Tampilkan postingan dengan label syetan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label syetan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Oktober 2016

8 Strategi Setan Untuk Menjerumuskan Manusia

Washwash adalah salah satu strategi setan untuk menjerumuskan manusia. Waswasah, artinya membisikkan keraguan ketika melakukan kebaikan atau amal saleh. Saat terdengar kumandang azan subuh, dan tubuh kita masih dililit selimut, terbersit dalam pikiran, “nanti, lima menit lagi”. Nah, ini washwash. Kenyataannya bukan lima menit tapi satu jam, sehingga akhirnya shalat Subuh terlambat. Silakan cermati dalam kehidupan sehari-hari, sering terbersit pikiran-pikiran yang membuat kita tidak jadi melakukan suatu kebajikan. Ini namanya strategi washwash.

Tazyin adalah salah satu strategi setan untuk menjerumuskan manusia. Tazyin, artinya membungkus kemaksiatan dengan kenikmatan. Mengapa orang pacaran suka lebih mesra daripada suami-istri? Jalan-jalan saat pacaran lebih mengesankan ketimbang setelah menikah. Ini karena ada unsur tazyin. Pacaran itu kan maksiat, sementara nikah itu ibadah. Nah, yang maksiat disulap oleh setan sehingga terasa lebih indah, nikmat, dan mengesankan. Inilah yang disebut tazyin.
“Iblis berkata, ‘Tuhanku, karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, aku pasti akan menjadikan kejahatan itu terlihat indah pada mata manusia di bumi. Aku pun akan menyesatkan mereka semua, kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih.’” (Q.S. Al-Ḥijr [15]: 39-40)
Tamanni adalah salah satu strategi setan untuk menjerumuskan manusia. Tamanni, artinya memperdayakan manusia dengan khayalan dan angan-angan. Pernahkan terbersit niat akan shalat tahajud saat merebahkan badan di tempat tidur, namun pada jam tiga pagi, saat beker berbunyi, cepat-cepat kita matikan dan kita meneruskan tidur? Ironisnya, ini berlangsung berkali-kali. Inilah contoh tamanni, tahajud hanya sampai angan-angan, tidak menjadi kenyataan.
“Dan pasti kusesatkan mereka. Akan kubangkitkan angan-angan kosong kepada mereka...” (Q.S. An-Nisā’ [4]: 119)
“Setan itu memberikan janji-janji dan membangkitkan angan-angan kosong kepada mereka, padahal setan itu hanya menjanjikan tipuan belaka kepada mereka.” (Q.S. An-Nisā’ [4]: 120)
A’dawah adalah salah satu strategi setan untuk menjerumuskan manusia. A’dawah, artinya permusuhan. Setan berusaha menumbuhkan permusuhan di antara manusia. Biasanya permusuhan berawal dari prasangka buruk. Supaya manusia bermusuhan, setan menumbuhkan prasangka buruk di antara mereka yang bertikai. Apabila yang dominan dalam diri kita itu prasangka buruk, perselisihan tidak akan bisa didamaikan.

Takhwif adalah salah satu strategi setan untuk menjerumuskan manusia. Takhwif, artinya menakut-nakuti. Pernahkah merasa takut miskin karena menginfakkan sebagian harta, takut tidak dapat jodoh atau pekerjaan karena pakai jilbab, takut disebut so alim karena datang ke majelis ta’lim? Kalau kita pernah merasakannya, inilah strategi setan yang disebut takhwif. Perasaan takut ini membuat kita tidak mengamalkan ajaran-ajaran-Nya.Takut yang dimaksud di sini bukanlah takut yang tabi’i (alami) seperti takutnya seorang diterkam binatang buas di tengah-tengah hutan belantara, dan bukan pula takut yang syar’i (sesuai dengan syariat Islam) seperti takut melakukan kemaksiatan. Tetapi takut yang dijadikan senjata setan ini adalah takut menyatakan kebenaran, takut menegakkan hukum Allah, takut melakukan ‘amar ma’ruf nahyi munkar karena khawatir dengan segala risiko dan konsekuensinya. Misalnya, risiko jatuh miskin, kehilangan jabatan, atau masuk penjara.

