Tampilkan postingan dengan label shaleh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label shaleh. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Februari 2020

Jadilah Teman Yang Baik


Saudaraku. Misalkan setelah berjuang keras menahan, akhirnya kita buang angin juga di depan orang orang. Kira-kira apa yang kita inginkan dari orang lain saat itu? Biasanya kita ingin semua yang hadir pura-pura tuli. Kita bersikap tenang walaupun nyata dentumannya.

Nah, kalau begitu, mengapa ketika ada orang Iain buang angin kita suka rewel? Seharusnya kita berlaku sebagaimana ingin diperlakukan orang. Misalnya, kalau tidak mau kesalahan kita dibeberkan, maka jangan membeberkan kesalahan orang. Kalau tidak mau dipermalukan, maka jangan berbuat sebaliknya. Kalau kita berbuat salah ingin dimaafkan, maka maafkanlah kesalahan orang lain.

Kita bisa lebih banyak berbuat baik sebab Allah sudah menanam semacam 'perangkat lunak' kebaikan pada tiap-tiap hati manusia. Kalau ada yang berbuat buruk kepada kita, itu adalah ladang pahala untuk memaafkan dan mendoakannya kebaikan.

Misalkan ada yang berhutang kepada kita dan dia tidak mau membayar. Apa kita mau sesak nafas tiap mengingatnya? Nanti bisa jadi dia makin tidak bisa membayar karena doa yang buruk. Maafkan dan doakan dia kebaikan, ”Ya Allah, bukakan pintu rezeki dan pintu hatinya, serta berikan kelapangan dan kekuatan iman baginya.”Tidak rugi berdoa begini. Bahkan Iembut wajah kita saat berdoa saja sudah amat menguntungkan bagi kita sendiri.

Jangan tanggung kalau kita mau menjadi baik. Walaupun tersembunyi tetap saja kita berbuat baik. Misalnya,”Ya Allah, mungkin dia tidak berniat menipu saya, atau mungkin dia memang penipu yang tanpa niat juga tetap menipu. Apa pun, mudah-mudahan ini tipuannya yang terakhir kali, dan jauhkan saya dari perbuatan begitu.” Kita berhati baik, berpikir baik, berbuat baik dan berdoa yang baik, karena semuanya akan kembali kepada kita.

Dari Abu Hurairah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW berdiri di samping beberapa orang yang sedang duduk, lalu beliau bersabda, "Maukah kuberitahu kepada kalian tentang orang yang paling baik dan orang yang paling buruk di antara kalian.?”
Mereka pun terdiam tidak ada yang menjawab. Lalu Nabi SAW bertanya kembali hingga tiga kali. Maka salah seorang dari mereka berkata, ”Silakan, wahai Rasulullah, beritahukan kepada kami tentang orang yang paling baik dan paling buruk di antara kami.”
Rasulullah bersabda, "Yang terbaik di antara kalian adalah orang yang selalu diharap-harapkan kebaikannya, dan orang lain merasa aman dari keburukannya. Sedangkan orang yang paling buruk di antara kalian adalah orang yang tidak diharapkan ada kebaikan padanya, dan orang lain tidak aman dari keburukannya.” (HR. Imam at-Tirmidzi)

Saudaraku. Orang yang baik itu mengangenkan. Baru melihatnya saja kita jadi ingat kepada Allah. Karena omongan, pikiran dan akhlaknya yang baik mengingatkan kita kepada Allah dan akhirat, serta menambah ilmu, amal, dan keyakinan kita kepada-Nya.

Dari lbnu Abbas ra menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya, ”Wahai Rasulullah manakah di antara kawan-kawan kami yang terbaik?” Maka beliau menjawab, ”Seseorang yang dengan melihatnya mengingatkan kalian kepada Allah, dengan perkataannya bertambah amal kebaikan kalian, dan amaI-amalnya mengingatkan kalian kepada akhirat.” (HR. Imam Abu Ya'la)

Oleh sebab itu, kalau kita mencari teman atau sahabat, carilah yang mengangenkan seperti itu. Supaya amal-amal saleh kita juga ikut bertambah. Nah, bagaimana caranya kita mendapat teman yang baik? Mulailah dari diri sendiri, yakni dengan menjadi teman yang baik bagi orang lain. Jadikan diri kita sebagai teman yang mengangenkan. Seperti dengan memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan, serta tidak mengingat atau menyebut keburukan orang lain. Karena mengingat keburukan orang lain justru membikin hidup kita sendiri tidak nyaman.

KH. Abdullah Gymnastiar
19 Februari 2020

Sabtu, 20 Januari 2018

Suami Sholeh

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.

