Tampilkan postingan dengan label faqir miskin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label faqir miskin. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Oktober 2019

Miskin dan Bodoh

MISKIN bisa menjadikan BODOH
BODOH bisa Berujung MISKIN

Ada dua musuh besar ummat Islam yakni Kemiskinan dan Kebodohan...

Ketika kita miskin besar kemungkinan kita tidak bisa mendapatkan pendidikan dengan baik... tidak banyak kesempatan training... dan seminar-seminar berkualitas... atau mengikuti workshop-workshop keterampilan yang berbayar... akhirnya kita BODOH atau kurang skill dan kompetensi...

Ketika kurang skill dan kompetensi... alias BODOH dan KURANG TERAMPIL... kita sukar mendapatkan perkerjaan... akhirnya kita... MISKIN lagi...

Itulah lingkaran syaitan harus kita POTONG...

Islam memotongnya dengan zakat... infaq... shadaqah... wakaf... wasiat... waris... beasiswa... pemeliharaan anak yatim dan santunan dhuafa.

Sehingga si MISKIN tidak BODOH lagi...

Dan si BODOH tidak MISKIN lagi...

Maha Agung Allah dengan Syariat Nya...

Allahu Akbar...

Muhammad Syafii Antonio
27 Oktober 2019

Jumat, 23 Desember 2016

Umroh Dengan Keistimewaannya

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.

SubhanAllah walhamdulillah abang pamit, mohon doa kalian sahabat sholeh FBku tercinta, dan maafkan kesalahan abang terutama belum maksimalnya abang menjawab pertanyaan kalian.
Dan insyaAllah amanah doa kalian akan abang sampaikan sahabatku.

SubhanAllah inilah diantara fadhilah umroh yang mendorong kita lebih semangat menunaikannya :

1. Umrah adalah jihad sebagaimana ibadah haji.

Dari Aisyah bertanya,


قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلَى النِّسَاءِجِهَادٌ قَالَ « نَعَمْ عَلَيْهِنَّ جِهَادٌ لاَقِتَالَ فِيهِ الْحَجُّ وَالْعُمْرَةُ ».

“Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan ‘umroh” (HR Ibnu Majah)

2. Menghapus dosa di antara dua umrah.

Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga” (HR Bukhari dan Muslim)

3. Umrah menghilangkan kefakiran dan hadiah SyurgaNya.

Dari Abdullah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَابَيْنَهُمَا ، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُجَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga” (HR An Nasai, Tirmidzi dan Ahmad)

4. Doa mustajab.

5. Perjalanannya penuh berkah Allah.

6. Tapak tilas perjalanan nabiyAllah Ibrahim dan nabi Muhammad

7. Menumbuhkan kekuatan iman.

8. Gladiresik kematian, dengan pakaian ihrom, penyemangat ibadah.

9. Membawa hijrah, taubatan nashuhan.

SubhanAllah masih banyak lagi keistimewaannya sahabat sholehku.

Foto saat mau berangkat umroh dilepas para sahabat tercinta fillah.


Allahhumma ya Allah jadikanlah umroh kami mabruuroh, dan semua sahabat FB hamba tercinta Engkau undang menjadi para tamuMu...aamiin....

K. H. Muhammad Arifin Ilham
22 Desember 2016

Diperbarui 24 September 2017

Kamis, 13 Juni 2013

Rasul Kaya

Tidak benar ungkapan yang menyatakan Rasul itu pebisnis namun tidak berharta dan MISKIN. Asumsi Rasul miskin hanya timbul karena beberapa hal:
  1. Pembacaan atas sirah nabawiyah yang tidak lengkap.
  2. Mengambil beberapa hadist saja tanpa mengaitkannya dengan hadist hadist atau ayat quran lain
  3. Sedikit dari kita mendalami sumber sumber pendapatan rasul. Sebelum dan setelah kenabian.

Sebelum kenabian Rasul berbisnis. Bisnis Rasul LAMA, JAUH dan BESAR. Bisnis rasul LAMA tidak kurang dari 25 tahun dari remaja magang di usia 12 tahun s/d usia 37 jelang kenabian.

