Tampilkan postingan dengan label ibadah sunnah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ibadah sunnah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 April 2022

Amalan Sunnah Di Bulan Ramadhan

Di bulan Ramadhan ada amalan sunnah yang bisa dijalani yaitu makan sahur. Amalan ini disepakati oleh para ulama dihukumi sunnah dan bukanlah wajib, sebagaimana kata Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim, 7: 206. Namun amalan ini memiliki keutamaan karena dikatakan penuh berkah.


Dalam hadits muttafaqun ‘alaih, dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِى السَّحُورِ بَرَكَةً

Di bulan Ramadhan ada amalan sunnah yang bisa dijalani yaitu makan sahur. Amalan ini disepakati oleh para ulama dihukumi sunnah dan bukanlah wajib, sebagaimana kata Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim, 7: 206. Namun amalan ini memiliki keutamaan karena dikatakan penuh berkah.
Dalam hadits muttafaqun ‘alaih, dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِى السَّحُورِ بَرَكَةً

“Makan sahurlah kalian karena dalam makan sahur terdapat keberkahan.” 
HR. Bukhari no. 1923 dan Muslim no. 1095)

Yang dimaksud barokah adalah turunnya dan tetapnya kebaikan dari Allah pada sesuatu. Barokah bisa mendatangkan kebaikan dan pahala, bahkan bisa mendatangkan manfaat dunia dan akhirat. Namun patut diketahui bahwa barokah itu datangnya dari Allah yang hanya diperoleh jika seorang hamba mentaati-Nya.

Muhammad Syafii Antonio
7 April 2022

Jumat, 21 September 2018

Puasa ‘Asyura

Assalamualaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.

SubhanAllah inilah sahabatku keutamaan puasa ‘Asyura adalah:

Menghapus dosa satu tahun yang lalu.

Rasululloh bersabda:

‎صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

Puasa ‘Asyura aku memohon kepada Allah agar dapat menghapus dosa setahun yang lalu.
(HR Muslim).

SubhanAllah Rasulullah sangat bersemangat untuk berpuasa pada hari itu.

Ibnu Abbas berkata:

‎مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى صِيَامَ يَوْمٍ فَضَّلَهُ عَلَى غَيْرِهِ إِلاَّ هَذَا الْيَوْمَ: يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَهَذَا الشَّهْرَ يَعْنِي شَهْرَ رَمَضَانَ

Aku tidak pernah melihat Nabi benar-benar perhatian dan menyengaja untuk puasa yang ada keutamaannya daripada puasa pada hari ini, hari ‘Asyura dan puasa bulan Ramadhon.

Alhamdullilah buka puasa hari kedua setelah puasa sunnah tasuua’ 9 Muharram dan sore ini asyura’ 10 Muharram bersama santri pilihan sebagai hadiah karena telah tampil memimpin doa santri.

Semoga Allah terima amal ibadah kita, aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
20 September 2018

Kamis, 16 Maret 2017

Sunnah Berkuda

Allah berfirman, 
“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari (pemeliharaan) kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah,..." (QS Al Anfal 60).
"Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah, dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku-kukunya), dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi, maka ia menerbangkan debu, dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh, sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Tuhannya" (Qs Al 'Aadiyaat 1-6).
Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang mengikat (memelihara) seekor kuda di jalan Allah, kemudian ia memberinya makan dengan tangannya, maka baginya dari setiap biji satu kebaikan” (HR Ibnu Majah).

Dari Amirul Mu'minin, Umar al-Faruq ibn al-Khattab, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah” (HR Bukhari Muslim).

Alhamdulillah ustadz kampung juga punya kuda kampung..."Allahu Akbar ceaaaaaat ceaaaaat kudaku...



K. H. Muhammmad Arifin Ilham
15 Maret 2017

Senin, 22 Agustus 2016

Jangan Meremehkan Perbuatan Baik dan Dosa Sekecil Apapun

Assalaamu alaikum wa rahmatullah wa barkaatuhu.

