Tampilkan postingan dengan label sedekah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sedekah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 September 2021

Silent Shodaqoh

 Seorang lelaki masuk ke toko buah " Berapa harga pisang dan apel sekilo ? "

Penjual: " Pisang sekilo Rp 15 rb, kalo apel sekilo Rp 50 rb.
 "
Tidak lama kemudian seorang Ibu yang sudah kenal dengan si penjual masuk kedalam toko.

Ibu : Berapa harga satu kilo pisang dan apel ?
Penjual : Pisang Rp 5 rb sekilo, klw apel Rp 20 rb sekilo
Ibu : Alhamdulillah...

Merasa di curangi lelaki tadi mendekati penjual dengan mata yang memerah karena marah dan akan ngomel pada penjual, tetapi si penjual segera memberi isyarat mata dan berkata padanya: " tunggu saya sebentar "

Kemudian si penjual memberikan kepada si Ibu tsb 1 kg pisang dan 1 kg apel dengan total harga Rp 25 rb.

Ibu itu pergi dengan gembira dan berkata : " Alhamdulillah terimakasih Ya Allah... anak-anakku akan bisa makan buah."

Setelah Ibu tsb pergi, si penjual meminta maaf pada pembeli lelaki tadi dan berkata: " Demi Allah, aku tidak mencurangimu. Tetapi Ibu itu mempunyai empat anak yatim namun dia selalu menolak bantuan apapun dari orang lain, setiapkali aku ingin membantunya pasti dia menolak.

Saya berfikir keras bagaimana caranya saya bisa menolongnya tanpa membuat dia merasa malu, dan aku tidak menemukan cara selain ini, yaitu dengan mengurangi harga untuknya.
Aku ingin dia tetap merasa tidak membutuhkan bantuanku dan aku juga ingin berniaga dengan Allah dan menyenangkan hati mereka.

Ibu itu datang kemari seminggu sekali. Demi Allah yang tiada Tuhan selain-Nya, setiap kali Ibu itu membeli buah dariku, hari itu aku selalu mendapatkan untung berlipat-lipat dan mendapatkan Rizqi dari jalan yang tak kusangka

Seketika itu lelaki pembeli tadi meneteskan air mata dan segera mencium tangan mulia si penjual.

Sungguh dalam menolong kebutuhan orang lain, ada kelezatan yang hanya bisa dirasakan oleh orang yang pernah melakukannya
Pancinglah turunnya Rizqi dengan cara bersedekah...!

Semoga kita bisa seperti itu di Jumat barokah ini.... Aamiin....

Selasa, 18 Juni 2019

Amalan Terhebat

Tangan kanan memberi, tangan kiri tidak tahu itu lebih baik. Bisa jadi amalan ini kecil dalam pandangan kita, namun pahala di sisi Alloh sangatlah besar.

Adakah yang lebih kuat dari gunung, besi, api, air, angin?

Dialah orang yang memberi dengan tangan kanan dan tangan kirinya tidak tahu

Dan inilah amalan terhebat di mana kita akan mendapatkan naungan di hari akhir.

Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, ia menyembunyikan amalnya itu sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.” (HR. Bukhari no. 1421)

KH. Abdullah Gymnastiar 
17 Juni 2019

Minggu, 10 Maret 2019

Asyik Tenggelam Muhasabah

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.

Jangan merasa diri kita "Baik" walaupun kita shalat lima waktu sehari semalam serta tepat pada waktunya.

Jangan merasa diri kita "Baik" walaupun kita setiap hari bersedekah.

Jangan merasa diri kita "Baik" walaupun kita sudah pakai jubah, bersorban, berhijab menutup aurat dengan sempurna.

Jangan merasa diri kita "Baik" walaupun setiap malam kita melakukan dhuha, tahajjud, ke mesjid dan amalan sunat lain.

Jangan merasa diri kita "Baik" walaupun setiap saat kita update status motivasi dakwah.

Jangan merasa diri kita "Baik" walaupun setiap saat kita menolong orang lain.

فلا تُزٓكُّوْا آنْفُسٓكُمْ هُوٓ آعْلٓمُ بِمٓنْ اتّٓقٓى
"Janganlah kalian merasa paling suci karena Allah-lah yang lebih mengetahui siapa yang benar-benar bertaqwa.”
(QS An Najm 32)
Sitti Aisyah (ra) berkata "Siapakah orang yang buruk?" dijawab olehnya "yaitu orang yang merasa dirinya baik". Beliau ditanya lagi "Siapakah orang yang baik?", maka dijawab "yaitu orang yang merasa dirinya buruk".

Karena itulah KESIBUKAN KEASYIKAN hamba beriman TENGGELAM dalam MUHASABAH DIRINYA.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
9 March 2019

Senin, 19 November 2018

Burungpun Bertasbih

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,
“Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Dawud) di waktu petang dan pagi. Dan (Kami tundukkan pula) burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masing amat taat kepada Allah.” (Shad [38]: 18-19).
Rasulullah bersabda,
“Pada setiap sedekah terhadap mahluk yang memiliki hati (jantung) yang basah (hidup) akan dapatkan pahala kebaikan. Seorang muslim yang menanam tanaman atau tumbuh-tumbuhan yang kemudian dimakan oleh burung-burung, manusia, atau binatang, maka baginya sebagai sedekah”
(HR Bukhori, Muslim).

Allahumma ya Allah jadikanlah kami hamba hamba Mu yang senang ibadah kepada Mu dan senang berbuat baik pada makhluk Mu, aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
18 November 2018

Selasa, 12 Juni 2018

Sedekah di Bulan Romadhon 70 Kali Lipat

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu.

Duhai sahabatku, sebentar lagi Ramadhon bulan mulia ini meninggalkan kita, diantara amal yang utama dan menjadi hamba yang utama bila mengamalkannya adalah sedekah.

Diluar Ramadhon, sedekah kita kali minimal 700 kali lipat, istimewanya bulan Ramadhon kali 70 kali lagi, Allahu akbar.

