Tampilkan postingan dengan label istigfar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label istigfar. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Januari 2020

Empat Ciri Diterimanya Tobat

Jika merujuk pendapat Syeikh Abdul Qadir al-Jailani, ciri-ciri orang yang tobatnya diterima itu ada empat. Pertama, cara bicaranya lebih terjaga karena hatinya bersih dan peka. Kebersihan dan kepekaan itu menghidupkan hati dan memandu tutur kata sehingga dia tidak berani untuk berkata kasar, jorok, sombong, berbohong, dan sebagainya. Hatinya akan terus mengingatkan. 

Kedua, tidak ada dengki terhadap orang beriman. Tidak ada rasa persaingan terhadap saudara yang beriman. Dia sadar bahwa semua karunia itu Allah Ta'ala yang memberi. Dengki kepada orang beriman sama artinya tidak suka dengan perbuatan dan kehendak Allah. 

Terserah Allah ingin memberi kepintaran, kecantikan, kesehatan, rezeki, pangkat atau Jabatan kepada orang beriman lainnya. Dia akan senang dengan apapun yang diberikan kepada hamba-hamba yang beriman. Bukan sebaliknya. seperti SMS (susah melihat orang senang senang melihat orang susah). Saat teman naik haji, dia malah naik tensi. 

Ketiga, senang pada lingkungan yang baik. Hati Yang bersih dan peka akan mencari semacam frekuensi yang baik dari lingkungan sekitar. Misalkan ketika bertemu orang lain, hati kecilnya dapat merasakan nyaman atau tidaknya bersama orang itu. 

Hati bersihnya dapat merasa jika ada yang sombong, kasar, banyak bicara, atau yang suka keluyuran, nongkrong tidak jelas, dan sebagainya yang membuat hidup lelah dan tidak bermanfaat. Dia pun cenderung menghindari lingkungan-lingkungan yang tidak baik. Kelembutan hatinya membuat dia pun sulit untuk ikut menertawakan kekurangan orang lain. 

Dia sangat suka berteman dengan orang yang akhlaknya baik atau hatinya bersih. Hatinya tidak nyaman terhadap hal-hal yang duniawi semata. Dia tetap bergaul akan tetapi kepekaan hatinya membuatnya sangat hati-hati dalam pergaulan. 

Namun demikian, bukan berarti dia berniat berburuk sangka (su'udzhan) kepada orang lain. Hal ini karena setiap orang memancarkan semacam frekuensi. Adapun kepekaan hati orang yang tobatnya diterima bisa dengan mudah menangkap frekuensi itu, untuk kemudian mengarahkannya pada lingkungan yang baik. 

Keempat, dia tidak pernah berhenti bertobat. Orang yang tobatnya diterima tidak memiliki istilah, misalnya, sedang Iibur atau cuti bertobat. Dia tidak merasa sudah diampuni dosa-dosanya, lalu merencanakan perbuatan dosa yang baru dan menentukan waktu untuk bertobat kembali. 

Orang yang tobatnya diterima akan terus-menerus bertobat. Dari waktu ke waktu salat fardhu, seolah-olah di depannya ada aliran sungai yang menyejukkan. Karena salat fardhu itu benar-benar menggugurkan dosa, bahkan jatuhnya air wudhu saja sudah menggugurkan. Begitu dalam satu minggu. Dia sangat menantikan datangnya hari Jumat yang istimewa itu. Dia pun berharap umurnya bisa sampai pada Ramadan tahun depan. 

Demikianlah, orang yang tobatnya diterima itu sadar kalau sifat manusia senang berbuat dosa. Hatinya yang bersih, peka dan Iembut terus berupaya menghindarkannya dari segala hal yang tidak baik. Dia menikmati betapa nyaman dan bahagia hidup bersama Pencipta, Pemilik dan Penguasa Kehidupan, Allah Ta'ala. 

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Siapa yang melazimkan istighfar, niscaya Allah Ta'ala akan membebaskannya dari segala kesusahan dan kesedihan, serta melapangkannya dari setiap kesempitan dan akan mengaruniakan kepadanya rezeki dari jalan yang tidak terduga.” 
(HR Abu Daud)

KH. Abdullah Gymnastiar 
19 Januari 2020

Sabtu, 06 April 2019

Istigfar

Sahabatku, setelah sholat maka kita dianjurkan untuk bisa beristighfar sebagai bentuk evaluasi kita akan sholat tersebut.

“Apabila Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam selesai dari shalatnya, beliau beristighfar tiga kali dan mengucapkan:
“ALLAHUMMA ANTAS SALAAM, WA MINKAS SALAAM, TABAAROKTA YAA DZAL JALAALI WAL IKROOM” 
(artinya: Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan. Mahasuci Engkau, wahai Tuhan Pemilik Keagungan dan Kemuliaan).

Oleh karena itu sahabatku, jangan sampai setelah sholat kita melupakan istighfar, karena orang yang melupakannya akan merasa rugi. Dan juga semoga dengan sholat, kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Aamiin Yaa Robbal Alamin....

KH. Abdullah Gymnastiar
5 April 2019

Sabtu, 06 Januari 2018

Penyelemat Umat Dari Azab dan Bencana


Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

SubhanAllah simaklah Kalam Allah ini dengan iman, 
"Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun” (QS Al Anfal 33).
Ibnu Katsir menukil riwayat dari Imam Tirmidzi bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Allah telah menurunkan kepadaku dua pengaman atau penyelemat bagi umat dari azab dan bencana, yaitu keberadaanku dan istighfar. Maka ketika aku telah tiada, masih tersisa satu pengaman hingga hari kiamat, yaitu istigfar." Bahkan, Ibnu Abbas menuturkan bahwa ungkapan istighfar meskipun keluar dari pelaku maksiat dapat mencegah dari beberapa kejahatan dan bahaya.

Allah berfirman,

إِنِّي لَأَهِمُّ بِأَهْلِ الْأَرْضِ عَذَابًا، فَإِذَا نَظَرْتُ إِلَى عُمَّارِ بُيُوتِي وَإِلَى الْمُتَحَابِّينَ فِيَّ، وَإِلَى الْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ، صَرَفْتُ ذَلِكَ عَنْهُمْ"

"Demi keagungan dan kebesaran-Ku, sesungguhnya Aku hendak menimpakan azab kepada penduduk bumi. tetapi apabila Aku memandang kepada :

orang-orang yang memakmurkan rumah-rumahKu dan,

memandang kepada orang-orang yang saling menyukai karena Aku, dan,

memandang kepada orang-orang yang memohon ampun di waktu sahur, maka Aku palingkan azab itu dari mereka" (Hadist Qudsi).