SubhanAllah walhamdulillah jazaakumullah duhai sahabat sholehku yang mulia yang telah menasehatiku untuk tidak meremehkan perbuatan baik sekecil apapun, dan tidak meremehkan dosa sekecil apapun.

Jika engkau melihat seekor semut terpeleset dan jatuh di air, maka angkat dan tolonglah...barangkali itu menjadi penyebab ampunan bagimu di akherat.

Jika engkau menjumpai batu kecil di jalan yang bisa mengganggu jalannya kaum muslimin, maka singkirkanlah, barangkali itu menjadi penyebab dimudahkannya jalanmu menuju syurga.

Jika engkau menjumpai anak ayam terpisah dari induknya, maka ambil dan susulkan ia dengan induknya, semoga itu menjadi penyebab Allah mengumpulkan dirimu dan keluargamu di surga.

Jika engkau melihat orang tua membutuhkan tumpangan, maka antarkanlah ia barangkali itu menjadi sebab kelapangan rezekimu di dunia.

Jika engkau bukanlah seorang yang mengusai banyak ilmu agama, maka ajarkanlah alif ba' ta' kepada anak-anakmu, setidaknya itu menjadi amal jariyah untukmu yang tak akan terputus pahalanya meski engkau berada di alam kuburmu.

JIKA ENGKAU TIDAK BISA BERBUAT KEBAIKAN SAMA SEKALI, MAKA TAHANLAH TANGAN DAN LISANMU DARI MENYAKITI....SETIDAKNYA ITU MENJADI SEDEKAH UNTUK DIRIMU.

Al-Imam Ibnul Mubarak Rahimahullah berkata:

رُبَّ عَمَلٍ صَغِيرٍ تُعَظِّمُهُ النِّيَّةُ ، وَرُبَّ عَمَلٍ كَبِيرٍ تُصَغِّرُهُ النِّيَّةُ

“Berapa banyak amalan kecil, akan tetapi menjadi besar karena niat pelakunya. Dan berapa banyak amalan besar, menjadi kecil karena niat pelakunya.”

Jangan pernah meremehkan kebaikan, bisa jadi seseorang itu masuk surga bukan karena puasa sunnahnya, bukan karena panjang shalat malamnya tapi bisa jadi karena akhlak baiknya dan sabarnya ia ketika musibah datang melanda.

Rasulullah bersabda:

« لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ ».

“Jangan sekali-kali kamu meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun (hanya) bertemu dengan saudaramu dalam keadaan tersenyum." (HR. Muslim)

Mari Akhiri hari ini dengan Pikiran dan perilaku positif, semangat meraih hasil terbaik serta saling mendoakan akan keberkahan.. Aamiin...

SubhanAllah abang sayang kalian karena Allah duhai para sahabat FBku walau kita berjauhan, semoga kelak di akhirat, Allah catat kita saling cinta karenaNya, dan Allah pun ridho dengan rahmatNya mengumpulkan kita dalam SyurgaNya...aamiin....



Menjelang fajar di meskid Az Zikra Sentul Bogor.


K. H. Muhammad Arifin Ilham
20 Agustus 2016

Selasa, 27 Oktober 2015

Amal Padat

Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarkaatuh.

SubhanAllah walhamdulillah sahabat sholehku, meningat waktu dunia ini terlalu sebentar untuk mengumpulkan bekal di akhirat selama-lamanya. Sungguh hamba ALLAH yang beriman itu disibukkan dengan semangat "ihyaaussunnah" sehingga tiada waktu, hari, jam, menit, detik berlalu kecuali berNILAI IBADAH, AMAL SHOLEH, MANFAAT, dan menjadi BEKAL AKHIRAT.


