Tampilkan postingan dengan label umaroh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umaroh. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Februari 2017

Zikir

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu.


SubhanAllah walhamdulillah...

Zikir adalah energi ibadah, amal sholeh, akhlak mulia, da'wah, jihad dan muhasabah diri.
"Jangan kalian merasa paling suci karena Allah tahu siapa yang paling bertaqwa" (QS An Najm 32).
Kini pilihan kita untuk Jakarta hanya ada pada dua saudara kita muslim, bang Anes dan mas Agus, sementara untuk bang Ahok, pilihan kita doa agar beliau meraih hidayah Allah.
"Bertaubatlah kepada Allah kalian semua wahai hamba-hamba Allah yang beriman, niscaya kalian menang..." (QS An Nur 31).
Kalau HAQ tujuannya maka SABAR strateginya.

Tiada hati terbaik, pikiran terbaik, lisan terbaik, waktu terbaik, ilmu terbaik, harta terbaik, jabatan terbaik dan popularitas terbaik selain digunakan DA'WAH DI JALAN ALLAH.
Sungguh kunci kemenangan kaum muslimin adalah KESUNGGUHAN TAQWA kepada Nya.

"We are moslems" kita dihadirkan sebagai umat pilihan, umat terbaik, umat berakhlak mulia, umat penda'wah, bukan pencaci maki, bukan penghujat, "nahnud duaad lasnal qudhoot" umat pengajak bukan pengejek.

Sungguh hamba Allah yang senang merendahkan dirinya di hadapan Allah di penghujung malamnya, maka buahnya rendah hati di hadapan makhlukNya.

Hamba Allah yang mudah menangis karena Allah itu lembut hatinya, halus, penuh kasih sayang, rendah hati dan sangat jauh dari sombong.

Bagaimana kalian begitulah pemimpin kalian, karena itu bertaubatlah kepada Allah, taatlah kepada Allah, dan RasulNya, STOP MA'SHIYAT, insyaAllah Allah hadirkan pemimpin yang sholeh.

Rapatlah barisan, satukan hati, tanggalkan perbedaan yang tidak prinsip, ayoooo bersama berjuang karena Allah untuk umat dan negeri Indonesia tercinta, ALLAHU AKBAR.

Allahumma ya Allah rahmatilah kami semua dengan ampunanMu, berkahilah negeri kami dengan Kau hadirkan untuk kami pemimpin yang sholeh, yang mengajak kami bahagia hidup dalam syariatMu dan sunnah nabiMu...aamiin.

Zikir Nasional subuh sabtu ini di mesjid Istiqlal


K. H. Muhammad Arifin Ilham 
11 Februari 2017

Senin, 21 November 2016

Ulama dan Umara

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu.

SUBHANALLAH Rasulullullah bersabda, "Shinfaani, dua golongan besar bila keduanya baik, maka baiklah umat manusia. Dan bila mereka buruk, maka hancurlah umat manusia, yaitu ulama dan umara" (HR Ibnu Majah).

Sungguh shilaturram yang terjaga antara ulama dan umara membawa keberkahan umat dan negara. Ulama yang istiqomah dan umara yang amanah, bekerja sama dalam fungsi masing-masing. Fatwa dan nasehat ulama didengar dan dilaksanakan umara dengan baik, umara pun membuka jalan da'wah ulama. Inilah hubungan yang penuh keberkahan.

Sungguh akan rusaklah bila tidak terjalin shilaturrahm dan kerjasama yang baik, apalagi bila ulamanya berakhlak buruk, sementara umaranya zholim, umat dan negeri pun jadi lemah tergadai, naudzubillahi min dzaalika.

Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya penguasa (yang adil) itu adalah bayangan Allah di bumi yang menjadi tempat berlindungnya setiap orang yang terzalimi” (HR Baihaqi).