Allahumma ya Allah, ampunilah seluruh dosa kami, terimalah taubat kami dan jadikanlah taubat kami, taubat yang Engkau terima, aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
5 Januari 2017

Sabtu, 05 Agustus 2017

Istigfar

Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarkaatuh.

SubhanAllah dikisahkan dalam Tafsir al-Qurthubi, bahwa suatu hari ada orang yang mengadu kepada al-Hasan al-Bashri tentang lamanya paceklik, maka beliaupun berkata, “Beristighfarlah kepada Allah”. Kemudian datang lagi orang yang mengadu tentang kemiskinan, beliaupun memberi solusi, “Beristighfarlah kepada Allah”. Terakhir ada yang meminta agar didoakan punya anak, al-Hasan menimpali, “Beristighfarlah kepada Allah”.
Ar-Rabi’ bin Shabih yang kebetulan hadir disitu bertanya, “Kenapa engkau menyuruh mereka semua untuk beristighfar?”.

Maka al-Hasan al-Bashri pun menjawab, “Aku tidak mengatakan hal itu dari diriku sendiri. Namun sungguh Allah telah berfirman dalam surat Nuh: “Aku (Nabi Nuh) berkata (pada mereka), “Beristighfarlah kepada Rabb kalian, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan kepada kalian hujan yang lebat dari langit. Dan Dia akan memperbanyak harta serta anak-anakmu, juga mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu”.
Rasulullah bersabda,

‎“مَنْ أَكْثَرَ مِنْ الِاسْتِغْفَارِ؛ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ”

“Barang siapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka” (HR Ahmad).

Allahumma ya Allah ampunilah seluruh dosa-dosa kami, dan kabulkan hajat kami, aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
4 Agustus 2017

Jumat, 18 September 2015

Hikmah Istigfar

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Sahabatku di penghujung malam ini, perkenankan abang menyampaikan diantara Hikmah Istigfar menurut Alqur'an dan Al Hadist Rasulullah. 


Arifin yang banyak dosa ini akan mengajak diri ini dan kalian untuk istigfar minimal 100 X, semoga sahabatku bisa mengikuti dengan khusyu' walau di rumah dengan tetap dalam keadaan berwudhu.

Mohon dibaca pelan-pelan hayati dengan iman, Inilah di antara hikmah dahsyatnya istigfar : 


"Hubbullaahi" doa taubat yang membuat Allah jatuh cinta (QS Al Baqoroh 222)
"Almukarromuun" dimuliakan Allah (QS Yasin 27)
"Almagfuuruun" diampuni Allah (QS Az Zumar 53)
"Alfadhilah" karunia Allah yang paling besar (QS An Nur 21)
"Daf ul balaai" menolak bala qiyamat (QS Al Anfal 33)
"Duaurrasuuli" doa yang menjadi wirid Rasulullah
"Ijaabatul Malaikati" doa yang diaminkan para Malaikat
"Rahmatullahi" mengundang hujan rahmat
"Biamwaalin" meraih rizki halal penuh berkah
"Assahlu" kemudahan dalam setiap urusan
"Almurjuuqu" solusi rizki yang tidak ia sangka-sangka
"Quwwatul iimaani" memperkuat iman
"Daful balaai" penolak bala bencana
"Duaauhu mustajaab" doanya mustajab
"Adzdzihnu" kecerdasan spiritual, kecerdasan terbimbing
"Qowlan tsaqiilan" bicaranya hikmah dan disimak
"Quwwatul jasadi" fisik kuat prima
"Tathmainnul quluubi" hati tenang, damai dan bahagia
"Dawaaun" obat penyakit jasmani dan rohani
"Miftaahul falaahi" kunci sukses dunia akhirat (QS An Nur 31)

Simak Kalam Allah dengan iman :
"Sesungguhnya Allah mencintai hamba-hambaNya yang sungguh-sungguh bertaubat dan terus menerus menjaga kesucian diriNya" (QS Al Baqoroh 222), 
"Mohonlah kalian pada ampunan Allah, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Allah akan turunkan hujan yang lebat, kemudahan meraih rizki halal penuh berkah, generasi yang sholeh-sholeh, dan kesejahteraan dengan Kebun-kebun yang indah serta sungai-sungai jernih yang mengalir" (QS Nuh 10 - 12).
"Dan Allah tidak sekali-kali akan menyeksa mereka, sedang engkau (wahai Muhammad) ada di antara mereka dan Allah tidak akan menyeksa mereka sedang mereka beristighfar (meminta ampun)." (QS Al-Anfal 33). 
"Siapa yang mengerjakan kejahatan, atau menganiayai dirinya, kemudian ia memohon ampun kepada Allah, nescaya ia akan mendapati Tuhan itu Maha Pengampun, Maha Pengasihani." (QS An Nisa' 110). 
Dari Abu Hurairah r.a berkata, saya mendengar Rasulullah bersabda, “Demi Allah, sesungguhnya aku benar-benar memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya setiap hari lebih dari tujuh puluh kali" (HR Bukhari).

Dari al-Aghar bin Yasar al-Muzani r.a berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Wahai manusia bertaubatlah kamu kepada Allah dan mintalah ampunan kepada-Nya, karena sesungguhnya aku bertaubat dalam sehari seratus kali" (HR Muslim).

“Barangsiapa yang membiasakan istighfar, maka Allah akan memberikan untuknya jalan keluar dari setiap kesulitan, kelegaan dari setiap kesedihan dan Allah akan memberi rizki dari jalan yang tidak disangka-sangka." (HR Abu Daud dan Ibnu Majah).

Allahumma ya ALLAH ampunilah seluruh dosa-dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dosa keluarga anak cucu keturunan kami, dosa guru-guru kami, dosa para sahabat kami seiman, dan seluruh kaum muslimiin muslimaat... Baik yang hidup apalagi yang telah wafat...aamiin, aamiin, aamiin...

Mari kita sungguh-sungguh bertaubat dengan banyak mohon ampunanNya.

K. H. Muhammad Arifin Ilham 
16 September 2015

Diperbarui 16 Desember 2015
Diperbarui 27 Maret 2016
Diperbarui 19 Juli 2016

Sabtu, 01 Agustus 2015

Sholat Istisqo Di Sentul Dan Babakan Madang Bogor

SubhaanAllah walhamdulillah, setelah banyak sumur kering di sekitar Sentul dan Babakan Madang Bogor.