Karena itulah ia hidupkan sunnah harian Rasulullah :
Dari tidur lebih awal untuk segera bangun di tengah malam, 
tanpa lupa membangunkan keluarga dan sahabatnya untuk menikmati indahnya sholat malam,
tidak beranjak dari tahajjud kecuali setelah banyaknya istigfar, dilanjutkan tadabuurul Qur'an menjelang fajar, 
lalu dengan hati gembira berjamaah subuh di mesjid, 
dan ia biasakan tidak keluar dari mesjid kecuali kajian ilmu dan zikir hingga waktu sholat sunnah Isyroq, 
tidak keluar rumah untuk ikhtiar yang halal kecuali diiringi doa, pamit keluarga dengan ciuman, lambaian salam, 
dan terjaga selalu wudhunya dengan hati yang selalu terpaut zikir kepada Allah, 
belas kasih, 
rendah hati, 
murah senyum, 
ringan tangan, 
penebar salam dan salaman, 
bersih wangi bersahaja sederhana penampilannya, 
terbaca dari isyarat mata, tubuh dan penampilan tidak sombong, 
bicaranya santun, 
baik sangka pada setiap takdirNya, 
jauh dari sifat dengki, 
sholatnya tepat waktu berjamaah,
kuat shilaturrahmnya,
hatinya doa untuk keluarganya, negerinya, saudara saudaranya yang tertindas, Palestina, Afganistan, Irak, Suriah, Mesir, Yaman, Rohingya bahkan yang berbeda keyaqinan sekalipun agar Allah memberi hidayahNya,
sungguh siapapun yang ia jumpai ia ingatkan DAHSYATNYA KEHIDUPAN AKHIRAT tanpa merasa dirinya paling suci, 
dan puncaknya adalah asyiknya muhasabah diri, sama sekali tidak tertarik membahas apalagi mencari aib saudaranya.


Inilah AMAL PADAT yang bermakna, tiada waktu sia-sia, amal hamba Allah yang faham TUGAS HIDUP NGAPAIN di dunia ini. malam terasa pendek, siang terasa cepat, dunia inipun terasa benar-benar sebentar, alangkah indah dan bahagianya hidupnya dalam SYARIAT dan SUNNAH RASULNYA.

Renungan ini abang tulis dalam safar da'wah untuk diri abang, keluarga abang dan kalian duhai sahabat FBku yang abang cintai karena Allah. 

Semoga Allah terus dan terus bimbing kita semangat beriman dan beramal sholeh hingga wafat dalam KERIDHOANNYA...aamiin.


K. H. Muhammad Arifin Ilham
25 Oktober 2015

Rabu, 21 Oktober 2015

Rahasia Keistimewaan ISTIQOMAH

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

MasyaAllah sahabatku, abang sangat semangat menyampaikan rahasia keistimewaan ISTIQOMAH ini. Sungguh kita belum wafat, belum di akhirat, di dunia lebih dahulu dibahagiakan Allah karena sifat sikap istiqomah ini. Inilah diantara hikmahnya :


1. Perintah Allah dan RasulNya, 
"Dan beribadahlah kepada Allah sampai ajal tiba" (QS Al Hijr 99). 
Dari Abu Amr atau Abu Amrah ra, Sufyan bin Abdullah Atsaqafi ra berkata, "Aku berkata Wahai Rasulullah, katakanlah kepadaku dalam Islam satu perkataan yang aku tidak akan menanyakannya kepada seorangpun selain padamu. Rasulullah menjawab, “Katakanlah saya beriman kemudian istiqomahlah” (HR Muslim).

2. Sunnah utama Rasulullah, 
"Sungguh pada diri Rasulullah adalah teladan terbaik bagi kalian" (QS Al Ahzab 21). 
Rasulullah bersabda, ”Wahai sekalian manusia, lakukanlah amalan sesuai dengan kemampuan kalian. Karena Allah tidaklah bosan sampai kalian merasa bosan. (Ketahuilah bahwa) amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu (ajeg) walaupun sedikit" (HR Muslim).