Suami sholeh adalah suami yang menjadi TELADAN dalam ketaqwaan kepada ALLAH, DICINTAI dan DIKAGUMI istri dan anak-anaknya, kadang ia menjadi :

IMAM dengan kemuliaan akhlak,

GURU Yang dihormati,

ORANG TUA pelindung yang bijak,

PANGERAN yang gagah,

TEMAN akrab yang bisa untuk diskusi,

PACAR yang genit,

HARTAWAN dermawan yang senang membagi hadiah,

PANGLIMA kebanggaan,

eh kadang-kadang kekanak-kanakan juga lho, suka bercanda dan MANJA sekali pada istrinya.

SubhanAllah dia pun memaksimalkan IKHTIAR pada yang halal dan DOA di penghujung malamnya, untuk KESELAMATAN keluarganya dari fitnah dunia dan akhirat.

Sungguh keluarga baginya adalah perhatian PERTAMANYA tetapi umat baginya adalah perhatian UTAMANYA, menyayangi keluarganya berarti pula dia menyayangi umatnya, SUBHANALLAH.

Allahumma ya Allah berkahi keluarga kami hidup bahagia dalam SYARIATMU dan SUNNAH NABIMU...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
18 Januari 2018

Kamis, 27 April 2017

Doa Memohon Pasangan dan Keturunan yang Saleh


Ya Tuhan, anugerahkan kepada kami pasangan dan keturunan yang menjadi penyejuk hati kami dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang bertakwa. (Q.S. Al-Furqān [25]: 74)

Hidup berumah tangga merupakan sunnatullah atau ketetapan Allah. Dengan adanya ketetapan ini, manusia dapat melanjutkan proses regenerasi yang baik. Rumah tangga yang baik akan dapat terbangun bila pelakunya berakhlak dan berperilaku baik sesuai dengan aturan syariat yang telah ditetapkan Allah Swt.

Sebagai kepala keluarga, seorang laki-laki sangat menyadari pentingnya peranan istri yang berakhlak baik dan mulia, baik kepada suami maupun kepada Allah Swt. Seorang istri yang berakhlak baik tidak akan memberatkan suami dalam hal apa pun. Sebaliknya, suami pun akan ikhlas memercayakan segala urusan rumah tangga kepadanya. Begitu pun kelak jika mereka dikarunia anak, maka diharapkan anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik dan patuh kepada orangtua dan agamanya.

Doa tersebut memberikan pelajaran bahwa daerah atau medan tanggung jawab antara suami dan istri sangatlah berbeda. Suami lebih fokus berada di luar rumah demi mengusahakan segala kebutuhan rumah tangganya, sedangkan istri lebih fokus di rumah untuk mengurus rumah, termasuk merawat anak-anak. Doa ini juga secara implisit menjelaskan bahwa peranan penting dalam pembinaan akhlak anak-anak ada pada seorang istri. Oleh karena itu, Allah menekankan kepada laki-laki agar memilih calon istri yang baik akhlaknya.

Doa ini dapat kita baca kapan saja dan di mana saja untuk memohon kepada Allah agar dikaruniai pasangan dan keturunan yang dapat menyenangkan hati serta mampu menjadi pemimpin rumah tangga yang baik dan bertanggung jawab.

Aam Amiruddin
26 April 2017

Rabu, 21 September 2016

Jodoh Yang Shaleh

Sungguh bahagia kalau kita punya jodoh saleh, yang bisa menjadi penyejuk saat kita lelah menghadapi tantangan-tantangan hidup, menjadi penggembira saat kita sedih, dan menjadi pelindung saat kita menghadapi kesulitan. Jadi, mempunyai jodoh yang saleh bisa dipastikan menjadi dambaan setiap orang. 

Rasulullah saw. bersabda, “Hendaklah kalian berusaha agar memiliki hati yang selalu bersyukur, mempunyai lisan yang selalu berzikir, dan memiliki jodoh saleh yang bisa saling membantu untuk urusan akhirat.” (H.R. Ahmad dan Ibnu Majah). 

Oleh sebab itu, jodoh yang saleh merupakan indikator kebahagiaan dunia.

Aam Amiruddin
19 September 2016

Sabtu, 20 Februari 2016

Kriteria Suami Sholeh

Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarkaatuhu.


