Selasa, 21 Mei 2013

Saudara Muslim?

Saudara, muslim?
Kalo iya, bantu ya, jadi muslim yang baik, tertib, pinter, rajin, bersih, jujur, pungut sampah, jangan nyampah, jujur, dll.

Saudara, muslim?
Tunjukin ya keislamannya, yang cakep akhlaknya, dijaga lisannya, tutur katanya menyejukkan, sopan, ramah, ga macem-macem.

Saudara muslim?
Jangan ampe miskin mental ya. Jangan ampe miskin hati. Biar miskin harta, tapi jaga diri, jaga sikap, jaga kemuliaan.

Saudara, muslim?
Coba jajal mulai dari berpakaian yang bersih, wangi. Wangi ketek, wangi badan, wangi mulut, kuku bersih, rambut rapih.
Tunjukin yuk... Bareng-bareng. The beauty of Islam. Islam is calling you...

Lagi berasa banget Islam lagi dihajar sana sini. Emang-emang qt nya pantes juga dihajar. Yuk, stop nyalahing. (He he, Suflish). Stop ngeluhing.
Stop nyalahing, stop ngeluhing... (Stop Complaining). Jas cenj awerself. Just change ourself. Please show our better personality.

Jangan ngerokok depan orang, di angkot, di kamar, di ruangan, di kamar mandi, di tempat-tempat publik. Sedang dia muslim.
Jangankan buang sampah, buang ludah aja, jangan. Buang tuh ludah di tangan, terus kantongin, he he. Kalo buang ludah, di tempat yang pas.
Ketika mau nyampah, mau buang ludah, mau jorok, mau berantakan, walo sepi, ga ada orang, just say... No no no. I'm muslim.

Saudara muslim?
Jadilah seakan-akan kaya. Ga minta-minta, maunya ngasih. Ga laper mata. Ga konsumtif. Produktif. Maunya dagang, ga beli mulu.
Tunjukin yuk... Bareng-bareng. The beauty of Islam. Islam rahmatal-lil'aalamiin. Islam rahmat bagi semesta. Islam is calling you...

Saudara muslim?
Semirlah sepatu. Pake sendal, biar putus, yang penting ga kepake, he he. Lah kalo putus, gimana makenya? He he.
Intinya, jadilah muslim yang mengasyikkan, enak diajak bekawan, enak dijadikan temen, musuh aja simpati. Begitu.

Saudara muslim? Liat toilet jorok?
Bersihin. Stop ngeluhing. Kasih duitlah penjaga toiletnya, sambil diingatkan, dan minta dia bersihin.

Saudara muslim?
Yang sabar jadi orang. Yang kalem. Di balik cacian, makian, ada kebaikan. Jadi bisa introspeksi dan latihan sabar. Lumayan, ada partner.

Saudara muslim?
Jangan korupsi.

Saudara muslim?
Jangan pacaran. Nikah aja langsung.

Ustadz Yusuf Mansur
13 Mei 2013

Minggu, 19 Mei 2013

Jangan Lupa

Jangan lupaaaaa...
Banyakin istighfar... Biar kesusahan lenyap, rizki luas, dosa diampuni. Dosa itu ngalangin banyak hal... Istighfar...
Sholawat juga jangan ditinggal, 100 dah sehari... Shalawat biasa aja. Shalawat umum.
Tasbih, sekurang-kurangnya juga 100 dah. Subhaanallaahi wabihamdih...
Qur'an, paling kagak selembar, + terjemahnya, sehari semalam. Jangan ampe ga baca.
Banyakin juga doa. Dikit-dikit doa, dikit-dikit doa, dikit-dikit doa. Banyakin ngomong dan ngadu sama Allah. Jangan sama orang lain. Percuma.

Siap-siap isyaa-an berjamaah, di masjid. Pahalanya gede banget. Banyak orang sakses, kaya, senang, sebab doyan ke masjid dan berjamaah. Coba deh ikutin sebaik-baiknya perintah Allah, dan jauhi larangan-Nya. Setaon dua taon, rezeki bakal keliatan beda. Trus, trusin deh ampe akhir hayat.