Bisnis Rasul JAUH untuk ukuran masa itu dari Makkah ke Bahrain ke Gaza ke Dubai ke Jerash di Jordan ke Yaman.

Bisnis Rasul BESAR karena jika dari Makkah ke Bahrain ke Yaman hanya bawa 20 lusin garmen pasti rugi diongkos.

Dalam usia 37 dan diawal 40 an Rasul sudah melewati apa yang kita sebut dengan FINANCIAL FREEDOM.

COINVESTOR artinya bisnis Rasul dan bisnis Khadijah terjadi penggabungan atau MERGER keduanya jadi INVESTOR. Kitab-kitab sirah menegaskan bahwa setelah menikah dengan Khadijah, Rasul menjadi COINVESTOR & BUSINESS SUPERVISOR.

Jika dulu Rasul jadi AGENT sekarang pindah qudrant jadi BUSINESS SUPERVISOR mengawasi para trading agent. Jika dulu Rasul menjadi TRADING AGENT untuk Khadijah setelah nikah jadi CO BISINESS OWNER.

Setelah Rasul diangkat jadi Nabi fungsi BUSINESS SUPERVISOR hilang namun fungsi BUSINESS OWNER tetap. Nah fungsi Rasul sebagai BUSINESS OWNER dan INVESTOR inilah yang sering dilupakan setelah masa kenabian.

Setelah kenabian Rasul, Khadijah yang memegang kembali kendali bisnis. Khadijah meminta Rasul untuk fokus dengan tugas mengemban risalah melayani ummat dan dakwah.

Itulah keadaan ekonomi Rasul selama periode Makkah sebagai BUSINESS OWNER & CO INVESTOR bukan pengangguran. Ya Rasul bukan pengangguran apalagi peminta-minta menanti belas kasihan orang terkadang dapat terkadang tidak.

Di periode Madinah sumber income Rasul bertambah seiring adanya jatah dari Allah dan Baitul Maal. Rasul mendapat jatah 20% dari ghanimah dan pampasan perang. Rasul mendapatkan jatah Al Shafi yaitu harta pilihan dari Al Fai (pampasan perang secara damai).

Harus kita simpulkan Rasul itu KAYA dan SANGAT KAYA tetapi memilih gaya hidup sederhana. Ia ingat ummatnya. Rasul tidak tahan melihat banyaknya janda-janda miskin ditinggal suami yang gugur di medan Jihad. Rasul tidak tahan melihat ummatnya yang yatim, ummatnya yang piatu, ummatnya yang dhuafa dan melarat. Jadilah Rasul itu orang yang SANGAT KAYA dan SANGAT DERMAWAN. Rasul adalah orang yang paling dermawan di muka bumi. Ia memberi setiap orang yang meminta kepadanya.

Agar mudah memahaminya orang kaya tapi super dermawan ambilan contoh Bill Gates dan Warren Buffet. Infaq nya Bill Gates dan Warren Buffet unfortunetely lebih besar dari infaq nya para amir negeri teluk. Asumsikan kekayaan Bill Gates 60 milyar dollar atau sekitar 600 trilyun rupiah. Asumsikan pula Bill Gates infaq 1 trilyun rupiah setiap hari. Ia bantu penyakit folio di dunia. Maka dalam 600 hari semua harta Bill Gates akan HABIS di INFAQKAN. YA HABIS SEMUANYA.

Pertanyaan saya apakah tidak keliru kita mengatakan bahwa Bill Gates itu miskin dan kere alias faqir?

Setiap orang yang bilang Bill Gates itu miskin dan faqir PASTI KELIRU. TIDAK MEMAHAMI ALUR CERITA.

Yang benar adalah Bill Gates SUPER KAYA DAN SUPER DERMAWAN.
Yang benar adalah Bill Gates SUPER KAYA NAMUN SUPER DERMAWAN. Siapa yang berkata lain pasti keliru.

Tanpa bermaksud membandingkan Nabi dan Rasul kita dengan siapapun. Tapi itulah gambaran yang mudah difahami.
Inti pesannya kita HARUS MANDIRI. Kalau bisa KAYA SECARA HALALAN THOYYIBA lalu SANGAT DERMAWAN.

Kalau ada pilihan hidup KAYA dan MISKIN janganlah berharap menjadi miskin, fakir lagi dhaif. Janganlah memilih jalan hidup MISKIN apalagi dengan berdalih MENGIKUTI TELADAN BAGINDA RASUL SAW. Karena memang rasul tidak pernah menyarankan kita untuk memilih jalan dhaif dan membebani orang lain. Kalaupun kita saat ini sedang susah dan dhaif, berdoalah, berjuanglah agar kita keluar dari kedhaifan sekuat tenaga.

Harus kita yakini dengan seyakin-yakinnya TANGAN DI ATAS LEBIH MULIA DARI TANGAN DI BAWAH. Mana yang lebih mulia MISKIN SABAR atau KAYA SYUKUR. Kata Rasul keduanya baik. Tapi....
Sabda Nabi sungguh baik keadaan muslim itu jika dicoba kemiskinan ia sabar jika diberi nikmat ia syukur.
Untuk pribadi memang kedua-duanya baik karena kita ridho dengan pemberian dan pembagian Allah. Namun untuk masyarakat dan tetangga serta teman keadaannya jelas berbeda. Dampaknya lain.

Miskin sabar, itu baik. Tetapi Selama kita tidak berburuk sangka pada Allah. Tetapi karena kita miskin kita tidak bisa bangun Masjid tidak bisa santuni yatim tidak bisa menolong janda tua. Karena miskin kita tidak bisa bantu kelaparan di Somalia dan tidak bisa bantu yang luka di Palestina.

Muhammad Syafii Antonio
4 Juni 2013

Kamis, 26 Januari 2012

Orang Miskin

Assalaamu alaikum warahmatullahi wabarkaatuhu, 

Rasulullah bersabda,"Orang miskin itu bukanlah orang yang suka berkeliling mendatangi orang-orang untuk minta belas kasihan agar diberi sesuap atau dua suap makanan, tetapi orang miskin itu adalah orang yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidupnya, dan orang lain tidak mengetahui keadaannya sehingga mau bersedekah, juga menahan untuk tidak meminta-minta kepada sesama" (HR Bukhori), 

ALLAH mengharamkan "mutasail" dengan menjadikan diri bekerja sebagai peminta-minta walaupun dia faqir miskin apalagi berpura-pura cacat buatan, pemaksaan anak untuk mengemis, sewa bayi dsb. 

Inilah yang difatwakan HARAM oleh MUI untuk memberi pada yang meminta-minta di jalan-jalan. Pekerjaannya haram, memberi juga haram karena menghancurkan kemuliaan diri sebagai Muslim. Sedangkan "As Saail" meminta bukan meminta-minta karena benar-benar darurat diperbolehkan. Sementara orang beriman walaupun butuh, sangat malu meminta itulah yang disebut "Al Mahrum" karena menjaga "Idz dzah" kemuliaan dirinya,
"...Orang lain tidak tahu, menyangka bahwa mereka adalah orang-orang kaya karena mereka menjaga diri dari meminta-minta..." (QS 2:273). 

SubhanAllah, dibutuhkan kepekaan kita kepada yang mahrum ini, walaupun mereka malu meminta tetapi mereka tidak menolak kalau diberi,
"...Engkau (Muhammad) mengenal mereka dari ciri-cirinya..." (QS 2:273), 
maka TOLONGlah mereka. 

Para sahabat terkejut ta'kala Rasul yang mulia mencium tangan petani tua, sebelum para sahabat bertanya Rasulullah lebih dahulu menjelaskan,"Kucium ia karena walau ia susah ia tetap BERJUANG MENCARI NAFKAH untuk KELUARGANYA".

"Al Islaamu diinul amal" Islam adalah agama AMAL sahabatku Fillah.


K. H. Muhammad Arifin Ilham
10 Januari 2012

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...