Shaddun adalah salah satu strategi setan untuk menjerumuskan manusia. Shaddun, artinya menghalang-halangi manusia menjalankan perintah Allah dengan menggunakan berbagai hambatan. Misalnya malas shalat sunah, padahal biasanya rajin atau mengantuk ketika membaca Al Quran meskipun sudah cukup tidur. Ini adalah gejala shaddun dari setan.

Wa’dun adalah salah satu strategi setan untuk menjerumuskan manusia. Wa’dun artinya janji palsu. Setan berusaha membujuk manusia agar mau mengikutinya dengan memberikan janji-janji yang menggiurkan. Di akhirat, setan mengakui bahwa janji-janji yang diberikannya kepada manusia di dunia adalah palsu.
“Ketika proses hisab telah selesai, setan berkata, ‘Sesungguhnya, Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar. Aku pun telah menjanjikan kepadamu, tetapi aku menyalahinya. Aku tidak mempunyai kekuasaan apa pun terhadapmu, melainkan hanya menyerumu lalu kamu mematuhi seruanku. Oleh sebab itu, janganlah kamu mencercaku, tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku tidak dapat menolongmu dan kamu pun tidak dapat menolongku. Sesungguhnya, aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukanku dengan Allah sejak dahulu.’ Sungguh, orang zalim akan mendapat siksaan yang pedih.” (Q.S. Ibrāhīm [14]: 22)
Ayat ini menjelaskan bahwa di akhirat setan buka kartu. Mereka mengatakan kepada ahli neraka bahwa janjinya itu palsu, sementara janji Allah benar. Karena itu mereka berkata, Janganlah kamu mencerca aku, akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu, dan kamu pun sekali-kali tidak dapat menolongku.

Kaidun adalah salah satu strategi setan untuk menjerumuskan manusia. Kaidun artinya tipu daya. Setan berusaha dengan segala macam tipu daya untuk menyesatkan manusia. Sebenarnya tipu daya setan itu tidak akan ada pengaruhnya bagi orang-orang yang benar-benar beriman kepada Allah swt. dalam firman-Nya, Allah menegaskan bahwa tipu daya setan itu lemah.
“Orang-orang beriman berperang di jalan Allah, sedangkan orang-orang kafir berperang di jalan Tagut. Maka, perangilah kawan-kawan setan itu karena sesungguhnya tipu daya setan itu lemah.” (Q.S. An-Nisā’ [4]: 76)
Aam Amiruddin
5 Oktober 2016

Senin, 25 Mei 2015

Memaafkan Itu Mudah Atau Mudah?

Tidur aja ada musuhnya. Yakni nyamuk. Hehehehe. Be sabar. Selalu doa terbaik untuk semua. Mohon sedekah doa terbaik buat saya juga ya. Salam sayang.

Belajarlah untuk mengerti, memahami, memudahkan, menolong, memaafkan.... Semua itu akan membuat kita mulia. Met isya yah...

Bila berharap punya temen yang ga ada salahnya, maka ga akan punya temen. Trima bagusnya. Trima jeleknya. Ambil bagusnya. Perbaiki jeleknya.

Ga ada suami yang sempurna. Sebagaimana ga ada istri yang sempurna. Dengan ketidaksempurnaan itu, saling melengkapi. Indah.

Segitu hebatnya orang tua. Pasti akan ada salahnya. Baik salah beneran. Atau salah di mata anak. Begitu pun sebaliknya.

Saling menahan diri. Saling bersabar. Atau ada yang menahan diri. Ada yang bersabar. Maka insyaaAllah semua hubungan, akan baik-baik saja. Apalagi klo judulnya kepentingan Islam. Kepentingan tanah air. Atau bahkan dunia. Penting sekali, berlaku arif & bijak. Supaya selamet smua.

Setiap tindakan. Setiap ucapan. Setiap pendengaran. Pikirin dampaknya untuk Islam wal muslimin. Pikirin dampaknya untuk negeri ini, & semesta.

Jadilah orang-orang yang senantiasa membawa kepada manfaat, kedamaian, & perdamaian. Bukan sebaliknya.