Simaklah Kalam Allah ini dengan iman,
“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui”
(QS Al-Baqarah 261)
Rasulullah bersabda, 
“Barangsiapa yang membangun masjid karena Allah, walaupun sekecil sarang burung atau lebih kecil lagi, niscaya Allah akan bangunkan baginya rumah di dalam SyurgaNya” 
(HR Ibnu Majah).

“Bersegeralah bersedekah, karena bala tidak pernah mendahului sedekah” 
(HR Thabrani).

“Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api“
(HR At-Tirmidzi).

Apalagi di bulan Romadhon nilainya 70 X lipat.

"Dan barang siapa melakukan amal kebaikan di dalamnya (Romadhon), maka pahalanya seperti melakukan 70 kebaikan dibanding bulan lainnya" 
(HR Ibnu Huzaimah).

“Seutama-utama shadaqah adalah shadaqah di bulan Ramadhan” 
(HR At-Turmudzi).

Jangan pernah remehkan sekecil apapun amal jariyah ini, walau serupiah, walau hanya doa, sahabatku.

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
11 Juni 2018

Minggu, 01 Oktober 2017

Sedekah

Kiriman dari seorang teman...
~~~~~~~~~~

Kemarin Habis dengar ceramah pak Ustadz..
Katanya simpenan-simpenan itu akan ada hisabnya di hari kemudian...😱

Astaghfirullah....

😨 Waduuh..!!!
Tepok jidaat...!!! 

Misalnya simpanan Mukena yang gak kepakai, baju-baju, celana, yang beli banyak terus gak kepakai..

Simpenan yang lain....Ho hooooo....
Ada blus cantik yang saya Jahit  tapi tak pernah dipakai....
ada rok selusin gak kepakai..,
ada puluhan jilbab entah kapan dipakai. 😵,
Ada banyak pasmina yang hanya sesekali dipakai...

Ada kaos kaki satu lusin persediaan kalau susah nyari kaos kaki....
Ada sepatu sampe selusin
Ada sendal selemari,
ada tas segudang...😤😰

Ada perabot yang tersimpan apik dikardusnya, masih segelan, tak pernah dipakai dan tak ada rencana dipakai....
ada gamis-gamis 1 lemari
ada baju pesta yang entah kapan dipakai....!!!

Ada....Tupperware 2 etalase gak kepakai..😱
Ada.........
Ada.........
Ada.........
Ada.........
Ada.........
Ada.........
Ada.........
(Masih panjang listnya) 

Yang kita pakai dan kita sedehkahkan itulah yang bermanfaat..!!!

Yang simpanan atau koleksi-koleksi yang gak kepakai kelak akan di Hisab..😥
dan akan menyusahkan diri kita sendiri..!!!

*karena semua yang dibeli berawal dari Nafsu..!!!*

Nafsu ingin mempunyai ini..itu..,
liat punya orang...
Pengen beli juga...
 *walau gak berguna bagi diri kita...,😪*

Duuh...ternyata saya masih termasuk golongan orang yang menumpuk-numpuk barang...😪
Dan semua itu ada hisabnya 
( perhitungannya ) kelak di akhirat....😰

Astaghfirullah..😥
Astaghfirullah..😰

Rasulullah bersabda,
"Wahai segenap wanita, bersedekahlah, dan perbanyaklah istighfar, sebab aku melihat kalian sebagai mayoritas penghuni neraka."

Perlu diingatkan...!
Bahwa sedekah menghapus dosa, sebagaimana air mematikan api.
*QS. At-Taubah 35* 📖(ingatlah) pada hari ketika emas dan perak dipanaskan dalam neraka jahanam, Lalu dengan itu disetrika dahi, lambung dan punggung mereka (seraya dikatakan) kepada mereka,“inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri.., Maka rasakanlah (akibat dari) apa yang kamu simpan itu."
*QS. Al-Baqarah195* 📖Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, Karna sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

Yaa Allah...😰😰😰..
Mungkin saya termasuk salah satunya, yang suka menumpuk-numpuk barang tak terpakai...😫😫😫

Senin, 24 Oktober 2016

Tadabbur Alam

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.


SubhanAllah Allah perintahkan kita untuk tadabbur alam.

Simaklah Kalam Allah ini dengan iman,
"Maka Apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana diciptakan, dan langit bagaimana ditinggikan? Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan? Dan bumi bagaimana dihamparkan? Maka berilah peringatan, karena Sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan (QS Al Ghosyiyah 18 - 22).
Inilah diantara hikmah tadabbur alam :
1. "Baabul ilmi" gerbang ilmu pengetahuan, dimulai mengenal, mempelajari, merenungi, menghayati dan mengambil hikmah dan manfaat dari ciptaanNya yang "emaging creature" semua sangat luar biasa.
"Sungguh penciptaan langit dan bumi itu lebih besar dari penciptaan manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahaminya" (QS Ghafir 57).
2. "Mahabbatuhu" semakin mencintaiNya, mengagumiNya dan merindukanNya setelah mengenal keindahan ciptaanNya.

3. "Safarul ibaadah" masuk dalam perjalanan ibadah karena ingin Ridho dan taat kepadaNya untuk mentadabburi semua ciptaanNya.

4. "Asy Syukru" Menumbuh rasa syukur yang luar biasa, ternyata tidak ada ciptaanNya yang sia-sia apalagi kebetulan.

5. "Waro'" menghadirkan sifat sikap taqwa, takut sekali ma'shiyat. Tidak akan meremehkan lagi atau menganggap biasa ciptaanNya.

6. "Riaayatul alam" menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Akrab dan cinta alam dengan segala keindahannya.