Sahabat sholehku inilah diantara kriteria suami yang sholeh :
  1. Imam teladan dalam ketaqwaan bagi keluarganya.
  2. Hobbynya ibadah, selalu membangunkan istri dan anak-anaknya untuk menikmati indahnya sholat malam. Rasulullah berdoa, “Semoga Allah merahmati seorang lelaki yang bangun mengerjakan solat dan membangunkan isterinya..." (HR Abu Daud)
  3. Selalu berjamaah di mesjid bersama anak-anak laki lakinya.
  4. Semangatnya dalam ikhtiar rizki yang halal.
  5. Ia jadikan rumah sebagai "Markaz Aqur'an dan Assunnah".
  6. Secara serius menyiapkan diri dan waktu untuk mengajar keluarganya agar selamat dari murka Allah, "Jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka..." (QS AtTahrim 6).
  7. Sadar kalau istri anak-anaknya adalah AMANAH ALLAH yang harus dijaga, dilindungi, disayangi, dilayani dan dibimbing.
  8. Justru melihat kekurangan istrinya adalah keistimewaannya.
  9. Menyayangi dan menghormati keluarga istrinya.
  10. Penyayang, lembut, bicaranya benar, sikapnya jujur, tidak gampang marah, pemaaf, cepat minta maaf kalau salah, mesra, humoris, saat-saat tegas. “Sesungguhnya Rasulullah biasa mencium istrinya sekalipun sedang puasa” (HR. Ahmad).
  11. Senang memuji istrinya dan sangat dermawan dengan hadiah-hadiah kejutan untuk istrinya.
  12. Pandai menempatkan dirinya untuk membahagiakan istrinya, kapan menjadi imam, ayah, guru, panglima, pangeran yang gagah, teman tukar pikiran, pacar yang genit dan kadang-kadang bermanja kekanak-kanakan dalam pelukan istrinya...hem indahnya. Rasulullah juga menunjukkan perhatian dan kemesraan kepada Aisyah ketika meminum dari gelas yang sama dengan Aisyah dan meminum di bekas tempat Aisyah meminum (HR Muslim).


MasyaAllah inilah kriteria suami kerinduan istri dan keluarga yang semakin lama perjalanan pernikahannya semakin mesra dan bahagia dalam berkah Allah, alhamdulillah...aamiin.


K. H. Muhammad Arifin Ilham 
18 Februari 2016

Senin, 29 Juni 2015

Manfaat Anak Masuk Pesantren

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu.

Duhai sahabat sholehku, mengapa abang rela anak abang tersayang mondok di Pesantren.
Abang menulis ini saat melihat ayah, ibu, dan anaknya sama-sama menangis saat menyerahkan anak di Pesantren Az Zikra.
Kenangan kejadian yang sama saat abang masuk pesantren.

Inilah diantara alasan abang :
  1. Ingin sekali anak abang menjadi anak yang sholeh, "qurrotu a'yunin" penyejuk mata hati dan "lilmusttaqiina imaama" imam di antara hamba-hamba Allah yang bertaqwa.
  2. "Waratsatul Anbiya" Generasi Robbani, penerus perjuangan Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wasallaam. Inilah generasi umat terbaik dunia-akhirat.
  3. Terhindar dan selamat dari lingkungan kurang baik, "biah hasanah" lingkungan yang baik sangat mempengaruhi pikiran dan tingkah laku anak-anak kita.
  4. Abang sendiri alumni pesantren, masyaAllah luar biasa merasakan hikmah dan manfaatnya.
  5. Menjadi lebih mandiri, dewasa dan terlatih.
  6. Kecerdasan sosial tumbuh, rendah hati, belas kasih, saling sayang, saling hormat, saling melayani, kuat sekali rasa ukhuwahnya.
  7. Para gurunya bukan hanya mengajarkan ilmu tetapi juga akhlak keteladanan karena bersama dalam satu pesantren.
  8. Full aktifitas 24 jam dalam pendidikan islami yang teratur dan terarah dengan tujuan sangat jelas Visi Misinya.
  9. Insyaa_Allah selamat dunia-akhirat karena kesholehannya dan menuntun orang tuanya agar selamat dunia-akhirat pula.
  10. Sungguh inilah warisan terbaik yang sangat membahagiakan orang tua di dunia apalagi di akhirat. "Waladun sholehun yad 'u lahu" anak sholeh yang selalu mendoakan kedua orangtuanya karena kesholehan.
Ya Robb kami, jadikanlah keluarga kami keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah, suami kami menjadi teladan dalam ketaqwaan, sedangkan istri-istri kami adalah bidadari-bidadari sholehah, dan anak cucu keturunan kami sholeh / sholehah membahagiakan dunia-akhirat... Aaamiin. 