Di padang makhsyar, semua nyari Nabi Muhammad. Bahkan dari para nabi yang lain nyuruh-nyuruhin ummatnya nyari Nabi Muhammad. Tappiii...
Tapi qt yang dah jadi ummat Nabi Muhammad, ga ada di barisan Nabi. Ga diaku. Sebabnya apa? Ternyataaa...
Ternyata qt ga mencintai Nabi. Ga melakukan sunnah-sunnah yang Nabi suruh...
Di antara amalan yang udah ditinggal oleh ummat Nabi adalah witir. Ya, shalat witir. Padahal...
Padahal sekelas Abu Hurairah, bilang, bahwa dia akan ninggal 3 perkara, hattaa amuut, sampe saya meninggal. Begitu katanya. Apa aja itu yang 3? Shalat witir, puasa 3 hari di pertengahan bulan hijriyah, dan 2 rokaat shalat sunnah dhuha.
Yang ga witir, begitu saya dengar dari para guru, disebut sama Rasul, falaisa minnii... Bukan dari golonganku.

Lah, kalo ga dianggap sama Nabi, nanti di padang makhsyar, mau kemana?
Mau ke kelompok yang mana?
Secara semua nabi merapat ke Nabi kita.

Semoga Allah ampuni kita ya... Kita suka risau ama urusan dunia. Suka galau sama urusan dunia... Tapi sama ibadah, ga risau ga galau...
Ya, qt-qt enteng banget telat shalat, enteng banget malahan ga shalat. Ga ada ngeri-ngerinya dengan azab Allah...
Qt-qt ama maksiat, juga doyan banget. Kalo udah korupsi, boong, zina, minum, ngobat, dan dosa lain, kayak ga inget bakalan mati. Sedang semua yang mati, akan dibangkitkan. Buat ditanya dan mempertanggungjawabkan semua amal.

Coba deh, jajal. Sebelumnya tidur, wudhu dulu. Trus shalat 3 rokaat witir. Siapa tau malam ini, malam terakhir bagi kita... Semoga sih panjang umur.
Maafin segala kesalahan saya, dan saya maafin juga kesalahan semua. Barangkali ada yang sebel, kesel, sebab mention ga dibales, he he he.

Selamat witir. Dan selamat niat shalat tahajjud tar malam, + shubuh berjamaah. Yang belum taubat, taubat dah. Biar siap kapan saja ngadep Allah.

Repoooooooottt kalo tidur, masih bawa maksiat. Trus, besok bangun tau-tau dah di kuburan... Repot bener dah. Ga bisa balik lagi.

Ustadz Yusuf Mansur
11 Mei 2013

Rabu, 15 Mei 2013

Tata Cara Tidur Rasulullah Bagian-2

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Alhamdulillah kita lanjutkan adab tidur berikutnya:

Kelima: MAKRUH tidur tengkurap. Abu Dzar menuturkan, Nabi Muhammad pernah lewat melintasi aku, di kala aku sedang berbaring tengkurap. Maka Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam membangunkanku sambil bersabda, “Wahai Junaidab (panggilan Abu Dzar), sesungguhnya berbaring seperti ini (tengkurap) adalah cara berbaringnya penghuni Neraka” (HR. Ibnu Majah), Bahkan dalam hadits lain dijelaskan, bahwa tidur berbaring tengkurap adalah sifat dari tidurnya Iblis, karena menghindari bertatapan langsung dengan Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah melaknat dan mengutuknya.

Keenam: MAKRUH tidur di atas tempat terbuka, karena di dalam hadits yang bersumber dari ‘Ali bin Syaiban disebutkan bahwasanya Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam telah bersabda, “Barangsiapa yang tidur malam di atas atap rumah yang tidak ada penutupnya, maka hilanglah jaminan darinya” (HR. Al-Bukhori).

Ketujuh: MENUTUP pintu, jendela dan memadamkan api dan lampu sebelum tidur. Dari Jabir diriwayatkan bahwa sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam telah bersabda, “Padamkanlah lampu di malam hari apabila kamu akan tidur, tutuplah pintu, tutuplah rapat-rapat bejana-bejana dan tutuplah makanan dan minuman" (Muttafaq’alaih ).