7. "Shodaqoh jaariyah" semangat sekali berbuat terbaik untuk alam ini, dan pahalanya mengalir terus. Diantara 7 sedekah jariyah adalah, "mengalirkan air, menggali sumur, menanam pohon kurma...(HR Bukhory).
“Seorang muslim tidak menanam tanaman kecuali apa yang dimakan dari tanaman itu menjadi sedekah baginya. Apa yang dicuri dari tanaman itu menjadi sedekah baginya. Apa yang dimakan binatang buas menjadi sedekah baginya. Apa yang dimakan burung menjadi sedekah baginya. Dan tidaklah orang lain mengambil manfaat (dari pohon itu) kecuali menjadi sedekah bagi (penanam)nya.……..”(HR Muslim).

8. "Quwwatul ukhuuwah" membuat semakin sayang, solid dan kompak pada saudara mu'min, terutama saudara dalam satu harakah.

9. "Ihyaaus Sunnah" semakin banyak sunnah-sunnah Rasul dihidupkan ketika berjalan mendaki, turun. Berdoa, berzikir atas apa yang dilihat dsb. Rasulullah pun mengajarkan ketika berjalan, "naik, kami bertakbir. Dan jika turun, kami bertasbih” (HR Al-Bukahry).

So tadabbur Alam, membuat kita semakin mencintai ALLAH dan RASULNYA, semakin mengerti dan kagum akan MAKNA dan MANFAAT ciptaaNya, semakin merapatkan barisan UKHUWAH kita, semakin mengukuhkan VISI MISI harakah da'wah kita, dan kitapun akhirnya disibukkan dengan MUHASABAH diri kita, alhamdulillah.

Allahumma ya Allah ajarkanlah pada kami yang membuat kami semakin mencintaiMu, dan kami pun saling mencintai karenaMu...aamiin.

Sahabat da'wahmu Muhammad arifin ilham.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
23 Oktober 2016

Senin, 22 Agustus 2016

Jangan Meremehkan Perbuatan Baik dan Dosa Sekecil Apapun

Assalaamu alaikum wa rahmatullah wa barkaatuhu.

SubhanAllah walhamdulillah jazaakumullah duhai sahabat sholehku yang mulia yang telah menasehatiku untuk tidak meremehkan perbuatan baik sekecil apapun, dan tidak meremehkan dosa sekecil apapun.

Jika engkau melihat seekor semut terpeleset dan jatuh di air, maka angkat dan tolonglah...barangkali itu menjadi penyebab ampunan bagimu di akherat.

Jika engkau menjumpai batu kecil di jalan yang bisa mengganggu jalannya kaum muslimin, maka singkirkanlah, barangkali itu menjadi penyebab dimudahkannya jalanmu menuju syurga.

Jika engkau menjumpai anak ayam terpisah dari induknya, maka ambil dan susulkan ia dengan induknya, semoga itu menjadi penyebab Allah mengumpulkan dirimu dan keluargamu di surga.

Jika engkau melihat orang tua membutuhkan tumpangan, maka antarkanlah ia barangkali itu menjadi sebab kelapangan rezekimu di dunia.

Jika engkau bukanlah seorang yang mengusai banyak ilmu agama, maka ajarkanlah alif ba' ta' kepada anak-anakmu, setidaknya itu menjadi amal jariyah untukmu yang tak akan terputus pahalanya meski engkau berada di alam kuburmu.

JIKA ENGKAU TIDAK BISA BERBUAT KEBAIKAN SAMA SEKALI, MAKA TAHANLAH TANGAN DAN LISANMU DARI MENYAKITI....SETIDAKNYA ITU MENJADI SEDEKAH UNTUK DIRIMU.

Al-Imam Ibnul Mubarak Rahimahullah berkata:

رُبَّ عَمَلٍ صَغِيرٍ تُعَظِّمُهُ النِّيَّةُ ، وَرُبَّ عَمَلٍ كَبِيرٍ تُصَغِّرُهُ النِّيَّةُ

“Berapa banyak amalan kecil, akan tetapi menjadi besar karena niat pelakunya. Dan berapa banyak amalan besar, menjadi kecil karena niat pelakunya.”

Jangan pernah meremehkan kebaikan, bisa jadi seseorang itu masuk surga bukan karena puasa sunnahnya, bukan karena panjang shalat malamnya tapi bisa jadi karena akhlak baiknya dan sabarnya ia ketika musibah datang melanda.

Rasulullah bersabda:

« لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ ».

“Jangan sekali-kali kamu meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun (hanya) bertemu dengan saudaramu dalam keadaan tersenyum." (HR. Muslim)

Mari Akhiri hari ini dengan Pikiran dan perilaku positif, semangat meraih hasil terbaik serta saling mendoakan akan keberkahan.. Aamiin...

SubhanAllah abang sayang kalian karena Allah duhai para sahabat FBku walau kita berjauhan, semoga kelak di akhirat, Allah catat kita saling cinta karenaNya, dan Allah pun ridho dengan rahmatNya mengumpulkan kita dalam SyurgaNya...aamiin....



Menjelang fajar di meskid Az Zikra Sentul Bogor.


K. H. Muhammad Arifin Ilham
20 Agustus 2016

Selasa, 17 November 2015

Saya Tak Mau Berpisah Dengan Harta Saya

Haji Usman, sebutlah begitu nama beliau. Mungkin orang tuanya dulu berdo'a agar sang putra mewarisi kemuliaan Sayyidina Utsman ibn Affan Radhiyallahu ‘Anhu.


Pemilik salah satu usaha batik terkemuka di Yogyakarta ini memang dikenal atas kedermawanannya, seakan harta telah begitu tak berharga baginya. Seakan dunia telah begitu hina di matanya.
Ringan baginya membuka kotak persediaan, gampang baginya menyeluk kantong simpanan dan seakan tanpa beban dia mengulur bantuan.
Inilah mungkin sosok nyata orang yang dunia di tangannya dan akhirat di hatinya.

Maka beberapa orang pengusaha muda yang bersemangat mendatangi beliau.
“Ajarkan pada kami, Ji,” kata mereka, “bagaimana caranya agar kami seperti haji Usman. Bisa tidak cinta pada harta dan tidak sayang pada kekayaan...hingga seperti haji Usman, bershadaqah terasa ringan.”