Rasulullah bersabda, “Hendaklah kalian berkumpul dengan para ulama’ dan mendengarkan perkataan hukama’, karena sesungguhnya Allah menghidupkan hati yang mati dengan cahaya hikmah sebagaimana Dia menghidupkan bumi yang tandus dengan air hujan” (HR At Thobarani).

Orang bijak berkata, "Agama adalah pondasi dan kekuasaan adalah penjaga. Segala yang tidak berpondasi, niscaya akan hancur. Dan segala yang tidak mempunyai penjaga, pasti akan mudah hilang".

Allhumma ya Allah berkahi negeri kami Indonesia dengan ulama yang istiqomah, umara yang amanah dan rakyat yang taat...aamiin.

Foto bersama selesai Zikir dan Doa di Monas bersama keluarga besar TNI POLRI. Ayahanda jendral TNI Gatot Nurmantyo dan ayahanda jendral Polisi Tito Karnavian

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
20 November 2016

Minggu, 06 November 2016

Muhammad Arifin Ilham 411

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

SubhanAllah walhamdulillah Aksi Damai ini harus kembali bersabar, insyaAllah setelah pertemuan abang dengan bapak Yusuf Kala (Wakil Presiden), bapak Wiranto (menko polhukam), dan bapak Pratikno (mensesneg), bahwa bapak Ahok tetap akan diproses secara hukum, dan senin besok dipanggil sebagai saksi, semua harus sabar, dan sabar itu juga pintu kemenangan.

Sungguh jutaan umat yang hadir tidaklah sia-sia, sangat luar biasa hikmah yang Allah perlihatkan, semua menjadi nilai ibadah di hadapan Allah. Setiap detik, langkah, tenaga, pikiran dan harta yang dikeluarkan berNILAI DI HADAPAN ALLAH.

Allah pun menyambut hamba-hamba pembela KalamNya dengan lafadz Allah jelas sekali di langit yang disambut gemuruh zikir tahlil, suasanapun terasa sangat bahagia dan bersyukur.

"MasyaAllah hari ini engkau membela Alqur'an, insyaAllah nanti saat sakarotul maut, Alqur'an melancarkan lidah engkau melafadzkan zikir Alqur'an.
Hari ini engkau membela Alqur'an, insyaAllah nanti di alam kubur Alqur'an menjadi cahaya kuburan engkau.
Hari engkau membela Alqur'an, insyaAllah nanti di akhirat, Alqur'an datang sebagai syafaat untuk engkau".

Alhamdulillah abang sehat walafiyat, tidak benar luka-luka apalagi diberitakan tertembak. Abang bersama bapak Wiranto dan bang Iwan KAPOLDA Metro, ikut serta turun langsung merendam kedua belah pihak untuk bersabar menahan diri.

ALLAHUMMA ya Allah berkahilah harakah da'wah kami, dan berilah kami kesabaran di JALANMU yang mulia ini...aamiin.

foto baru saja bersama ikhwah aksi damai


K. H. Muhammad Arifin Ilham 

5 November 2016

Rabu, 02 November 2016

Aa Gym 411


Aa bergabung dengan acara 4 November karena prihatin Dan khawatir bila skandal ini tak segera disikapi secara maksimal oleh presiden Dan aparatnya, bisa berdampak luas dan sangat membahayakan negeri yang kita cintai ini.

Bisa merusak kebersamaan yang dirajut dengan susah payah oleh para pendahulu kita, dengan segenap perjuangan Dan pengorbanan,
Bila pa jokowi kurang di serius atau salah memahami, keadaan yang Ada sekarang, maka sangat berpotensi, semakin membesar Dan semakin sulit dikendalikan siapapun, karena ini sama sekali bukan masalah politik, pilkada atau suku, ras, agama, ini adalah masalah penghinaan terhadap agama.

Sebaiknya pa jokowi, menyampaikan pernyataan, untuk menegakkan hukum bukan memberikan mengomentari tentang aksi ini saja, karena bila tak ada sumber masalah tak Akan Ada demo seperti ini.