Abang ajak jamaah setelah sholat subuh istigfar minimal 100 kali setiap jamaah.
Karena Allah janji dengan banyak istigfar maka Allah akan turunkan hujan yang lebat,
"Minta ampunlah kalian kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Pengampun, niscaya Allah turunkan hujan yang lebat..." (QS Nuh 10 -12),
"Minta ampunlah kepada Robb kalian, lalu bertaubatlah sungguh-sungguh kepadaNya, niscaya Allah turunkan hujan yang lebat..." (QS Hud 52).
Sayyidina Umar bin Khottob ketika menjumpai wilayah yang kering tandus, beliau berkata pada penduduknya,
“Wahai kaumku, mintalah ampunan daripada Rabb kalian.
Kemudian bertaubatlah kepadaNya, niscaya Dia akan menurunkan pada kalian hujan lebat dari langit” (Riwayat Al Baihaqi 3/352).

Kalau sudah terlalu lama dan merata kekeringan maka setelah taubat, istigfar adalah sholat istisqo.

Alhamdulillah Maha Benar janji Allah, setelah ashar hingga isya diguyur hujan yang lebat.
Terimakasih ya Allah, hujanilah kami dengan rahmatMu, hujan rahmat yang penuh manfaat... Aaamiin.

Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berzikir, berdoa dan berazam untuk sholat malam duhai sahabat sholehku.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
31 Juli 2015

Minggu, 14 September 2014

Try It Too For 100 Days

Ada yang sedang butuh banget pertolongan Allah? 

Hajar coba 1000 shalawat... atau lebih. Shollawloohu 'alaa Muhammad. Cukup. Try it for 100 days.
Benerin shalatnya. Di masjid. Jangan di rumah. Berjamaah. Lengkap dengan qobliyah ba'diyah + dhuha & tahajjud. Try it too for 100 days.
Baca Qur'an. Sambil dibaca terjemahnya. Siapin kertas. Siapin pulpen. Untuk nulis-nulis yang ditemuin. Do it for 100 days too...
Don't lupa 7x, baca 2 ayat terakhir QS at Taubah. 100x istighfar, 100 subhaanawlloohi wabihamdih, 100 laa hawla... rajinin...

Biasanya kalo dosanya ga kebanyakan, belum 100 hari udah datang tanda-tanda Pertolongan Allah. Yang yakin ngelakuinnya.
Sebelum mulai, hajar dulu dengan sedekah yang segede-gedenya, segede-gedenya, sebagus-bagusnya. Bom di depan dengan sedekah terbaik. Mengiringi ikhtiar langit.

Kemudian doa saban-saban habis shalat fardhu & sunnah. Doa saban antara adzan & iqomat. Doa sehabis dhuha & tahajjud. Dan rajin-rajin minta doa ke orang lain.
Bikin tulisan yang gede, di pikirin, di hati, di kertas yang ditempel di dinding kamar, ruang tamu, di buku harian, bahwa sedang nempuh perjalanan.
SPEED and POWER nya dilipatgandain. Kudu ngerumasa (tau diri), bahwa sedang bermasalah, sedang butuh hajat, punya banyak dosa. kudu nebus.

Perjalanan apa?
Perjalanan 100 hari menjemput pertolongan Allah. Ini 2 setengah kali lipat dari perjalanan 40 hari mendekati Allah. Sebab 100 hari.

Kudu pahit jadi orang. Kudu marah sama masalah, sama kesulitan, sama kemiskinan, sama kehinaan. Jangan leha-leha ntar makan iman kita.
Iya. Sebelum keputusasaan nanti memakan iman dan keyakinan kita, hajar dulu dengan ngelipatgandain dan naikin Speed dan Power.

Yang semanget ngelakuinnya. Kita jalan ke Allah, Allah lari ke kita. Kita lari ke Allah, Allah lompat ke kita.

Sementara jalan sedang ditempuh, dosa lama jangan dikerjain lagi. Dan jangan meminta & berharap sama manusia. Ke Allah aja semua harapan.

Selamat menempuh perjalanan yang mengasyikkan ini ya. Terimain aja apa yang terjadi jika emang harus ada yang terjadi. Biar aja. Pasrah wis.. terserah Allah wae... Jika terjadi apa-apa di dalam perjalanan, tetep terusin aja perjalanan itu.

Tar habis 100 hari selesai, sementara belum datang pertolongan Allah, dan belum ada tanda-tandanya, liat-liat lagi perjalanan ibadahnya. Biasanya sebab bolong-bolong.
Seandainya udah gila-gilaan. udah on the track, udah disiplin, dan belom hasil juga, ya terusin 100 hari kedua, ketiga, keempat, dst...

Buat kita-kita mah udah dikasih umur tambahan untuk tobat, untuk minta, untuk ibadah, ini udah jauh lebih berharga daripada semua permintaan kita.

Salam hormat... Yusuf Mansur. Yang banyak salahnya, dan selalu minta doa dari kawan-kawan semua. Untuk keluarga saya dan semua jamaah juga.

Dan Pertolongan Allah itu deket sekali buat yang menginginkan. Tapi ga disebut berkeinginan jika ga ada bukti. Buktiin bahwa kita perlu.

Ustadz Yusuf Mansur
13 September 2014

Selasa, 02 September 2014

Hidup Dalam Keteraturan Taat

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. 

SUBHANALLAH, alangkah indahnya, bahagianya dan berkahnya hidup seorang mu'min itu, tiada hari yang ia lalui dengan sia-sia karena hidupnya dalam KETERATURAN TAAT. Ia mulai bangun malam dengan mandi untuk SHOLAT MALAM, MUHASABAH diri diiringi dengan ISTIQFAR  di waktu sahur, 
"Hamba-hamba yang beriman itu sedikit sekali rehatnya di waktu malam karena senang ibadah, dan istigfar di waktu sahur" (QS Adz Dzariyat 17-18), 
dan TADABBARUL QUR’AN menjelang fajar, 
"Sungguh, bacaan Fajar itu disaksikan “ (QS Al Isra 78), 
DAN TADABBARUL QUR'AN menjelang fajar, kakinya ia langkahkan untuk sholat subuh berJAMAAH di MESJID, "lebih utama 27 derajat daripada shalat sendirian" (HR Muslim), 

sebelum mencari rizki yang halal ia lebih dahulu SHOLAT DHUHA, ia jaga kehormatan dirinya dengan RAPI INDAH AURATNYA IA TUTUPI, TIDAK MAU MENYENTUH DAN DISENTUH BUKAN MAHRAMNYA, wajahnya bersih dan nyaman dipandang buah selalu TERJAGA WUDHU, MURAH SENYUM DAN RENDAH HATINYA, ia selalu syukuri nikmat ALLAH dengan sedekah, HATI DAN LISANNYA BERGERAK BASAH DAN  ASYIK dalam DZIKRULLAH. 