“Wah,” sahut Haji Usman tertawa, “salah alamat!”

“Lho?”

“Lha iya. Kalian datang pada orang yang salah. Lha saya ini SANGAT MENCINTAI HARTA SAYA je. Saya ini sangat mencintai kekayaan saya je.”

“Lho?”

“Kok lho. Lha sebab saking cinta dan sayangnya saya pada harta, SAMPAI-SAMPAI SAYA TIDAK RELA MENINGGALKAN HARTA SAYA DI DUNIA INI. Saya itu TIDAK MAU BERPISAH dengan kekayaan saya.
Makanya sementara ini saya titip-titipkan dulu. TITIP pada Masjid, 
TITIP pada anak yatim, 
TITIP pada madrasah, 
TITIP pada pesantren, 
TITIP pada pejuang fii sabilillah. 
Alhamdulillah ada yang berkenan dititipi, saya senang sekali. Alhamdulillah ada yang sudi diamanati, saya bahagia sekali. 
Pokoknya DI AKHIRAT NANTI MAU SAYA AMBIL LAGI. 
Saya ingin kekayaan saya itu dapat saya nikmati berlipat-lipat di akhirat.”

“Lah...!”

Siapa bilang harta tidak dibawa mati....? Harta itu dibawa mati....
Caranya... minta tolong dibawakan oleh anak yatim...fakir miskin....dll...

(Dikutip dari buku Lapis-lapis Keberkahan, Salim A Fillah Hal. 227-228)

Sabtu, 31 Oktober 2015

3 Ayat Yang Indah

Saudaraku, ayat-ayat Qur’an itu indah. Ayat-ayat Qur’an itu satu dan yang lainnya saling berkaitan. Ayat-ayat Qur’an itu satu dan yang lainnya saling melengkapi.

Sedekah itu akan dibalas minimal tujuh ratus kali lipat....

Bagai melepas sebutir gabah, Alloh akan membalasnya tujuh tangkai. Dan masing-masing tangkai berisi seratus butir. (ayat).

Sesungguhnya Alloh tidak mengingkari janji. (ayat)

Alloh memberi rezeki dari arah yang tidak terduga. (ayat)

Ayat-ayat Alloh itu jelas, benar, hak dan tidak diragukan lagi.

Banyak orang tahu fadilah sedekah, tapi tidak suka sedekah.
Ada penceramah sampaikan sedekah, tapi tak suka sedekah.
Mereka tahu ilmu sedekah, tapi tidak yakin dengan ilmunya.
Mereka ceramahkan sedekah, tapi tak yakin dengan ceramahnya.
Alloh pasti membalas sedekah hamba-nya. 

Tapi dengan cara Alloh, bukan dengan cara manusia.
Tapi dengan cara Alloh, tidak seperti yang kita duga.
Tapi dengan cara Alloh, tidak seperti yang kita bayangkan.
Tapi dengan cara Alloh, tidak seperti yang kita harapkan.

Maunya manusia, sedekah satu juta.
Kemudian Alloh balas, datang uang kontan tujuh ratus juta.

Renungan:
Manusia itu bukan sekedar butuh makan minum, tapi juga butuh ketenangan, keselamatan, kebahagiaan, kesehatan, dan kedamaian. Dan itu semua sangat mahal harganya. Dan itu semua nyaris tidak ternilai harganya.

Alloh bisa membalas sedekah hamba dengan ketenangan dan kelapangan dada. 
Alloh bisa membalas sedekah hamba dengan keselamatan dan kesembuhan. 
Alloh bisa membalas sedekah hamba dengan kelancaran usaha dan kelapangan rezeki.

Ahli sedekah, hati dan wajahnya cerah.

Ustadz Nanang Iskandar Muda
29 Oktober 2015

Jumat, 18 September 2015

Tolonglah Mereka...

Rasulullah Saw bersabda, "Sesungguhnya arwah kaum Mukminin setiap malam turun ke langit dunia lalu berhenti di depan rumahnya. Mereka memanggil dengan suara yang sedih sebanyak 1.000 kali,
'Wahai keluargaku, wahai anakku, wahai kerabatku, wahai yang tinggal di rumahku, wahai yang memakai pakaianku dan membagi-bagikan hartaku, adakah di antara kalian yang mengingatku dan memikirkan keterasinganku ?
Kami berada dalam penjara untuk waktu yang lama, kami dalam kesedihan yang dalam. Kasihanilah kami, nanti Allah akan mengasihani kalian. Jangan kikir kepada kami, nanti kalian akan menjadi seperti kami.
Wahai hamba-hamba, sesungguhnya kemuliaan yang saat ini kalian miliki, dahulu adalah milik kami. Dahulu kami tidak menginfakkannya di jalan Allah, sekarang kamilah yang dihisab dan menanggung akibatnya, sedang kalian yang memanfaatkannya!'
Jika ruh-ruh itu pulang dengan tangan kosong, mereka menyesal dan merugi!"

Rasulullah Saw juga bersabda, "Sesungguhnya keadaan mayit di kubur adalah seperti orang yang tenggelam dan membutuhkan pertolongan. Ia mengharap do'a dari anak, saudara atau temannya.
Jika ada yang mendo'akan, maka itu lebih ia sukai daripada dunia seisinya. Karena ia sudah tak bisa beramal lagi, sehingga apa yg ia harapkan adalah perhatian dari orang yang masih hidup!"

Jika seseorang Bersedekah, membaca Qur'an ato Berdzikir, hendaknya ia menghadiahkan pahalanya kepada Ayah, Ibu, Kakek, Nenek, Leluhur mereka, para sahabat mereka dan orang-orang yang memiliki hak terhadap mereka, karena karunia Allh sangat luas.

Jika ia menghadiahkan bacaan Qur'an, maka ia tetap akan memperoleh Pahala yang utuh, tidak sedikit pun dikurangi.
Sebab, Allah mengetahui bahwa manusia itu kikir, sedang DIA Maha Pemurah dan Maha Luas Karunia-NYA.

("Hasiyah I'anatut Thalibin", Al-'Allamah Sayyid Syatha ra)

Salam Fauzi Ichsan
Sebarkan...

Senin, 23 Februari 2015

Manusia Pertama Yang Merasakan Panasnya Api Neraka Jahanam