Kedelapan: MEMBACA ayat Kursi, dua ayat terakhir dari Surah Al-Baqoroh, Al-Ikhlas dan Al-Mu’awwidzata in (Al-Falaq dan An-Nas), karena banyak hadits-hadits shohih yang menganjurkan hal tersebut.

Kesembilan: MEMBACA doa-doa dan dzikir yang keterangannya shohih dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, seperti, “Ya Allah, peliharalah aku dari adzab-Mu pada hari Engkau membangkitkan kembali segenap hamba-hamba-Mu” Dibaca 3 kali. (HR. Abu Dawud).

Jika bangun tidur membaca, “Alhamdulillahi lladzi ahyaana ba’dama amaatana wailaihin nusyur (Segala puji bagi Alloh yang telah menghidupkan kami setelah kami dimatikan-Nya, dan kepada-Nya lah kami dikembalikan” (HR. Al-Bukhori).

Demikian diantara adab-adab tidur itu sahabatku, tetapi jangan lupa sebelum tidur lihat keadaan anak-anak, ingatkan mereka adab-adab tidur dan cium mereka dan juga mamanya...hhhm, indahnya, subhanAllah.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
2 Mei 2013

Selasa, 14 Mei 2013

Buruh

1. Istilah buruh terkesan kurang arif dan merendahkan. Kata karyawan, pekerja dan mitra kerja lebih cantik & elegan.

2. Rasul saw bersabda,"bayarkanlah upah pekerja kalian sebelum kering keringatnya". Ini pesan untuk 2 pihak.

3. Sementara ini kita memaknai hadits ini sebagai pesan untuk manajemen saja agar bayar gaji tepat waktu.

4. Benar itu adalah pesan pertama agar setiap pihak yang mempekerjakan orang lain agar bayar remunerasi on time.

5. Namun ternyata ada pesan kedua yang tidak kalah pentingnya yaitu pekerja harus berkeringat.

6. Berkeringat adalah simbol dari kerja keras sungguh-sungguh dan menjalankan tugas dengan sebaik mungkin tidak malas-malasan.

7. Subhanallah sungguh luar biasa jika pekerja bekerja dengan sungguh-sungguh produktif dan majikan bayar dengan cepat dan ontime.

8. Rasul menegaskan,"jika engkau mempekerjakan pekerja hendaklah engkau jelaskan apa kerjanya dan berapa upahnya"

9. Hadits ini pesan penting untuk adanya hubungan kontraktual yang saling menguntungkan karena kita saling membutuhkan.

10. Pekerja perlu lapangan pekerjaan. Majikan perlu karyawan. Pemerintah perlu pajak untuk gaji PNS dan bangun infrastruktur.

Muhammad Syafii Antonio
2 Mei 2013

Senin, 13 Mei 2013

Tata Cara Tidur Rasulullah Bagian-1

Assalaamu alaikumwa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Sahabatku, diantara keutamaan Islam adalah bersifat universal. Islam memberikan tuntunan pada pemeluknya di beragam bidang. Dari bangun tidur sampai tidur lagi. Ada beberapa hal yang perlu kita praktikkan berkenaan dengan tata cara tidur seperti dicontohkan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Berikut ini juga akan dijelaskan beberapa cara dan pola Nabi Muhammad tidur.

Pertama: MUHASABAH sesaat sebelum tidur. Sangat dianjurkan sekali bagi setiap muslim bermuhasabah (berintropeksi diri) sesaat sebelum tidur, mengevaluasi segala perbuatan yang telah ia lakukan di siang hari. Lalu jika ia dapatkan perbuatannya baik maka hendaknya memuji kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan jika sebaliknya maka hendaknya segera memohon ampunan-Nya, kembali dan bertaubat kepada-Nya.

Kedua: TIDUR lebih dini, berdasarkan hadits yang bersumber dari ‘Aisyah Radhiallahu 'Anha, bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam tidur pada awal malam dan bangun pada pengujung malam, lalu Beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam melakukan sholat (Muttafaq’alaih).