Inilah awal KETERATURAN keseharian orang beriman yang terjadi setiap hari. Tiada waktu kecuali bernilai ibadah dan menjadi bekal persiapan di akhirat kelak. Ia pun berazam mengamalkan hingga Allah mewafatkannya.

Allahumma ya ALLAH tancapkan di hati kami, keluarga kami dan sahabat FB kami kekuatan dan keindahan iman, hiasilah hidup kami dengan kemuliaan akhlak dan selamatkan kami dari berbagai fitnah hidup di dunia sebentar ini...aamiin..


Foto tadi "Hikmah Pagi" TVRI rutin setiap kamis 05.00-06.00 wib bersama asaatidzi Az Zikra.
Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir dan berazam untuk sholat malam, duhai sahabatku yang mulia...

K. H. Muhammad Arifin Ilham
31 Agustus 2014


Diperbarui 7 Januari 2016
  

Kamis, 29 Mei 2014

Sudah Baca?

Sudah baca 100 shalawat?
Yang ringan & sederhana aja. Ga apa-apa. صل الله علی محمد. Shallallaahu 'alaa Muhammad.

100 tasbih? Udah?
Biar dosa kehapus, rizki juga banyak & kebuka. سبحان الله وبحمده. Subhaanallaahi wabihamdih. Maha Suci Allah & segala puji bagi-Nya.

100 istighfar?
استغفرالله العظيم. Dibaca juga nih istighfar. Dan sebarin amalan-amalan yang gini. Siapa yang tergerak baca, jadi pahala & kebaikan kawan-kawan juga.

2 ayat terakhir surah at taubat baca juga 7x. Buat yang ada kesusahan dan hajat, maasyaaAllah mustajab banget.

Baca pula لا حول ولا قوة الا بالله العلي العظيم.
100 s/d 300x dah / hari. Buat ngehalau kesulitan, datengin pertolongan dan Kemudahan-Nya.

Semua bacaan / amalan, boleh banget dibaca 2x, pagi sore. Tambah cakep.

Amalan-amalan yang saya tulis, bener-bener dilaksanain deh coba 7, 14, 21, 40, 100 hari berturut-turut. Jangan berhenti. Tar terusin terus jangan berenti sampe wafat.
Tunjukin kesungguhan pengen berubah. Tunjukan kesungguhan butuh Pertolongan-Nya. Dengan jalanin bener ibadah sekenceng-kencengnya dan seistiqomah-istiqomahnya.

Biasanya sih, hajat sama masalah, bakal ditolong Allah banget. Asal dosa-dosa besar ga kelewat banyak. Kalo ada, arahin doa-doa ke ampunan dulu aja.

Ampunan Allah jadi lebih penting daripada masalah selesai, atau daripada hajat kecapai. Asli. Ampunan lebih harus dikejar daripada dunia. Buat yang dosa-dosanya biasa aja, ngejalanin sunnah-sunnah yang saya tulis ini, 7 s/d 40 hari aja, udah bakal keliatan perubahannya. Apalagi bila diterusin.

Selamat menjalankan ya. Jangan lupa share dan ajak yang lain. Supaya pada terang dan tenang hidupnya. Semoga bisa juga memperbaiki shalat-shalat fardhu dan ngebanyakin sedekah.

Khusus soal sedekah, keluarin aja sedekah terbaik. Supaya dapat juga Keistimewaan Terbaik dari Allah. Salam, dari Banjar Baru, Kalsel.

If there is doa, there is a way...
If there is yusuf...? There is who...? He he he...
If there is a will, there is a way. InsyaaAllah.

Yusuf Mansur
28 Mei 2014

Selasa, 22 April 2014

Penghalang Rezeky

Yang menghalangi rizki Allah, dan pertolongan-Nya, dosa kita. Hancurkan dosa dengan istighfar, shalawat dan subhaanawlloohi wabihamdih. @100x dah.

Zikir berupa istighfar, tasbih (subhaanawlloohi wabihamdih) dan shalawat, semuanya punya fadhilah mendatangkan ampunan Allah.
Bila ampunan Allah dah datang, dosa dah bersih, insyaaAllah, hubungan sama Allah, baik lagi, lancar lagi. Aaamiin.

Banyakin zikir dah ya. Dan 100 itu angka yang menunjukkan sudah banyak. Silahkan lebihin dan boleh kurangin. Tapi kalo saya, lebihin aja.

Share amalan-amalan yang saya tulis ke yang lain dan bina. Maksudnya, ya kawan yang dikirimin, ditanya, dibimbing, untuk melaksanakan. So, berganda-ganda pahalanya.

Ibarat saluran WC mampet karena kotoran. Bersihin dulu tuh salurannya dari apa yang bikin kita mampet. Seperti itulah dosa kita. Kotoran.
Dosa jangan keburu gede, keburu nempel, keburu berkarat. Apalagi keburu menyatu. Hiiiiiiiii... Susah ngilanginnya. Lama.

Alhamdulillaahnya, Allah Maha Pengampun. Makanya berbahagialah. Dan bergegaslah. Allah punya kebijaksanaan dalam mengampuni. Jangan diulangi aja.

Ustadz Yusuf Mansur
21 April 2014

Senin, 10 Februari 2014

Shalat

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Sahabatku, sungguh hamba yang beriman yang mengenal Allah akan sangat mencintaiNya, dan takut sekali mengkhianati cintanya dengan ma'siyat kepadanya. Itulah yang membuat ia ni'mat bersyukur menangis di penghujung malam diiringi rintihan istigfarnya, "ampuni dosa hamba, maafkan hamba, terima taubat hamba, bimbing hamba dengan hidayah dan berkahMu". Dan itu selalu ia ulang-ulang dan ia nanti nantikan di setiap penghujung malam. Sungguh semakin dalam cintanya kepada Allah semakin ni'mat sholatnya, semakin ni'mat sholatnya semakin lama sujudnya, maka buahnyapun sangat taat, rendah hati dan belas kasih kepada makhlukNya (QS Al Ankabut 45).

"juilat qurrotu ainy fishsholat", "sungguh suasana yang paling membahagiakanku adalah suasana sholat", demikian kegembiraan Rasulullah setiap masuk waktu sholat. Allahumma ya Allah ridhoilah dan cintaiilah hamba agar hamba ni'mat sholat dan taat dijalanMu...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
8 Februari 2014

Minggu, 01 Desember 2013

Amalan Harian

Jangan ditinggal...
100 shalawat...
100 istighfar...
100 subhaanallaahi wabihamdih...
100 laa-ilaa-ha-illallaah...