Abu Hurairoh ra meriwayatkan, bahwa ia pernah mendengar Rosululloh SAW bersabda, ‘’Manusia yang pertama diadili pada hari Kiamat nanti adalah orang yang mati di medan jihad. Orang itu didatangkan dihadapan Alloh. Kemudian, ditunjukkan segala kenikmatan yang telah diberikan kepadanya. Dan, ia mengakuinya.
Alloh bertanya kepadanya, ‘’Apa yang telah engkau lakukan di dunia?"
Ia menjawab, ‘’Aku telah berperang membela agama-Mu.’’
Lalu, Allah berkata, ‘’Engkau berbohong. Engkau berperang agar orang-orang menyebutmu seorang pemberani.’’
Kemudian, Alloh memerintahkan agar amalnya dihitung di pengadilan-Nya. Akhirnya, orang itu dimasukkan ke neraka.
Kemudian, seorang penuntut ilmu sekaligus rajin membaca Al Quran, dihadapkan kepada Alloh. Lalu, ditunjukkan segala kenikmatan yang telah diberikan kepadanya. Dan, ia mengakuinya. Alloh bertanya, ‘’Apa yang telah engkau lakukan di dunia?’’ Dia menjawab, ‘’Aku menuntut ilmu, mengamalkannya dan aku membaca Al Quran dengan mengharap ridho-Mu.’’
Alloh berkata kepadanya, ‘’Engkau berbohong. Engkau mencari ilmu supaya orang menyebut engkau sebagai seorang alim. Dan, engkau membaca Al Quran agar orang lain menyebutmu rajin membaca Al Quran.’’
Kemudian, Alloh memerintahkan agar amalnya dihitung di pengadilan-Nya. Akhirnya, orang itu dimasukkan ke neraka.
Selanjutnya, seorang kaya raya dan terkenal dermawan, dihadapkan kepada Alloh. Lalu, ditunjukkan segala kenikmatan yang telah diberikan kepadanya. Dan, ia mengakuinya. Alloh bertanya, ‘’Apa yang telah engkau lakukan di dunia?’’ Ia menjawab, ‘’Semua harta yang aku miliki tidak aku sukai, kecuali aku sedekahkan karena-Mu.’’
Lalu, Alloh berkata, ‘’Engkau berbohong. Engkau melakukan itu agar orang-orang menyebut engkau sebagai dermawan dan murah hati.’’
Kemudian Alloh memerintahkan agar amalnya dihitung di pengadilan-Nya. Akhirnya, orang itu dimasukkan ke neraka.

Abu Hurairah berkata, ‘’Kemudian, Rosululloh menepuk pahaku dan berkata, ‘’Wahai Abu Hurairoh, mereka adalah manusia pertama yang merasakan panasnya api neraka Jahanam di hari kiamat nanti.’’ 

Hadist Riwayat Muslim

Rabu, 31 Desember 2014

Doa Untuk Negeri‬

Salah 1 amalan terbaik adalah doa. Dan tambah hebat lagi saat doa itu dipanjatkan untuk orang lain. Makin banyak yang didoakan, makin hebat.

Setiap doa qt untuk orang lain, jadi sedekah. 1 orang, 1 sedekah. Sedangkan sedekah dikali 10 s/d 700. Bahkan tidak terhingga. Segala "balasan" Allah ini tidak menjadikan qt ga ikhlas mendoakan orang lain. Tapi untuk jadi penyemangat.

Indonesia dengan penduduk lebih dari 270 juta, maka jadi ladang amal banget untuk mendoakan Indonesia. Bayangkan besarnya kebaikan & pahala. Apalagi dikali 10 s/d 700 & tak terhingga itu untuk 1 doa. 

Maka jika doanya lebih dari 1? Ya makin besar dan banyak kebaikan & pahalanya. Misal, doain untuk kebahagiaannya, keselamatannya, kedamaiannya... maka itu adalah 3 doa. Banyakin
dan luasin aja doanya.

Ketika doa untuk negeri, luasin tuh doa & panjangin. Sebab 1 sama lain di negeri ini, berdampak dan berpengaruh kepada yang lain.
1 kota, jelek, bermasalah, maka pengaruhnya ke semua kota. 1 orang bermasalah, pengaruh ke semua orang di negeri ini.
1 kota bagus, lalu ada doa 1 qt disana, maka ketahuilah, kota ini berpengaruh juga buat yang lain.
Apalagi jika yang bagus adalah semua kota di semua negeri. Juga semua orang di semua negeri. Wuih... keren banget dah.

Doa itu sangat ajaib. Kekuatan Allah. Bukan kekuatan manusia. Maka dengan sering-sering berdoa, sama dengan mengundang Kekuatan Allah.

Doain presiden, dengan menteri-menterinya, semua lembaga-lembaga negara, anggota-anggota dewan DPR MPR, pusat s/d daerah. Doain yang baik-baik. Bila beliau-beliau itu baik, qt juga koq yang akan merasakan. Doain. Doain. Doain. Saling mendoakan. Juga doain. 

Doain semua pekerja di negeri ini, pengusaha-pengusahanya, guru-gurunya, polisi dan tentaranya, nelayan-nelayan, petani-petani, & semua elemennya.
Doain semua pelajar, semua mahasiswa, semua dosen, semua pimpinan-pimpinan lembaga pemerintah & non pemerintah.

Dan doa itu, bener-bener luasin, lebarin, panjangin, banyakin. Doain yang udah pada wafat, doain yang masih idup, dan doain yang datang kemudian.
Ketika doain pemerintah, doain yang dulu-dulu memerintah, yang sekarang, dan yang memerintah di masa-masa yang akan datang hingga akhir zaman.

Abis doain untuk negeri, doain dunia, dan doain untuk alam semesta dan seisinya. Sebab tetep terkait 1 sama lain. Misal, doain matahari dan bulan, dan semua benda di tata surya. Ucapin terima kasih kepada sinarnya matahari, misalnya.

Doain rerumputan, pepohonan, lautan, pegunungan, sungai-sungai, angin, debu... dan say thanks to them. Doain ikan-ikan di semua perairan Indonesia
dan di semua perairan di dunia. Doain semua buah-buahan. Pokoknya lebarin luasin panjangin.

Doain juga jangan lupa orang tua, dan semua orang tua di seluruh dunia. Yang masih idup, yang dulu & yang akan jadi orang tua.

