Selasa, 19 November 2013

Ada Allah

Ada Allah... Jangan pada kecil hati. Ada Allah... Jangan pada putus asa. Ada Allah. Teruslah berbesar hati, dan berharap. Keajaiban itu ada.

Pertolongan Allah ga pernah terlambat. Yang sabar, yang ridho, yang ikhlas. Tunjukin aja dulu sama Allah, kita kuat.
Banyak merendah aja ke Allah. Jangan ampe ada pertanyaan yang mempertanyakan Kehendak dan Ketentuan Allah. Ridha aja. Merendah aja. Termasuk minta ampun atas dosa sendiri. Jangan ampe ada nyalah-nyalahin keadaan juga dan sekitar.

Nabi Adam dulu ga nyalahin Hawa. Dan Hawa ga nyalahin Nabi Adam. Bahkan keduanya, ga nyalahin syetan. Lebih milih minta ampun dan rahmat-Nya saja.

Temukan Allah dan Kasih Sayang-Nya di tengah kesendirian kawan-kawan, di tengah kejatuhan kawan-kawan, di tengah kesusahan, kesulitan, dan kesedihan kawan-kawan.

Kelak orang-orang yang doanya banyak dikabul di dunia, dikisahkan justru akan menyesal. Kenapa?

Di akhirat nanti Allah Memperlihatkan balasan-balasan kebaikan hamba-hambaNya ketika di dunia. Maka seorang hamba melihat bergunung-gunung kebaikan yang ga kehitung banyaknya. Bertanyalah ia kepada malaikat yang mengiringinya... Malaikat menjawab, itu doa-doamu yang ketika di dunia tidak dikabulkan. Siap sekarang dicairkan untuk jadi kebaikan tambahan bagimu.

Allah Terlalu Kaya untuk kita mintai pas-pasan. Allah Terlalu Kuasa dengan limit yang kadang qt berikan ke Allah, tinggal sehari, seminggu, misalnya. Tapi mbok kita juga secara akhlak harus lebih memberi kesempatan kepada Allah. Biarkan Allah Bekerja Mengatur tanpa diintervensi. Keluhan dan ketidaksabaran. Allah sungguh sedang aturkan yang terbaik. Maka bersabarlah. Kehendak Allah, mestilah yang terbaik, walo hati dan pikiran, serta rasa qt, bilang pahit.

Undzhur ilainaa... Man nahnu?
Look at us... Who are we?
Shalat selama ini ancur-ancuran. Mata, telinga, mulut, jarang dijaga. Dosa, begitu banyak...
Bersabarlah dalam berdoa dan menanti pertolongan Allah. Allah saja bersabar nunggu kita bertobat. Asli Sabar Buanget. Maka berilah Allah kesempatan.

Sekali lagi, tunjukkan ke Allah, qt ini kuat, ridha, sabar, bisa menenangkan diri, ikhlas, menjalani dulu episode yang sedang digelar Allah. Seraya kita perbaiki ibadah qt, perbanyak doa-doa, amal saleh, dan tambah lagi ilmu qt tentang Allah, Rasul-Nya, agama-Nya, Qur'an-Nya...
InsyaaAllah... Di masa yang akan datang, orang rata-rata akan lebih banyak bersyukur diberi-Nya masalah, diberi-Nya serangkaian kesulitan.

Dan semua itu... Saya sudah mengalaminya. Makasih banyak-banyak ke Allah. Alhamdulillaahi robbil 'aalamiin.

Satu hal... Buat qt yang hina dina ini... Diberi kesempatan berdoa saja, sudah merupakan anugerah tiada tara... Apalagi klo liat kelakuan qt. Walo sodara-sodara hafal, bukalah Qur'an, surah Yaasiin. Surah yang sodara-sodara hafal. Liat, baca, ulang berulang, 2 ayat terakhir. Kun Fayakuun...

Ustadz Yusuf Mansur
10 November 2013 

Minggu, 17 November 2013

ALLAH Maha Dekat

Mau lari kemana saja, atau menjerit kepada siapa saja, tetap saja, satu-satunya yang bisa menolong adalah DIA, ALLAH yang Maha Dekat.

Sahabatku , ingat janji Allah :
"kemudian apabila kamu ditimpa kesengsaraan, maka kepada-Nyalah kamu meminta pertolongan"( QS.an-Nahl 53).

Walau lahir sibuk ikhtiar, hati sibuklah bersama Allah, niscaya akan tenang dan ditolong Allah.

KH. Abdullah Gymnastiar
6 November 2013

Kamis, 14 November 2013

Alloh lah Penguasa Segala Pertolongan

Sahabatku sekalian jangan sampai kita terlena perasaan yang membuat kita tidak dekat dengan Alloh.