Kalo mau rizki banyak, tambahin Yaa Fattaah, Yaa Rozzaaq, 111x.
Jumlah yang ini, bisa diubah, lebih banyak/lebih sedikit. Saya malah setiap habis shalat. Jumlahnya disedikitin, 33x atau 11x. Tapi tiap habis shalat. Rizki alhamdulillaah, ngeberusut.

Yah, itung-itung setiap habis shalat, manggil-manggil Yang Maha Membuka dan Maha Memberi Rizki. Dipanggil trus, masa ga datang.
Kalo lagi butuh banget-banget, hajar 111x, saban-saban habis shalat. Liat efeknya. Mudah-mudahan makin cinta sama Allah.
Amalan harian ini, ngamalinnya jangan ON OFF. Geber 100 hari gitu. Tar habis tuntas 100 hari ga putus, geber lagi 100 hari ke-2, ke-3, dst.

Pelan-pelan coba benahin shalat berjamaahnya. Di masjid. + qobliyah ba'diyahnya. + tahiyyatul masjid, + syukur wudhu. Juga hajar 100 hari. Ambil kesempatan emas doa mustajab antara azan dan iqomat. Ngiringin amalan harian. Pelajarin zikir/wirid yang diajarkan Nabi saban-saban habis shalat fardhu. 33x ini 33x itu. Ini jangan ampe ditinggal. Dijalanin juga.Tar hidup terasa enteng. Ringan. Ga kayak ngejar bayangan dalam nyari rizki. Adem idup.

Kalo 100 hari dirasa berat, coba 3 hari dulu. Jajal dengan kekuatan penuh. Jangan ada yang bolong dan ketinggalan. Trus tingkatin 7 hari, 14 hari, 21 hari, 40 hari, trus sampe dah ke-100 hari. Habis itu langsam, jangan ditinggal. Syukur-syukur sekalian aja dah, tahajjudnya, minimal 2 rokaat aja mah. Waktu emas nih. + dhuha. Walo juga minimalis 2 rokat.

Al Qur'annya dibaca 1 halaman + artinya, + dihafal 1 ayat + artinya.
Sempurnain dengan sedekah, nuntut ilmu pake bismillaah, kerja pake bismillaah, usaha pake bismillaah, tutup pake alhamdulillaah.

Apabila mata bisa sekalian dijaga, telinga, lisan, hati, pikiran, selama ngetrack di jalur 3, 7, 14, 21, 40, 100 hari, tambah cakep dah.

Mas Wahyu, salah seorang jamaah, ngabarin, ngetrack ginian doang, utangnya 3M lunas, dengan cara-cara amazing, dalam waktu yang amazing. Dengan cara ini pula, ngembaliin idup pada tracknya, sepasang suami istri yang udah 14 tahun menikah, lom punya anak, punya anak.

Dah. Disimpen nih #hariannya ya. Diamalin. Jajal betul ya.
Dosisnya bisa dikurangin, jadi 10, bukan 100. Asal rutin, istiqomah, dengan pikiran dan hati yang benar-benar nyambung ke Allah. Jangan sambil bb-an, twitteran, ngemil, kalo pas zikir.
Masa bicara sama presiden, menteri, bisa fokus, lalu sama Allah sambil lalu?

Doain dah ya. Yusuf Mansur bisa ngejalanin juga nyang beginian.

The Miracle you wanna, will come...

Semua ini ga berat. Kitanya aja yang kelamaan idup ga on the track... Nyimpang. Jadi untuk ngebiasain yang begini-begini, terasa berat. So, just mulai aja dulu...

Tar kalo dah biasa, enteng... Kayak shalat malam, kalo sekali-kali, banyakan puyeng dan ngantukan. Tapi kalo terus-terusan, akan biasa. Sekarang kan kita biasa... Biasa tidak melakukan... Nah, ubah ini. Change it. Jadi biasa melakukan.

Oh ya, jangan lupa. Yang bikin qt bisa zikir, lalu istiqomah, adalah Allah. Jadi, doa supaya bisa ngamalin dengan enteng dan istiqomah. Termasuk doa, supaya bisa sedekah, bisa shalat malam, bisa dhuha, bisa baca, ngerti, ngafal, ngamalin Qur'an. Minta. Doa.

Yaa Fattaah... "a" nya, panjang. Yaa... Taa... "h", nya h kecil. Ujungnya disukunkan. Yaa Rozzaaq, "a" nya panjang. Ujungnya, qof.
Tasbihnya: subhaanawlloohi wabihamdih...
Sahalawatnya: Awlloohumma sholli wa sallim wabaarik 'alaa Sayyidina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa-ash-haabihi wa dzurriyyaatihi wa ummatih.

Buat yang benar-benar merasa sudah banyak westing timenya. Atau buang waktunya. Ngebut aja di amal harian. Tambahin dengan mendawamkan, atau membiasakan, dengan membaca 4 Surah al Ma'tsuuraat: Yaasiin, al Waaqi'ah, ar Rohmaan, dan al Mulk.

Habis shubuh, al Waaqi'ah. Habis dhuha, ar Rohmaan. Habis isya/maghrib, Yaasiin. Jelang tidur, al Mulk. Komposisi bisa diubah-ubah. Gpp. Baca 2 ayat terakhir Qs. at-Taubah, 7x habis shubuh, dan habis maghrib. Terus Awlloohumma ajirnaa minannaar, 7x, habis shubuh dan habis maghrib. Yaa Allah, jauhkan/selamatkan kami dari api neraka.

Kemudian habis dhuha, wiridin 100x doa/wirid cantik. Yang kalo didawamin, keren banget efek ke kehidupan dan kematian.
Zikir yang dimaksud setelah dhuha: Robbighfirlii watub 'alayya. Innaka Antat-tawwaabul-ghofuur.
Artinya: Yaa Allah, ampunilah saya, dan terima taubat saya... Sesungguhnya Engkau Penerima Taubat lagi Maha Pengampun Yang Ampunan-Nya Begitu Luas."
Dibaca 100x, sambil introspeksi diri dan niat memperbaiki diri.
Kalo untuk jadi doa buat keluarga (kami), ganti "naa", jadi: Robbighfirlanaa watub 'alayanaa...