Selalu ada di antara kita yang selalu ga suka. Siapa dia? Asy-SyaithoonirRojiim. Ga demen dia kalo kita-kita berteman, bersaudara. Fastaghfiruu...

Syetan juga ga demen ada yang berbuat baik. Ga akan dia biarkan. Dia pasti akan ganggu terus. Fasta'idz billaahi minasysyaithoonirrojiim.

Ustadz Yusuf Mansur
24 Mei 2015

Jumat, 22 Mei 2015

Penyebab Berat Melaksanakan Tahajjud

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. 

Lantas apa dong penyebab jadi berat tahajjud! Makaci Ya bang.

MasyaAllah walhamdulillah sahabatku kembali abang share ulang SEBAB-SEBAB MALAS TAHAJJUD, mudah-mudahan dengan mengenalnya kita segera muhasabah diri, karena sungguh dunia terasa Syurga sebelum Syurga bagi hamba Allah yang telah merasakan indahnya, ni'matnya, bahagianya sholat malam. SubhanAllah inilah di antara penyebab berat, malas tahajjud sekalipun bangun malam:

1. "Adh dho'ful iimaani" lemah iman, kalau kuat iman, pasti ia sangat cinta, rindu dan sangat bahagia menghadapNya di penghujung malam.

"Sesungguhnya bangun tengah malam lebih tepat untuk khusyu', dan bacaan kala itu sungguh sangat berkesan mendalam" (QS Al Mujammil 6).
Bukankah kekasih senang berjumpa dan berduaan dengan kekasihnya?

2. "Al jahlu" karena awam Ilmu agamanya, seandainya tahu dalil, keutamaan, rahasia, hikmah, keajaiban, manfaat, indahnya tahajjud, pastilah ia menjaganya, bahkan sebelum tidur pun sudah senang karena nanti malam menghadap Allah.
"Apakah sama hamba Allah yang bangun malam sujud berdiri yang takut dengan dahsyatnya akhirat dan mengharapkan rahmat Allah dengan mereka yang lelap dalam peraduan tidur?
Apakah sama hamba Allah yang berilmu dengan yang tidak berilmu? Sesungguhnya hanya hamba Allah berilmu yang mengingat Allah di penghujung malam" (Az Zumar 9).
3. "Hubbud dunya" budak dunia sehingga dilelahkan dan disibukkan dengannya siang dan malam. Bangun malam pun karena target dunia.
"Bermegah-megahan telah melalaikan kamu sampai kamu masuk ke dalam kubur" (QS At-Takatsur 1-2).
4. "Abdul hawa" budak nafsu, hobby ma'siyat, sulit bagi pezina, pemabuk, pejudi dan sebagainya sebagainya untuk sholat malam. Puas dan senangnya hanya ma'siyat (QS Yusuf 53)

5. "Tho'mul haraami" banyak makan minum yang haram sehingga berat sekali untuk sholat lima waktu apalagi sholat malam. Kalaupun sholat berat dan malas-malasan,
"Mereka tidak mengerjakan sholat, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan.” (QS At-Taubah 54).
Tubuh yang tumbuh dari yang haram menjadi energi ma'siyat, dan membuat lemes ibadah, sahabatku.

6. "Katsrotul dzunuub" karena selalu dan banyak berbuat dosa. Setiap dosa yang diperbuat menjadi noktah hitam di hati, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba, ketika berbuat dosa, maka pada hatinya akan tertinggal setitik noda hitam. Jika dia bertaubat dari dosanya, maka hatinya akan dibersihkan dari noda hitam tersebut. Namun apabila dia terus menambah dosanya, maka noda hitam tersebut pun semakin bertambah. Demikianlah maksud dari firman Allah ta’ala, “Sekali-kali tidak, bahkan apa yang mereka lakukan tersebut akan menutupi hatinya.” (QS. Al-Muthaffifin : 14).” (HR. At-Tirmidzi). Sufyan Ats-Tsauri berkata, "Saya pernah tidak bisa menjalankan shalat tahajjud selama 5 bulan. Hanya karena 1 dosa yang dulu aku lakukan". Seseorang datang kepada Imam Ghazali untuk menanyakan kepada Beliau mengenai sesuatu yang menyebabkannya tidak bisa bangun malam untuk mengerjakan shalat. Beliau menjawab, “Dosa-dosamu telah membelenggumu".

