukuri nikmat ALLAH dengan sedekah, HATI DAN LISANNYA BERGERAK BASAH DAN  ASYIK dalam DZIKRULLAH. 

Inilah awal KETERATURAN keseharian orang beriman yang terjadi setiap hari. Tiada waktu kecuali bernilai ibadah dan menjadi bekal persiapan di akhirat kelak. Ia pun berazam mengamalkan hingga Allah mewafatkannya.

Allahumma ya ALLAH tancapkan di hati kami, keluarga kami dan sahabat FB kami kekuatan dan keindahan iman, hiasilah hidup kami dengan kemuliaan akhlak dan selamatkan kami dari berbagai fitnah hidup di dunia sebentar ini...aamiin..


Foto tadi "Hikmah Pagi" TVRI rutin setiap kamis 05.00-06.00 wib bersama asaatidzi Az Zikra.
Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir dan berazam untuk sholat malam, duhai sahabatku yang mulia...

K. H. Muhammad Arifin Ilham
31 Agustus 2014


Diperbarui 7 Januari 2016
  

Kamis, 10 November 2011

Gimana Dong Agar Semangat Tahajjud?

Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. 

Bang Arifin, gimana dong agar semangat tahajjud?

SubhanAllah inilah diantara kiat kiat agar semangat tahajjud : 
  1. Bertekad sungguh-sungguh, 
  2. Kenali rahasia, hikmah dan keutamaan tahajjud, 
  3. Minta nasehat ulama yang istiqomah, 
  4. Bersahabat dengan sahabat peni'mat tahajjud, 
  5. Bergabung dengan group tahajjud call 
  6. Sebagaimana Rasululllah selalu menyegerakan tidur setelah isya, 
  7. Saling mengingatkan keluarga dan sahabat untuk saling membangunkan,' 
  8. Berwudhu sebelum tidur, 
  9. Berdoa disertai niat tahajjud, 
  10. Hanya untuk berjaga-jaga dengan jam weker, 
  11. Datangilah Majelis yang guru dan jamaahnya mengamalkan tahajjud,
  12. Persiapkan pakaian terbaik, dan sajadah sebelum tidur untuk tahajjud. Jadi waktu tidak terbuang banyak saat bangun, 
  13. Sebelum rehat berzikirlah sampai tertidur,
  14. Sekali lagi siangnya jangan ma'siyat karena dosa menjadi hijab tahajjud, 
  15. BAYANGKAN BESOK KITA MATI! 
"Sesungguhnya bangun tengah malam lebih tepat untuk khusyu', dan bacaan kala itu sungguh sangat berkesan mendalam" (QS Al Muzammil : 6)
Alhamdulillah abang sudah mempersiapkan kain kapan untuk diri abang sendiri yang abang letakkan di samping sajadah abang, dan itu menjadi ENERGI TAHAJJUD.

Demikian sahabatku,
"Semoga ALLAH membimbing Arifin, kalian dan keluarga kita menjadi hamba-hamba-NYA peni'mat tahajjud hingga akhir hayat... Aaamiin".

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
24 Oktober 2011 

Diperbarui 20 Mei 2015
Diperbarui 20 April 2016

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...