3. Allah akan perbaiki keadaannya, 
"Dan mereka yang beriman atas apa yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad dan itu haq dari Allah, maka Allah maafkan kesalahan mereka dan Allah perbaiki keadaan mereka" (QS Muhammad 2).
4. Pahala yang tidak terputus, 
"Kecuali bagi mereka yang beriman dan beramal sholeh untuk mereka ganjaran yang tidak terputus (QS At Tiin 6). 
Rasulullah bersabda, “Jika seseorang sakit atau melakukan safar, maka dia akan dicatat melakukan amalan sebagaimana amalan rutin yang dia lakukan ketika mukim (tidak bepergian) dan dalam keadaan sehat" (HR Bukhori).

5. Dikagumi para Malaikat sebagaimana para Malaikat istiqomah,

6. Ditolong ALLAH dunia akhiratnya,

7. Dipenuhi kebutuhannya,

8. Doanya diijabah dan

9. Masuk ke Syurga Allah,
"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan Syurga ygan telah dijanjikan Allah kepadamu. Kami lah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" (QS Fashilat 30-32).
10. Dalam hidayah ALLAH karena mujahadahnya, dan

11. Selalu bersama Allah, 
"Mereka yang sungguh-sungguh istiqomah mendekatkan diri kepada Allah maka Allah tunjukan jalan hidayahNya, dan sesungguhnya Allah benar-benar bersama para hambaNya yang selalu berbuat baik" (QS Al Ankabut 69).
12. Meraih rahmat Allah, 
“Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang selalu berbuat baik.” (QS Al A’raf 56).

13. Saat susah akan ditolong Allah, Rasulullah bersabda, “Kenalilah Allah di waktu lapang, niscaya Allah akan mengenalimu ketika susah” (HR Al Hakim).

14. Sungguh istiqomah itu adalah amalan hamba Allah yang sangat faham dunia ini sebentar sehingga disibukkan dirinya dengan beramal ibadah sesuai dengan visi misi hidup Islami, dan tidak ada lagi perbuatan sia-sia mubazir apalag ma'siyat, 
"Orang-orang beriman itu meninggalkan perkataan perbuatan yang tidak berguna" (QS Al Mu'minun 3). 
Rasulullah bersabda, “Di antara tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan perkara-perkara yang tidak bermanfaat baginya” (HR At-Tirmidzî).

Allahumma ya Allah tancapkan di hati kami kekuatan taqwa dan keni'matan ISTIQOMAH...aamiin.

Jangan lupa sahabatku, sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir sampai tertidur dan berazam untuk sholat malam.

K. H. Muhammad Arifin Ilham 

20 Oktober 2015


Diperbarui 20 Maret 2016

Kamis, 16 April 2015

Dalil & Hikmah Puasa Senin Kamis

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Duhai sahabatku tercinta, malam ini mari kita renungi Dalil dan Hikmah Puasa Senin Kamis :
Dari Abu Qatadah radhiyallahu anhu: Sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ditanya tentang puasa hari Senin, beliau menjawab: “Itu adalah hari yang saya dilahirkan padanya, dan saya dibangkitkan menjadi Rasul. Atau hari saya diberi wahyu padanya” (HR Muslim). 


“Amal-amal perbuatan diperlihatkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis. Karena itu saya suka ketika amal diperlihatkan, saya dalam kondisi berpuasa” (HR At-Tirmidzi). 

Dari Aisyah radhiyallahu anha dia berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam biasa berpuasa pada hari Senin dan Kamis” (HR At-Tirmidz). 