Pagi dan sore baca: Bismillaahilladzii laa yadhurru ma'asmihii syai-un fil-ardhi walaa fissamaa-i wahuwassamii'ul 'aliim. 3x.
Dengan Nama Allah, ga ada yang bisa nyelakain, nyusahin, ngeribetin, di bumi dan di langit. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Pagi-pagi, baca: ash-bahnaa wa-ashbahnal mulku lillaah.
Sore: amsainaa wa amsalmulku lillaah.
Terusannya, dicari di internet.
Zikir pagi sore. Dicari nih. Dijalanin. Jadi sehari-harinya kita dalam pengawasan dan penglihatan Allah yang sedang baik terus.

Sekali lagi, semua ini enteng kalo udah dibiasain 3 hari, 7 hari, 14 hari, 21 hari, 40 hari, 100 hari ke atas. Jadi, biasain aja.

Udah kelamaan juga kan kita hidup jauh dari Allah. Bencana banyak, bahaya banyak. Dimana-mana berita musibah dan kematian. Kalo qt ga deket dan ga minta perlindungan Allah, nanti hidup dan mati qt bakal sia-sia. Apalagi hidup nyata-nyata makin susah. Masa ga mau nginsyafin diri? Sedikitin atau malahan tinggalin dosa, banyakin ibadah dan amal.

Ustadz Yusuf Mansur
18 November 2013

Rabu, 24 Juli 2013

Bila Dalam Kesulitan

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

BILA SAHABATKU TIBA-TIBA DALAM KESULITAN,

1. Tetap tenang, jangan sekali-kali panik apalagi marah-marah, ingat kesulitan tidak selesai dengan penyesalan dan caci maki,

2. Tingkatkan ketaqwaan, 
"Barang siapa bertaqwa kepada Allah maka Allah tunjukkan jalan keluar baginya dan Allah beri rizki dari jalan yang tidak terduga (QS Ath Tholaq 2-3),

3. Baik sangka pada keputusanNya, semua pasti ada hikmahnya, karena semua diputuskan dengan rahmat, ilmu dan kebijakkanNya. "Aku bagaimana prasangka hambaKU" (Hadits Qudsi),

4. Optimiss, InsyaALLAH badai pasti berlalu, insyaAllah di balik kesulitan pasti ada kemudahan,

5. Perhebat istiqfar dan sholawat, diantara dua jalan pembuka dan penolak bala (QS Al Anfal 33).

6. Diskusikan dengan guru atau hamba Allah yang sholeh,

7. Mohon doa orang tua, guru dan sahabat sholeh,

8. Sedekah sebagai pembuka jalan,

9. Doa sepenuh hati, kekuatan doa merubah takdirNya atas izinNya pula sebagai penghormatan kepada hambaNya yang berdoa kepadaNya,

10.Tawakkal sepenuh hati, 
"Barang siapa bertawakkal kepada Allah maka Allah menjadi Penolongnya" (QS Ath Tholaq 4).

SUNGGUH SAHABATKU KALAU HATI INI RINDU DENGANNYA DAN SYURGANYA, MAKA TIDAK ADA LAGI MASALAH YANG BESAR. Maafkan dan doakan abang agar sehat wal afiat istiqomah dalam da'wah.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
4 Juli 2013

Jumat, 31 Mei 2013

Pengampunan

Orang dimodalin. Lalu kabur, lari. Atau disalahgunakan. Qt lalu marah dan menuntutnya. Nah, qt bermaksiat dengan seluruh modal dari Allah...

Tanyakan yang pernah dikhianati kepercayaannya, bagaimana rasa sakitnya? Alhamdulillaah Allah Maha Sabar. Betapa qt sering mengkhianati kepercayaan-Nya.
Qt dikasih mata, malah liat yang Allah Ga Ridho.
Dikasih telinga?
Dikasih mulut?
Dikasih kaki?
Semuanya malah dipakai untuk melawan-Nya. Harusnya qt marah pada diri sendiri.

Selama ini qt dikasih lancar kencing (maaf). Eh eh eh, ada yang makai untuk berzina. Astaghfirullah. Gimana klo Allah marah semarah-marahnya?
Bagaimana jika Allah tutup semua saluran kencing, sebab qt berzina?
2 jam nahan kencing, sebab macet. Giliran ketemu toilet, pintu toilet terkunci. Nunggu lagi setengah jam. Eh eh, begitu pintu bisa dibuka... Resleting celana pun udah dibuka, ternyata baru sadar qt ga bisa kencing!
Barulah sadar, betapa mahalnya karunia Allah. Dan biasanya, baru sadar juga kesalahan qt. Di antaranya, suka dipakai berzina.
Sampe RS., ga ada tindakan. Sebab kamar semua penuh, apalagi ruang operasi. Dokter-dokter pun pada kondangan semua, he he he. RS kosong.

Saya ga mau nakut-nakutin kawan-kawan... Saya berharap bisa menyentuh hati kawan-kawan yang paling dalam... Dengan bahasa kasih, bahasa seorang kakak...

Yaa Allah, ampuni semua kesalahan kami... Semua... Tak terhitung...
Marilah istighfar 100x... Sekarang. Ga pake nanti. Sebelum azab "dijalankan"... + subhaanallaahi wabihamdih, 100x. + 100 sholawat...

"Dan sesungguhnya DIA lah yang menjadikan orang tertawa dan menangis."
Itu kutipan surah an Najm [53]: 42 s/d 44.

Baca aja sempurna surah itu, sampe ayat terakhir,
"Maka sujudlah kepada Allah, dan sembahlah DIA".

"Dan sesungguhnya kepada Tuhanmulah kesudahan segala sesuatu..."
100 istighfar, shalawat, dan tasbih... Selamat membaca...
"Dan sesungguhnya DIA lah yang mematikan dan menghidupkan."

Qt perlu pengampunan banyak dari Allah. Kadang pengampunan itu datangnya lewat jalan yang qt ga suka. Di antaranya lewat fitnah, kehilangan, kecurian, penyakit, musibah, bala, keburukan...

Atau pengampunan itu datang lewat banyaknya masalah yang membuat qt pusing, hingga makin istighfar dan mendekat ke Allah.

Atau pengampunan datang dan diberikan lewat tidak atau belum dikabul-kabulnya doa-doa kita, hingga qt terus bersabar dan baik sangka.

Jika terhadap itu semua qt ikhlas, sabar, dan baik sangka, bukan hanya pengampunan yang diberikan, tapi juga kenaikan derajat dan perubahan hidup.