Bungkus setiap masalah, keinginan dan serahkan kepada Alloh.

Kita tidak dirancang menyelesaikan masalah sendiri, kita dirancang untuk menjadi hamba yang patuh, bergantung kepada Alloh.

Bila patuh kita akan dipertemukan dengan siapa saja sesuai kehendak Alloh dan menjadi solusi setiap masalah.

Ayo semangat....hanya Alloh lah penguasa segala pertolongan.

KH. Abdullah Gymnastiar
2 November 2013

Rabu, 13 November 2013

Laa-ilaaha-illaa Anta

Ucapin bareng-bareng... Allaahumma Anta Robbii... Yaa Allah, Engkaulah Tuhan kami. Pencipta kami, pemelihara kami, penjaga kami...
... Pemenuh kebutuhan kami, Guru kami, Pengajar kami.

Laa-ilaaha-illaa Anta... Tidak ada tuhan selain Engkau. Kalau kami perlu apa-apa, ga ada yang kami cari kecuali Engkau...
... Tidak ada yang kami butuhkan, perlukan, kecuali Engkau. Tidak kami cari sandaran, perlindungan, pertolongan, kecuali Engkau.
Bukan duit yang bisa membuat kami bisa begini begitu, punya ini punya itu, jadi ini jadi itu, tapi Laa-ilaaha-illaa Anta. Engkau saja semua itu.

Bukan karena kerja, kami makan, kami bisa nyambung hidup. Bukan karena usaha, kami bisa hidup enak. Tapi karena Engkau. Laa-ilaaha-illaa-Anta.

... Kholaqtanaa... Engkaulah yang sudah menciptakan kami, karena Engkaulah kami ada, kami hidup, kami bisa begini begitu.
Nahnu 'abiiduk... Kami ini hamba-hamba-Mu, kepengen jadi hamba-hamba-Mu, kepengen bisa sujud, ruku', di masjid-Mu, kepengen shaleh shalehah...

Kami pengen diizinkan membaca, mempelajari, menghafalkan, mengamalkan, mengajarkan, al Qur'an-Mu, kepengen jadi ummat Nabi-Mu.
Kepengen bisa sedekah dari rizki-Mu. Kepengen kerja, usaha, bisnis, dagang, yang jujur, yang lurus, yang lempeng. Nahnu 'abiiduk.

Nahnu 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatho'naa. Kami ada dalam perjanjian tauhid dan iman dengan-Mu, ga nyari yang lain, ga nyembah yang lain...

Kami pengen bisa sesempurna mungkin menyembah-Mu, sebaik mungkin beribadah kepada-Mu, semampu mungkin. Ga lemesan, ga malesan.
Nastaghfiruka... Kami mohon ampun kepada-Mu, minta ditutup semua kesalahan kami, minta diganti apa-apa yang jelek dari kami...

Ustadz Yusuf Mansur
1 November 2013

Sabtu, 09 November 2013

7 Perkara Untuk Membersihkan Hati

Sahabatku sekalian... ingat wasiat dari Nabi Sholallohu 'alaihi wasallam tentang 7 perkara untuk membersihkan hati :
  1. Jangan buruk sangka sesama orang beriman.
  2. Jngan memata-matai, tutup untuk serba ingin tahu.
  3. Jangan mengorek-orek aib orang lain.
  4. Jangan saling berlomba tentang duniawi, bukan itu yang harus kita perlombakan wasyaariu.
  5. Jangan saling mendengki.
  6. Jangan saling membenci.
  7. Jangan saling bermusuhan.

Silahkan periksa hati masing-masing... Sehebat apapun amal yang kita perbuat, bila hati busuk akan menjadi hijab yang akan menjadikan hidup tidak bahagia dan tidak Mulia.

KH. Abdullah Gymnastiar
29 Oktober 2013

Kamis, 07 November 2013

Niat Menghafal al-Qur'an

Siapa yangn niat ngafal Qur'an. Lalu wafat, padahal baru 1 ayat dia hafal. Dia berpeluang dibangkitkan seakan-akan dah hafal 30 juz beneran. So?

Niat ngafal, tapi serius, jangan berenti. Jalan terus. Miliki jadwal kapan nambah, kapan muroja'ah/mengulang. Dan jangan bilang sulit. Bilang mudah sekali.
Start teratur, qur'annya jangan ganti-ganti. Pasang target yang bener. Dan ga usah banyak-banyak target hariannya. 1 hari 1 ayat sangat cukup. Tar jalan 3-4 bulan, tambah ayatnya.
Utamain kuatin hafalan yang dah ada, ngertiin, jelajahin, dan pake dalam shalat-shalat sunnah dan sambil ngisi aktifitas kayak PP rumah-kerjaan.