Hikmahnya :
  1. Sungguh ia benar-benar ingin ridho Allah, ikhlas, karena niat, keinginan dari dirinya, beda dengan wajib cendrung ada keterpaksaan (QS Al Bayyinah 5)
  2. Sungguh ia mau lapar haus karena ingin DICINTAI ALLAH.
  3. Berharap sekali AMPUNAN ALLAH atas semua dosa-dosanya yang banyak.
    "Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" (QS Ali Imron 31).
  4. Bukti cintanya kepada Rasululah, “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (balasan kebaikan pada) Hari Qiamat dan dia banyak menyebut Allah" (QS Al Ahzab 21). Rasulullah bersabda, "Barang siapa menghidupkan sunnahku maka ia telah mencintaiku, dan barang siapa mencintaiku maka ia akan bersamaku di Syurga" (HR Thabarani).
  5. Mencontoh mahluk Allah yang mulia yaitu para Malaikat yang tidak berhajat makan minum dan seks, wajar-wajar saja taat karena tanpa nafsu, sementara manusia punya nafsu kok bisa taat, masyaAllah.
  6. Amalan mulia para Rasul dan Nabi, mereka senang berlapar haus untuk mendekatkan diri kepada Allah.
  7. Cara jitu mencetak pribadi sabar, dan sabar adalah jalan menuju SyurgaNya. "Selamat sukses untuk hamba Allah yang sabar bagi mereka Syurga dengan segala keni'matannya" (QS Ar Ro'du 24).
  8. Melahirkan pribadi zuhud. Lebih memilih kelezatan ruhani daripada kenyangnya jasmani, sangat jelas oreintasinya pada keselamatan dan kebahagian di akhirat daripada dunia secuil ini. "Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan (QS Al-Qashash Ayat 77).
  9. Menghancurkan sifat rakus dan bakhil, dan melahirkan sifat belas kasih dan dermawan.
  10. Semua pakar kesehatan menyatakan bahwa puasa cara terbaik menjaga kesehatan dan mencegah berbagai penyakit. Badan enteng, sehat, kuat, segar, kulit bersih, wajahpun bersinar.

ALLAHUMMA ya Allah tanamkan dihati kami kekuatan iman, kesenangan ibadah dan kemuliaan akhlakr...aamiin. 

Dan jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir, persiapkan untuk sahur puasa Sunnah dan berazam untuk sholat malam. Selamat bahagia hidup dalam Sunnah Rasulullah.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
15 April 2015

Jumat, 24 Oktober 2014

Rindu Kami Padamu Ya Rasul

Hampir aku tidak percaya, bagaimana bisa buanyak orang mencintai seseorang yang belum pernah diliatnya dan ditemuinya?

Tapi kini kurasakan sangat rinduuuuuuu hati ini kepada Nabi yang belom pernah sekalipun ku melihat dan bertemu dengannya. Yaa Rasulallaah...
Kukirimkan seribu shalawat untukmu pagi ini sambil kuajak yang lain bershalawat. dari hatiku yang sedang berbunga rindu padamu Yaa Rasul. Indah betul bisa meneteskan airmata. Suka inget sering bikin Nabi sebel. Sering bikin Nabi kecewa. Belom banyak baktinya buat Rasul.

Dhuha, seadanya. sesempetnya. Ga nyempetin. Ga mentingin. Padahal semua Nabi kelak menyuruh ummatnya masing-masing mencari Nabi Muhammad. Ngapain?
Untuk minta syafaatnya, pertolongannya, di hari ga ada pertolongan kecuali pertolongan Allah, dan pertolongan yang diizinkan-Nya. Dan syafaat siapa lagi yang diizinkan Allah?
Kecuali syafaatnya Nabi Besar Muhammad shollawlloohu 'alaihi wasallaam.

Tapi yaa Allah, yaa Rasulullaah... ngeliat diri ini ngejalanin sunnah-sunnahnya Nabi?
Jauuuuuuhhh dari bisa mengaku mencintai Nabi. Yaa Rabb...


Man ahyaa sunnatii, begitu sabdamu, perkataan sucimu.
Man ahyaa sunnatii... siapa yang menghidupkan sunnahku... Faqod ahabbanii...
... maka sungguh dia bener mencintaiku. Waman ahabbanii... dan sesiapa yang mencintaiku... Kaana ma'ii filjannah... dia akan bersamaku di surga.