7. Karena 1-6, maka ia pun dengan mudah dikuasai syetan (QS Al A'rof 175).
Dari Abu Hurairah bahwa Nabi Shollallahu ’Alaih Wa Sallaam bersabda:
“Syetan akan mengikat tengkuk salah seorang di antara kamu apabila ia tidur dengan tiga ikatan.
Syetan men-stempel setiap simpul ikatan atas kalian dengan mengucapkan: Bagimu malam yang panjang maka tidurlah.
Apabila ia bangun dan berdzikir kepada Allah maka terbukalah satu ikatan.
Apabila ia wudhu, terbuka pula satu ikatan.
Apabila ia sholat, terbukalah satu ikatan.
Maka, di pagi hari ia penuh semangat dan segar.
Jika tidak, niscaya di pagi hari perasaannya buruk dan malas.” (HR Bukhary).

Ketika Rasulullah diberitahu tentang seorang yang tidak tahajjud, beliau menjawab, “Syetan telah mengincingi kedua telinganya.” (HR An Nasa’i dan Ibnu Majah).

Demikian sahabat sholehku, maafkan abang kalau tidak berkenan.

Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu dulu, berdoa, berzikir sampai tertidur dan berazam untuk sholat malam.

Besok abang mohon doa safar da'wah ke Ketapang Kalimantan Barat. 

Semoga Allah menanamkan keindahan iman di hati kita, dan keni'matan sholat malam... Aaamiin.

Mohon dishare untuk semua sahabat kita.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
21 Mei 2015

Diperbarui 19 April 2016
Diperbarui 27 Desember 2016

Jumat, 07 Februari 2014

Mengapa Mudah Kesurupan?

Bang, mohon penjelasan mengapa orang mudah Kesurupan?
SubhanAllah inilah diantara sebab-sebab manusia mudah Kesurupan atau kerasukan Jin:
1. Banyak makan yang haram (QS Al Baqoroh : 275), berarti ia membangun ruangan syetan dalam tubuhnya.

2. Budak nafsu (QS Al A'rof : 175), orang berzina bisa lebih kuat ketimbang dengan istrinya yang halal karena saat berzina syetan Jin menyertainya.

3. Jin yang jatuh cinta pada manusia atau sebaliknya,

4. Adanya perbuatan manusia yang menyakiti jin, seperti tertabrak, tersiram air panas, terkena lemparan atau tembakan yang dilakukan oleh manusia,

5. Perbuatan zhalim jin kepada manusia, bagian dari permusuhan antara setan dan manusia (QS Al A'raf 16-17)

6. Karena jin itu dipanggil melalui ritual atau zikiran menyimpang yang sengaja menghadirkan arwah (jin-jin), 
“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan“ (QS Al Jin: 6),

7. Karena jin itu dimasukkan atau diperintah oleh tukang sihir, dukun dan sejenisnya.

8. Karena ada perjanjian yang pernah dilakukan oleh leluhurnya (keturunan), biasanya jin akan ikut atau merasuk ke salah satu keturunan orang yang pernah memeliharanya.

Semoga Allah selamatkan kita semua dari tipu daya syetan...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
6 Februari 2014

Senin, 16 Desember 2013

Strategi Tipu Daya Syetan

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Sahabatku mari kembali kita kenali STRATEGI tipu daya syetan,
1. Aljahlu,
digoda malas belajar Alqur'an dan As Sunnah, dialihkan untuk senang belajar selainnya, syetan berjuang keras jangan sampai kita belajar, duduk di majlis ilmu atau dekat sama orang alim,

2. Addo'fu,
kalaupun sudah belajar dan tahu, digoda lagi jangan sampai faham apalagi sampai menghayatinya,

3. Alkaslu,

kalau sudah faham, digoda lagi jangan sampai mengamalkannya,

4. Ahyanan,
kalau sudah mengamalkannya, digoda lagi jangan sampai sungguh-sungguh apalagi sampai istiqomah,

5. Ananiyyan,
kalau sudah istiqomah, digoda lagi jangan sampai mendakwahkannya,

6. Aststuda,
kalau sudah mendakwahkannya, digoda lagi jangan sampai ikhlas,

7. Assu'u,
kalau sudah ikhlas, digoda lagi jangan sampai wafat husnul khotimah.

So, selama manusia hidup, selama itulah digoda terus sampai sakaratul maut.(QS Al A'rof 16-17).