Ustadz Yusuf Mansur
19 Mei 2013

Minggu, 19 Mei 2013

Jangan Lupa

Jangan lupaaaaa...
Banyakin istighfar... Biar kesusahan lenyap, rizki luas, dosa diampuni. Dosa itu ngalangin banyak hal... Istighfar...
Sholawat juga jangan ditinggal, 100 dah sehari... Shalawat biasa aja. Shalawat umum.
Tasbih, sekurang-kurangnya juga 100 dah. Subhaanallaahi wabihamdih...
Qur'an, paling kagak selembar, + terjemahnya, sehari semalam. Jangan ampe ga baca.
Banyakin juga doa. Dikit-dikit doa, dikit-dikit doa, dikit-dikit doa. Banyakin ngomong dan ngadu sama Allah. Jangan sama orang lain. Percuma.

Siap-siap isyaa-an berjamaah, di masjid. Pahalanya gede banget. Banyak orang sakses, kaya, senang, sebab doyan ke masjid dan berjamaah. Coba deh ikutin sebaik-baiknya perintah Allah, dan jauhi larangan-Nya. Setaon dua taon, rezeki bakal keliatan beda. Trus, trusin deh ampe akhir hayat.

Di padang makhsyar, semua nyari Nabi Muhammad. Bahkan dari para nabi yang lain nyuruh-nyuruhin ummatnya nyari Nabi Muhammad. Tappiii...
Tapi qt yang dah jadi ummat Nabi Muhammad, ga ada di barisan Nabi. Ga diaku. Sebabnya apa? Ternyataaa...
Ternyata qt ga mencintai Nabi. Ga melakukan sunnah-sunnah yang Nabi suruh...
Di antara amalan yang udah ditinggal oleh ummat Nabi adalah witir. Ya, shalat witir. Padahal...
Padahal sekelas Abu Hurairah, bilang, bahwa dia akan ninggal 3 perkara, hattaa amuut, sampe saya meninggal. Begitu katanya. Apa aja itu yang 3? Shalat witir, puasa 3 hari di pertengahan bulan hijriyah, dan 2 rokaat shalat sunnah dhuha.
Yang ga witir, begitu saya dengar dari para guru, disebut sama Rasul, falaisa minnii... Bukan dari golonganku.

Lah, kalo ga dianggap sama Nabi, nanti di padang makhsyar, mau kemana?
Mau ke kelompok yang mana?
Secara semua nabi merapat ke Nabi kita.

Semoga Allah ampuni kita ya... Kita suka risau ama urusan dunia. Suka galau sama urusan dunia... Tapi sama ibadah, ga risau ga galau...
Ya, qt-qt enteng banget telat shalat, enteng banget malahan ga shalat. Ga ada ngeri-ngerinya dengan azab Allah...
Qt-qt ama maksiat, juga doyan banget. Kalo udah korupsi, boong, zina, minum, ngobat, dan dosa lain, kayak ga inget bakalan mati. Sedang semua yang mati, akan dibangkitkan. Buat ditanya dan mempertanggungjawabkan semua amal.

Coba deh, jajal. Sebelumnya tidur, wudhu dulu. Trus shalat 3 rokaat witir. Siapa tau malam ini, malam terakhir bagi kita... Semoga sih panjang umur.
Maafin segala kesalahan saya, dan saya maafin juga kesalahan semua. Barangkali ada yang sebel, kesel, sebab mention ga dibales, he he he.

Selamat witir. Dan selamat niat shalat tahajjud tar malam, + shubuh berjamaah. Yang belum taubat, taubat dah. Biar siap kapan saja ngadep Allah.

Repoooooooottt kalo tidur, masih bawa maksiat. Trus, besok bangun tau-tau dah di kuburan... Repot bener dah. Ga bisa balik lagi.

Ustadz Yusuf Mansur
11 Mei 2013

Jumat, 19 April 2013

Sebaik-Baiknya Permintaan

Dhuha niatnya apa?
Ya niat shalat dhuha. Habis dhuha?
Nah, habis dhuha, minta dah: kaya, berkuasa, jodoh, anak, keluarga yang tentrem, ilmu, S2/S3, dll.

Susah? Sempit rizki?
Coba koreksi diri, banyakin istighfar, shalawat, dan Laa hawla walaa quwwata illaa billaah, @100x dah per hari. Klo lagi masalah banget-banget, jangan 100 istighfar/shalawat. Hajar 1 ribu, 2 ribu, 3 ribu, 4 ribu, per hari. Tapi dibawa santai bacanya. + perbaikan diri dan ibadah.
Atau hajatnya gede banget. Misal, pengen beasiswa S2, S3, di Luar Negeri. Yah, ibadahnya, jangan minimalis. Kudu Maksimum Speed/Top Speed. Geber doanya juga, jika masalah dan berhajat, jangan sesekali. Tapi kudu rapet, kudu intens. Hajar 40 hari, 100 hari, 1 tahun, doa ga putus.

Dan yang lebih penting, tinggalin segala maksiat dan potensi maksiat: hati, pikiran, tangan, mata, telinga, mulut, kaki. Supaya doa ga terhalang. Jangan meyakini yang buruk-buruk, jangan berkata yang buruk-buruk, jangan ngebayangin yang buruk-buruk. "Ah, ga bakal bisa begini begitu...". Jangan ampe mikir begitu.

Sebaik-baik permintaan: ampunan dan ridha-Nya.

Dah, sekarang, 100 istighfar dulu dah yuk. 100 shalawat. Habis baca, doa bareng. Masing-masing doanya.

Ustadz Yusuf Mansur
8 April 2013

Rabu, 09 Mei 2012

Agar Keluar Dari Kesulitan Rizki

Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarkaatuhu. 

Bang, wirid apa yang kubaca agar aku keluar dari banyak masalah dari kesulitan rizki sampai jodoh setelah terus sabar, ikhtiar, doa, berbaik sangka, optimistis, dan tawakal dan bagaimana istigfar abang?

Jawabnya, perbanyak istigfar. Coba sahabatku buka surah Nuh ayat 10 -13, dengan banyak istigfar, Allah bukakan "biamwaalin" rizki yang melimpah.

SubhanAllah walhamdulillah sahabatku setelah terus sabar dalam ikhtiar, doa, berbaik sangka, optimistis, yaqin diijabah dan tawakal, maka perhebat dan perbanyak istigfar. Silahkan sahabatku buka surah Nuh ayat 10 -13, dengan BANYAK ISTIGFAR, ALLAH bukakan "biamwaalin" RIZKI halal Ɣªήğ berLIMPAH BERKAH,"baniin" bukan hanya jodoh yang baik, bahkan sampai keturunan sholeh sholehah.