Dan sangat dipentingkan pada hari H tanggal 4 pa jokowi menerima perwakilan masyarakat, tinggalkan urusan yang lain, jangan sampai tak menemui sehingga dikesankan ini bukan urusan penting.

Menganggap sepele urusan ini, benar benar Akan mengundang bencana.

Semoga Alloh memberi hidayah kepada kita semua agar bisa menyelesaikan masalah ini dengan jernih, tuntas Dan adil,
Tak boleh bangsa ini babak belur Dan hancur Hanya karena salah menyikapi ulah seseorang yang kurang bertanggung jawab, yang tak mampu mengendalikan dirinya .

Semoga Alloh melindungi kita semua, aamiiin....

KH. Abdullah Gymnastiar 
1 November 2016

Sabtu, 24 Januari 2015

Pemimpin Zholim

SubhanAllah keadilan adalah diantara buah Rahmatan lilaalamiin, misi terbesar Islam setelah kebenaran, bahasa setiap hati nurani, pilar kedamaian, ketenangan, keamanan, kesejahteraan dan keselamatan. 
 "Sesungguhnya Allah menyuruh kamu berlaku adil dan berbuat bijak, berbuat baik pada kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran (QS 16: 90). Dan ALLAH jatuh cinta pada hambaNya yang berbuat adil (QS Al Muntahanah 8).

Sungguh kemuliaan bagi penegaknya bahkan Rasulullah mengkhabarkan diantara 7 golongan yang dilindungi ALLAH di akhirat kelak, penegak keadilan menempati kedudukan yang pertama.

Ketahuilah! ALLAH melarang keras mereka yang mempermainkan hukum keadilan berdasarkan hawa nafsunya, kebencian atau dendam atau tidak berbuat adil karena cinta, keluarga atau kerabatnya. "Janganlah kalian berbuat zholim karena kebencian kalian..."(QS Al Maidah 8), "Berbuat adillah walau kepada orang terdekat denganmu..."(QS Al An'am 152).
Rakyat negeri tercinta ini menyaksikan lakon para pemimpinnya "main-main dengan keadilan", diamnya rakyat bukan berarti tidak peduli apalagi rakyat jelata yang kadang tidak makan. Tumpukan kekecewaan, marah dan kesedihan bercampur baur yang suatu saat bisa tumpah, untung masih ada iman, masih ada harapan, masih ada pejuang keadilan, masih ada anak bangsa negeri ini yang menangis di keheningan malam mohon kepada Allah untuk keberkahan dan keselamatan negerinya. Sementara hati nurani apalagi iman kepada dahsyatnya Hari Keadilan sudah tidak dipedulikan lagi karena mata hati sudah rabun dengan syahwat dunia. Keadaan ini membuat kita semakin takut kepada Allah karena kezholiman yang diperbuat mengundang azab bala bencana. 
"Jika Kami berkehendak menghancurkan suatu negeri, Kami jadikan para pemimpin yang diamanahi kekuasaan itu berbuat zholim di negeri itu. Akibat perbuatan kezholiman pemimpin mereka, turunlah adzab kepada mereka dan Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya (QS Al-Isra16). 

Allahumma ya ALLAH ajarkan kepada kami agar semakin takut kepadaMU dan takut pada Hari Akhirat yang semua tabir rahasia dibuka...Allahumma ya ALLAH kami rindu pemimpin yang berwibawa, yang sangat takut kepadaMU dan mengajak kami takut kepadaMU...pemimpin yang mengajak kami hidup dalam SyariatMU dan bahagia dalam Sunnah NabiMU. Allahumm ya ALLAH selamat kami dari murkaMU...aamiin. 

Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir sampai tertidur dan berazam untuk sholat malam. Abang sayang kalian sahabatku karena ALLAH.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
23 Januari 2015

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...