K. H. Muhammad Arifin Ilham
27 Juni 2015

Sabtu, 31 Januari 2015

Jadilah Perpanjangan Rasul & Para Sahabatnya

Jadilah perpanjangan Rasul & Para Sahabatnya. Tiap hari, kudu ada 1 orang minimal untuk diajak ke kebaikan, & ninggalin keburukan. Dengan santun.

Jangan sebaliknya. Jadi perpanjangan setan & sekutunya. Tiap hari malahan ngajak ke maksiat, & ngajak orang untuk ninggalin ketaatan.

Wahai calon ahlul kubuuur... engkau akan ditanya, kemana aja & untuk apa aja umurmu, badanmu, kebisaanmu, ilmumu, hartamu, kau pergunakan.

Sungguh benar engkau akan ditanya tentang segala amalmu. Apalagi bila engkau menjadi penyebab orang lain bermaksiat. Sungguh berat. Berat skali.

Mohon doakan benar Yusur Mansur ini. Supaya benar-benar jadi orang sholeh, yang berkeluarga sholeh sholehah, punya anak-anak yang sholeh sholehah. Makasih ya.

Ustadz Yusuf Mansur
30 Januari 2015

Selasa, 13 Januari 2015

Takut

SubhanAllah sahabatku, "Takutlah kepada Allah, takutlah kepada seorang hamba yang takut kepada Allah, dan takutlah kepada orang yang tidak takut pada Allah".

Takut kepada Allah adalah buah dari mengenalNya, "bagaimana berani menggunakan ni'mat nafas menghela ini berbuat ma'siyat kepada Pemegang nyawanya". 
"Hai manusia apa yang menyebabkan kamu berbuat ma'siyat kepada Allah, bukankah Allah yang menciptakanmu...!" (QS Al Infithor 6-12). 
Takut kepada seorang hamba yang takut kepada Allah. Jangan menjauhinya apalagi membencinya karena mereka adalah para kekasih Allah, 
"Sesungguhnya Allah mencintai para hambaNya yang bertaqwa" (QS Ali Imron 76). 
Dan Allah sangat dekat drngan mereka, 
"Ketahuilah sesungguhnya Allah bersama para hambaNya bertaqwa" (QS At Taubah 123). 
Sedangkan takut kepada yang tidak takut kepada Allah karena keberanian dan kenekatan mereka berbuat ma'siyat mengundang bala bencana azab Allah, 
"Takutlah kalian kepada azab Allah yang tidak hanya menimpa orang zholim diantara kalian tetapi juga menimpa orang sholeh di tengah mereka..." (QS Al Anfal 25). 

Sungguh hancurnya suatu keluarga, suatu kampung, suatu negeri bukan karena hanya banyaknya orang berbuat ma'siyat atau berbuat zholim tetapi karena diamnya orang sholeh.

Allahumma ya Allah tancapkan di hati kami rasa takut yang hebat kepadaMu sehingga kami lulus dari ujian godaan dunia sesaat ini...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
12 Januari 2015

Jumat, 24 Mei 2013

Lelaki Dan Masjid

Lelaki yang hatinya terikat dengan masjid, akan dapat naungan Allah di hari yang ga ada perlindungan kecuali perlindungan-Nya. Rajin-rajin ke masjid ya.

Perempuan lebih mulia harusnya. Sebab menyiapkan laki-laki ke masjid (lakinya, adiknya, kakaknya atau anaknya). Dapat dah semua pahalanya lelaki.

Alangkah beruntungnya ibu-ibu yang punya pesantren, atau rumah tahfidz. Secara banyak laki-laki yang tentunya jalan ke masjid, yang jadi pahalanya. Kalo ada 3 lelaki di rumah (suami dan 2 anak, misalnya), lalu semua ke masjid, maka sang istri yang sekaligus jadi istri, dapat pahala 3 lelaki tsb. Istri saya, ibu saya, ibu mertua saya, ya dapat semua pahala saya. Saya insyaAllah laki-laki he he. Ga perlu di tes dah, ha ha ha. Paten.

Sebaik-baiknya harta, anak yang saleh salehah... Yang mendoakan ayah ibunya. Yang senantiasa menegakkan shalat, dan bagus akhlaknya.

Ustadz Yusuf Mansur
14 Mei 2013

Sabtu, 29 Oktober 2011

Kiat-Kiat Mencari Jodoh Yang Baik

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. 