Saat hamil. Doa untuk kehamilannya, dan semua ibu-ibu yang hamil, di seluruh dunia, dan perempuan-perempuan yang bakal hamil nanti-nantinya.
Ketika pengen hamil, jangan doa untuk diri sendiri. Luasin, lebarin, panjangin. Doain yang lain. Saat berhutang juga gitu.

Saat utang, doain semua yang punya utang, da doain yang punya piutangnya. Supaya begini supaya begitu. Lebarin, luasin, panjangin.

Saat jadi siswa, pengen lulus. Jadi mahasiswa pengen lulus. Jangan doa untuk diri sendiri aja. Doa untuk sesekolah, sekampus, & pelajar-pelajar sedunia.

Saat pengen naik gaji... jangan doa buat diri sendiri. Doain perusahaannya dan semua perusahaan di dunia. Sebab kait mengait juga.

Pokoknya lebarin, luasin, panjangin, banyakin, doanya. 

Liat apapun, jadikan doa. Ngerasa apapun, harus jadi doa. Mikir, harus berhiaskan doa. Gerak, ikhtiar, jadi doa. Semua, berbalut doa.

Doain saya, dan semua ustadz & ustadzah, semua kyai & bu nyai, seluruh ulama, dan yang masih jadi siswa/santri, sedunia. Untuk semua juga keluarga kami hingga akhir zaman.

Ada gelisah tentang soal media, soal tetangga, soal bos, soal majikan, soal kawan, soal ustadz, he he he... keluarnya, harus doa. Harus jadi doa.

Saat minta doa, juga lebarin, luasin, panjangin... misal... doain ibu saya ya... plus semua ibu di dunia. Termasuk yang sudah wafat dan yang akan jadi ibu.

Ustadz Yusuf Mansur
30 Desember 2014


Sabtu, 20 September 2014

Sedekah Itu dahsyat.

Saya kasian sama yang pengen mobil. Dibilangin kalo pengen punya mobil banyakin sedekah, malah ngeledek. Ya udah. Ga apa-apa. Kredit aja.

Minta sama Allah, ga usah malu-malu. Ga mau minta, tapi tetep mau sama dunia-Nya. Ya salah. Wong dunia milik Allah koq.

Saya tuh bilang banyak mobil, bukan berarti punya banyak. Wong tiap yang jemput ya pastinya beda. Maka ya banyaklah mobilnya.

Seru koq. Asyik. Pengen apa-apa, ya doa. Ga ada ruginya. Asli. Pengen, tapi koq ya malu-malu. Doa aja. Minta. Terus sedekah. Untuk apa aja koq.

Sedekah, sedekah aja?
Jangan minta-minta?
Emangnya minta ke siapa?
Perasaan minta ke Allah dah. Secara ga apa-apa, minta walo tanpa sedekah.

Pengen punya mobil idaman?
Ya sedekah mobil lama. Ga punya mobil lama, ya pake motor lama.
Tar udah punya mobil idaman?
Tuker terus. Sama surga.

Ngaji sepotong-sepotong. Denger, sepotong-sepotong. Tar malah benci yang ada. Komen jadi negatif. Ga membangun. Kita tetep ngajarin Allah & Keridhaan-Nya.

Sedekah nganter pelakunya jadi kaya. Ya iya banget. Belom diganti aja, dia udah kaya koq. Yang kaya, tapi pelit itulah justru yang miskin.

Emang kita kalo ga punya baik sangka, bawaannya bakal sewot melulu sama orang. Don't be sewoter...
Lah... ustadz kayak sewot?
Ga tuh. Ga pake tanda seru. Ngomongnya datar. Namanya juga bahasa tulisan, he he he. Lempeng-lempeng aja.
Asli. Saya kasian. Aslinya banyak yang pengen kaya. Diajarin jalan Allah, ngambek-ngambek he he he. Tapi tetep nyari-nyari biar kaya. hhhhhhh...

Mau kaya?
sono... deketin Allah. Turutin nasihatnya. Sama manusia kaya, dicari-cari jalan hidupnya, dipelajari. Buat ditiru. Kan malah tanggung.

Dakwah itu berkesinambungan. InsyaaAllah diajarin terus koq setelah jadi kaya. What's nextnya. Ga berhenti sampe di situ.

Soal ujian hidup, para nabi pun dapet ujian hidup. Pastikan aja udah pada bener jalan idupnya. Jika ada yang salah, maka itu namanya teguran.
Kalo dikasih mudah sama Yang Maha Memudahkan, dengerin, ambil, jalanin.

Shalat dhuha 4 rokaat, bakal dicukupkan siangnya. Ini sabda Nabi, dari Allah. Turutin aja. Jangan pake nanya-nanya, emang boleh ngarep?
Banyak nanya, kalo ngelakuin, mending. Ini dah nanya, nanya banyak, malah ga ngelakuin. The nanyaers spesialis.

Sami'na...?
Wa atho'na...
Bukan sami'na wa pikirnaa... denger, tapi pikir-pikir dulu. Yang ada malahan diskusi. Dan akhirnya ngegibahin & mitnah sana sini. Ga baik.

Ustadz lagi ngomel2?
I'm not The Ngomelers... I'm Ngompolers... Alaaaahhh... He he. Sampe 13 tahun baru berenti ngompol, hi hi hi.

Yaa Allah, berilah rizki-Mu untuk semua penghuni langit dan bumi. Dari yang sekarang ini ada, hingga akhir zaman nanti. Met maghrib for semua.

Udeh deh. Balik ke topik. Sedekah itu dahsyat. Kapan lagi mau berubah? Sambut tawaran Allah...
Sambut tawaran Allah. Kapan lagi? Kasih Allah, apa yang saudara punya. Nanti Allah akan kasih yang Allah punya. Keren kan? Super bangets.

Udah ya. met istirahat... makasih buat yang berbeda. Ga apa-apa koq. Asal tetep sedekah. Silahkan. Ga apa-apa beda. Pendapatannya juga beda. Kalem.

Ustadz Yusuf Mansur
19 September 2014

Kamis, 29 Mei 2014

Sudah Baca?

Sudah baca 100 shalawat?
Yang ringan & sederhana aja. Ga apa-apa. صل الله علی محمد. Shallallaahu 'alaa Muhammad.

100 tasbih? Udah?
Biar dosa kehapus, rizki juga banyak & kebuka. سبحان الله وبحمده. Subhaanallaahi wabihamdih. Maha Suci Allah & segala puji bagi-Nya.