Ketiga: DISUNNATKAN berwudhu sebelum tidur, dan berbaring miring sebelah kanan (untuk kesehatan pencernaan). Al-Bara menuturkan, Rasulullah bersabda, “Apabila kamu tidur maka berwudhulah sebagaimana wudhu untuk sholat".

Keempat: DISUNNATKAN juga mengibaskan sperei 3 kali sebelum berbaring, berdasarkan hadits Abu Hurairoh, bahwasanya Rasulullah Shallallahu bersabda, “Apabila seorang dari kamu akan tidur pada tempat tidurnya, maka hendaklah mengirapkan kainnya pada tempat tidurnya itu terlebih dahulu, karena ia tidak tahu apa yang ada di atasnya... ” Di dalam satu riwayat dikatakan: 3 kali (Muttafaq’alaih ).

Insya Allah akan dilanjutkan adab-adab sebelum tidur berikutnya, sabar ya sahabatku.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
1 Mei 2013

Minggu, 12 Mei 2013

Ingin Anak Sholeh Sholehah

Saya juga ingin anak saya kelak mondok di Pesantren... meski sering hati saya bertanya,"apa mungkin dari orangtua yang berlumur dosa seperti saya akan memperoleh anak-anak yang sholeh shalehah? Tapi saya tetap ingin berikhtiar ustadz."

SUBHANALLAH, sahabatku, sungguh tidak ada yang mustahil bagi ALLAH, "FA'AALUL LIMAA YURIID" begitu mudah bagi ALLAH membolak-balik keadaan, DIA PENGUASA LANGIT BUMI (QS al Baqoroh 255), DITANGANNYA SEGALA KEJADIAN (QS Yasiin 82).

Tidak selalu ayah sholeh anak bisa sholeh, demikian sebaliknya, ingat kisah kemusyrikan pembuat berhala yang bernama Azar, adalah ayah dari Nabi Ibrahim (QS Maryam 41-46), dan anak durhaka yang bernama Kan'an adalah anak Nabi Nuh (QS Hud 43), jadi tidak selalu dari hitam jadi hitam, atau putih jadi putih, TETAP OPTIMIS sahabatku, mulailah dengan KESUNGGUHAN TAUBAT, KUATKAN KETAQWAAN DIRI pada ALLAH, IKHTIAR MAKSIMAL dengan MAKAN RIZKI yang HALAL, PERHEBAT DOA & SHOLAT MALAM, BERBAIK SANGKA atas TAKDIR ALLAH & BERTAWAKKALLAH sepenuh harap kepadaNYA...tunggulah, saksikanlah KEAJAIBAN PERTOLONGANNYA. ..INSYA ALLAH...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
30 April 2013

Jumat, 10 Mei 2013

InsyaAllah Dream Come True

Cari dunia sebanyak-banyaknya. Segiat-giatnya. Jangan lupa, niatin ibadah. Dan hasilnya, buat Allah, buat sedekah, sebanyak-banyaknya.

Siapin anak-anak, dengan belajar dibangunkan tiap malam, ajak ke masjid tiap waktu, 1 hari 1 ayat, 1 hari 1 hadits + terjemahannya, 1 hari 1 ilmu agama. Supaya jadi penerus ulama.

Jangan ngumpulin duit, buat jalan-jalan. Ga keuber. Kumpulin ilmu, ibadah, pengabdian, doa dan sedekah. Kejar ilmu, kumpulin ilmu, nanti ilmu yang bakal bawa qt keliling dunia.. Allah Yang Punya dan Allah suka sama penuntut ilmu.
Belajar bahasa arab, inggris, china, perancis, jerman, korea, dll., tar bisa jalan-jalan / belajar / kerja, ke negara asalnya. Siapin aja diri dulu. Tar kesempatan itu, datang.

Sebaik-baik impian: al Jannah. Surga. Sampe ketemu... Di Jannah. Kata Syeikh Ghomidi. Di GBK waktu kemaren dulu itu.

Prin gambar kota-kota besar yang jadi impian mau ke sana, tempel di pintu kamar. Sering-sering liatin, sambil baca sholawat dan doa. InsyaAllah drim kams tru.