Duhai sahabat sholehku, inilah diantara KIAT-KIAT mencari jodoh yang baik,
  1. Sungguh-sungguh TAAT, "Siapa yang sungguh-sungguh bertaqwa maka ALLAH tunjukkan jalan keluar dari kesulitannya dan ALLAH beri rizki dari jalan yang tidak pernah terduga" (QS Ath Tholaq 2-3),
  2. Ikhtiar maksimal dengan banyak bergabung dalam majlis atau persahabatan dengan hamba-hamba ALLAH yang sholeh.
  3. Doa di penghujung malam, "Robby la tadzarny fardan", Ya ALLAH, jangan biarkan hamba membujang, (QS Al Anbiya 89).
  4. Perhebat istigfar, boleh jadi dosa kita menjadi hijab jalan jodoh kita (QS Nuh 10-12).
  5. Sholat dhuha, sungguh diantara rizki terindah adalah meraih jodoh sholeh.
  6. Optimis, semangat pantang putus asa, "insyaALLAH, ALLAH tunjukkan jodohku".
  7. Sedekah sebagai pendokrak agar doa mustajab,
  8. Mohon doa pada orang tua, keluarga, guru yang istiqomah,
  9. Menolong, meringankan beban saudara kita, "Allah senantiasa menolong hamba Nya selama hamba Nya itu suka menolong saudaranya” (HR. Muslim).
  10. Tidak salah minta bantuan guru atau sahabat,
  11. "Husnuzhzhonni" baik sangka atas semua takdir, semua peristiwa yang terjadi pasti SEJUTA HIKMAHNYA
  12. Aktifkan diri pada group kajian,
  13. Tawakkal sepenuh hati. "Semoga ALLAH mudahkan kalian sahabat mudaku untuk meraih pasangan yang membahagiakan dunia akhirat...AAMIIN". 
Semoga Allah menunjukkan jodoh tersholeh untuk kita...aamiin...

Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir dan berazam untuk sholat malam.

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
15 Oktober 2011

    Diperbarui 22 Oktober 2014
    Diperbarui 15 September 2015

    Kamis, 20 Oktober 2011

    Kiat-Kiat Memilih Suami Sholeh

    1. Faham dan mengamalkan ALQUR'AN & ASSUNNAH, minimal sholat 5 wajib dan puasanya,
    2. Akhlaknya santun dan rendah hati,
    3. Tidak mau berduaan dan tidak mau menyentuhmu sampai ALLAH halalkan,
    4. Pekerja aktif pada rizki yang halal,
    5. Figur penyayang pada orang tua, kakak adik dan sanak familynya,
    6. Pribadi yang menyenangkan dan disenangi para sahabatnya,
    7. Sangat hormat pendapat dan keluargamu.
    Kalau bertemu cowok sholeh ini, terimalah lamarannya!
    K. H. Muhammad Arifin Ilham
    10 Oktober 2011
     

    Senin, 11 April 2011

    Anak Sholeh

    ANAK SHOLEH itu sangat taat pada ALLAH dan orang tuanya, selalu berdoa untuknya, bicara dengan tidak menatapnya (QS 17:23-24) 


    Tidak memotong pembicaraan, rendah hati dihadapannya, senang memberi hadiah kejutan padanya, tidak mengeluhkan kekurangannya, tidak berhitung padanya, selalu mudah memaafkan kesalahannya, "ingat! Kekurangan bahkan kesalahan orang tua tidak sebanding dengan jasanya dalam hidup kita", sampai berbeda agama sekalipun tetap kita berbhakti padanya tanpa harus mengikuti agamanya (QS  Luqman:15),

    merawatnya di usia senja dengan senang hati, kalau ada nasehat untuk orang tuanya, ia sampaikan dengan pelan-pelan lemah lembut, kalau ternyata orang tua selalu menyakiti, ia balas dengan sabar, doa, tetap sayang, baik sangka dan tawakkal, senang memberi hadiah untuknya, selalu membuatnya senyum, dan selalu disertakan dalam doa terutama di penghujung malam, "i love you abah mama full forever". 


    Sungguh kemuliaan seseorang tergantung sikapnya kepada orang tuanya. "Ya Rabbana ampunilah semua dosa kami, dosa kedua orang tua kami, rahmatilah kedua orang tua kami sebagaimana keduanya menyayangi kami kala kecil, wafatkan keduanya husnul khotimah dan jadikan kuburan keduanya Taman diantara Taman-taman SyurgaMu ya Allah...aamiin".

    Sahabatku, dalam perjalanan abang menuju tanah Bumbu KalSel, abang sempatkan mampir mencium memeluk abah mama dan foto bersama. Jazaakumullah doa kalian sahabat sholehku.
      
    i love abah mama full forever

    K. H. Muhammad Arifin Ilham
    27 Maret 2011

    Diperbarui 17 April 2014

    Jaga Iman dan Akhlak

     Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...