Bangunlah wahai diriku... cintai Nabimu... dan jalaninlah apa-apa yang diseru dan disuruh oleh Nabimu... sepenuh cintanya Nabi juga padamu...

insyaaAllah kelak, di Padang Mahsyar, engkau akan mendapati Nabi di hadapanmu, membuka tangannya, tersenyum, siap memelukmu...


Siapa yang belom bershalawat untuk Nabiyyunaa Muhammad shollawlloohu 'alaihi wasallam...? 

Ustadz Yusuf Mansur
23 Oktober 2014

Rabu, 30 April 2014

Bulan Rajab

1. insyaAllah, berdasar info islamicfinder.org/Hcal/index.php | 1 Rajab 1435 H bertepatan 1 Mei 2014 | alhamdulillah makin dekat Ramadhan

2. di bulan Rajab ini juga tidak ada amalan khusus yang diperintahkan Nabi saw | baik puasa, shalat, zakat atau apapun

3. "tidak ada riwayat sahih tentang keutamaan Rajab, baik puasa sebulan penuh atau puasa tanggal tertentu di bulan Rajab" (Ibnu Hajar)

4. “tidak ada satu pun hadis sahih dari Nabi saw tentang keutamaan puasa bulan Rajab secara khusus" (Ibnu Rajab)

5. bolehkah puasa sunnah di bulan Rajab? | BOLEH dan BAGUS sekali | namun dalilnya dalil umum puasa saja, bukan dalil khusus Rajab

6. maksud dalil umum untuk berpuasa adalah | bahwa bulan Rajab itu termasuk salah satu bulan diantara bulan haram (sakral)

7. sebagai info, Nabi saw bersabda bahwa bulan haram (bulan yang sakral) ada 4 bulan | yaitu Dzulhijjah, Dzulqa'dah, Muharram dan Rajab

8. di bulan-bulan haram ini, disunnahkan puasa | dalilnya "berpuasalah di bulan haram dan berbukalah (bila selesai bulan haram)" (HR Ahmad)

9. di bulan-bulan haram (sakral) ini juga disunnahkan semua amal-amal kebaikan | dan perbuatan-perbuatan maksiat juga sangat dihindari

10. "berbuat dosa di dalamnya (di bulan haram) lebih besar di hadapan Allah | amal salih juga lebih besar ganjarannya" (Abdullah bin Abbas)

11. beberapa ulama salaf pun biasa puasa di semua bulan haram | misalnya Ibnu Umar, Hasan Al-Bashri, dan Abu Ishaq As-Suba’i

12. jadi berpuasa sunnah di bulan Rajab boleh berdasar dalil-dalil umum di atas | bukan karena dalil-dalil dhaif yang meragukan

13. hadits-hadits dhaif (lemah) seputar Rajab ini banyak beredar | misalnya bisa dibaca disini >> http://www.konsultasisyariah.com/hadis-dhaif-lemah-seputar-rajab/

14. hati-hati pula dalam mem-broadcast amalan-amalan Rajab | tanpa riwayat yang shahih, khawatir malah jadi dusta atas nama Nabi Muhammad

15. intinya, beribadahlah yang banyak di bulan Rajab karena ia adalah bagian dari bulan haram (sakral) | dan jauhi penuh maksiat-maksiat

16. nggak perlu menghitung-hitung amal, insyaAllah setiap amal baik pasti Allah terima | fokus kita di niat ikhlas dan cara sesuai sunnah

17. yang masih punya hutang puasa, disegerakan menyelesaikan hutang puasanya | jangan sampai masuk Ramadhan masih ada tanggungan

18. selamat memperbayak amal salih di bulan haram | semoga dengan memperbanyak amal di bulan Rajab | kita siap menyambut Ramadhan

Ustadz Felix Siauw
30 April 2014

Selasa, 27 Maret 2012

Sunnah Rasul Yang Harus Disegerakan

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.