Ustadz Yusuf Mansur
29 April 2013

Selasa, 07 Mei 2013

5 Jalan Toll Menuju Sukses

1. Bacalah riwayat hidup orang-orang sukses, mengapa? Karena jalan hidup dan perjuangannya akan membangunkan anda, dia bisa kenapa saya tidak.

2. Bermimpilah seperti orang sukses, karena mimpi itu Gratis maka mimpilah yang indah, mimpilah yang besar, namun jangan berhenti disitu.
Tuangkan mimpi anda ke dalam Visi. Tuangkan Visi ke dalam strategi, tuangkan strategi ke dalam langkah-langkah aksi, lalu....
Tuangkan langkah aksi ke agenda kegiatan tahunan, bulanan, mingguan, harian, itulah pembeda yang terus tidur dan yang bangun mengejar mimpinya.

3. Langkah ke 3 adalah berjuang serajin, seulet, sekuat, setabah dan sesabar orang sukses.
Kalau orang sukses sampai ke satu stasiun keberhasilan dengan melewati satu JALAN yang terjal dan berat, maka mau tidak mau kita harus melewatinya.

4. Langkah keempat sukses adalah bergaullah dengan orang sukses dan dekatlah dengan mereka.

5. Karena seperti halnya motivasi kesuksesan itu adalah energi positif yang bisa menular dan mengalir auranya.

Siapakah manusia paling sukses di dunia dalam semua ukuran dan rating?
Jawabnya adalah Rasulullah saw. Inilah kesaksian Allah, para Nabi, para sarjana baik dari timur maupun barat.


Muhammad Syafii Antonio
25 April 2013

Minggu, 05 Mei 2013

Adab Terhadap Yang Sudah Wafat


عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : «لاَ تَسُبُّوا اْلأَمْوَاتَ, فَإِنَّّهُمْ قَدْ أَفْضَوْا إِلىَ مَا قَدَّمُوْا». رَوَاهُ اْلبُخَارِيّ

“Dari ‘Aisyah radhiallaahu ‘anha, dia berkata: Nabi Shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘janganlah kalian mencela orang-orang yang sudah mati, karena mereka itu sudah sampai kepada apa yang telah mereka lakukan’ “. (H.R.al-Bukhâriy)


عَنِ اْلمُغِيْرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: لاَ تَسُبُّوا اْلاَمْوَاتَ، فَتُؤْذُوا اْلاَحْيَاءَ. احمد 6: 342، رقم: 18235
 
Dari Mughirah bin Syu’bah, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah kalian memaki orang-orang yang telah meninggal, karena (jika demikian) bisa menyakiti orang-orang yang masih hidup”. [HR. Ahmad juz 6, hal. 342, no 18235]


Berdiri ketika ada jenazah lewat

عَنْ عَامِرِ بْنِ رَبِيْعَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: اِذَا رَأَيْتُمُ اْلجَنَازَةَ فَقُوْمُوْا لَهَا حَتَّى تُخَلّفَكُمْ اَوْ تُوْضَعَ. مسلم 2: 659

 
Dari ‘Amir bin Rabi’ah, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Apabila kalian melihat jenazah, maka berdirilah untuk menghormatinya sehingga jenazah itu meninggalkan kalian atau jenazah itu diletakkan”. [HR. Muslim juz 2, hal. 659]

عَنْ جَابِرِ ابْنِ عَبْدِ اللهِ رض قَالَ: مَرَّ بِنَا جَنَازَةٌ، فَقَامَ لَهَا النَّبِيُّ ص وَ قُمْنَا، فَقُلْنَا: يَا رَسُوْلَ اللهِ، اِنَّهَا جَنَازَةُ يَهُوْدِيّ، قَالَ: اِذَا رَأَيْتُمُ اْلجَنَازَةَ فَقُوْمُوْا. البخارى 2: 87
 