Coba mulai biasakan setiap selesai sholat fardhu apalagi selesai sholat malam untuk tidak buru-buru beranjak kecuali istigfar dari minimal 3x, 70x sampai 100x. Rasulullah tidak bangun dari tempat duduk beliau sampai istigfar 70x ∂ɑπ riwayat lain 100x. 

Rasulullah bersabda,"Barang siapa membiasakan istigfar, ALLAH mudahkan saat sulit, ALLAH tunjunkan jalan keluar dari masalahnya ∂ɑπ ALLAH beri RIZKI dari JALAN YANG TIDAK DISANGKA-SANGKA" (HR Ibnu Majah dan Abu Dawud). SUBHANALLAH.

Dosa itu "syu'mun" membuat masalah, gelisah, dan sial, 
"Kemalangan kemalangan pada kalian terjadi karena dosa-dosa kalian" (QS Yasin 19), 
kalaupun sukses karena dosa itu "istidraaj" kesenangan sesaat dan semu, kemudian akhirnya bala juga (QS Hud 15-16).

Dengan istigfar, ALLAH angkat dosa, dengan terangkat dosa, terangkatlah masalah, gelisah dan kesialan. 

So saatnya bagi sahabatku untuk berazam, bertekad kuat taubat sungguh-sungguh diringi dengan selalu beristigfar saat berdiri, duduk, berbaring, di rumah, di kendaraan, di kantor, di pasar, dimana saja dan setiap selesai shalat Fardhu untuk tidak buru-buru beranjak, beristigfar lebih dulu, dan terutama beristigfar di keheningan malam. 
"Hamba-hamba Allah yang beriman itu sedikit sekali rehatnya di waktu malam karena banyaknya mohon ampunan Allah di waktu sahurnya" (QS Azh Zhaariyaat 17-18).

Rasulullah bersabda, "Demi Allah, sesungguhnya aku beristighfar dan bertaubat kepada Allah lebih dari 70 kali dalam sehari." (HR Bukhari), dalam riwayat lain 100 kali, masyaAllah bagaimana dengan arifin, kita yang banyak dosa ini, mestinya lebih hebat lagi istigfarnya kepada Allah.

"Do it right now sahabatku, insyaAllah you find it aamiin"

Alhamdulillah abang mengazamkan diri untuk istigfar selesai sholat malam minimal 100 kali, mudah-mudahan Allah perkenankan hingga Allah mewafatkan abangmu ini, aamiin.



ALLAHUMMA ya Allah tolonglah kami agar selalu berzikir kepadaMu, selalu mensyukuri ni'matMu dan selalu beribadah terbaik kepadaMu...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
25 April 2012

Diperbarui 27 Agustus 2014
Diperbarui 24 Agustus 2015
Diperbarui 18 Maret 2016
Diperbarui 26 Desember 2016

Selasa, 17 Januari 2012

Berkah Allah

Assalaamu alaikum warahmatullahi wabarkaatuhu, 

BERKAH ALLAH untuk hambaNYA adalah Tanda rahmat ALLAH untuk hamba itu, dan bila hamba itu sudah diberkahi ALLAH, maka apa saja yang terjadi pada hamba itu membuatnya semakin dekat pada ALLAH. 

Nabi Yusuf dengan tampannya tidak tergoda untuk berzina bahkan memilih penjara daripada berbuat ma'siyat (QS 12:33), 

Nabi Sulaiman dengan kekuasaan dan kecerdasannya, semakin hebat SUJUD dan SYUKURnya pada ALLAH (QS 27:40),

Nabi Ayyub dengan sakitnya yang menahun, semakin IKHLAS dan BAIK SANGKA dengan qodhoNYA (QS 21:83-84),

Nabi Muhammad sebagai " sayyidil mursalin " Imamnya para Nabi semakin hebat ISTIGFARnya pada ALLAH dan RENDAH HATInya pada umatnya (QS 26:215),
Beliau bersabda," Tidaklah aku bangun dari tempat dudukku kecuali aku istigfar 70 kali ".

Bila SENANG berSYUKUR dan bila SUSAH BERSABAR, itulah BERKAH sahabatku, tidak geer karena pujian, tidak minder karena keadaan dan tidak sakit hati karena hinaan.

Kok bisa HIDUP TANPA KELUH KESAH?
Karena tahu semuanya UJIAN dan KARUNIANYA.

SUBHANALLAH, indahnya hidup ini.


K. H. Muhammad Arifin Ilham
2 Januari 2012

Kamis, 07 Juli 2011

Doa "Sayyidul Istigfar"

Assaalamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.
Simaklah keutamaan doa "sayyidul istigfar" rajanya doa ampunan ini, Rasulullah bersabda, "Barangsiapa mengucapkannya di siang hari dalam keadaan yakin dengannya kemudian dia mati pada hari itu sebelum petang hari, maka dia termasuk penduduk syurga dan siapa yang mengucapkannya di waktu malam hari dalam keadaan dia yakin dengannya, kemudian dia mati sebelum shubuh maka dia termasuk penduduk syurga.” (HR. Al-Bukhari – Fathul Baari 11/97).

Aminkan doa di penghujung malam ini sahabatku,
Allahumma Anta Robbi, Laa Ilaaha Illa Anta, Kholaqtani wa ana abduKa, wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu, Audzubika min syarri maa shona’tu, Abu’u laka bi ni’matiKa ‘alaiyya wa abu’u laKa bidzanbi faghfirlii fainnahu laa yaghfiru dzunuuba illa Anta.
”Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau, Engkau yang menciptakanku sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu (yaitu selalu menjalankan perjanjian-Mu untuk beriman dan ikhlas dalam menjalankan amal ketaatan kepada-Mu) dengan semampuku, aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau...aamiin".
 
K.H. Muhammad Arifin Ilham
30 Juni 2011
Diperbarui 21 Oktober 2013
 

Senin, 18 April 2011

Kholwat

Hati, pikiran, mulut, mata, telinga, tangan, kaki, tubuh ini sudah terlalu lelah untuk mengejar dunia.

Cobalah berikan waktu untuk tubuh ini berkholwat, berduaan hanya dengan Allah, pergilah ke mesjid, sholat tahyatul mesjid, lalu duduk tafakkur diiringi dengan istiqfar dan sholawat dan biarkan air mata membasahi pipi.

Ya ALLAH ampuni hamba, hamba hanya bisa mencintai ENGKAU, sementara iman hamba sangat lemah, masih mudah tergoda, bimbinglah hamba ya ALLAH...
K.H. Muhammad Arifin Ilham
8 April 2011
 

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...