K. H. Muhammad Arifin Ilham
2 Desember 2013

Jumat, 07 Juni 2013

Serangan Syetan

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. 

Sahabatku mari kina kenali serangan syetan pada kita sebagai umat manusia,
  1. Jangan sampai senang belajar Alqur'an dan Sunnah,
  2. Jangan sampai senang nasehat dan hadir di Majlis Ilmu dan Zikir,
  3. Jangan sampai senang pada Ulama,
  4. Jangan sampai berakhlak mulia terutama rendah hati,
  5. Jangan sampai manusia senang beribadah, sholat, puasa, haji dsb (QS al Mujadilah 19),
  6. Jangan sampai makan minum dan mencari rizki dengan cara halal,
  7. Jangan sampai manusia senang berderma (QS al Baqorah 286),
  8. Jangan sampai menikah bahagia,
  9. Jangan sampai jujur dan amanah,
  10. Jangan sampai saling mencintai, bersaudara dan bersatu karena ALLAH,
  11. Jangan sampai manusia senang dakwah dan jihad,
  12. Jangan sampai istiqomah, ikhlas dan husnul khotimah, karena itu Rasulullah mengingat pada hamba ALLAH yang senang beribadah dan beramal sholeh, "Al ujba al ujba al ujba" waspadailah bangga diri setelah berbuat baik!.

Pokoknya semua arah, semua cara, semua tipudaya, semua godaan, semua fitnah dilakoni Iblis bersama antek-antek syetannya untuk menyesatkan manusia, 
“Iblis menjawab: ‘Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (ta’at).’” (QS. Al A’raf : 16-17).

Semoga ALLAH selalu melindungi kita dari keinginan ma'siyat, bangga diri dan godaan saythoonir rojiim...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
26 Mei 2013

 
Diperbarui 13 Agustus 2013
 

Selasa, 07 Februari 2012

9 Penyebab Syetan Pesta Pora

Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarkatuhu. 


Sahabatku, Imam Ghazali mengajak kita untuk mengenali 9 keadaan umat manusia yang membuat syetan "PESTA PORA" karena keberhasilannya menggoda manusia:

1. Terjadinya perceraian rumah tangga. 
Iblis sebagai pimpinan para syetan selalu memuji semua keberhasilan para syetan, tetapi Iblis akan membanggakan kelompok syetan yang berhasil menceraikan suami istri,
"...syetan menggoda untuk menceraikan suami dengan istrinya" (QS 2:102), 
2. Durhaka pada orang tua, 

3. Perkelahian sampai membunuh atau terbunuh, 

4. Pecandu khamar - NARKOBA (QS 5:90), 

5. Tenggelam dalam dosa zina, terus menerus berzina, 

6. Ketagihan duit haram, seperti penipu, koruptor, perampok, rentenir dsb, 

7. "Attakabburru bil hasadi wal intiqoomi" Angkuh sekali dibarengi dengan sifat dengki, pemarah dan dendam kesumat (QS 31:18), 

8. Menjadi dukun dan pengikut setia dukun, dan 

9. Puncak kegembiraan syetan, manusia mati dalam keadaan ma'siyat sampai mati kafir kepada ALLAH,
"Sesungguhnya orang-orang kafir, dan mereka mati dalam keadaan kafir, mereka dilaknat ALLAH, para Malaikat dan manusia seluruhnya" (QS 2:161). 

"Ya ALLAH lindungi kami dari nafsu ma'siyat dan godaan syetan yang terkutuk...aamiin".