Tapi andai target nambahnya hanya 1 ayat saja, saya kira, pekerjaan muroja'ah, ngulang-ngulang, ngedalemin ayat-ayatnya, jaga hafalannya, ga keganggu.

Al Qur'an bakal jadi wasilah terbaik buat ngangkat derajat hidup, ngerubah hidup, muliain hidup, ngebagusin hidup. Beliv mi deh.

Yang sayang sama ortu, kasian ngeliat ortu miskin, banyak beban hidup, yang kasian sama istri sama suami, begitu berat kerjanya, start ngafal segera. Jangan ditunda.
Bila masih SD kelas 4, atau start kelas 1 SMP, atau start kelas 1 SMA, atau start semester-semester awal kuliah, maka selesai studi, bisa 5 juzan. Keren.
Kerja ada yang 10 tahun, 15 tahun, bahkan 20-30 tahun. Dapatnya?
Penghargaan, ama pensiun ga seberapa.
Start ngafal Qur'an. Pensiun? Dapat 30 juz bila 1 hari 1 ayat saja.
Klo ditanya sama malaikat kubur, "Bawa apa kemari? Berani-beraninya masuk kubur?" Kita bisa jawab dengan kalem. "Bawa hafalan Qur'an. Tes aja..."

Jangan bangga ama dunia, apalagi boleh nyolong boleh nipu. Ama yang halal aja jangan bangga, klo ga dibawa amal dan ibadah. Saatnya ramaikan dengan Qur'an.
Pertanyaannya, bukan seberapa banyak deposito, rumah, punya properti ga? Usahanya apa? Berapa cabang? Ganti, udah hafal berapa juz? Bagus ga hafalannya?
Saya berbisik sama wirda, yuga, dan santri-santri, agar mau nyelesain hafalannya selagi ortu masih idup. Supaya bisa memperdengarkan bacaan saat masih idup.

Sempetinlah buat Qur'an. Buku-buku karangan manusia, tebel-tebel, susah-susah, bahasa asing pula, dilalap. Masa sama "Karangan" Allah, engga?

1 hari 1 ayat, lalu jalanlah istiqomah, terus menerus, jangan berhenti. Miliki jadwal kapan nambah, kapan ngulang, dengan teratur. Bismillaaah gi dah. Saya doain.

Gelar S1, S2, S3, dikejar mati-matian. Yang nyemat, manusia juga.
Gelar haafidz? Yang nyemat? Allah. Masa ga tertarik buat ngejar?
Bismillaah...

Saya nyebut Karangan Allah itu pake tanda petik. Biasain pinter dikit dalam membaca ya...
*kalem. Jangan kesinggung. Saya aja biasa aja

Jangankan buat masalah-masalah dunia: duit kurang, rizki sempit, badan sakit, jodoh sepi, belum punya anak, dll., buat masalah akhirat aja Qur'an teramat ampuh.

Dulu, saya "nego" sama Allah, "Saya ngafalin Qur'an, Engkau yang beresin utang saya ya...". Allah Jawab. Bener-bener Allah Jawab. Tuntas. Maha Besar Allah.
Belum punya jodoh? Coba aja jajal nego sama Allah... "Saya ngafalin Qur'an... Saya sibukin diri dengan Qur'an. Engkau yang cariin jodoh ya...".
Pengen beasiswa S2, S3? Ga tanggung-tanggung, di luar negeri? Coba aja merayu Allah, pake nawaitu ngafal Qur'an. Allah bakal jabanin.
Miskin? Ga usah ragu. Beli kemiskinan lewat ngafal. Jangan dengerin orang yang nganggep qt-qt ini pamrih. Sama Allah, namanya doa. Bukan pamrih.

Liat ortu susah, banting tulang peras keringat. Dan hasilnya pun tetap cekak. Angkat derajatnya. Jadilah penghafal Qur'an. Dunia akhirat keangkat.
Punya istri, kasian dibawa susah trus. Ga pernah dipakein emas, malah yang ada mas kawin dijual. Jadilah suami penghafal Qur'an. Angkat derajat istri.
Punya suami, asal pulang, loyo. Kecapean nyari dunia. Bila sayang sama beliau, bantu dengan menjadi istri yang ngafal Qur'an. Rizki bakal datang dari banyak arah.

Sesuatu yang KEREN... Hafalin pagi, siang, dan sorenya, lalu setoran ke Allah langsung, di 1/3 malam... Lewat shalat malam. Allahu Akbar!

Saya tidak bilang, 24 jam buat ngafal Qur'an. Saya cuma bilang, sempetin.
Mulailah malam ini, atau setelat-telatnya besok pagi. Perjalanan menjadi seorang penghafal Qur'an. Semoga punya keluarga penghafal Qur'an.
Aamiin.

Ustadz Yusuf Mansur
29 Oktober 2013

Minggu, 03 November 2013

Kekuatan Ikhlas

Ada yang sakit cuci darah, dan dirinya tak bisa menerima harus cuci darah seminggu 2 kali, sehingga hari-hari dijalani penuh derita lahir bathin.

Namun setelah menyadari bahwa inilah takdir terbaik, yang Alloh tetapkan bagi dirinya saat ini sesudah sekian lama diberi takdir sehat...

"Inilah takdir terbaikku, kehidupan normalku adalah cuci darah seminggu 2 kali," maka kehidupan menjadi nyaman dan kembali ternikmati.

Setiap orang memiliki episode masing-masing, dan berganti saat, berganti pula episode. Kemampuan ridho kepada takdir, membuat hidup lebih nyaman dan berkah.

KH. Abdullah Gymnastiar
29 Oktober 2013

Kamis, 31 Oktober 2013

Qolbun Saliim

Beruntungnya yang bersih hati Qolbun Saliim.
Hatinya akan sangat nyaman dan mantap.
Amal-amalnya diterima Alloh.
Akhlaqnya akan indah.
Kepribadiannya akan menyenangkan.
Sikapnya dewasa dan matang.
Akal pikirannya jernih, cerdas dan dalam.
Lahirnya akan fresh dan kuat.
Yang utama menjadi hamba kesayangan Alloh yang berhak berjumpa denganNya kelak.

KH. Abdullah Gymnastiar
26 Oktober 2013

Minggu, 27 Oktober 2013

Mengapa Berzikir?

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.

Mengapa hamba beriman selalu berzikir?

Diantaranya karena,
1. Beriman kepada Allah Yang Menguasai segala-galanya, Yang Menunjukkan jalan keluar, Yang Memberi rizki, ditanganNya semua hati dan keadaan (QS Al Ahzab 41-42). Semakin kuat iman semakin kuat zikirnya, lemah iman lemah pula zikirnya,

2. Cinta, rindu dan takut Allah, "bukankah kekasih senang menyebut nama kekasihnya" (QS Al Baqoroh 165),

3. Dosa, dengan zikir, Allah bersihkan dosa-dosanya (QS Al Ahzab 35). Rasulullah bersabda, "Segala sesuatu ada pembersihnya, dan pembersih hati yang kotor adalah zikrullah",

4. Syukur atas ni'mat Allah. Makanya syukur dan zikir tidak dapat dipisahkan walau dapat dibedakan, semakin kuat syukurnya maka semakin hebat zikirnya.(QS Al Baqoroh 152),

5. Ingin jalan keluar dari kegelapan, dari berbagai masalah (QS Al Ahzab 43),

6. Menghadapi tipudaya syetan (QS Az Zuhruf 36). Syetan mengincar hati yang lalai dari zikir,

7. Rizki yang berlimpah berkah (QS Nuh 10-12). Sungguh banyak zikir banyak rizki tidak terduga, subhanAllah.

Allahumma ya Allah berkahi selalu persahabatan dan aktifitas da'wah kami...aamiin.

K. H. Muhammad Arifin Ilham
20 Oktober 2013

Kamis, 24 Oktober 2013

Lebih Nyaman Dan Berkah

Sebesar apapun kebaikan yang kita lakukan segera lupakan, tak usah mengharapkan ucapan terimakasih sekecil apapun.

Dan sekecil apapun kebaikan orang lain, kita harus benar-benar berterimakasih, sebagai syukur kita kepada Alloh.

Sebesar apapun kesalahan orang kepada kita sebaiknya kita maafkan, dan lupakan jangan pernah diungkit, balas dengan mendoakan kebaikan.

Sekecil apapun kesalahan kita kepada orang lain segera memohon maaf dengan tulus dan mohon ampunan Alloh.

Insyaalloh hati akan jauh lebih nyaman, berkah amalan yang disukai Alloh.

KH. Abdullah Gymnastiar
17 Oktober 2013

Selasa, 22 Oktober 2013

Sabar

Sabar itu....ilmu tingkat tinggi,
Belajarnya tiap hari,
Latihannya setiap saat,
Ujiannya mendadak,
sekolahnya seumur hidup,
Hadiahnya kebahagiaan dan kemuliaan dunia akherat.

KH. Abdullah Gymnastiar
16 Oktober 2013

Jaga Iman dan Akhlak

 Sahabatku iman yang paling baik adalah akhlak Dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Ø£َÙƒْÙ…َÙ„ُ المُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ø¥ِيمَانًا Ø£َØ­ْسَÙ†ُÙ‡ُÙ…ْ ...