100 istighfar?
استغفرالله العظيم. Dibaca juga nih istighfar. Dan sebarin amalan-amalan yang gini. Siapa yang tergerak baca, jadi pahala & kebaikan kawan-kawan juga.

2 ayat terakhir surah at taubat baca juga 7x. Buat yang ada kesusahan dan hajat, maasyaaAllah mustajab banget.

Baca pula لا حول ولا قوة الا بالله العلي العظيم.
100 s/d 300x dah / hari. Buat ngehalau kesulitan, datengin pertolongan dan Kemudahan-Nya.

Semua bacaan / amalan, boleh banget dibaca 2x, pagi sore. Tambah cakep.

Amalan-amalan yang saya tulis, bener-bener dilaksanain deh coba 7, 14, 21, 40, 100 hari berturut-turut. Jangan berhenti. Tar terusin terus jangan berenti sampe wafat.
Tunjukin kesungguhan pengen berubah. Tunjukan kesungguhan butuh Pertolongan-Nya. Dengan jalanin bener ibadah sekenceng-kencengnya dan seistiqomah-istiqomahnya.

Biasanya sih, hajat sama masalah, bakal ditolong Allah banget. Asal dosa-dosa besar ga kelewat banyak. Kalo ada, arahin doa-doa ke ampunan dulu aja.

Ampunan Allah jadi lebih penting daripada masalah selesai, atau daripada hajat kecapai. Asli. Ampunan lebih harus dikejar daripada dunia. Buat yang dosa-dosanya biasa aja, ngejalanin sunnah-sunnah yang saya tulis ini, 7 s/d 40 hari aja, udah bakal keliatan perubahannya. Apalagi bila diterusin.

Selamat menjalankan ya. Jangan lupa share dan ajak yang lain. Supaya pada terang dan tenang hidupnya. Semoga bisa juga memperbaiki shalat-shalat fardhu dan ngebanyakin sedekah.

Khusus soal sedekah, keluarin aja sedekah terbaik. Supaya dapat juga Keistimewaan Terbaik dari Allah. Salam, dari Banjar Baru, Kalsel.

If there is doa, there is a way...
If there is yusuf...? There is who...? He he he...
If there is a will, there is a way. InsyaaAllah.

Yusuf Mansur
28 Mei 2014

Rabu, 26 Februari 2014

Kiat Menghadapi Kesulitan

Assalamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Bila sahabatku tiba-tiba dalam kesulitan, maka berusahalah untuk:

1. Tetap tenang, jangan sekali-kali panik apalagi marah-marah, ingat kesulitan tidak selesai dengan penyesalan dan caci maki,

2. Tingkatkan ketakwaan, 
"Barang siapa bertakwa kepada Allah, maka Allah tunjukkan jalan keluar baginya dan Allah beri rezeki dari jalan yang tidak terduga." (QS Ath Thalaq: 2-3),

3. Baik sangka pada keputusanNya, semua pasti ada hikmahnya, karena semua diputuskan dengan rahmat, ilmu dan kebijakanNya. "Aku bagaimana prasangka hambaKu" (Hadis Qudsi),

4. Optimis, Insya Allah badai pasti berlalu. Insya Allah di balik kesulitan pasti ada kemudahan,

5. Perhebat istiqfar dan sholawat, di antara dua jalan pembuka dan penolak bala (QS Al Anfal: 33),

6. Diskusikan dengan guru atau hamba Allah yang sholeh,

7. Mohon doa orang tua, guru dan sahabat sholeh,

8. Sedekah sebagai pembuka jalan,

9. Doa sepenuh hati, kekuatan doa merubah takdirNya atas izinNya pula sebagai penghormatan kepada hambaNya yang berdoa kepadaNya,

10.Tawakkal sepenuh hati, 
"Barang siapa bertawakkal kepada Allah, maka Allah menjadi penolongnya" (QS Ath Thalaq 4).

Sungguh, sahabatku. Kalau hati ini rindu denganNya dan surgaNya, maka tidak ada lagi masalah yang besar. Sungguh abang bahagia rehat malam ini setelah menyapa kalian dengan hikmah ini, dan tentu tetap jangan lupa sebelum tidur berwudhu, berdoa, berzikir dan berazam untuk sholat malam.

Allahumma ya Allah tiada yang membuat urusan menjadi mudah kecuali hanya Engkau, mudahkanlah urusan kami...wahai Penguasa atas segala keadaan....aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
24 Februari 2014

Rabu, 12 Februari 2014

Mengapa Hanya Memberi "SISA"

Sholat hanya sisa kesibukan,
Sedekah sisa belanja dan jajan,
Zikir sisa ngobrol,
Baca Al quran sisa sms/bbm an,
Mencari ilmu sisa main dan jalan jalan,
Sisa, sisa.. serba sisa.

Padahal Alloh mengaruniakan segala yang terbaik untuk kita siang dan malam,
padahal kebahagiaan, keselamatan dan kemuliaan sepenuhnya ada dalam genggaman-Nya,
padahal kematian kian dekat,
padahal segalanya pasti diperhitungkan dan ada balasannya yang setimpal.

Semoga kita bisa mempersembahkan yang terbaik dalam hidup di dunia yang amat sebentar ini...bekal pulang kampung akherat, kehidupan yang sebenarnya.

Mengapa hanya memberi 'sisa'

KH. Abdullah Gymnastiar
11 Februari 2014

Minggu, 05 Januari 2014

Tekad Kuat

Mengapa kita sering sholat tak khusyu?
Karena kita jarang bertekad sangat kuat ingin bisa sholat khusyu.

Mengapa kita sering berat untuk sedekah?
Karena kita belum bertekad kuat untuk jadi seorang ahli sedekah.

Tekad kuat adalah kunci pembuka segala kekuatan, tekad kuat adalah sumber energi yang melimpah ruah.

Orang jarang berbuat bukan karena tak mampu, melainkan karena tak punya tekad yang kuat.

KH. Abdullah Gymnastiar
21 Desember 2013

Rabu, 01 Januari 2014

Life Style Baru

Life Style baru... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...