Sahabat sholehku inilah hal-hal yang harus disegerakan dalam sunnah nabi Muhammad:
  1. Segera BERTAUBAT sebelum ajal tiba, 
  2. Segera tegakkan SHOLAT sebelum habis waktunya, 
  3. Segera Tunaikan zakat sebelum datang bala, karena zakat menolak bala, 
  4. Segera laksanakan HAJI kalau sudah mampu, kalau tidak mati seperti orang yahudi, 
  5. Segera selesaikan HUTANG, kalau tidak jadi perkara di alam kubur, 
  6. Segera minta MAAF, kalau tidak dibalas di akhirat, 
  7. Segera menguburkan jenazah muslim, 
  8. Bila telah selesai satu urusan bersegeralah menyelesaikan urusan berikutnya, 
  9. Segera NIKAH, kalau tidak banyak fitnah, 
  10. Segera mengembalikan harta yang tidak halal, kalau tidak akan menjadi bahan siksaan di akhirat, 
  11. Setelah mendengar nasehat baik segera mengamalkannya. 
"SubhanAllah semoga ALLAH jadikan kita hambaNYA yang tidak menyia-nyiakan waktu hidup di dunia sebentar ini untuk bekal panjang di akhirat nanti...aamiin".



Ingat sahabatku WAKTU TIDAK PERNAH BERULANG!

Jangan lupa sebelum tidur berwudhu, berzikir, berdoa dan berazam untuk sholat malam, kurehat dulu sahabatku.


K. H. Muhammad Arifin Ilham
5 Maret 2012

Diperbaharui 8 Februari 2013
Diperbaharui 30 Maret 2016 

Rabu, 07 September 2011

Hikmah Puasa Syawal

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.


SubhanAllah walhamdulillah duhai sahabatku yang merindukan ridho Allah dan SyurgaNya, kembali abang sampaikan hikmah-hikmah mulia shoum sunnah utama, shoum enam hari di bulan Syawal.

Simaklah sabda Rasulullah,“Barangsiapa yang telah berpuasa Ramadhan dan kemudian dia mengikutkannya dengan puasa enam hari dari bulan Syawal, maka dia seperti orang yang berpuasa selama satu tahun.” (HR Muslim)


Diantara keutamaannya,

  1. Tanda meningkat iman dan taqwanya karena itulah disebut "Syawal" bulan peningkatan,
  2. Maka nilai puasanya pun menjadi sempurna, bernilai puasa setahun penuh,
  3. Menghidupkan sunnah Nabi,
  4. Dicintai Allah dan meraih ampunan dosa karena menghidupkan Sunnah Nabi, "Katakanlah! Jika memang kalian benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian. Dan Al­lah adalah Maha Pengampun lagi Penyayang" (QS Ali Imron 31),
  5. Menutupi kekurangan selama shoum Romadhon,
  6. Meraih syafaat Rasulullah dan bersama beliau karena menghidupkan sunnah beliau, "Siapa yang menghidupkan sunnahku maka sungguh ia mencintaiku dan siapa yang mencintaiku bersamaku di Syurga"  (HR At Tirmidzi)
  7. Puasa sebagai rasa syukur setelah Romadhon dan Idul fitri,
  8. Semangat terus untuk beribadah dan taat,
  9. Perisai keinginan ma'siyat di dunia dan perisai Neraka di akhirat.
  10. Diantara tanda ikhlas, gemar dengan amal sunnah, kalau wajib ya kewajiban tetapi kalau sunnah adalah kerelaan seorang hamba mengabdi kepada Allah.
  11. Cara terbaik memupuk keimanan kepada Allah dan kecintaan kepada NabiNya,
  12. Kesenangan orang beriman itu hidup bahagia dalam Assunnah,
  13. Sangat ringan hanya enam hari, sebulan Romadhon saja sanggup, apalagi dorongan cinta Allah dan RasulnNya,
  14. Hamba Allah yang beriman cerdas adalah semua sunnah dihidupkan sebagai bekal di akhirat kelak.
  15. InsyaAllah meraih SyurgaNya karena termasuk Sabar, melewati pintu Syurga Ar Rayan spesial hanya untuk hambaNya yang berpuasa.
Puasanya dengan dua cara, boleh berturut-turut enam hari setelah Idul Fitri atau puasa 6 hari selama di bulan Syawal. Bagi muslimat yang berhutang lebih utama bayar puasa dulu.