K. H. Muhammad Arifin Ilham
21 Januari 2012

Jumat, 18 November 2011

Kiat-Kiat Menghadapi Tipu Daya Syetan

  1. Sungguh-sungguh BERIMAN & BERTAQWA,"Syetan tidak punya kekuatan secuil pun kepada hamba ALLAH yang sungguh-sungguh berIMAN & berTAWAKKAL padaNYA, Sesungguhnya kekuatan syetan pada yang berpaling pada ALLAH & mempersekutukanNYA" (QS 16:99-100), 
  2. Memulai segala hal dengan BASMALLAH, dengan iman membaca BasmAllah, menjadikan syetan seperti lalat tidak berdaya, demikian sabda Rasulullah, 
  3. Selalu mohon perlindungan ALLAH (QS 23:97-98), 
  4. Semangat BELAJAR Alqur'an & Sunnah, 
  5. Selalu berZIKIR (QS 43:36), 
  6. Senang dengan PUASA sunnah, 
  7. Selalu menjaga WUDHU, syetan dari api, sangat tidak menyukai hamba ALLAH yang selalu BASAH dengan AIR WUDHU, 
  8. Pelajari trik-trik tipu daya syetan, 
  9. Jangan makan minum yang haram karena kalau masuk dalam tubuh akan menjadi "hujrotusysyathiin" ruang-ruang syetan, 
  10. Jaga sholat TAHAJJUD, diantara keutamaannya, ALLAH jaga dirinya dari keinganan ma'siyat, 
  11. Bersahabat & berguru kepada hamba-hamba ALLAH yang ISTIQOMAH, 
  12. Sepenuh hati TAWAKKAL bahwa HANYA ALLAH sebagai PENOLONG.
K. H. Muhammad Arifin Ilham
9 November 2011

 

Kamis, 28 April 2011

Gangguan Syetan Dalam Sholat

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Sahabatku sebelum tidur malam ini kembali kuingatkan tentang GANGGUAN syetan dalam sholat. Ini sangat penting mengenalnya agar kita bisa mencegahkan:

  1. Jangan sampai sholat (QS al Maidah 91),
  2. Malas sholat,
  3. Kadang-kadang sholat,
  4. Menunda-nunda sholat,
  5. Dibuat sibuk urusan lain saat tiba waktu sholat,
  6. Lupa sholat,
  7. Mengantuk dan menguap berkali-kali saat sholat,
  8. 8.Anehnya mau sholat selalu mau buang angin,
  9. Buru-buru, seperti ayam mematuk,
  10. Bersin berkali-kali,
  11. Lupa bacaan sholat "hatta yansa kam rakaatan" sampai lupa sudah berapa rakaat (QS al Mujadilah:19),
  12. Tidak ada kemauan untuk memperbaiki pemahaman, hafalan dan bacaan sholatnya.
 
Ini semua terjadi karena lemahnya ilmu dan iman, maka penawarnya adalah belajar sungguh-sungguh dan sadarilah saat sholat kita berhadapan dan ditatap ALLAH,

"Allah memperhatikan saat engkau berdiri dalam sholat, ruku', i'tidal sujud bolak balik sampai salam" (QS 26:218-219).

Jangan lupa sebelum tidur berwudhu, berdoa, berzikir dan berazam untuk sholat malam. Allahumma ya Allah lindungilah kami dari godaan syetan yang terkutuk...aamiin.

K.H. Muhammad Arifin Ilham
20 April 2011

Diperbarui 23 September 2013

Rabu, 27 April 2011

Pekerjaan Syetan

Syetan mencegah manusia,
  1. Jangan sampai senang belajar Alqur'an dan Sunnah,
  2. Jangan sampai senang nasehat dan hadir di Majlis Ilmu dan Zikir,
  3. Jangan sampai senang pada Ulama,
  4. Jangan sampai bersahabat dengan orang sholeh,
  5. Jangan sampai manusia senang beribadah, sholat, puasa, haji, zikir, dsb (QS 58:19),
  6. Jangan sampai manusia senang berderma (QS 2:286),
  7. Jangan sampai menikah,
  8. Jangan sampai jujur dan amanah,
  9. Jangan sampai manusia senang dakwah dan jihad,
  10. Jangan sampai ikhlas dan istiqomah
K.H. Muhammad Arifin Ilham
19 April 2011
 

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...