Ga ikutan, berarti ga gaya... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...

Ketinggalan zaman, jika ga... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...

Ga zamannya, jika ga... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...

Ga keren jika ga...Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...

Ganteng itu... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...
Cantik itu... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...
Jelek itu jika ga... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...

Miskin dan bangkrut itu jika ga... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...
Kaya itu... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...
Rizki itu... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...

Modern itu... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...

Ga keren kalo ga... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...

Masa depan jelek jika ga... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...
Ms depan gemilang jika... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...

Pinter itu... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...

Anak muda gaul itu... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...

Mahasiswa/i keren itu... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...
Pelajar oke itu... Bc Qur'an, ngfl Qur'an, bljr Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngjr Qur'an, ngamalin Qur'an...

Presiden mendatang itu... Yang baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...
Caleg terpilih itu... Yang baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...

Menteri-Menteri kabinet mendatang itu... Yang baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...
Pengusaha itu... Baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...

Ustadz itu, he he he... Yang baca Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an, dakwahin Qur'an, sedekah buat Qur'an, ngajar Qur'an, ngamalin Qur'an...

Ustadz Yusuf Mansur
14 Desember 2013

Sabtu, 23 November 2013

Ridho Allah

Sedekah bikin kaya?
Ga usah malu-malu. Jawab aja, iya. Makanya, jangan korupsi, jangan nipu, jangan ngambil hak orang.
Sedekah ngarep kaya?
Ga juga. Sedekah itu ngarep ridho Allah. Tapi karena boleh doa, dan disuruh doa, ya qt minta kaya. Tapi ga dikasih juga ga apa-apa. Ga maksa Allah.
Klo Allah udah Ridho, apa-apa yang qt lakuin, berhasil. Itu e litel sikretnya. Sedekah ngedatengin Ridho Allah. Di urusan apa aja.

Klo dah begitu, judulnya bukan hanya sedekah. Ya apa aja yang bisa bikin Allah ridho, kudu ditempuh, kudu dijalanin. Yang janjiin balesan, yakni Allah, ga sewot ngeliat, ngedenger, orang sedekah lalu minta rizki. Yang sewot, kita-kita yang denger, he he.
Kalo ada orang yang udah melarang seorang hamba minta sama Allah, itu barangkali udah bukan orang. Tapi syetan. Minta, ga ada larangan-Nya. Kasian justru mereka yang mau dunia, tapi malah dijauhi dari Pemilik Dunia. Sedangkan dia juga sama-sama tinggal di dunia. Mau minta sama sapa?

Ya Allah, minta motor boleh ya? Boleh. Ga kudu sedekah sepeda.
Yaa Allah, minta mobil... Boleh. Ga kudu dulu sedekah motor.
Yaa Allah, perlu 10 juta nih... Boleh. Ga kudu sedekah dulu 1 juta.
Yaa Allah, butuh 100 juta... Boleh. Ga kudu sedekah 10 juta dulu.
Ya Allah... Minta duit 1 M... He he he, bininye sewot. Bang, minta buat bayar kontrakan aja dulu... Kebanyakan juga. Bingung ntarannya.

Minta 1M, boleh. Ga kudu juga sedekah dulu 100 juta. Namanya juga minta. Tinggal, pantes apa engga? Pantes ga minta segitu? Buat apa? Penting?
Tapi segitunya ga ada "visi misi", ga ada proposal yang jelas, ga ada juga sedekahnya, Allah itu Maha Mengabulkan. Nah, bagaimana yang ada?

Kalo sebelum sedekah sepeda, boleh minta motor, lalu setelah sedekah sepeda, malah ga boleh minta motor, ya mending ga usah sedekah sepeda.
Kalo sebelum sedekah motor, boleh minta mobil, lalu setelah sedekah motor, malah ga boleh minta mobil, ya ga usah sedekah motor. Sebab sedekah koq ya malah ngalangin meminta?
Sedekah itu bukan ga boleh meminta. Sebab tanpa sedekah juga boleh meminta. Sedekah justru bakal bikin permintaan lebih dikabulkan lagi.

Kalo minta 1 M, pengen mergiin haji emak, bapak, sekeluarga, + guru alif-alifan dan guru abcd, saya kira bukan hanya pantes. Tapi wajib.
Kalo minta 10 M, untuk bikin 10 rumah sakit, 10 masjid, 10 pesantren, 10 ambulans, 10 mobil jenazah, saya kira, minta 100 M aja. Tambah banyak.
Kalo minta 10 juta sama Allah, buat beli henpon Ipul sama Samsul, tapi terus buat tengil, buat sombong, ini yang kudu dikoreksi.
Nah, kalo minta 100 juta sama Allah, buat beli-beliin Henpon Ipul, Samsung, Ipah, yang seken, malah keren. Namanya buat modal jual beli henpon.

Dah. Sama Allah mah jangan malu-malu. Yang penting, jangan becanda. Permintaannya kudu bener.

Ustadz Yusuf Mansur
15 November 2013

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...