"Semoga Allah selalu hiasi hidup kita dengan menghidupkan sunnah-sunnah nabi Muhammad shollollaahu alaihi wassalam serta kesenangan ibadah dan kemuliaan akhlak...aamiin".


Ayooooo semangat terus ibadah duhai perindu cinta Allah dan RasulNya...


Sebarkan ini sahabatku agar semakin banyak sahabat kita yang menghidupkan sunnah Nabi Muhammad.

K. H. Muhammad Arifin Ilham

1 September 2011


Diperbarui 25 Agustus 2012

Diperbarui 8 Agustus 2013
Diperbarui 28 Juli 2014
Diperbarui 17 Juli 2015
Diperbarui 7 Juli 2016
Diperbarui 26 Juni 2017

Selasa, 19 Juli 2011

7 Sunnah Amalan Harian Rasul

SUBHANALLAH, sekali lagi sahabatku...sungguh hidup ini hanya bahagia dalam KESENANGAN TAAT (QS 63:62) dengan keteraturan disiplin ibadah sunnah, seperti yang dicontohkan Rasulullah setiap hari. 
Inilah 7 sunnah amalan harian Rasul, para sahabat dan orang-orang sholeh:
  1. Sambut hari dengan sholat Tahajjud,
  2. Baca Alqur'an dengan pemahaman,
  3. Sholat berjamaah subuh di mesjid,
  4. Sholat Dhuha,
  5. Selalu jaga wudhu,
  6. Selalu berzikir dan
  7. Biasakan bersedekah
Selamat mengamalkannya sahabatku.
K.H. Muhammad Arifin Ilham
13 Juli 2011

Rabu, 08 Juni 2011

Tujuan Nikah

Bang bagaimana Islam memandang sebuah pernikahan? 
 
Abang kembali ingatkan diantara TUJUAN NIKAH bagi seorang mu'min,
  1. Benar-benar ingin Ridho ALLAH (QS Al Bayyinah : 5),
  2. Bukti taat, karena zina dosa besar yang terkutuk (QS Al Isro : 32) dan sungguh sekali berzina "tudhiuun arbaiinassannah" membakar 40 tahun amal ibadah, demikian kecam Rasul bagi pezina, sebaliknya dengan nikah telah meraih "nishfaddiin" separuh nilai kemuliaan agama, SubhanALLAH,
  3. Bukti cinta Rasulullah, "Nikah sunnahku, siapa yang membencinya bukan umatku", tentu berbeda yang tidak mau nikah dengan yang belum menikah, atau sudah banyak ikhtiar tetapi belum juga berjodoh. Sungguh gagal dalam pernikahan lebih baik daripada tidak mau nikah,
  4. Untuk mewujudkan hasrat cinta biologs-psikologs yang dihalalkan dan diberkahi ALLAH,
  5. Meraih kebahagiaan dan ketenangan hidup sakiinah mawaddah wa rahmah (QS Ar Ruum : 21),
  6. Demi memperbanyak umat Rasulullah dan generasi Dakwah.,
  7. Menjaga "iffah" kehormatan diri sebagai manusia beriman,
  8. Selamat dari berbagai penyakit dan fitnah sosial,
  9. Mempersiapkan keturunan sebagai regenerasi dakwah. Karena tujuan inilah kita bangga sekali dan sangat bahagia nikah, sahabatku. 
"Semoga ALLAH membuka jalan terbaik bagi kita untuk meraih pernikahan yang penuh dengan BERKAHNYA...aamiin".

Jangan lupa sholat dhuha, tetap selalu terjaga wudhu dan senyumlah...duhai sahabat sholehku.

K.H. Muhammad Arifin Ilham
4 Juni 2011

Diperbarui 28 Agustus 2014

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...