Dari Jabir bin ‘Abdullah RA, ia berkata : Pernah suatu jenazah dibawa melewati kami, kemudian Nabi SAW berdiri untuk menghormatinya dan kami pun berdiri pula. Kemudian kami berkata, “Ya Rasulullah, sesungguhnya itu adalah jenazah orang Yahudi”. Beliau bersabda, “Apabila kalian melihat jenazah, maka berdirilah ”. [HR. Bukhari juz 2, hal. 87]


KH. Abdullah Gymnastiar
27 April 2013

Sabtu, 04 Mei 2013

3 Rahasia Kematian

3 Rahasia Kematian:
  1. Rahasia waktu
  2. Rahasia tempat
  3. Rahasia cara
Alloh rahasiakan agar kita selalu siap setiap saat.
Jangan menunda amal ibadah.
Jangan menunda tobat.

Jangan main-main dengan maksiat.
Jangan sia-siakan waktu kebersamaan.
Kapanpun, dimanapun yang penting..... HUSNUL KHOTIMAH.

KH. Abdullah Gymnastiar
26 April 2013

Rabu, 01 Mei 2013

Kematian

Assalaamu alaikum wa rahmatullah wa barkaatuhu.

SubhanAllah sahabatku, Rasul yang mulia mengingatkan pada kita,"Cukuplah kematian sebagai peringatan bagimu".

Memang kematian adalah nasehat lebih tajam daripada nasehat lisan. Sungguh setiap kita sebagai mahlukNya sudah divonis mati bahkan sebelum kelahiran kita, "Setiap yang berjiwa pasti mati" (QS Al Anbiya 35).
Dan setiap kita sudah ada jadwal kematian, "Tidaklah suatu jiwa mati kecuali sudah ada kitab ajalnya" (QS Ali Imron 145).

Sungguh kematian datang pada siapapun, pada yang sakit juga pada yang sehat, pada yang tua juga pada yang muda, pada yang jelata juga pada yang kaya, bahkan pada yang sembunyi membangun benteng yang kokoh dengan barikade pengawalan ketat pasti mati juga, "Dimanapun kalian berada pasti kematian merengut kalian walaupun dalam benteng yang kokoh" (QS An Nisa 78).

Kita tidak akan pernah bisa menghindari kematian bahkan kadang datang "baghtatan" sekonyong-konyong, mendadak (QS Al An'am 31). Kita tidak pernah tahu kapan, dimana dan bagaimana cara kita mati, "mastuurun" dirahasiakan Allah, kapan, dimana dan bagaimana? "We don't know!" yang pasti, pasti mati.

Hikmahnya agar kita BERSIAP-SIAP MENGHADAPINYA, jangan lengah, sibukkan diri dengan ibadah, amal sholeh, hidup dalam Sunnah Nabi Muhammad, jangan sekali-kali nekat berbuat ma'siyat. Jadilah hamba Allah yang BERIMAN, CERDAS lagi MULIA AKHLAK. Simaklah sabda Rasulullah, "Umatku yang paling cerdas adalah umatku yang paling banyak ingat mati, lalu mempersiapkan dirinya HIDUP SETELAH MATI" (HR Ath Thabrani).

Karenanya sahabatku tercinta, camkan nasehat Rasulullah, "Perbanyaklah mengingat penghancur kelezatan-kelezatan, yaitu kematian" (HR Tirmidzi No 230, Shohihul Jami' no. 1210), jangan terkecoh lagi dengan permainan dunia ini, taatlah pada Allah, bangunlah sholat malam, tadaburkan Alqur'an, penuhi panggilan Allah untuk berjamaah di RumahNya, tebarkan sedekah dan kebaikan, bimbing keluarga agar semakin takut pada Allah, rendahkanlah hati kalian, duduklah di MajlisNya, majlis yang membuat kalian semakin takut padaNya dan membuat kalian mudah menangis karenaNya. "Dan berbekallah kalian, sesungguhnya sebaik baik bekal adalah TAQWA" (QS Al Baqoroh 197).

Allahumma ya Allah tancapkan di hati kami keindahan iman, kelezatan taat, kemuliaan akhlak dan wafatkanlah kami dalam keadaan HUSNUL KHOTIMAH...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
26 April 2013

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ ...