Tampilkan postingan dengan label teroris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teroris. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Desember 2017

Yahudi


Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu.

Allahu Akbar pada akhirnya Yahudi teroris dunia itu berakhir sehancur-hancurnya.

Simaklah Kalam Allah ini,

فَإِذَا جَاءَ وَعْدُالْآخِرَةِ لِيَسُوءُوا وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَمَرَّةٍ وَلِيُتَبِّرُوا مَا عَلَوْا تَتْبِيرًا
"...Dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai”. (QS Al-Isra [17] : 7).
عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ فَيَقْتُلُهُمْ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِيُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوْ الشَّجَرُ يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ إِلَّا الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ

"Dari Abu Hurairah bahwa Raslullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :
“Tidak akan terjadi qiamat sehingga kaum Muslimin berperang dengan Yahudi, maka kaum Muslimin berhasil membunuh mereka sehingga Yahudi bersembunyi di balik pohon dan batu. Lalu batu atau pohon itu berkata : Wahai Muslim.. Wahai Abdullah… ini Yahudi sembunyi di belakangku, maka segera bunuh dia, kecuali gharqad karena ia adalah dari pohon Yahudi".
(HR Muslim).

Allahu Akbar janji Allah haq, pasti akan terjadi pada kaum Yahudi teroris dunia ini.

So masuklah kita semua bagian para mujahidNya yang mulia, duhai sahabat sholehku fillah.

Alllahumma ya arhamar roohimiin, ya Salaam, selamatkan kaum muslimin muslimat, menangkan para mujaahidin, terimalah mereka yang wafat sebagai syuhadaMu, satukan hati kami berjihad di jalanMu, tolong lindungi saudara kami di Palestine, di Afghan, di Irak, di Suriah, di Mesir, di Afrika tengah, di Ughur China, di Kasmir India, di Rohigya Myammar, di Patani Thailand, di Moro Philipine & seluruh keberadaan umat Islam...aamiin ya Robbal aalamiin".

Allahumma ya Allah berkahi negeri kami dengan kesholehan para pemimpin dan rakyatnya, aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
9 Desember 2017

Jumat, 26 Mei 2017

Terorisme Itu Bukan Jihad


Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.

Astagfirullahal adzhiim...terorisme, barbarisme, bom bunuh diri, bom kimia, pembataian dan kekejaman lainnya bukanlah jihad dan itu bukan ajaran Islam.

Islam agama damai dan keselamatan, karena itulah kita disebut muslimun, kaum para penyelamat, kaum yang suka damai, kalaupun berperang karena kezholiman yang luar biasa terjadi pada umat yang mulia ini, berperang karena diperangi, berperang karena bela diri, disinilah jihad itu menjadi wajib.

(‎أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا وَإِنَّ اللَّهَ عَلَى نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ (الحج : ٣٩ 

“Telah diizinkan berperang bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu” (QS Al Hajj 39).

Syariat jihad terbagi dua, jihadul harbi, jihad perang, angkat senjata di wilayah umat Islam diperangi, seperti di Palestina, Afghanistan, Irak, Suriah, Afrika Tengah dsb, itupun dengan adab perang mulia, tidak boleh merusak tempat ibadah manusia, membunuh anak-anak, para wanita dan orang tua yang tidak berperang dsb. Simaklah sabda Rasulullah ini,

“Janganlah kamu berkhianat, janganlah kamu melakukan sadisme pada musuh, jangan membunuh anak-anak, wanita dan orang tua.” (HR Ath-Thabrani & Abu Daud).

Tetapi di wilayah damai seperti di negeri kita tercinta Indonesia adalah jihadud da'wah, jihad da'wah, dengab lisan, tulisan dan apapun yang Allah amanahkan pada kita menjadi medan da'wah, hatta media sosial FB, Instagram, WA dsb. Karena haq tujuannya, maka sabar dan kasih sayang strateginya.

SubhanAllah sampai sampai Rasulullah mengibaratkan seorang mu'min "kannahli" seperti lebah, karekter mu'min mirip dengan karekter lebah, makannya lebah sari pati bunga (halal bervitamin), yang dikeluarkan lebah adalah madu (berakhlak mulia, bicara santun), kalau lebah hinggap tidak merusak bahkan menyuburkan (tidak merusak, bukan teroris, malah membawa kebaikan), lebah sangat kompak (ukhuwah persaudaraan seimannya kuat), kalau satu lebah disakiti maka lebah bersatu membelanya (punya izzah, sangat ditakuti lawan), kalau ada lebah makan yang kotor, maka para lebah bersatu mengusirnya (terjaga dari pengkhianat), dan sengatan lebah pun menjadi obat (jihad pun berdampak positif).

SubhanAllah betapa indahnya, mulianya akhlak seorang mu'min itu sahabatku, semoga saudara-saudara kita dari sipil maupun polisi yang menjadi korban kezholiman di kampung Melayu kemaren dirahmati Allah, diampuni semua dosa dosa mereka dan Allah jadikan kuburan mereka sebagai taman SyurgaNya, aamiin.



Allahumma ya Allah selamatkan dan menangkan para mujahidin kami di Palestina, Afghanistan, Irak, Suriah dan seluruh wiliyah umat Islam yang diperangi, dan berkahilah negeri kami Indonesia dengan kesholehan para pemimpin dan rakyatnya, dan selamatkanlah negeri kami dari aksi para teroris...aamiin....

K. H. Muhammad Arifin Ilham
25 Mei 2017

Sabtu, 16 Januari 2016

Bukan Ajaran Islam

Assalaamu alaikum wa rahmatullah wa barkaatuhu.

Astagfirullah kembali teror terjadi di ibu kota negeri kita tercinta. Yang jelas teror bukan ajaran Islam. Membunuh manusia, bunuh diri, membuat onar, menghancurkan bangunan dan membuat masyarakat resah, jelas BUKAN AJARAN ISLAM yang damai mendamaikan, selamat dan menyelamatkan. Kalaupun perang karena darurat, karena wajib membela KEMULIAAN ISLAM, itupun berperang dengan adab dan akhlak Islam yang tinggi lagi mulia. Tidak boleh membunuh yang menyerah, apalagi yang tidak berperang, tidak boleh merusak tempat ibadah yang berbeda keyaqinan, merusak tanaman pohon.

Penuduh Islam mengajarkan terorisme adalah FITNAH BESAR pada ajaran Islam yang mulia ini, kecuali memang rekayasi mereka yang benci Islam atau pemanfaatan orang awam diprovokasi dengan JUALANNYA AGAMA dengan dalih (bukan dalil) untuk berjihad.

Ketahuilah, Islam itu RAHMATAN LIL AALAAMINN, Islam itu PENEBAR SALAM, Islam itu TOLERENS terhadap perbedaan keyaqinan, 
“Kami tidak mengutus engkau, Wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh manusia” (QS Al Anbiya 107),
“Apabila kamu dihormati dengan suatu ucapan salam, maka balaslah salam itu dengan lebih baik, atau balaslah (dengan yang serupa)..." (QS An Nisa 86).
Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya aku adalah rahmat yang dihadiahkan oleh Allah” (HR Al Bukhari).

Kita umat Islam sangat berduka dengan saudara-saudara kita yang telah wafat korban teror ini, 
"Semoga Allah mengampuni saudara-saudara muslim kita yang wafat, Semoga aparat kita dapat menangkap biang teror ini, Semoga Allah selamatkan kita dan keluarga dari ajaran teror, Semoga Allah selamatkan saudara-saudara kita di Afghanistan, Irak, Palestina, Suriah dan Yaman, dan seluruh kaum muslimin, Semoga Allah berkahi negeri kita dengan keberkahan keamanan, kesejahteraan, ketaqwaan pemimpin dan rakyatnya...aamiin".



K. H. Muhammad Arifin Ilham 
14 Januari 2016

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...